Bupati Inhil Himbau Masyarakat Pro Aktif ikut awasi Pelaksanaan Program DMIJ

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengimbau masyarakat lebih pro – aktif memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sebagai suatu program prioritas Pemerintah Kabupaten Inhil.

Imbauan ini disampaikan Bupati Wardan pada pidatonya usai melaksanakan shalat terawih berjama’ah di Surau Darussalam, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu (7/6/2017) malam.

Pengawasan yang diberikan masyarakat, menurut Bupati Wardan merupakan salah satu wujud pemberdayaan dari seluruh komponen masyarakat itu sendiri.

“Memang pelaksanaan DMIJ, selain konsep yang menitikberatkan pembangunan di kawasan perdesaan, dalam konteks pelaksanaannya dituntut pula keikutsertaan masyarakat yang merupakan manifestasi dari kegiatan pemberdayaan,” ungkap Bupati disambut riuh tepuk tangan jema’ah Surau Darussalam.

Pengawasan tersebut, dikatakan Bupati Wardan juga dapat difungsikan sebagai sebuah instrumen untuk mengeliminir potensi penyelewengan dana anggaran pelaksanaan program DMIJ yang relatif besar hingga mencapai Rp. 180 Milyar per tahunnya atau berkisar antara 8,5 sampai 10 persen dari total APBD Kabupaten Inhil.

“Sekiranya dari hasil pengawasan oleh masyarakat, ditemukan bukti adanya penyelewangan dana pelaksanaan DMIJ maka segera laporkan kepada saya. Begitu pula, jika ada indikasi dari oknum pelaksana maupun pengelola anggaran yang ‘bermain’, silahkan masyarakat langsung laporkan kepada saya,” minta Bupati Wardan dengan penuh penegasan.

Dalam pelaksanaan DMIJ, Bupati Wardan mengimbau kepada aparatur Pemerintahan Desa untuk senantiasa mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dana anggaran. Sebab, sejak awal, lanjut Bupati, program DMIJ tersebut memang telah mengusung manajemen mesjid dalam hal pengelolaan keuangan.

“Secara teknis, transparansi dan akuntabilitas ini dilakukan dengan cara memajang total pemasukan dan pengeluaran dari dana anggaran DMIJ di setiap Kantor Desa menggunakan papan tulis misalnya. Sehingga, masyarakat dapat mengakses informasi seputar penggunaan dana DMIJ dengan lebih leluasa tanpa ada yang ditutup – tutupi,” tutup Bupati Wardan./ Diskominfo Inhil/ADV

 




Bupati Inhil Jaring Informasi Pembangunan dari Masyarakat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan safari Ramadhan di Surau Al-Karamah Jalan Pintu Air Tembilahan, Selasa (6/6/2017) malam.

Saat itu, Bupati menyampaikan berbagai informasi dan mendapatkan informasi pembangunan dari masyarakat. Bupati bersyukur dalam padatnya jadwal kegiatan sebagai Kepala Daerah masih diberikan kesempatan bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat.

“Dalam kesibukan saya, sehingga jarang bertatapan muka seperti ini, maka dalam bulan Ramadhan yang baik ini bisa silahturahmi dan bertatap muka langsung dengan warga,” ungkapnya.

Ditambahkan, kegiatan ini juga sekaligus menyampaikan informasi kegiatan-kegiatan pembangunan yang akan dan telah dilaksanakan pemerintah, terutama Pemkab Inhil.

“Melalui kegiatan ini juga saya sangat mengharapkan berbagai masukan, informasi, saran dan harapan dalam rangka pelaksanaan pembangunan di daerah ini,” harapnya.

Disebutkan, saat ini sudah memasuki tahun ke-4 beliau mengemban amanah dan kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Inhil

Diakuinya, selama tiga tahun sebelumnya masa kepemimpinannya tentu saja masih banyak harapan dan keinginan masyarakat yang belum mampu untuk terealisasikan, karena pelaksanan pembangunan itu tidak mudah.

