DPRD Inhil Pertanyakan Tidak Jalannya Proyek Pembangunan

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Dalam Rapat Paripurna tentang pembahasan Rancangan Peraturan Daerah seputar Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2021, Penyertaan Modal Daerah kepada BPR Gemilang serta Perubahan Peraturan tentang Badan Musyawarah Desa.

DPRD Inhil menyoroti dan mempertanyakan kembali tidak maksimalnya perjalanan proyek pembangunan yang tertuang dalam APBD tahun 2022, padahal anggaran sudah disahkan per 30 November 2021.

“Sudah 7 bulan sejak APBD tahun 2022 kita sahkan, hingga saat ini kami melihat hanya satu pembangunan yakni gedung serba guna pelayanan satu pintu atau Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dilelang dan dikerjakan, sementara banyak paket proyek yang lebih mendesak dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat, seperti jalan dan jembatan tidak ada progres sama sekali, sepertinya kita tidak mau belajar dari kekurangan tahun tahun sebelumnya, ” ungkap DR H Ferryandi ST MM MT, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (27/06/22).

Lebih jauh, Ferryandi menegaskan bahwa mendahulukan pembangunan yang bersentuhan dengan kebutuhan dan hajat hidup orang banyak masih sebatas slogan, kita melihat dengan jelas bagaimana susah dan terkendalanya sebagian besar masyarakat Inhil akibat hancurnya infrastruktur dan anjloknya harga komoditi andalan, seperti Sawit, Kelapa Rakyat dan Pinang, serta diperparah tidak jalannya APBD sebagai salah satu faktor yang menstimulus ekonomi masyarakat.

“Dengan anjloknya komoditi Sawit dari Rp3200 menjadi Rp200,- Kelapa Rakyat dari Rp 3000 jadi Rp 1700 dan Pinang dari harga Rp 12.000 anjlok jadi Rp 4000,-. Harusnya ekonomi masyarakat bisa terbantu jika APBD berjalan maksimal sejak awal tahun, karena para pekerja bisa memanfaatkan pekerjaan proyek pembangunan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun yang terjadi justru sebaliknya, para petani dan buruh tani saat ini menganggur dan tidak punya pilihan pekerjaan yang lain, ” papar Ferryandi.

Katanya lagi, DPRD atas dasar pengalaman dan keinginan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat, secara maraton berupaya mengesah APBD sebelum tahun berjalan, agar bisa dilaksanakan pada awal awal tahun.

“Kita berkaca dari pengalaman, jika hanya mengandalkan komoditi perkebunan, masyarakat kita sering mendapatkan kesusahan, karena anjloknya harga komoditi, para petani dan buruh tani seharusnya tidak sampai menganggur kalau ada pekerjaan pembangunan. Untuk itulah kita berupaya sekuat tenaga agar APBD sebagai penstimulus ekonomi kita sah secepat mungkin dengan harapan kondisi seperti yang terjadi saat ini tidak terlalu berdampak pada ekonomi masyarakat kita, karena kalau ekonomi drop, kerawanan sosial juga akan meningkat, ” jelas Politisi Partai Golkar Inhil ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H Syamsuddin Itu dalam kesempatan itu menyatakan bahwa apa yang manjadi keluhan masyarakat melalui wakilnya di DPRD merupakan seperti penyampaian Ketua DPRD, H Ferryandi adalah hal sebenarnya.

“Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan ketua tadi, artinya jika kita ingin menggelar pembangunan yang berpihak kepada masyarakat kita harus berkorban, karena pada dasarnya Inhil adalah tumpah darah kita bersama, mari kita bangun dengan sekuat tenaga, mari kita kurangi kegiatan kegiatan yang bersifat seremonial, ” kata Syamsuddin Uti yang disambut tepuk tangan peserta rapat paripurna. (Adv)




DPRD Inhil Gelar Paripurna ke-8

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Jl Subrantas Tembilahan, Senin (27/6/2022).

Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Dr. Ferryandi, ST.MM didampingi Wakil Ketua I, II dan III tersebut dihadiri Wakil Bupati Indragiri, 30 orang anggota DPRD Inhil dari 45 orang, Unsur Pimpinan Forkopimda Inhil, Asisten III Setda Inhil, Pimpinan OPD serta Camat dilingkungan Pemkab Inhil.

Ketua DPRD Dr. Ferryandi, ST.MM menyampaikan adapun agenda rapat Paripurna ke-8 ini adalah penyampaian pidato Bupati Inhil terhadap Rancangan Peraturan Daerah (RPD).

“Diantaranya mengenai perrtanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021,” tuturnya.

Selian itu, juga penyampaian dari Bupati Inhil mengenai penyertaan modal pemerintah pada perseroan terbatas bank perkreditan rakyat gemilang.

” terakhir tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Indragiri hilir no 3 tahun 2015 tentang badan Permusyawaratan desa,” tutupnya. (Adv)




Ketua DPRD Inhil Hadiri Pelepasan Pawai MTQ di Tanah Merah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua DPRD Inhil Dr. H. Feriyandi ST, MM, MT hadiri pelepasan peserta pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke- 52 Tingkat Kabupaten tahun 2022, yang digelar di Kecamatan Tanah Merah, Rabu (22/06/22).

Prosesi pelepasan pawai ta’aruf yang ini ditandai dengan mengangkat bendera star oleh Bupati yang di dampingi oleh Ketua TP PKK Hj. Zulaikhah Wardan, Forkompinda serta sejumlah pejabat lingkup Kabupaten Indragiri Hilir.

Titik star pawai ta’aruf Ke–52 2022 dimulai dari depan Masjid Besar Nurul Jamaah Kuala Enok. Dengan Jarak tempuh sekitar 1,5 kilo meter. Warga terlihat antusias dan bondong-bondong menyaksikan pelepasan para kafilah tersebut.

Sebanyak 1000 orang lebih peserta dan kafilah ikut dalam pawai ta’aruf MTQ-52 tingkat Kabupaten tahun 2022 ini yang terdiri dari Muslimat NU beberapa organisasi, serta para Kafillah dari 20 Kecamatan Se- Kabupaten Inhil. (Adv)




Ketua DPRD Inhil Hadiri Pisah Sambut Kapolres

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr. H. Feriyandi ST, MM, MT menghadiri pisah sambut Kapolres Inhil dari AKBP. Dian Setiawan SH, S.I.K, M.Hum kepada AKBP Norhayat S.I.K, Sabtu (16/6/2022) malam di Gedung Engku Kelana Tembilahan.

AKBP. Dian Setiawan dalam sambutannya menyampaikan kesan dan pesan kepada Pemkab Inhil dan perwakilan masyarakat yang hadir.

Diakui Dian Setiawan, selama dirinya bertugas di Kabupaten Indragiri Hilir dirinya sangat terkesan dengan prilaku masyarakat Inhil sehingga tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Untuk itu AKBP Dian Setiawan mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada semua pihak dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Saya juga mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika ada tutur kata dan kesalahan yang tak disengaja,” tuturnya.

Sementara itu, seusai acara Ketua DPRD Inhil menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Inhil AKBP Dian Setiawan tas atensi dan pengabdiannya di negeri hamparan kelapa dunia selama ini.

“Terimakasih atas atensi dan dedikasinya kepada Kapolres Inhil selama bertugas di Kabupaten Inhil. Atas nama DPRD Inhil kami mengucapkan selamat bertugas di tempat baru untuk bapak Dian Setiawan,” tuturnya.

