Tindaklanjuti Kasus Pungkat, Bupati Inhil Lakukan Diskusi Bersama Walhi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) lakukan diskusi dengan sejumlah aktifis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam upaya percepatan penyelesaian konflik antara masyarakat Desa Pungkat dengan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL), Selasa (4/7/2017) kemarin.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat kediaman dinas Bupati Inhil Jalan Kesehatan Tembilahan dan diikuti sejumlah jajarannya. Selain itu, turut dihadiri juga oleh Manajer Kajian Kebijakann Eksekutif Nasional Walhi Boy Evan Sembiring, Direktur Eksekutif Walhi Riau Riko Kurninawan dan Staf Walhi Riau Devi Indriani.
Bupati Inhil menyampaikan, pihaknya terus bekerja untuk mencari titik terang penyelesaian konflik-konflik lahan yang ada di Kabupaten berjuluk hamparan kelapa dunia ini, salah satunya kasus pungkat yang sudah cukup lama bergulir.
“Apa yang menjadi harapan Walhi dan masyarakat itu sama dengan harapan kami, kebijakan yang kami buat tidak lain untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Kita berharap kasus ini akan segera cepat selesai,” katanya.
Diketahui, pasca pertemuan lima bulan yang lalu, baik Pemkab Inhil maupun Walhi, kedua pihak saling menyampaikan perkembangan kerja-kerja terkait konflik yang terjadi di Desa Pungkat, Kecamatan Gaung.
Walhi yang sejak 2014 telah melakukan pendampingan di Desa Pungkat kembali meminta komitmen Bupati untuk segera meyelesaikan konflik yang ada di desa Pungkat.
Tidak hanya soal Pungkat, Walhi juga menyinggung beberapa izin perusahaan bermasalah di wilayah Inhil yang harus segera ditangani karena berpotensi menimbulkan konflik sosial dan kerusakan lingkungan.
“Jika selesai, kasus Pungkat ini bisa jadi model untuk penyelesaian kasus-kasus lain yang ada di Kabupaten Inhil,” ujar Direktur Eksekutif Walhi Riau, Riko Kurniawan.
Ditambahkan, Boy Even Sembiring dari Walhi Nasional menerangkan bahwa izin-izin perusahaan yang terindikasi bermaslah di Kabupaten Inhil kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terutama permasalahan izin PT Setia Agrindo Lestari sudah masuk dalam prioritas KLHK untuk segera diselesaikan.
“Untuk kasus Pungkat ini KLHK sudah bentuk tim,” bebernya./Mirwan
Cegah Musibah Longsor, Bangun Turap, Pemkab Inhil Usulkan Rp 100 M Ke Pemprov Riau
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan anggaran sebesar Rp 100 Miliyar kepada pihak Pemprov Riau sebagai langkah pencegahan terjadinya musibah longsor.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan saat mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban tanah longsor di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Senin (03/7/2017) kemarin.
“Dari pengalaman kita sebelumnya, solusi yang tepat dari musibah tanah longsor yaitu pembangunan Turap. Kita telah mengusulkan ke pihak Provinsi anggaran sekitar 100 Miliyar untuk mencegah musibah tanah longsor tersebut. Khusus wilayah Kuala Enok pembangunan Curap yakni sepanjang 350 meter, ini hanya usulan saja baru dan mudah-mudahan tahun 2018 dapat dananya,” kata Wardan.
Usulan tersebut, lanjutnya, mengingat peristiwa tanah longsor selalu terjadi dalam waktu yang singkat. Dicontohkannya seperti musibah pada tanggal 27 Juni tahun di Kuala Enok dengan jumlah korban sebanyak 11 Kepala Keluarga dan 20 jiwa yakni 5 unit rumah. Dalam tempo beberapa bulan, musibah serupa kembali terjadi hingga 3 kali.
