Sekda Inhil Lantik Pejabat UPTD, Kepsek dan Pengawas Sekolah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin melantik secara resmi sejumlah pejabat pengawas atau UPTD, kepala sekolah dan pengawas sekolah di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (22/5/2017).

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan tersebut tampak dihadiri Asisten III Setda Kabupaten Inhil Hj Djamilah, Kepala BKD Kabupaten Inhil H Fauzar, Kepala Disdik Inhil Syaifuddin dan sejumlah pejabat esselon lainnya.

Adapun jumlah yang dilantik dengan total 82 orang dengan rincian, pejabat UPTD 3 orang, pengawas sekolah 5 orang dan Kepsek 74 orang.

“Semua yang dilakukan, baik mutasi maupun rotasi ini merupakan suatu kepercayaan pimpinan untuk menjadikan sesuatu lebih baik lagi kedepannya,” kata H Said Syarifuddin.

Menurutnya, dari prosesi pengambilan sumpah itu telah dilakukan penilaian yang cukup luas, sebab loyalitas kinerja para pejabat ini selalu diawasi dan dianalisa secara detail.

“Perlu saya ingatkan bahwa loyalitas itu sangat penting dalam mengembangkan pendidikan. Inhil sudah membentuk Tim Saber Pungli, hal ini banyak berkaitan dengan sekolah yang harus diketahui dan jangan sampai kita terlibat. Ini berkaitan dengan loyalitas kinerja kita,” tandasnya./ADV/Mirwan




Bupati Inhil Irup Hari Kebangkitan Nasional Ke-109

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan tampil sebagai Inspektur Ucapara (Irup) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 tahun 2017.

Apel tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan, Senin (22/5/2017). Hadir saat itu Unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat serta ASN di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati mengatakan, memperingati para pejuang itu sangat perlu, terutama upaya para pejuang merebut Kemerdekaan yang penuh dengan perjuangan sampai kehilangan nyawa.

“Untuk itu Kita yang hidup pada saat sekarang ini mesti diisi dengan penuh emangat dan spirit untuk membangun beberapa program yang telah kita rencanakan,” kata Wardan.

Ia berarap, semua komponen untuk bersatu dengan menciptakan keamanan bagi masyarakat Dan menyatukan pandangan dalam rangka melaksanaka program-program yang telah dibangun./ADV/Mirwan

Save




Bupati Inhil; Haul Akbar Alim Ulama merupakan wujud terima kasih kita.

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti prosesi haul akbar para alim ulama se-Kabupaten Inhil Tahun 2017 yang digelar oleh Nadhlatul Ulama Cabang Kabupaten Inhil di Jalan H Arief, Tembilahan Hulu, Minggu (21/5/2017) malam. Prosesi haul akbar merupakan wujud terima kasih kita atas tunjuk ajar yang diberikan oleh para alim ulama tersebut juga disejalankan dengan penutupan pelatihan penyelenggaraan jenazah.

Pada kegiatan yang serentak diselenggarakan oleh NU Kabupaten Inhil ini, Ketua Dewan Tanfidziah NU Kabupaten Inhil, Jamaluddin mengatakan kegiatan haul akbar merupakan rangkaian terakhir dari serangkaian kegiatan NU yang digelar setiap tahunnya menjelang ramadhan.

“Pelatihan penyelenggaraaan Jenazah juga adalah kegiatan terakhir yang NU selenggarakan. Kegiatan ini diikuti oleh 135 orang. Sedangkan, kapasitas panitia hanya 100 orang peserta. Ini mengindikasikan bahwa antusiasme masyarakat begitu tinggi, jumlah peserta membludak,” ungkapnya.

Untuk itu, kedepan, Jamaluddin berharap, agar Pemerintah Kabupaten Inhil dapat senantiasa memberikan dukungan penuh pada setiap kegiatan yang diselenggarakan NU Kabupaten Inhil.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan dalam arahannya, mengungkapkan kekagumannya terhadap pihak panitia penyelenggara haul akbar. Sebab, lanjutnya, kegiatan haul akbar yang digelar merupakan sebuah kegiatan yang langka.

