Bikin Nagih, Nasi Kuning Khas Tembilahan Tetap Eksis Hingga Kini

INHIL – Nasi Kuni sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya di kota Tembilahan provinsi Riau.

Makanan otentik masyarakat Melayu – Banjar ini sangat di sukai masyarakat. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila kuliner ini menjamur dan sangat mudah di temui di Kota Tembilahan.

Biasanya penjual nasi kuning tidak hanya menjual satu jenis saja, namun ada juga nasi merah dan nasi lemak.

Lauk yang disediakan pun berbagai macam, mulai dari Ayam, Ikan teri, Telur dan lainnya. Cabe merah kental yang menyerupai saos juga menjadi andalan dari warung ini.

Satu di antara sekian banyak pedagang nasi Kuning di Tembilahan ada di Pasar Pagi Tembilahan, orang sering menyebutnya Warung bang Heri.

Disini kamu bisa menikmati beragam menu kuliner yang di sediakan, selain beberapa jenis nasi di warung ini juga terdapat beragam menu seperti lontong, pulut, soto dan lainnya.

Selain makanan disini kamu juga bisa menikmati beragam menu minuman yang disediakan mulai dari yang dingin hingga yang hangat.

Buka sore hingga malam hari, warung bang Heri selalu ramai dikunjungi para konsumen untuk bersantai sambil menikmati kuliner yang di inginkan dengan harga yang terjangkau.

Bagi kamu yang penasaran dengan kuliner ini kamu bisa berkunjung langsung ke alamat tersebut.(Adv)




Warung Papadaan Sajikan Menu Kue Khas Banjar Tembilahan

INHIL – Beragam keunikan kuliner yang ada di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) menjadi keistimewaan tersendiri bagi para penikmatnya. Salah satu tempat yang telah banyak menempati hati para pemburu kuliner ialah Warung Papadaan.

Beralamat di jalan M Boya kota Tembilahan, warung atau lapak Papadaan menjual kue tradisional khas Suku Banjar Bingka dan lainnya.

Bagi anda pecinta kuliner yang kebetulan berkunjung ke kota Tembilahan, tak ada salah nya untuk mencoba berkunjung dan mencicipi jajanan lezat khas Banjar yang ada di Warung Papadaan ini.

Untuk soal harga, kamu tak perlu khawatir karena disini harga kulinernya sangat murah harga mulai dari Rp.6000 tiap potong kuenya.

Warung Pepadaan buka setiap hari dari pagi hingga sore hari.(Adv)




Fashion Show Wastra Indragiri Hilir Tampilkan Batik Khas Inhil

INHIL – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-59 tahun 2024, Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparpoabud) Kabupaten Inhil menggelar kegiatan lomba Fashion Show Wastra Indragiri Hilir yang dilaksanakan di gedung Engku Kelana Tembilahan, Jumat (14/06/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat (Pj) ketua TP-PKK kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, dan di hadiri sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemkab Inhil, ketua Bhayangkari cabang Tembilahan, serta tamu undangan lainnya.

Lomba Fashion Show Wastra Indragiri Hilir tersebut dibagi menjadi 2 kategori yang dilombakan, yaitu kategori SMA sederajat dan kategori OPD atau Umum.Peserta lomba antusias mengikuti lomba tersebut sehingga berlangsung sangat meriah. Yang lebih menariknya ialah para peserta menampilkan budaya maupun busana khas hasil dari olahan pengrajin batik kabupaten Indragiri Hilir.

Batik merupakan warisan budaya yang telah di akui oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non benda.Dengan diselenggarakannya Fashion Show tersebut di harapkan mampu mengangkat batik khas Indragiri Hilir sehingga mampu bersaing dipasaran dan tidak kalah dengan batik yang ada di Indonesia pada umumnya.(Galery)




Fashion Show Wastra Indragiri Hilir Berlangsung Meriah dengan Menampilkan Batik Khas Inhil

INHIL – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-59 tahun 2024, Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparpoabud) Kabupaten Inhil menggelar kegiatan lomba Fashion Show Wastra Indragiri Hilir yang dilaksanakan di gedung Engku Kelana Tembilahan, Jumat (14/06/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat (Pj) ketua TP-PKK kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, dan di hadiri sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemkab Inhil, ketua Bhayangkari cabang Tembilahan, serta tamu undangan lainnya.

