DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Istimewa Milad ke 51 Kabupaten Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka Milad ke-51 Kabupaten Inhil tahun 2016, di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (14/6/2016).

Rapat yang dipimping langsung oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua DPRD ini, dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Riau, H Kasiarudin, Bupati HM Wardan serta diikuti anggota DPRD dan sejumlah Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Turut hadir saat itu, Anggota DPD RI Dapil Riau, Intsiawati Ayus, Anggota DRiau Riau Dapil Inhil, perwakilan Pemkab Tanjung Jabung Barat Jambi, Unsur Forkopimda, para pengurus organisasi dan tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wardan menyatakan bahwa agenda Milad Inhil ini akan dijadikan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi pembangunan di Negeri Seribu Parit.

“Dalam 3 tahun ini, saya memfokuskan peningkatan jalan di tingkat desa. Bagaimana infrastruktur antar desa ke desa bisa terhubung dengan baik,” tutur Bupati Wardan.

Dari sejumlah program yang telah terlaksana itu, Bupati Wardan mengucapkan terima kasih kepada segenap perangkat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Inhil.

“Semua ini mencerminkan bahwa seluruh upaya pembangunan telah terlaksana secara bersama-sama dan bersungguh-sungguh, sehingga Kabupaten Inhil mampu berdiri sejajar dengan daerah lainnya dari segi pelaksanaan pembangunan,” imbuhnya./ Adi




Sekwan DPRD Inhil Pastikan Persiapan Paripurna Milad ke 51 Inhil Berjalan Lancar

Sekwan DPRD Inhil, Drs H Fauzan Hamid
Sekwan DPRD Inhil, Drs H Fauzan Hamid

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris DPRD Inhil H Fauzan Hamid memastikan persiapan penyelenggaraan Rapat Paripurna Istimewa sempena peringatan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-51 yang akan dilaksanakan Selasa (14/6/2016) esok  di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan berjalan lancar.

“Persiapannya sudah mencapai sekitar 95 persen. Insya Allah, akan selesai tepat waktu dan sesuai perencanaan,” Sampaikan Fauzan Hamid saat ditemui awak media di Gedung DPRD, Senin (13/6/2016).

Terkait dengan agenda kegiatan pada Rapat Paripurna Istimewa besok, mantan Asisten II Setda Inhil ini menyatakan bahwa tidak banyak kegiatan yang akan dilakukan, karena mengingat saat ini Bulan Ramadhan.

“Kegiatannya menyesuaikan saja, jadi tidak memakan waktu yang terlalu panjang. Yang jelas ada sambutan Bupati Inhil dan Gubernur Riau,” terang Sekwan.

Adapun para tamu yang diundang, selain seluruh elemen yang ada di Negeri Seribu Parit, juga mengundang tamu-tamu dari luar daerah, seperti Bupati, Walikota, Ketua dan Sekretaris DPRD se-Riau. Kemudian dari provinsi tetangga, yakni Tanjung Jabung Barat, Tanjung Balai Karimun, Batam dan Tanjung Pinang.

“Kita masih belum menerima konfirmasi tentang siapa yang hadir ataupun yang mewakili daerah-daerah yang telah kita undang. Tapi kalau untuk Gubernur Riau, akan diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, R Kasiaruddin,” imbuhnya./Adi




Kerap Diminta, Pemkab Inhil Tak Kunjung Operasionalkan Pasar Sungai Guntung

Anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB, Edy Gunawan
Anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB, Edy Gunawan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk segera mengoperasionalkan keberadaan Pasar Sungai Guntung Kecamatan Kateman sesuai dengan peruntukannya.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Inhil, Edi Gunawan terkait dengan belum juga dimanfaatkannya bangunan pasar yang telah menelan biaya cukup besar tersebut.

Dikatakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, di setiap kesempatan, baik saat rapat atau hearing bersama SKPD terkait maupun rapat paripurna, pandangan Komisi dan Fraksi selalu persoalan itu yang disampaikan kepada Pemda agar Pasar Sungai Guntung jadi perhatian serius karena tidak sedikit dana yang sudah dihabiskan untuk pembangunannya.

“Namun, hingga saat ini pasar tersebut masih terlihat seperti bangunan tua yang tak terurus,” tutur pria yang akrab disapa Asun ini, Senin (30/5/2016) kemarin.

Persoalan itu tentunya sangat disayangkan, karena mengingat masyarakat setempat sudah sekian tahun menunggu, tetapi tidak juga ada realisasinya.

“Tak ada jalan lain, Pemda harus segera melakukan audit dan memperbaiki bangunan yang rusak itu, serta segera difungsikan,” imbuhnya./ Adi




DPRD Inhil Dukung Upaya Pengaktifan Kembali GTv

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said menyatakan sangat mendukung upaya yang dilakukan Pemkab Inhil melalui Bagian Humas untuk mengupayakan pengaktifan kembali keberadaan Gemilang Televisi (GTv).