Untuk itu, Bupati yang dikenal agamis ini berharap kepada Pemprov turut berpartisipasi membantu masyarakat Inhil. Dan kepada warga, agar sekiranya tidak membangun tempat tinggal ditempat tersebut.
“Dari dinas terkait bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Dan bisa mengambil analisa guna pembangunan Turap untuk wilayah Kuala Enok, kalau bisa kita juga akan membuat aturan dalam pembangunan Turap,” tuturnya./ADV/Mirwan
Hari Pertama Kerja, Bupati Inhil Sidak Sejumlah OPD
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran, Senin (3/7/2017).
Saat itu, Bupati didampingi ketua PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta beberapa pejabat lainnya. Pagi itu diawali dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan berakhir di Dinas Bima Marga Kabupaten Inhil.
Pada Sidak kali ini, Bupati mengaku senang dengan tingkat kehadiran pegawai yang hampir mencapai 100 persen.
“Dari absensi kehadiran pegawai capai 98 persen lebih. Ada beberapa yang tidak hadir karena cuti atau lagi tugas dilapangan. Secara keseluruhan hampir 100 persen lah semua masuk,” katanya.
Senang dengan kedisipilinan kehadiran para pegawai, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengharapkan kedepannya bagaimana mendorong peningkatan kinerja dan memahami tugas pokok fungsinya masing-masing.
“Sebagaimana yang saya sampaikan pada apel pagi tadi, agar masing-masing dinas melakukan rapat evaluasi dan dari hasil sidak ini sudah ada dinas yang menindaklanjutinya. Mengevaluasi serta menyusun rencana kerja agar program pembangunan di tahun 2017 ini berjalan dengan baik,” imbuhnya./ADV/Mirwan
HM Wardan: Keluarga Miliki Peran Krusial Sukseskan Pembangunan Bangsa
Bupati Inhil HM Wardan
Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyebut, keluarga memiliki peran krusial dalam menyukseskan pembangunan bangsa. Dari keluarga, langkah awal dilakukan untuk membangun karakter bangsa menuju kesuksesan pembangunan sebuah bangsa yang besar.
“Keluarga merupakan lingkungan pertama yang dikenal oleh anak sejak dilahirkan. Dalam lingkungan ini anak mempelajari dan diajari berbagai hal yang menjadi bekal bagi kehidupannya di masa yang akan datang,” ujar Bupati memulai penjelasan panjang tentang pentingnya peranan sebuah keluarga, Minggu (2/7/2017) pagi.
Sejalan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) yang jatuh pada 29 Juni 2017 dikatakan Bupati juga, orang tua, terutama ibu, merupakan tempat belajar pertama bagi anaknya. Oleh sebab itu, pola pengasuhan yang diberikan oleh orang tua akan menentukan karakter anak selanjutnya.
“Agar bisa membangun karakter bangsa melalui pembangunan keluarga, maka setiap keluarga selayaknya harus bisa menerapkan delapan fungsi keluarga,” ungkap Bupati.
Delapan fungsi keluarga itu, lanjut Bupati Wardan, dapat dilakukan dalam bentuk pendidikan, pengasuhan, pembiasaan dan keteladanan.
Delapan fungsi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Fungsi Agama.
Dalam keluarga, seorang anak mengenal agama untuk pertama kalinya. Ada sekitar 12 nilai dasar sebagai pondasi beragama bagi setiap anak diantaranya iman, takwa, kejujuran, tenggang rasa, rajin, kesalehan, ketaatan, suka membantu, disiplin, sopan santun, sabar dan ikhlas serta kasih sayang.
Fungsi Sosial Budaya.
Penanaman nilai luhur budaya dilakukan pertama kalinya melalui keluarga. Nilai luhur itu sudah menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara seperti toleransi dan saling menghargai, gotong royong, sopan santun, kebersamaan dan kerukunan, kepedulian dan cinta tanah air atau nasionalisme.
Fungsi Cinta Kasih.
