Ketua DPRD Inhil Terima Kunjungan Dady Yusdista

TEMBILAHAN, detikriau.org – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam menerima kunjungan Dady Yudista, warga Kecamatan Palmerah Jakarta Pusat, yang melakukan perjalanan keliling Indonesia, Selasa (26/1/2016).

Kedatangan laki-laki tuna rungu kelahiran Prabumulih, 16 Januari 1972 ini, dalam rangka bersilaturrahmi dengan sejumlah pimpinan dan pejabat di Negeri Seribu Parit.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Dani menyatakan sangat menyambut baik kedatangan Dady Yudista ke kantornya di Jalan HR Soebrantas Tembilahan, untuk saling bertukar informasi terutama tentang cerita perjalanan Dady Yudista ke sejumlah daerah di Indonesia.

“Dari cerita-cerita Pak Dady tadi, ternyata dia sudah sampai ke banyak daerah di Indonesia, dan ada foto-fotonya bersama sejumlah Kepala Daerah, pejabat tinggi dan banyak lagi yang lainnya,” kata Dani.

Meskipun Dady Yudista ini memiliki kekurangan dalam berinteraksi, namun ketika berbincang dengan Ketua DPRD Dani, terlihat keduanya sangat akrab. Disamping menggunakan bahasa isyarat, sekali-kali juga dibantu dengan menuliskan kata-kata yang ingin disampaikan di lembaran kertas.

Usai melakukan kunjungannya ke Kantor DPRD Inhil, Dady Yudista kembali melanjutkan perjalannya ke sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil. – Adi/adv




DPRD Inhil Paripurnakan Pidato Pengantar Bupati Tentang 5 Ranperda

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna kedua masa persidangan pertama tahun sidang 2016, Selasa (26/1/2016).

Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ferriyandi didampingi Ketua DPRD, Dani M Nursalam beserta para Wakil Ketua DPRD lainnya ini, dihadiri Wakil Bupati (Wabu), Rosman Malomo, Unsur Forkopimda, serta diikuti 33 anggota DPRD dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Adapun agenda Rapat Paripurna tersebut, yaitu penyampaian Pidato Pengantar Bupati terhadap 5 buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2016 dan pengesahan keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) I dan Pansus II DPRD Inhil.

Pada kesempatan itu, Wabup Rosman menyampaikan bahwa 5 buah Ranperda yang sebelumnya telah dibahas antara Pemkab dan DPRD Inhil, yaitu Ranperda tentang Bisa Baca Tulis Al-Qur’an, Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing, Kawasan Tanpa Rokok, Inisiasi Menyusui Dini dan Air Susu Ibu Ekslusif, serta Ranperda Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

“Ini tentunya merupakan tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang perlu kita tunaikan secara bersama, sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-Undang maupun yang dipercayakan oleh rakyat kepada kita,” tutur Wabup.

Oleh karena itu, Wabup berharap agar kelima Ranperda tersebut dapat dibahas dan dikaji bersama-sama secara seksama antara Pansus DPRD Inhil dan tim yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada lembaga yang terhormat ini maupun kepada semua pihak, atas segala perhatian dan kerjasama yang baik, dalam upaya menyelesaikan berbagai agenda penting bagi kemajuan daerah,” imbuhnya. adi/adv




Adriyanto : Jadilah Guru Yang Dekat Dengan Murid, Bukan Yang Ditakuti

Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto
Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan tenaga pendidik atau guru yang baik dan profesional sangat penting di setiap sekolah dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia di suatu daerah.

Oleh karena itu, dibutuhkan mereka yang benar-benar siap, tulus dan ikhlas mengabdikan dirinya di dunia pendidikan. Apalagi mengingat, karakter para siswa yang berbeda-beda, sehingga memerlukan kreatifitas dari setiap tenaga pendidik atau guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto. Menurutnya, peran tenaga pendidik atau guru sangat besar dalam memberikan ilmu dan pengetahuan bagi para siswa di sekolah.

