Wabup: Program Tanpa Dukungan Masyarakat Akan Tinggal Konsep

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo mengatakan, program tanpa dukungan masyarakat akan tinggal konsep.

Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1438 H di Mesjid Baiturrahman Desa Teluk Jira Kecamatan Tempuling, Senin (24/4/2017).

Selain Wabup, tampak juga dihadiri Anggota DPRD Asnawi, Camat dan Upika Kecamatan Tempuling serta Kepala Desa, Alim ulama dan Tokoh Masyarakat Desa Teluk Jira.

“Program tanpa dukungan masyarakat tinggal konsep saja. Untuk itu, Kita berharap kepada masyarakat agar melaksanakan program magrib mengaji yang mengarah untuk menuju ke STQ TH 2017 tingkat Kecamatan,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dalam menjaga keamanan mengingat Desa ini berada diposisi sangat strategis yaitu jalan lintas Propinsi, jadi rawan akan dari sisi kantibmas.

“Kita sebagai pemimpin harus mendengarkan apa keinginan masyarakat karena kita saat ini berada di dalam era keterbukaan, sehingga orang bisa mendengarkan dan melihat langsung apa yang kita laksanakan sebagai pemimpin. Oleh karena itu, kita tidak boleh menjele-jelekkan orang. Karena, di era keterbukaan dengan memiliki alat yang Bisa mengetahui perkembangan dari seluruh dunia dengan cepat,” tandasnya./ADV/Mirwan




Perkuat Keimanan Sebagai Umat Islam, Pemkab Inhil Serukan Shalat Subuh Berjamaah Hingga Ke Desa

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menyerukan Shalat Subuh berjamaah kepada seluruh elemen masyarakat hingga ke desa.

Seruan tersebut disampaikan Bupati Inhil HM Wardan melalui Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H Mohd Yasin Abdi saat menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj 1438 H di Masjid Al-Muhajidin Desa Sei Luar Kecamatan Batang Tuaka, Sabtu (22/4/2017).

“Guna memperkuat keimanan kita sebagai umat Islam, Pemkab Inhil juga melaksanakan gerakan Shalat Subuh berjama’ah yang telah dimulai kegiatannya di ibu kota,” kata H Mohd Yasin Abdi.

Dengan begitu, ia berharap untuk dapat terlaksana di kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Inhil.

“Kegiatan keagamaan yang kita laksanakan ini juga merupakan salah satu nilai tambah, khususnya bagi kita yang akan pengenalan dan kecintaan kita terhadap Islam yang sebenarnya dalam upaya mempertebal iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berharap untuk dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta selalu menjaga silahturahmi dan toleransi diantara umat beragama. Kemudian juga diminta untuk mengutamakan sifat bergotong royong, bersatu padu, bahu-membahu serta jauhkan diri dari syak wasangka.

Sekedar untuk diketahui, peringatan Isra’ Mi’raj tersebut, panitia penyelenggara menghadirkan pencaramah Al-Ustadz Dr H Surya Al-Jamrah MA dan dipadati ratusan ummat muslim./ADV/Mirwan




Wabup Inhil Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj Tajaan Keluarga Papadaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj 1438 H di halaman salah seorang tokoh masyarakat di Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang, Sabtu (22/4/2017) malam.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang diselenggarakan keluarga besar Papadaan di Benteng Sungai Batang. Selain Wabup, tampak juga dihadiri sejumlah pejabat kecamatan hingga masyarakat umum Sungai Batang.

“Benteng ini hebat karena bisa mempertemukan dua habib yang berbeda Provinsi. Dan pada malam ini sudah mulai muncul kekeluargaannya yang ditandai dengan dihadiri keluarga papadaan dari luar Benteng, seperti dari Tembilahan dan Kuindra yang artinya orang papadaan yang di luar Benteng sudah memberikan perhatian,” katanya.