“Itu adalah aset kita dan harus segera dimanfaatkan, kalau ada persoalan, kita bisa dusuk bersama untuk menyelesaikannya,” tutur Yusuf.

Oleh karena itu, Komisi I DPRD Inhil berharap agar Pemda segera menyampaikan Perda tersebut, karena ini menjadi target bersama, sehingga siaran televisi melalui GTv bisa kembali dinikmati masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Sesuai pembicaraan kami dengan pihak Pemda terdahulu, pada masa persidangan kedua tahun 2016 ini akan dibahas Ranperda GTv supaya bisa segera disyahkan menjadi Perda,” tambahnya.

Selanjutnya, Yusuf mengaku bahwa pihaknya akan memberikan support kepada Pemda, karena pada dasarnya penyebaran informasi pembangunan melalui GTv ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk mengetahui berbagai kebijakan dan program pembangunan daerah.

“Kita berharap nantinya Pemda memikirkan dan merencanakan bagaimana GTv itu semakin berkembang ke depannya, bukannya seperti saat ini yang tidak dapat dioperasionalkan,” imbuhnya./ Adi




Dinilai Terlalu Sibuk Urus Kegiatan Seremonial, Aduh, Dewan-pun Kritik Bupati Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Anggota DPRD Inhil, Zulbahri menyebutkan bahwa seorang Bupati semestinya tidak pantas terlalu disibukkan dengan berbagai kegiatan seremonial. Masih banyak pekerjaan yang menyangkut kepentingan hajat orang banyak yang lebih mendesak, butuh perhatian dan keseriusan untuk segera dituntaskan.

“Prioritaskan kepentingan masyarakat. Jangan hanya disibukkan dengan berbagai kegiatan seremonial,” Lontarkan politisi Partai Nasdem ini dalam perbincangan dengan detikriau.org di gedung DPRD Inhil, senin (24/5/2016) kemaren

Hari ini menurut Zulbahri, jalannya roda pembangunan di Inhil terkesan vakum. Iapun mengaku sudah letih memanggil dan mendesak SKPD untuk mensegerakan pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan. Bahkan progress pekerjaan fisik yang sempat dilontarkan Bupati menurutnya patut diragukan.

“darimana progress pekerjaan fisik 10,03 persen itu. Saya mau Tanya, kegiatan fisik apa yang hari ini sudah jalan?. Setahu saya hanya kegiatan seremonial,” Ragukan Zulbahri

Tidak cukup sebatas itu, dengan nada suara sedikit bergetar menahan luapan kegelisahan, anggota Komisi III DPRD Inhil ini-pun bahkan menyebut Bupati terkesan tidak sayang daerah, tidak cinta dengan Kabupaten dan masyarakat Inhil. Jika sayang dan cinta dengan daerah ini, harusnya kalimat “takut” takkan terlontar. Bagaimanapun beratnya dan apapun resikonya harus ditempuh asalkan tidak menyimpang dari aturan.

“Jangan hanya bangga dengan prestasi dari kegiatan seremonial. Cukuplah sudah. Masyarakat menunggu aksi bukan sekedar janji,” Kritiknya pedas.

Diakhir kalimat kritikannya Zulbahri juga sempat mempertanyakan 8 program utama Bupati. Janji itu harus diperjuangkan bukan sekedar enak untuk diucapkan.

“harus jujur, dari 8 program utama itu, saya juga mau bertanya, mana yang sudah tercapai. Janji itu masuk RPJMD dan tentunya harus ada pertanggungjawaban.” Pungkasnya. /dro




Dewan Masih Soroti Pemerataan Sebaran Tenaga Guru

Gambar ilustrasi tenaga pendidik di perdesaan. net
Gambar ilustrasi tenaga pendidik di perdesaan. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga kini, upaya pembangunan dan pengembangan bidang pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Seperti yang disampaikan Juru Bicara (Jubir) Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Inhil, M Sabit membacakan laporan Pansus I terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun anggaran 2015 pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Sabit, saat ini rasio jumlah guru dengan murid sudah terpenuhi sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tetapi azas pemerataan belum tercapai.

“Di daerah perkotaan terdapat sekolah yang Guru Agamanya 7 orang satu sekolah, sementara ada sekolah di daerah hanya terdapat satu orang guru PNS yang merangkap sebagai Kepala Sekolah,” tutur Sabit.

Selanjutnya, diakui bahwa memang secara keseluruhan Indikator kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil memenuhi target capaian RPJMD.

“Namun, data yang disajikan masih  memerlukan Validasi,” pungkasnya./ Adi