“Proses pembangunan itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan, membangun memerlukan proses yang panjang, perencanaan-perencanaan yang matang dan berdasarkan keinginan masyarakat banyak,” imbuhnya.

Tentu saja pelaksanaan pembangunan ini berdasarkan aspirasi dan keinginan masyarakat yang telah dibahas melalui forum di tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten.

Maka, pada pelaksanaan pembahasan pembangunan di tiap tingkatan tersebut, tokoh masyarakat harus hadir untuk menyampaikan aspirasi dan hajat mengenai pembangunan yang harus dilaksanakan di daerahnya.

“Karena kita sudah menerapkan E-Planning, maka tidak boleh lagi ada kegiatan pembangunan tanpa melalui proses Musrenbang,” ingatnya.

Dalam kesempatan ini, beliau juga menyampaikan berbagai keberhasilan program pembangunan yang sudah dijalankan selama pemerintahannya, seperti program Desa Maju Inhil Jaya./ADV/Mirwan




Asisten II Setda Inhil Ikuti Rakor Lintas Sektoral di Mapolres

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiansyah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar Polres Inhil di Aula Mapolres Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (6/6/2017).

Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Inhil Kompol Azwar ini dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1438 H yakni Ops Ramadniyah Siak 2017. Saat itu, Asisten didampingi Kakan Satpol PP TM Syaifullah dan beberapa pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Inhil. Kemudian, turut juga dihadiri Kasdim 0314/Inhil Mayor Suratno dan sejumlah undangan lainnya.

Operasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta tindakan dalam giat PAM RAMADNIYA Siak-2017 dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H guna ciptakan KAMTIBMAS yang kondusif di Kabupaten Inhil. Adapun jumlah personil gabungan yang di siagakan selama 16 hari Operasi RAMADNIYA SIAK-2017 yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, Diskes dan Bina Marga.

Asisten II mengatakan, Rakor lintas sektoral ini dalam rangka menghadapi lebaran dan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang menuju Kota Tembilahan dan ini sudah ditindak lanjuti oleh Pemerintah Provinsi Riau.

“Untuk itu, diharapkan kepada pihak kontraktor yang akan mengerjakan ruas jalan tersebut untuk melakukan penimbunan ruas jalan yang rusak supaya jalan bisa dilewati dengan baik,” kata Rudi.

Sementara itu, Wakapolres Inhil Kompol Azwar mengharapkan dukungan semua pihak dalam operasi Ramadniya Siak-2017 ini karena semua unsur terkait terlibat dalam operasi.

Dimana operasi Ramadniya Siak-2017 menekankan bagaiamana terciptanya suasana aman dan kondusif dalam pelaksanaa ibadah selama bulan suci Ramadhan serta bagaimana terselenggaranya ketertiban, kemanan dan keselamatan dalam beralulintas selama pelaksanaan Idul Fitri 1438 H./ADV/Mirwan




Bupati Inhil ajak masyarakat bijak gunakan medsos

TEMBILAHAN, detikriau.org  – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos) seperti Facebook (FB) dan sebagainya.

Sarana itu bukan tempat untuk menghujat, menghina, melecehkan apalagi sampai menabur kebencian yang bisa berujung terganggunya kondusifitas suatu daerah. Termasuk pencemaran nama baik seseorang. 

“Gunakanlah, media sosial untuk hal-hal positif. Jangan sampai menggunakan untuk menjelek-jelekkan orang. Itu tidak bagus,” pesan Bupati Inhil HM Wardan

Menanggapi akun FB atas nama Egal Rmbc yang memposting kata-kata yang tidak pantas yang ditujukan kepada Wardan dan Jokowi, menurut Bupati, itu merupakan kalimat yang tidak seharusnya di posting.

“Ya mau bagaimana lagi. Mungkin si pemilik akun belum paham kalau ada undang-undang yang mengatur tentang transaksi elektronik dan sejenisnya,” kata Wardan.

Pada akun Egal Rmbc yang di posting 3 Juni 2017, berbunyi kalimat yang sangat tidak pantas. Entah apa latar belakang dan tujuan pemilik akun sampai berani memposting kalimat tercela yang tidak pantas.