Dan menurutnya lagi, warga Papadaan ini sudah ada semenjak beberapa tokoh Papadaan yang lalu dengan selalu menjaga semangatnya, maka dari itu ia turut hadir untuk memberikan semangat kepada keluarga besar Papadaan.

“Saya sampaikan kepada warga Papadaan untuk selalu mengembangkan terus kegiatan seperti ini untuk berlomba-lomba dalam kebaikan,” tuturnya.

Pada malam peringatan isra’ Mi’raj 1438 H menghadirkan penceramah Habib Husain Al-Atos pendiri Ponpes Al-Hamidi Dari Provinsi Kalimantan Timur dan Al-Uatadz Habib Ahmad Al-Idrus Kalimantan Tengah./ADV/Mirwan




Bupati Inhil Terima Kunjungan Silaturahmi Pejuang Subuh Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menerima kunjungan dari pengurus Pejuang Subuh Tembilahan di kediaman dinasnya jalan Kesehatan, Tembilahan, Rabu (19/4/2017) kemarin sore.

Menurut Bupati, Pejuang Subuh itu merupakan wadah positif bagi para generasi muda hingga masyarakat Inhil pada umumnya. Sebab itu ia mengaku bangga dengan segala yang diperbuat oleh komunitas anak shaleh ini.

“Saya bangga atas prestasi yang diraih Pejuang Subuh yang telah mengharumkan nama Inhil. Harapan saya apa yang sudah dilaksanakan ini, kedepan bisa berkembang sehingga program-programnya benar-benar menjadi tekad semua orang, tak hanya bagi anggota Pejuang Subuh,” katanya.

Suasana inilah, kata Wardan yang dirindukan. Kegiatan Pejuang Subuh itu memang semestinya digaungkan, sehingga menimbulkan spirit membudayakan dan membiasakan salat berjamaah.

“Pejuang Subuh sudah nampak hasilnya dan ini sejalan dengan program pemerintah, gerakan salat berjama’ah dan gerakan magrib mengaji. Saya berharap hal ini terus berkembang, Insya Allah pemerintah siap mendukung,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pejuang Subuh Tembilahan, Taufiqurrahman merasa bersyukur punya pemimpim seperti HM Wardan karena konsen terhadap nilai-nilai agama.

“Semoga arahan bimbingan dari bapak (Wardan, red) kedepan bisa lebih baik lagi untuk kami Pejuang Subuh,” kata Taufiq.

Alhamdullilah, sambung Taufiq, pada pertemuan silaturahmi nasional beberapa waktu lalu, Pejuang Subuh Tembilahan menerima penghargaan sebagai Chapter terbaik tingkat Nasional.

Anggota Pejuang Subuh Tembilahan ini terdiri dari 80 persen anak muda, dan punya program 40 hari Salat Subuh tanpa putus. Salat Subuh keliling dilanjutkan dengan program 5W1T. Artinya, Lima Waktu Tepat Waktu dan ditekankan cinta kepada masjid.

“Sudah lulus 5W1T, spritualnya terbentuk. Dan kami sangat bersyukur punya bupati seperti ini, konsen terhadap nilai-nilai agama,” ujarnya./ADV/Mirwan

Save




Bupati Inhil Lantik 2 Kades di Kecamatan Pulau Burung

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik dua kepala desa sekaligus di Balai Desa Teluk Nibung Kecamatan Pulau Burung, Selasa (18/4/2017) kemarin.

Masing-masing kedua Kades tersebut adalah Ponidi sebagai Kepala Desa Teluk Nibung dan Darlan Kepala Desa Sukajaya. Selain itu, Bupati juga mengukuhkan Forum Kades dan Sekdes serta organisasi lainnya.

“Pejabat Kades yang baru dilantik diharapkan untuk dapat sesegera mungkin bekerja dan bersinergi dengan perangkat desa lainnya agar bisa menjalankan fungsinya dalam melayani masyarakat,” ungkap Wardan.