“Ini tahun kedua, setahu saya hanya di daerah kita ini, di tembilahan hulu ini yang menggelar haul akbar para alim ulama di Kabupaten Inhil. Biasanya, haul itu dilakukan untuk para ulama yang telah tersohor saja. Ini luar biasa,” kata Bupati Wardan.

Di atas mimbar, Bupati Wardan juga mengapresiasi upaya NU cabang Inhil yang telah menyelenggarakan kegiatan haul akbar dengan tujuan untuk mengenang jasa pengabdian dan dedikasi para alim ulama di Kabupaten Inhil.

“Tercatat, 97 orang alim ulama yang memiliki jasa besar atas upaya penyebarluasan agama Islam di Kabupaten Inhil sejak beberapa dekade silam,” ungkap Bupati Wardan.

Ihwal jumlah alim ulama, Bupati Wardan meyakini masih banyak terdapat alim ulama masa silam yang belum terverifikasi kehadirannya beserta pengabdiannya oleh segenap masyarakat Kabupaten Inhil.

“Kalau dilakukan re – verifikasi, re – inventarisasi, saya yakin jumlah alim ulama di Kabupaten Inhil di masa lampau akan lebih dari 97 orang yang berhasil terdata oleh pihak panitia,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Wardan meminta pihak panitia penyelenggara untuk menginventarisasi alim ulama masa silam yang telah berkiprah dan berkarya di Kabupaten Inhil sehingga nama para ulama tersebut tidak tergerus ‘dimakan’ zaman.

“Pemerintah Kabupaten Inhil akan senantiasa siap mendukung kegiatan seperti ini, siap mendukung proses inventarisasi ulama. Kami akan memrogramkan kegiatan tersebut. Karena hal itu penting sekali. Usai didata kita akan jadikan buku yang dilengkapi dengan sedikit ulasan biografi ulama bersangkutan,” pungkas Bupati Wardan.

Terkait pelatihan penyelenggaraan jenazah, Bupati Wardan memberikan pujian atas antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan. Terbukti, dengan jumlah peserta yang melebihi kuota yang dipersiapkan oleh pihak panitia penyelenggara.

Selanjutnya, Bupati Wardan membahas tentang urgensi pelatihan penyelenggaraan jenazah. Bupati Wardan menceritakan pengalamannya di sebuah daerah, dimana di daerah tersebut tidak banyak terdapat orang yang mampu menyelenggarakan jenazah.

“Kala itu hanya ada satu orang wanita yang meninggal dunia dan hanya terdapat dapat satu orang wanita pula yang mampu menyelenggarakan jenazah. Saat itu juga, wanita tersebut dalam keadaan sakit parah. Namun, karena kondisi tidak adanya orang lain yang mampu maka wanita tersebut dipaksa untuk menyelenggarakan jenazah dalam keadaan sakit, Dia digotong warga,” cerita Bupati Wardan.

Jadi, menurut Bupati Wardan, kegiatan penyelenggaraan jenazah yang digelar NU Cabang Inhil tersebut merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dilakukan guna membekali masyarakat yang mengikutinya dengan ilmu menyelenggarakan jenazah.

Ustadz Dr H Ahmad Abdullah, LC MA yang mengisi tausyiah malam itu, bercerita tentang keberkahan bagi seseorang yang memuliakan Al – Qur’an. Dia berujar, orang yang senantiasa membaca Al – Qur’an memiliki intelligence quotient (IQ) di atas rata – rata orang normal.

Ayahanda dan Ibunda sekalian yang hadir, amalan membaca Al – Qur’an yang bisa dilakukan dan terbukti meningkatkan IQ seperti yang saya sering lakukan sehak dulu adalah pada saat setelah shalat shubuh dan ba’da maghrib,” beber Ustadz asal Kalimantan itu.