Komponen utama dalam membentuk karakter seorang anak adalah kasih sayang. Setiap orang tua berkewajiban memberikan kasih sayang pada semua anak-anaknya. Sikap cinta dan kasih harus ditanamkan oleh para orang tua kepada anak-anak mereka.
Fungsi Perlindungan.
Keluarga harus bisa menjadi tempat yang aman atau tempat berlindung bagi anak-anak. Lima nilai dasar seperti aman, pemaaf, tanggap, tabah, dan peduli harus benar-benar ditanamkan kepada anak-anak.
Fungsi Reproduksi.
Salah satu tujuan berkeluarga adalah melestarikan keturunan. Dalam menjalankan fungsi reproduksi keluarga berkewajiban menanamkan tiga nilai dasar, yaitu: tanggung jawab, sehat, dan teguh. Sehingga keluarga dapat menjalankan fungsi reproduksi dengan baik dan bertanggung jawab.
Fungsi sosialisasi pendidikan.
Dalam menerapkan fungsi ini, keluarga harus menanamkan beberapa nilai moral utama yaitu percaya diri, luwes, bangga, rajin, kreatif, tanggung jawab dan kerja sama.
Fungsi Ekonomi.
Keluarga harus dapat menjadi tempat membina dan menanamkan nilai-nilai keuangan agar terwujud keluarga yang sejahtera.
Fungsi Lingkungan.
Keluarga menjadi tempat yang tepat menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan agar nantinya menghasilkan pribadi yang bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Guna memperingati Hari Keluarga Nasional tahun 2017, Bupati Wardan memberikan beberapa kiat khusus bagi setiap keluarga di Kabupaten Inhil. Kiat-kiat tersebut antara lain ialah:
Berkumpul dengan Keluarga.
Upayakan bisa berkumpul bersama dengan keluarga. Sisihkan waktu dengan makan bersama, memasak bersama keluarga, agendakan berkumpul bersama minimal 20 menit sehari.
Interaksi dengan anggota keluarga.
Luangkan waktu untuk saling bicara dan berbgai pengalaman serta bercengkrama dengan semua anggota, jangan berinteraksi lewat media sosial. Komunikasi secara langsung lebih berkualitas. Silaturahmi akan lebih meningkatkan hubungan antar keluarga satu sama lain.
Menjadikan keluarga berdaya.
Buatlah kegiatan yang bisa memanfaatkan potensi masing-masing anggota keluarga. Sehingga bisa menjadikan anggota keluarga menjadi pribadi mandiri, bisa mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan hidup.
Sebagaimana diketahui, peringatan Harganas Tahun 2017 diadakan di Provinsi Lampung, tepat pada tanggal 29 Juni dengan mengangkat tema ‘Dengan Harganas Kita Bangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga yang Berketahanan’. Dalam sejarahnya, Hari Keluarga Nasional pertama kali dicetuskan pada tahun 1993 juga di Provinsi Lampung. Dan, pada tahun 2017 ini, Hari Keluarga Nasional kembali diperingati di Provinsi Lampung.
Berdasarkan Keputusan Presiden RI no 39 Tahun 2014 tentang HARGANAS, 29 Juni bukanlah hari libur nasional meski diperingati setiap tahun sebagai Hari Keluarga Nasional oleh BKKBN bersama sejumlah Kementerian terkait dengan melibatkan mitra kerja seperti Tim Penggerak PKK.
Bupati Wardan mengharapkan, Harganas dapat menjadi sebuah momentum untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.
“Melalui penanaman nilai-nilai kehidupan berbangsa bagi anggota keluarga sejak dini, akan menjadikan keluarga sebagai wahana yang tangguh bagi terwujudnya keluarga yang berkualitas,” pungkasnya.