“Untuk itu, diperlukan berbagai terobosan dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dan disenangi siswa,” tutur pria yang akrab disapa H Ateng ini.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh tenaga pendidik atau guru untuk mewujudkan suasana belajar mengajar seperti tersebut di atas, adalah dengan melakukan pendekatan persuasif kepada setiap siswa, sehingga bisa lebih mengenal dan mengetahui bagaimana karakter para siswa.

Dengan begitu, lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Inhil ini, tenaga pendidik atau guru akan mampu mencari dan menemukan ide-ide baru yang lebih kreatif, khususnya dalam upaya menumbuhkan minat belajar siswa.

“Yang penting itu, jadilah seorang guru yang dekat dengan siswa, bukan guru yang ditakuti,” pesannya. Adi/adv




DPRD Harapkan BPD Lebih dimaksimalkan

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan dapat lebih dimaksimalkan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat diwawancarai awak media usai menghadiri prosesi pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih di salah satu kecamatan di Negeri Seribu Parit, belum lama ini.

Dijelaskan Yusuf, peran BPD di suatu desa sangat penting, salah satunya sebagai pengawas masyarakat dalam penerapan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di lapangan, sehingga lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masing.

“BPD bertanggung jawab kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan program pembangunan DMIJ, apakah sudah berjalan dengan baik serta sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, apabila ditemukan adanya pekerjaan dan kegiatan yang tidak sebagaimana mestinya, maka menjadi tugas BPD untuk mengarahkannya.

“Jadi, kalau ada yang tidak benar, langsung saja kritisi, sebab inilah tugas BPD,” pungkasnya. Adi/adv




Tekan Kenakalan Siswa, Guru BP Diminta Bekerja Lebih Maksimal

Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto
Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh guru Bimbingan Penyuluhan (BP) yang ada di setiap tingkatan sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk bekerja serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan lebih maksimal lagi.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto dalam upaya menekan dan mengantisipasi semakin meningkatnya kenakalan remaja dan perilaku yang menyimpang dari peserta didik.

Dikatakan Adriyanto, keberadaan guru BP sangat penting dan memiliki tugas yang sangat besar di sekolah, diantaranya memberikan konseling kepada anak-anak atau siswa yang bermasalah.

“Inilah salah satu tanggung jawab penting yang harus dilaksanakan oleh guru BP,” tutur pria yang akrab disapa H Ateng ini

Oleh karena itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Inhil ini berharap agar guru BP dapat bekerja dengan lebih optimal, khususnya dalam menyiapkan generasi muda dan masa depan daerah serta bangsa yang lebih baik.

“Mari sama-sama kita pantau dan bimbing anak-anak kita, supaya mereka tidak terjerumus dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, anak merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya. Adi/adv




Hore… 2016 Kerusakan Ruas Jalan Kec Batang Tuaka Menuju Kec GAS diperbaiki

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun 2016 ini, kerusakan ruas jalan penghubung Kecamatan Batang Tuaka dan Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) akan diperbaiki, dengan anggaran sebesar Rp 116 miliar.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), DR H Ferryandi di Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Ferryandi, kerusakan ruas jalan sepanjang lebih kurang 40 kilometer tersebut sudah semakin parah, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan seperti sekarang ini.

“Tahun ini, sudah dianggarkan dana infrastruktur jalan kurang lebih Rp 116 miliar. untuk perbaikan ruas jalan Sungai Luar sampai Teluk Pinang,” tutur Ferryandi di Tembilahan.

Dijelaskan Ferryandi, perbaikan ruas jalan tersebut akan dibagi dalam empat bagian, yakni Sungai Luar – Sungai Dusun Rp 37 miliar, Sungai Dusun – Sungai Piring Rp 18 miliar, Sungai Piring – Teluk Pantaian Rp 38 miliar dan Teluk Pantaian – Teluk Pinang dengan anggaran sebesar Rp 22 miliar.

“Diharapkan, ini bisa segera terealisasi dengan baik, sehingga dapat menunjang kelancaran aktifitas dan perekonomian masyarakat sehari-hari,” imbuhnya. adi