Dewan Minta Pemkab Inhil Berikan Pembinaan Bagi Rekanan dan Kepala SKPD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk memberikan pembinaan terhadap para rekanan dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungannya.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah SKPD terkait, guna membahas tentang progres kegiatan dan pembangunan tahun 2015, di ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebranas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Yusuf, pembinaan ini sangat penting dilakukan guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya hambatan dan kesalahan, baik dalam proses lelang di ULP maupun saat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Dengan pembinaan ini, diharapkan tidak ada lagi kontraktor yang tidak mengerti, bahkan sampai menyewa jasa dari pihak lain, untuk mengurus kelengkapan dokumen administrasi dan persyaratan lelang di ULP,” tutur Yusuf.

Apalagi, lanjut Yusuf, saat ini persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak rekanan untuk bisa memasuki proses lelang di ULP dinilai sangat rumit.

“Selain menyulitkan pihak rekanan, ini juga berimbas pada rendahnya penyerapan progres fisik APBD Inhil tahun 2015,” tambahnya.

Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, apabila persyaratan lelang terlalu dipaksakan, maka akan menimbulkan korban, seperti yang terjadi pada pengerjaan fisik jembatan di Kecamatan Enok.

“ULP mintanya harus ada ISO, tapi pelaksanaan di lapangan tidak begitu, sehingga menjadi persoalan bagi pihak rekanan, karena adanya temuan oleh aparat hukum,” imbuhnya. (adi/adv)




Dewan Minta Pemkab Inhil Segera Perbaiki Jalan dan Jembatan Yang Rusak

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi akses vital pendukung kelancaran arus transportasi masyarakat sehari-hari.

Permintaan tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Asmadi kepada awak media di Tembilahan, Rabu (29/7/2015).

Dikatakan Asmadi, saat ini keberadaan jalan dan jembatan di sejumlah daerah di Kabupaten Inhil, seperti di Kecamatan Mandah dan Pelangiran dalam kondisi memprihatinkan.

“Padahal, untuk kelancaran aktifitas sehari-hari masyarakat sangat membutuhkan akses jalan dan jembatan,” tutur Asmadi.

Apalagi, lanjut Asmadi, Kabupaten Inhil yang mendapat julukan Negeri Seribu Parit ini pada kenyataannya memang memiliki ribuan parit, yang tentunya harus dilengkapi dengan jembatan agar masyarakat bisa melewatinya.

“Di semua desa yang ada di Inhil pasti memiliki parit. Jadi, pemerintah harus bisa memberikan akses untuk melewatinya, yakni jembatan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain menyoroti infrastruktur yang ada di belahan utara Kabupaten Inhil tersebut, Asmadi juga meminta Pemkab Inhil untuk segera memperbaiki jalan lintas yang menghubungkan Sungai luar – Teluk Pinang.

“Keberadaan jalan ini sangat penting, karena menghubungkan tiga kecamatan dengan Ibukota Tembilahan, yakni Gaung, GAS dan Batang Tuaka. Jadi, kalau bisa tahun ini segera diperbaiki,” imbuhnya. (adi/adv)




Dinilai Masih Jauh Tertinggal, DPRD Inhil Minta SKPD Kejar Progres Pembangunan Daerah

Wakil Ketua DPRD Inhil, H Ferryandi memimpin RDP terkait progres kegiatan tahun2015
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Ferryandi memimpin RDP terkait progres kegiatan tahun2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk mengejar progres pembangunan daerah yang masih jauh tertinggal dan tidak sesuai harapan.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Ferryandi saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), dalam rangka ekspose kegiatan tahun 2015, Selasa (28/7/2015).

RDP yang digelar di Ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas ini diikuti Ketua Komisi I, dan Komisi III DPRD beserta para anggota, perwakilan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya, serta Badan Perizinan, Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BP2MPD) Kabupateb Inhil.

Pada kesempatan itu, Ferryandi meminta agar seluruh SKPD dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya dalam upaya mendukung serta mewujudkan pembangunan dan kemajuan Negeri Seribu Parit di masa mendatang.

“Inilah yang harusnya menjadi Nawaitu atau niat kita, sehingga kondisi pembangunan yang lamban seperti yang sudah-sudah tidak terulang lagi di tahun ini dan kedepannya,” tutur Ferryandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Inhil, Irzal Ahmad mengakui bahwa saat ini memang progres pekerjaan pembangunan di kantor yang dipimpinnya masih cukup rendah.

“Keterlambatan ini dikarenakan beberapa faktor, diantaranya masih kurangnya tenaga dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersedia,” terang Irzal.

Kondisi serupa juga ditemukan di sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Inhil, sehingga menyebabkan realisasi APBD secara keseluruhan, baik fisik maupun keuangan masih cukup rendah.