Disamping itu, Bupati Wardan juga berharap, Harganas tahun 2017 mampu menjadi wahana menyukseskan program Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla, khususnya butir 5 membangun manusia berkualitas./Diskominfo Inhil/ADV/Am
Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin
Tembilahan, detikriau.org – Jelang arus balik pasca perayaan Idul Fitri 1438 H, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin mengimbau kepada seluruh seluruh pemudik untuk berhati-hati diperjalanan karena sebagian jalan di kabupatan masih banyak yang rusak.
“Hati-hati di jalan karena jalan kita masih banyak yang berlubang, baik jalan nasional, provinsi maupun Jalan kabupaten,” kata Sekda, Kamis (29/6/2017).
Selain itu, kepada para pengendara, baik roda dua maupun roda empat saat berkendara Sekda juga menghimbau agar selalu dalam kondisi fit untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama diperjalanan.
“Selain kendaraan yang harus fit, kita juga wajib dalam kondisi fit. Jika kondisi tidak fit jangan dipaksakan untuk berkendara,”Ingatkannya.
Disamping itu, kepada pemudik yang lelah bisa beristirahat di pos pelayanan yang ada. “Jika lelah istirahat di pos pelayanan yang ada, jangan dipaksanakan untuk tetap berkendara,” himbaunya.
Selain Sekda, himbauan untuk keselamatan para pemudik ini juga disampaikan oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dolifar Manurung.
“Jangan tergesa gesa, perhatikan keselamatan di jalan dan patuhi semua peraturan lalu lintas yang ada,” ujar Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung.
Dikatakannya juga bagi pengendara yang menjumpai permasalahan ataupun hambatan diperjalanan bisa segera menghubungi pos pengamanan Polres yang tergelar di jalur arus balik.
“Jika ada kendala hambatan atau masalah di jalan silakan hubungi pos pengamanan kami yang tergelar di jalur arus balik. Untuk di perbatasan inhil jambi bisa menghubungi pos pengamanan selensen di dekat polsek kemuning dan untuk arus balik yang melewati perbatasan Inhu-Inhil ada pos pengamanan rumbai di dekat jembatan rumbai,” ungkapnya lagi.
Tidak hanya itu, lebih jauh Dolifar mengatakan bagi pengendara yang kelelahan ataupun ada gangguan kesehatan silakan rehat-rehat sejenak di pos pengamanan tersebut.
“Jika lelah dan mengalami gangguan kesehatan silahkan beristirahat sejenak di pos yang ada, Ada petugas kesehatan juga di sana yang siap membantu disana. Semoga selamat sampai ketujuan,” tandasnya./ Diskominfo Inhil/Am
Bupati Inhil Harapkan Silaturahmi OPD Inhil dan Pemprov Riau Semakin Meningkat
Pekanbaru, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan, berharap silaturahmi dan komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Inhil dengan OPD Pemprov Riau semakin meningkat ke depannya, khususnya pasca perayaan lebaran.
Hal ini ditegaskannya usai bersilaturahmi ke sedikitnya lima rumah pimpinan tingkat Provinsi Riau dalam rangka ‘Open House’ Idul Fitri 1438 H, Selasa (27/6/2017) kemaren.
“Alhamdulillah, melalui lebaran ini kita dapat saling bersilaturahmi. Tentunya kita berharap silaturahmi dan komunikasi ini dapat berlanjut kedepan khususnya dalam sinergitas pembangunan. Sehingga pembangunan di Inhil semakin baik untuk ke depannya,” tegas Wardan.
Seperti yang terpantau, sejak pagi Wardan beserta rombongan yang terdiri dari Asisten 2 ,jajaran pimpinan OPD, Camat, serta tokoh masyarakat Inhil telah berkeliling ke sejumlah kediaman para pemimpin Riau.
Pertama sekali yang dikunjungi adalah kediaman dinas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, yang kemudian berturut-turut ke kediaman Sekdaprov Riau, Ketua DPRD Riau, Danrem 031 Wirabima dan kediaman Wakil Gubernur Riau./rls/ADV