“Saya juga tidak tau apa maksudnya. Padahal saya tidak kenal sama dia. Mungkin saja yang bersangkutan khilaf. Mudah-mudahan kedepan dia tak mengulanginya,” kata Bupati.

Saat ditanya apakah Wardan, secara pribadi akan membawa kasus tersebut ke hukum. Atau membuat laporan polisi agar pelaku dapat dikenakan sangsi sesuai ketentuan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau secara pribadi saya tidak ada masalah. Namun sebagai pejabat negara, ada pula aturan yang mengatur tentang pencemaran nama baik. Kita tunggulah apakah itu yang bersangkutan mau meminta maaf dan menyadari kesalahannya,” imbuh Bupati.

Adapun kalimat yang tercantum dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah. Setiap Orang  yang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  mendistribusikan dan/atau  mentransmisikan dan/atau  membuat  dapat diaksesnya  Informasi  Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang memiliki muatan  penghinaan dan/atau pencemaran nama  baik sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 27  ayat  (3)  dipidana  dengan  pidana  penjara  paling lama 4 (empat)  tahun  dan/atau denda paling banyak  Rp750.000.000,00  (tujuh  ratus  lima puluh juta rupiah)./Diskominfo/ADV

 




Pemkab Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus KKIH Pekanbaru

PEKANBARU (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan melakukan buka puasa bersama Ratusan masyarakat Pekanbaru asal Indragiri Hilir yang terhimpun dalam Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru di Grand Ballroom Hotel Pangeran, Senin (5/6/2017).

Dalam sambutannya, Bupati Inhil memanjatkanr asa syukur karena Pemkab Inhil hingga saat ini masih dapat melaksanakan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah acara ini setiap tahunnya bisa kita laksanakan. Melalui acara ini, selain bersilaturahmi, kita juga dapat melepas rindu terutama yang sudah lama tak jumpa,” Ucap Wardan.

Pada kesempatan tersebut, Wardan juga tak lupa menceritakan berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai Kabupaten Inhil saat ini melalui beberapa program prioritas, seperti DMIJ serta penyelamatan kebun kelapa rakyat.  Saat ini menurut Bupati Inhil sudah semakin berkembang.

Khusus untuk penyelamatan perkebunan kelapa rakyat, kata Wardan memang menjadi salah satu prioritasnya karena memang kebun kelapa merupakan ‘pohon kehidupan’ bagi 72 persen masyarakat Inhil.

“Alhamdulillah, dengan upaya yang terus kita lakukan, kini ada 16 eksavator yang telah kita bagikan ke 16 kecamatan. Ini tentunya sebagai upaya kita memperbaiki kebun-kebun rakyat,” ungkap Wardan.

Harga kelapa, kini juga relatif tinggi dan stabil. Dia mengakui bahwa saat ini ada terjadi sedikit penurunan harga, tapi itu tentu jadi bahan pemikirannya bersama OPD terkait.

“Kita tetap terus carikan jalan keluarnya agar harga kelapa dapat terus tinggi. Karena kita tau, harga kelapa merupakan jaminan kesejahteraan mayoritas masyarakat kita,”

Tidak hanya itu, menurut Bupati, Inhil kini mendapat kehormatan sebagai tuan rumah perayaan World Coconut Day atau Hari Kelapa Dunia. Tepatnya pada 9 September 2017 yang nantinya akan dihadiri oleh perwakilan 11 negara.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, akan dapat mengenalkan Inhil pada dunia, khususnya dari kelapanya,” harap Wardan.