Selanjutnya kepada pengurus organisasi, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga sangat berharap untuk bisa bersinergi mengambil peran dan membantu mensukseskan program-program pemerintah daerah.

Usai melantik, didampingi Ketua TP-PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan serta sejumlah pejabat eselon 2 hingga 4 dilingkungan Pemkab Inhil, Bupati Wardan juga meresmikan TPA Nurul Huda Kecamatan Pulau Burung./ADV/Mirwan




Hadiri Pengukuhan DPC HKTI Inhil, Sekda Sampaikan Tentang Perkelapaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar acara pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) periode 2017-2022 di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan, Senin (17/4/2017) malam.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupate Inhil H Said Syarifuddin, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang diwakili oleh Sekretaris DPD HKTI Provinsi Riau, Ketua DPC HKTI Inhil, dewan pengurus HKTI Inhil, dan para undangan.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan bahwa dahulu Inhil dikenal dengan lumbung beras Provinsi Riau. Untuk itu, HKTI diharapkan memiliki peranan yang besar bagi masyarakat Inhil. Petani itu katanya tidak hanya tentang padi saja. Tetapi juga bisa dengan tanaman pangan lainnya, seperti kelapa.

Untuk diketahui harga kelapa akhir-akhir ini terus meningkat. Hal ini dikarenakan adanya kebebasan ekspor kelapa, dan upaya ini sangat menunjang perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya kebebasan ini harga kelapa jadi stabil dan pembayaran tidak lama, ini menjadi hal yang baik untuk petani,” ujarnya.

Namun sayangnya, sejauh pengetahuan Sekda bahwa beberapa waktu lalu banyak terjadi kerusakan kebun kelapa rakyat yang disebabkan oleh erupsi air laut. Kemudian pada tahun 2016 datang bantuan dari Pemprov untuk perbaikan kebun kelapa rakyat yang rusak dengan memberikan sejumlah eksavator.

Di Inhil ini hampir 80 persen kebun kelapa adalah milik rakyat. Ia menuturkan bahwa ini adalah kesempatan bagus bagi pengurus HKTI untuk bekerjasama dengan pihak manapun.

Selain itu, di bulan September mendatang Inhil dipercayakan untuk menjadi tuan rumah pada peringatan Hari Kelapa Dunia. Acara tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar, temu bisnis, dan pameran. “Dicanangkan kita akan memecahkan rekor dengan meminum 1000 butir air kelapa segar,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD HKTI Provinsi Riau, H Herman Gazali mengatakan bahwa pengukuhan ini adalah perintah anggaran dasar rumah tangga yang diemban oleh pengurus HKTI provinsi Riau.

“Alhamdulillah malam ini amanah itu telah terlaksanakan dengan terpilihnya pengurus baru yang definitif untuk periode 2017-2022”, ujarnya.

Tujuan dari HKTI adalah untuk memberdayakan dan mewujudkan kesejahteraan petani bersama pemerintah, sebagaimana dalam undang-undang petani adalah bagian dari rakyat yang harus disejahterakan hidupnya.

“Harapan saya dengan terbentuknya pengurus HKTI inhil mereka bisa bekerja, merespon kondisi dan permasalahan yang ada, detailnya permasalah lahan, pupuk, hasil permodalan segala macam untuk membantu permasalahan yang dihadapi para petani saat ini dalam rangka mewujudkan kesejahteraan petani,” harap Herman.

Sedangkan Ketua DPC HKTI Inhil, Robby Cahyadi menjelaskan petani merupakan tulang punggung perekonomian nasional. “Oleh sebab itu pengembangan pertanian merupakan suatu program yang harus diprioritaskan,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tantangan terberat para petani adalah perubahan cuaca yang ekstrem. Selain itu, ia berpendapat untuk memajukan bidang pertanian diperlukan keseriusan dalam mengelola Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu petani itu sendiri./ADV/Mirwan

Save