KPU Inhil Plenokan hasil Perolehan Kursi parpol dan Calon Anggota DPRD
TEMBILAHAN (detikriau.org) – KPU Inhil melaksanakan rapat pleno Dalam Rangka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dalam Pemilihan Umum Tahun 2014. Kegiatan yang dilaksanakan diruang Banggar gedung DPRD Inhil Jl. Soebrantas Tembilahan ini dipimpin oleh Ketua KPU Inhil Suhaidi beserta komisionernya ini turut dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan, Unsur Muspida dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, panwaslu serta perwakilan partai politik (parpol). Senin (12/5/2014)
Rapat pleno menetapkan 45 caleg yang akan menduduki kursi DPRD Inhil yakni dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar masing-masingnya sebanyak 8 kursi, disusul PDIP dengan perolehan 6 kursi.
Kemudian, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing meraih 5 kursi. Partai Nasdem dan Partai Gerindra masing-masing meraih 3 kursi disusul PKS, PAN dan PBB dengan masing-masingnya meraih 2 kursi. Terakhir Partai Hanura dengan peroleh 1 kursi.
Untuk partai dengan perolehan suara terbanyak, diperingkat teratas diduduki oleh PKB dan Partai Golkar. Dimana, PKB memperoleh sebanyak 53.311 suara dan Partai Golkar dengan 51.071 suara.
Selanjutnya, PDI Perjuangan 31.337 suara, PPP 30.330 suara, Partai Demokrat 29.987 suara, PAN 28.114 suara, Partai Gerindra 25.636 suara, Partai Nasdem 19.998 suara, PKS 19.675 suara, PBB 18.986 suara, Partai Hanura 12.679 suara dan PKPI sebanyak 7.775 suara.
Usai rapat pleno tersebut, Ketua KPU Kabupaten Inhil, Suhaidi mengatakan, bahwa prosesi pelantikan calon anggota DPRD terpilih akan dilaksanakan antara Bulan Juli hingga Oktober mendatang. Masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Inhil periode sebelumnya akan berakhir pada tanggal 11 September 2014.
“Alhamdulillah, dengan berakhirnya rapat pleno ini, berarti usailah sudah tahapan pemilihan anggota DPRD Kabupaten Inhil, yang wewenang KPUD untuk menetapkan calon terpilih,” tutur Suhaidi.
Sementara itu, Bupati Inhil, HM Wardan atas nama Pemkab Inhil mengucapkan selamat kepada KPU yang telah mampu melaksanakan tugas dengan baik.
“Kita pastinya berharap anggota DPRD Inhil terpilih ke depan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan dapat berkoordinasi dengan Pemkab Inhil untuk bersama-sama membangun negeri tercinta ini menuju kabupaten yang lebih baik di masa mendatang,” imbuhnya.(dro)
Pemkab Inhil Diminta Kembali Anggaran Dana Tranportasi Raskin
Tembilahan (detikriau.org) — Anggota DPRD Inhil, Edy Harianto meminta agar Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dapat kembali menganggarkan dana tranportasi raskin. penganggaran ini dipandang penting untuk memberikan jaminan agar raskin dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat miskin sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.
Menurut Edi, belakangan ia menilai Raskin terkesan bukan lagi diperuntukkan kepada masyarakat tidak mampu tetapi lebih kepada masyarakat yang sanggup membayarkan uang penebus.
“Salah satu penyebabnya pastilah persoalan tidak dianggarkannya dana tranportasi raskin oleh pemkab Inhil ini,”Sampaikannya kepada detikriau.org, rabu (7/5/2014)
Secara aturan ditambahkan politisi Golkar yang lebih dikenal dengan panggilan Edy Sindrang ini, harga tebus raskin yang ditetapkan Pemerintah hanyalah sebesar Rp 1.600 per Kilo. Namun dalam prakteknya harga ini bahkan bisa melebihi Rp 3 ribu.
Pendistribusian raskin di Inhil selama ini disebutnya selalu melibatkan pihak ketiga atau pemodal yang mampu melunasi uang tebus raskin. Bahkan ia juga mengatakan mendapatkan informasi bahwa pihak ketiga ini sudah membayarkan uang tebus raskin sebesar Rp. 1.800 ditingkat Kecamatan.