Untuk diketahui, acara pisah sambut Kapolres Inhil dari AKBP. Dian Setiawan, SH, S.I.K, M.Hum kepada AKBP. Norhayat, S.I.K ditutup dengan kegiatan tukar menukar cenderamata sebagai kenang-kenangan. (Adv/Dprd Inhil)




Ketua DPRD Inhil Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Ketua DPRD Inhil Dr. H. Feriyandi ST, MM, MT menyambut kedatangan Danrem 031/WB Brigjen TNI P. Hutagalung, S.A.P yang didampingi Istri NY. Mira P. Hutagalung selaku Ketua Persit KCK Koorcab Rem 031/WB.

Menggunakan Helikopter, kedatangan Danrem 031/WB beserta rombongan mendarat di Helipad Halaman Kantor Bupati Jl. Akasia No. 1 Tembilahan, Rabu (15/06/22).

Kedatangan Danrem juga turut disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Inhil dan Unsur Forkopimda serta beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Inhil, Thomas, Toga dan Organisasi yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pada kesempatan tersebut, turut mendampingi Danrem 031/WB, Kasi Intel Korem 031/WB Letkol Arh. Hadi Purwanto, SH, beserta Istri Ny. Yeni Nuraini Hadi Purwanto, Kasiter Korem 031/WB Letkol Inf. Hibni Maulana beserta Istri Ny. Hibni Maulana.

Diketahui kedatangan Danrem 031/WB ke Negeri yang berjuluk Hamparan Kelapa Dunia itu dalam rangka Kunjungan Kerja sekaligus silaturahmi bersama, Pemda, Unsur Forkopimda, Thomas, Toga serta Organisasi yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sebelum meninggalkan Negeri Hamparan Kelapa Dunia, rombongan Danrem 031/WB terlebih dahulu dijamu makan siang sekaligus pertukaran cendramata dan foto bersama.

Sebelum mendengarkan sambutan Danrem 031/WB, terlebih dahulu dilakukan pemutaran video profil Danrem 031/WB

Dalam sambutannya, Brigjen TNI P. Hutagalung, S.A.P Danrem 031/WB mengatakan, Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Kabupaten Indragiri Hilir dan kunjungan saya ini sangat menyenangkan terbukti dengan sambutan yang sangat membanggakan dari masyarakat. (Adv)




Ketua DPRD Inhil Pastikan Jembatan Ambruk di Reteh Akan Dibangun

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Jembatan parit 16 yang berada di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, kabupaten Inhil yang sempat Viral dan Ambruk dipastikan tahun 2022 ini akan dibangun.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua DPRD Inhil, DR Ferryandi kepada awak media usai meninjau kondisi jembatan di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh.

Anggaran pembanguan jembatan parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh senilai Rp 15 miliar.

“Sudah dianggarkan dan diketok palu tahun ini sebanyak 15 Milyar, tinggal kita tunggu pelaksanaannya saja,” kata Ferryandi. 

Jembatan akan dibangun menggunakan rangka baja karena bentang jembatan yang cukup panjang lebih dari 10 meter.

“Konstruksinya menggunakan rangka baja karena bentangnya cukup panjang jadi tidak bisa dibuat secara komposit,” jelasnya. 

Dr Ferryandi menambahkan batapa pentingnya fungsi jembatan tersebut demi lancarnya akses transportasi dan penunjang perekonomian warga. 

Oleh karena itu, pembangunan menjadi prioritas dan perhatian dari pemerintah bersama dengan DPRD. 

Saat memantau langsung kondisi jembatan, Ferry melihat ada sebuah mobil jenis pik up yang tidak bisa melintas karena kondisi air pasang. 

Saat air pasang jembatan darurat yang dibuat warga terendam air sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Sehingga harus menunggu kondisi air surut , hal ini tentunya menghambat berbagai kebutuhan warga. 

“Jika keadaan jembatan ini sudah bagus tentu tidak akan ada lagi kendala akses transportasi warga. Seperti mobil yang tidak bisa melintas saat air pasang. Mari kita kawal bersama-sama agar pelaksanaan pembangunan jembatan ini sesuai dan tepat waktu,” paparnya. (Advetorial)