Dalam tausyiahnya yang diramaikan dengan gelak – tawa para jema’ah, Ustadz Ahmad Abdullah juga menyoal tentang konsekuensi bagi umat Islam yang kerap menunda pelaksanaan shalat. Kata Dia, Do’a seorang umat yang sering menunda waktu shalat akan lambat di ijabah oleh Allah SWT.

“Logikanya, bagaimana Allah SWT akan mengijabah Do’a tersebut, sedangkan umat – Nya itu saja sering melalaikan panggilannya saat Adzan dikumandangkan,” pungkas lulusan S1 dan S2 Perguruan Tinggi Mekkah tersebut.

Di lokasi kegiatan, terlihat para jema’ah begitu bersemangat mengikuti tausyiah beserta muatan dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Abdullah yang humoris hingga selesai./Diskominfoinhil/ADV

 




Wabup Inhil Hadiri Peluncuran Sagusabu Pada Gebyar Literasi 2017 di Jakarta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri peluncuran Karya Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) di Gedung A Kemendikbud RI, Jakarta, Sabtu (20/5/2017).

Selain itu, peluncuran buku oleh Media Guru dalam rangka peringatan Hardiknas tahun 2017 itu juga dihadiri ratusan guru se-Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Inhil menyampaikan sambutan di hadapan guru-guru bahwa  kehadirannya dalam rangka memberikan motivasi kepada peserta Guru-guru penulis khususnya kepada Rabia M.Pd Salah seorang Guru SMPN 3 Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil-Riau yang ikut menulis pada Gebyar Literasi.

“Kegiatan ini sangat positif sekali Dan mengharapkan kegiatan ini tidak hanya sampai disini karena saya sangat terkesan dengan kegiatan, sesuai dengan kata-kata orang bijak, kegiatan yang baik akan menghasilkan yang baik pula dan apa yang dilaksanakan pada hari ini kita akan mencoba mensosialisasikan di Kabupaten Inhil,” kata Rosman.

Sementara itu, Salah seorang peserta Rabia, M.Pd penulis pada peluncuran buku dalam rangka Hari pendidikan Nasional tahun 2017 dan Gebyar Literasi dari SMPN 3 Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil berharap, setiap Tenaga pendidik di Indoesia Khususnya di Kabupaten Inhil untuk mengikuti jejak penulis.

“Semuanya pemula tidak ada yang langsung bisa menulis dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita khususnya guru sebagai Tenaga pendidik.  Dimana Buku ini bisa di jadikan referensi bagi sekolah-sekolah,” katanya./ADV/Mirwan

 




Pemkab Matangkan Persiapkan Milad Inhil Ke-52 Tahun 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) sedang mempersiapkan perayaan Milad Inhil ke-52 tahun 2017.

Persiapan tersebut telah dimulai sejak Pencanangan tanggal 14 Mei kemarin hingga puncak Milad pada tanggal 14 Juni 2017 mendatang dengan tema Bersempena Milad Kabupaten Inhil ke-52 tahun 2017 Kita Tingkatkan Pelayanan Publik yang Prima Menuju Good Government dan Clean Government.

“Menjelang hari puncak, persiapan kita diperkirakan baru mencapai 45 persen,” kata Sekda Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin melalui Kassubag Tata Pemerintahan dan Administrasi Kewilayahan Bagian ADM Pemerintahan Umum Setdakab Inhil, Eko Yusni Ardianto kepada detikriau.org, kemaren

Dijelaskan, momen Milad tersebut terdapat berbagai rangkaian kegiatan, salah satu diantaranya gotong royong massal yang nantinya akan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Inhil.

Gotong royong tersebut dilakukan di berbagai titik di Tembilahan dan Tembilahan Hulu seperti jalan Abdul Manaf Lorong Kapur, jalan Budiman sampai Lorong Kolong dan parit 6 sampai depan Kantor Polsek Tembilahan Hulu.