Lomba Fashion Show Wastra Indragiri Hilir tersebut dibagi menjadi 2 kategori yang dilombakan, yaitu kategori SMA sederajat dan kategori OPD atau Umum.

Peserta lomba antusias mengikuti lomba tersebut sehingga berlangsung sangat meriah. Yang lebih menariknya ialah para peserta menampilkan budaya maupun busana khas hasil dari olahan pengrajin batik kabupaten Indragiri Hilir.

Batik merupakan warisan budaya yang telah di akui oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non benda.

Dengan diselenggarakannya Fashion Show tersebut di harapkan mampu mengangkat batik khas Indragiri Hilir sehingga mampu bersaing dipasaran dan tidak kalah dengan batik yang ada di Indonesia pada umumnya.(Adv)




Kadis P2KBP3A Inhil Hadiri Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

INHIL – Pejabat(Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Inhil sekaligus Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Inhil Hj. Katerina Susanti Herman hadiri Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting melalui Zoom Meeting, bertempat di Posyandu Mangga Jl. H. Abdul Gani Tembilahan, Kamis (13/6/2024) pagi.

Kegiatan Zoom Meeting ini diikuti oleh ketua TPPS kabupaten/kota se-provinsi Riau, Ketua TP PKK kabupaten/kota se-provinsi Riau, pimpinan OPD terkait se-provinsi Riau serta undangan lainnya.

Pj. Bupati Inhil H. Herman melalui Plh. Sekda H. Tantawi Jauhari mengatakan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir telah melaksanakan pelayanan langsung di posyandu sebagai upaya penurunan stunting.

“Kami dari kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan pelayanan langsung di posyandu, sesuai dengan program intervensi yang kami laksanakan, kami berupaya melakukan penurunan seperti tahun-tahun yang lalu di angka 28,5%, alhamdulillah tahun 2023 turun menjadi 18,8%”,terangnya.

Harapannya kedepan tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi, stunting yang ada kita hanya mencegah bagaimana agar itu tidak terjadi dan salah satu upaya adalah melakukan pembinaan kepada calon pengantin dan melakukan pelatihan, penyuluhan, itu salah satu upaya yang kami lakukan.

“Diakhir penyampaian menambahkan dengan dukungan provinsi, kadis provinsi Riau, serta Gubernur Riau insyaAllah Kabupaten Indragiri Hilir berupaya mewujudkan keinginan bersama untuk kesehatan masyarakat”,tutupnya.




Rasanya Enak, Burasak Banyak Ditemukan di Tembilahan

INHIL – Bagi masyarakat kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) tentunya tidak asing lagi dengan Buras atau yang lebih dikenal dengan nama Burasak, salah satu panganan khas masyarakat Sulawesi Selatan.

Mirip lontong namun yang membedakan adalah buras ini lebih pipih dan diikat dengan tali rapia atau daun pisang. Selain itu secara tekstur, Burasak lebih lembek dibandingkan lontong atau ketupat dan dalam proses pembuatannya pun berbeda.

Burasak terbuat dari beras yang dimasak dahulu dengan santan lalu dibungkus dengan daun pisang. Berbeda dengan lontong yang biasanya hanya bertahan satu hari, Burasak bisa bertahan selama dua hingga tiga hari.

Burasak pun juga nikmat untuk disajikan dengan beberapa makanan, seperti seperti gulai, rendang maupun makanan berkuah lainnya.

Makanan ini pada umumnya selalu dibuat masyarakat pada saat hari hari besar seperti saat lebaran tiba untuk menambah menu makanan lebaran.

Di kota Tembilahan, Kabupaten Inhil kuliner Burasak banyak di jual, salah satunya di parit 11 tembilahan.
Kuliner ini dijual dengan harga terjangkau.

Pada umumnya harga 1 ikat berisi 10 Burasak hanya seharga Rp. 12.000 hingga 15.000 Rupiah.(Adventorial)