Sementara itu ketua umum KKIH Pekanbaru, Prof Dr Sujianto mengatakan bahwa momentum ini dianggap sebagai pelepas rindu terhadap kabupaten tercinta. “Bagi kami acara ini merupakan pelepasan rindu. Kami bangga terhadap potensi daerah kita yaitu pantai solop. Banyak orang Inhil yang belum tau potensi daerahnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada acara tersebut tampak hadir beberapa tokoh Inhil serta pejabat baik pejabat Inhil maupun lintas. Seperti Ketua DPRD Riau, Septina Primawati Rusli, serta para anggota DPRD Riau asal dapil Inhil. Kapolres Inhil, Dandim Inhil, Kepala Kejaksaan Inhil, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Inhil. Sekdakab Inhil, Ketua DPRD Inhil serta anggota DPRD Inhil, Camat se-Inhil serta sejumlah Kepala Desa./ADV/Humas/dro




Yakini Tuntaskan Pekerjaan Sebelum AKhir 2017, Bupati Inhil Apresiasi Rekanan dan DPUTR

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan mengapresiasi kinerja pihak rekanan pelaksanaan pekerjaan peningkatan ruas jalan Tempuling – Tembilahan dan optimisme Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk menuntaskan pekerjaan sebelum akhir tahun 2017.

Menurut Bupati, memang sudah semestinya setiap pekerjaan pembangunan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

“Penyelesaian pekerjaan tidak boleh molor, sebab akses transportasi menggunakan infrastruktur jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih saat idul fitri yang mana infrastruktur jalan berpengaruh atas kelancaran transportasi mudik,” jelas Bupati melalui sambungan seluler, Sabtu (3/6/2017) siang.

Kepada pihak terkait, seperti DPUTR dan rekanan, Bupati Wardan berpesan agar dapat bersama – sama menjalankan tugas masing – masing dengan baik guna mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas.

“Pihak rekanan harus betul – betul serius dalam hal teknis pengerjaan. Begitu pula dengan pihak DPUTR harus senantiasa melakukan pengawasan yang intensif atas pekerjaan yang tengah dilaksanakan sehingga infrastruktur jalan yang dibangun berkualitas. Jangan sebentar saja, jalan yang baru dibangun sudah hancur,” Ingatkan Bupati.

Selain terhadap pihak rekanan dan DPUTR, Bupati Wardan juga mengimbau kepada masyarakat setempat, agar dapat menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan susah payah.

“Jaga hasil pembangunan, karena kita susah mendapatkannya. Perlu usaha yang begitu luar biasa dan waktu yang lama untuk bisa mendapatkannya, jadi perlakukan dan manfaat dengan sebaik – baiknya,” imbau Bupati Wardan.

Optimisme tuntasnya pekerjaan sebelum akhir tahun 2017 ini sebelumnya disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Inhil, Yusnaldi melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/6/2017) pagi.

“Hanya masalah waktu, tetapi kita tak berandai – andai, yang jelas pihak rekanan optimis sebelum akhir tahun selesai,” Yakinkan Yusnaldi

Saat ini dikatakan Yusnaldi, pihak pelaksana tengah melakukan rekonstruksi berupa rigid untuk sejumlah ruas jalan di wilayah Tembilahan Hulu hingga Tembilahan.

“Jalan Makam Pahlawan, parit 10 dan 11, satu sisi sudah dilaksanakan (Rigid, red). Pekerjaan sampai saat ini masih dilaksanakan. Sedangkan untuk parit 6 dan sisa jalur kedua dan lainnya baru akan dilaksanakan setelah lebaran,” terang Yusnaldi.

Lebih lanjut, Yusnaldi mengatakan untuk pekerjaan yang bersifat pemeliharaan jalan dan jembatan juga masih dalam proses pengerjaan oleh pihak rekanan.

Dalam pelaksanaan, Yusnaldi menuturkan, tidak terdapat hambatan yang signifikan oleh pihak rekanan.

“Hambatan hanya ada pada saat bulan Ramadhan dan Idul fitri nanti. Hambatan tersebut terkait pasokan material bangunan yang terjadi akibat akses transportasi yang relatif sulit,” ujar Yusnaldi.

Untuk diketahui, proyek yang dikucurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI melalui Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II (Dua) Provinsi Riau dengan pagu dana sebesar Rp 45.370.630.000 tersebut, dilaksanakan oleh PT Naga Mas Mitra Usaha dengan Nilai Pelaksanaan Rp 39.986.778.789./ADV/Kominfo Inhil/Am