“Kalau ini benar, wajar harga tebus raskin oleh RTS sudah diatas harga yang ditetapkan. belum lagi pastinya pihak ketiga juga akan mencari untung,”Sebutnya.
Permintaan agar dana tranportasi raskin kembali dianggarkan oleh pemkab menurutnya sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Mendagri.
“Sudah ada surat edaran Mendagri yang meminta pemerintah daerah mendanai distribusi raskin dari titik distribusi ke penerima. Selama ini ongkos itu dibebankan kepada penerima,”Kata Edy Sindrang lagi
Dalam surat edaran itu menurutnya ditegaskan bahwa pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana distribusi itu dalam APBD murni, atau APBD perubahan. Intinya tidak boleh ada lagi pembebanan kepada masyarakat penerima manfaat program raskin. Setiap RTS mendapat jatah 15 kilogram per bulan dengan harga tebus sebesar Rp 1.600 per kilogram di titik distribusi.(dro)
Delapan Pemilik Kursi DPRD Provinsi Riau VII
Tembilahan (detikriau.org) — Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pileg 2014 KPU Inhil, Delapan nama caleg ini hampir dipastikan menjadi pemilik sah kursi DPRD Provinsi Riau dari Dapil VII.
1. Septina Primawati Rusli, Golkar, raihan suara sebesar 26.480
2. Abdul Wahid, PKB, raihan suara 21.863
3. Sulastri, Golkar, raihan suara 16.829
4. Agus Triansyah, Demokrat, raihan suara 15.945
5. J Pasaribu, PDIP, raihan suara 8.264
6. Musyafak Asikin, PAN, raihan suara 6.301
7. M Arfah, PPP, raihan suara 5.131
8. Said Ismail, Nasdem, raihan suara 4.882
Partai Golkar berhasil meraup sebanyak 92.323 suara disusul partai PKB dengan 43.574 suara. selanjutnya, Demokrat dengan 35.188 suara, PDIP 26.980 suara, PPP 23.277 suara, PAN 22.820 suara dan Nasdem dengan 21.196 suara. (dro)
PKB Rajai Perebutan Suara DPRD inhil
Tembilahan (detikriau.org) — Dengan selisih sebanyak 2.260 suara dari partai perolehan suara terbanyak diurutan kedua, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan tampil sebagai partai teraras dalam perebutan jumlah suara.
Secara berturut-turut peringkat perolehan suara partai untuk DPRD Inhil adalah sebagai berikut:
1. PKB dengan perolehan suara sebanyak 53.331
2. Golkar 51.071
3. PDIP 31.337
4. PPP 30.330
5. Demokrat 29.987
6. PAN 28.114
7. Gerindra 25.636
8. Nasdem 19.998
9. PKS 19.675
10.PBB 18.986
11.Hanura 12.679
12.PKPI 7.775. (dro)
Inilah Caleg DPRD Inhil dari Dapil 6
Tembilahan (detikriau.org) — Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi perolehan suara KPU Inhil, Nama-Nama Caleg yang diperkirakan akan duduk di DPRD Inhil dari Dapil 6 yaitu;
1. Mansun, PKB dengan perolehan suara pribadi sebesar 3.542 Total 13.445
2. Mu’ammar, PKB dengan perolehan suara pribadi sebesar 3.700 Total 13.445
3. Abdurrahman, PKS dengan perolehan suara pribadi sebesar 1.555 Total 4.867
4. M Kausar, PDIP dengan perolehan suara pribadi sebesar 1.460 Total 5.854
5. Razali, Golkar dengan perolehan suara pribadi sebesar 1.972 Total 7.884
6. Muhammad Wahyudin, Gerindra dengan perolehan suara pribadi sebesar 1.208 Total 6.046
7. Muhammad Sabit, Demokrat dengan perolehan suara pribadi sebesar 3.429 Total 7.050
8. Sulaiman MZ, PAN dengan perolehan suara pribadi sebesar 2.622 Total 9.540
9. Andi Rusli, PPP dengan perolehan suara pribadi sebesar 2.336 Total 8.139
10. Siti Bunga Tang, PBB dengan perolehan suara pribadi sebesar 2.474 Total 5.445. (dro)