“Karena itu, kita sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, supaya keterlambatan progres pembangunan ini dapat terkejar, sehingga masyarakat dapat menikmati pembangunan yang sesuai dengan harapan kita bersama,” imbuhnya. (adi/adv)




Saat Panas Berdebu, Pihak Terkait Diminta Siram Ruas Jalan Provinsi Yang Sedang Diperbaiki di Inhil

Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna
Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat cuaca panas yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini, maka pihak rekanan diminta untuk menyiram ruas jalan provinsi yang sedang diperbaiki dan menjadi tanggung jawabnya di lapangan sehingga tidak menimbulkan kepulan debu yang berterbangan ketika dilalui para pengguna jalan.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna usai memimpin rapat internal bersama para anggota, di ruang Komisi III Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (27/7/2015).

Dikatakan Iwan, selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Dinas Bina Marga Provinsi Riau harus mengambil langkah antisipasi, dengan memerintahkan pihak rekanan agar selalu menyiram jalan yang menjadi kewenangannya, guna mencegah terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Contohnya saja jalan penghubung Tembilahan-Rumbai, di cuaca panas seperti sekarang ini, banyak sekali debunya, apalagi saat dilalui para pengendara, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai penyakit bagi masyarakat yang melintasinya,” tutur Iwan didampingi para anggota Komisi III DPRD Inhil kepada awak media.

Padahal, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, ruas jalan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari dan ke Ibukota Kabupaten Inhil, Kota Tembilahan.

“Jadi, kita harapkan hal ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak terkait, dalam upaya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan aktifitas sehari-harinya,” tambah Iwan.

Selain itu, Iwan juga meminta kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan (dapil) Inhil, untuk fokus dan serius dalam memperjuangkan pembangunan Negeri Seribu Parit.

“Kita harapkan anggota DPRD Riau dari dapil Inhil segera memanggil SKPD terkait, guna mencari jalan keluar dalam mengatasi persoalan ini,” pungkasnya. (adi/adv)




Dani : Meski Ramadhan Berakhir, Amal Ibadah Harus Tetap Terjaga

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun saat ini Bulan Ramadhan telah berakhir, tetapi hendaknya segala amal ibadah dan kebaikan selama bulan puasa dapat terus terjaga sampai di bulan-bulan lainnya, sehingga menjadikan kita sebagai insan yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam saat diwawancarai sejumlah awak media di sela-sela kegiatan Open House, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1436 H di rumah dinasnya, Jalan Swarna Bumi Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Dani, selain sebagai momentum untuk meningkatkan silaturrahmi dan saling bermaafan, lebaran juga merupakan wadah introspeksi diri, khususnya dalam upaya memperbanyak amal ibadah di luar Bulan Ramadhan.

“Semoga amal ibadah yang kita lakukan selama bulan puasa kemarin diterima oleh Allah SWT,” tutur Dani.

Selanjutnya, dengan telah berakhirnya BulanRamadhan, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil berharap, ada jiwa sosial yang terbangun dalam setiap diri umat muslim.

”Ini semua dimaksukan untuk menyatukan kita semua, dalam upaya membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit ke depan,” terangnya.

Tampak hadir saat itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah anggota DPRD dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya. (adi/adv)




Pentingnya Beasiswa, Dani : Jangan Sampai Ketidakmampuan Ekonomi Hambat Anak Raih Pendidikan

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (Kanan) bersama Bupati, HM Wardan dalam sebuah kegiatan baru-baru ini di Tembiahan
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (Kanan) bersama Bupati, HM Wardan dalam sebuah kegiatan baru-baru ini di Tembiahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyaluran beasiswa tentunya sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya bagi para siswa dan mahasiswa dari kalangan tidak mampu yang saat ini sedang menempuh pendidikan di semua jenjang.

Oleh karena itu, hendaknya penyaluran beasiswa ini dapat dilakukan secara terus menerus dan tepat sasaran, sehingga benar-benar bisa membantu dan meringankan beban masyarakat yang tidak mampu.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam. Dikatakannya, pendidikan sangat penting bagi masyarakat dalam upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan berkualitas.

“Kualitas pendidikan yang diperoleh generasi muda akan sangat menentukan kelangsungan daerah ini ke depan,karena mereka merupakan penerus estafet kepemimpinan di Inhil,” tutur Dani saat menjadi narasumber dalam dialog yang ditaja KNPI Kabupaten Inhil di RM Pondok Indragiri Tembilahan, belum lama ini.

Untuk itu lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, tidak perduli berasal dari kalangan atas, menengah atau bawah, semua generasi muda harus mendapatkan pendidikan yang baik dan layak, karena pendidikan adalah hak setiap warga negara.

“Jadi, jangan hanya karena ketidakmampuan ekonomi menghambat anak-anak di Inhil meraih pendidikan. Itulah mengapa pentingnya beasiswa ini,” terang Dani.

Selanjutnya, untuk menjamin seluruh masyarakat dari kalangan tidak mampu bisa mendapatkan pendidikan, Dani menyatakan bahwa pihaknya akan menggesa pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang penyaluran beasiswa ini, sehingga bisa diberikan secara kontiniu dan tepat sasaran.

“Pada akhir 2015 nanti diusahakan sudah selesai pembahasan Perdanya agar di tahun 2016 mendatang siswa dan mahasiswa di Inhil bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa,” imbuhnya. (adi/adv)