Sedangkan untuk wilayah kota Tembilahan, sasarannya bakal terfokus pada rumah ibadah dan lingkungan masyarakat.

“Gotong royong massal itu dijadwalkan pada hari Jum’at tanggal 19 Mei. Itu salah satu kegiatan kita, masih ada lagi beberapa kegiatan yang belum dirapatkan secara full,” imbuhnya./ADV/Mirwan

Save




Bupati Buka Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pascasarjana UNRI di Pantai Solop

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang ditaja oleh program Pascasarjana Universitas Riau (UNRI) di Pantai Solop, Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Rabu (17/5/2017).

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan destinasi wisata Pantai Solop dengan konsep ekowisatanya. Sedangkan, pengabdian masyarakat dalam wujud pembekalan dan pemeriksaan gratis dilakukan guna menyambut perkembangan pesat ikon wisata Kabupaten Inhil tersebut.

Bupati mengatakan, pertemuan dengan para akademisi sekaligus peneliti yang berasal dari Universitas Riau tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan pembangunan kepariwisataan Kabupaten Inhil, khususnya di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah melalui penelitian yang dilaksanakan.

“Insya Allah ada 4 Penelitian yang akan segera dilaksanakan mulai hari ini dan banyak lagi kerjasama pemerintah Kabupaten Inhil dengan Universitas Riau,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan pembangunan dalam wujud pengembangan objek wisata Pantai Solop, Bupati Wardan mengaku, Pemerintah Kabupaten Inhil masih banyak memiliki keterbatasan di berbagai aspek yang berkaitan, baik langsung maupun tidak langsung.

“Seperti keterbatasan Kepala Dinas untuk merumuskan kebijakan yang tepat misalnya. Maka itu, kita minta bantu kepada ahli-ahlinya yang melakukan penelitian, yang melakukan pengkajian untuk sekalian pula melakukan pengabdian di Desa Pulau Cawan guna mengembangkan ikon wisata andalan, Pantai Solop ini,” pungkasnya.

Dalam konteks pelaksanaan pembangunan, sinergitas antara Pemerintah dengan kaum akademisi, menurut Bupati Wardan sangat perlu dilakukan, mengingat keterbatasan – keterbatasan di ‘tubuh’ Pemerintah yang menjadi faktor penghambat.

“Kita berupaya terus bagaimana pelaksanaan pembangunan itu yang menyentuh keinginan masyarakat yang harus kita buat. Kalau hanya pembangunan mengharapkan pemerintah saja, Bupati dan Kepala Dinas 10 hingga 20 tahun mendatang pun tidak akan selesai. Maka kita akan berupaya membangun sinergi dengan pihak swasta maupun kaum akademisi supaya pembangunan yang berkualitas dapat terlaksana, seperti halnya di Pantai Solop,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam pelaksanaan pembangunan pula, Bupati Wardan mengharapkan, masyarakat setempat dapat berpartisipasi aktif agar dikemudian hari dapat menjalani proses perkembangan dan menikmati ‘Buah’ pembangunan tersebut.

“Jangan nanti, saat Pantai Solop berkembang, Desa Pulau Cawan tertata, masyarakat setempat hanya jadi penonton, tentunya kami tidak mau hal itu terjadi. Masyarakat setempat mempunyai tanah disini, jangan pernah berniat untuk menjual, kita tata, kita perbaiki,” harapnya.

Usai sambutan, pada pembukaan tersebut dilakukan juga penyerahan plakat dari Rektor Universitas Riau, Prof.Dr. Ir. Aras  Mulyadi DEA kepada Bupati Inhil, HM Wardan dan dilanjutkan dengan penyerahan Cinderamata dari Bupati Inhil kepada Rektor Universitas Riau.

Terlihat hadir mendampingi Bupati Inhil, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Inhil, DR H. Ferryandi, ST, MM,  Anggota DPRD Kabupaten Inhil, Razali dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang berkaitan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut seorang Pengusaha asal Surabaya./ADV/Mirwan