Kuliner Tembilahan: Nikmati Hidangan Spesial di Foodcourt Pengusaha Muslim

INHIL – Bagi pecinta kuliner yang mencari pengalaman makan yang berbeda di Tembilahan, Foodcourt Pengusaha Muslim di Jl. Baharuddin Yusuf menjadi tempat yang patut dikunjungi. Menawarkan beragam menu yang menggugah selera, tempat ini menjadi surganya pencinta hidangan berbumbu khas Indonesia.

Salah satu hidangan andalan di sini adalah Udang Galah yang disajikan dengan pilihan sambal yang menggoda, seperti Sambal Uduk, Sambal Aceh, Sambal Kecap, Sambal Asam, dan Sambal Matah. Setiap sambal memiliki cita rasa khas, menjadikan Udang Galah ini pilihan sempurna bagi yang ingin mencoba sensasi berbeda. Harga Udang Galah dihitung per 100 gram dengan tarif Rp 20.000, sesuai berat yang dipilih.

Selain udang, pengunjung juga dapat menikmati menu Ayam Bakar dengan dua pilihan porsi: satu ekor seharga Rp 90.000 atau setengah ekor Rp 50.000. Pecinta ikan laut juga akan dimanjakan dengan Ikan Laut Bakar yang disajikan lengkap bersama nasi, lalapan, dan sambal khas.

Bagi penikmat bakso, ada Bakso Beranak Ayam Mercon yang menjadi favorit banyak pengunjung. Tekstur bakso yang lembut dan isiannya yang berlimpah memberikan sensasi pedas yang nikmat. Tersedia dalam dua varian, Bakso Beranak Ayam dengan harga Rp 18.000 per porsi dan Bakso Beranak Sapi seharga Rp 25.000 per porsi.

Foodcourt Pengusaha Muslim buka setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.30 WIB, menawarkan suasana santai dan harga yang terjangkau. Jadi, jika Anda ingin menikmati aneka menu istimewa dengan sambal yang memanjakan lidah, pastikan mampir ke tempat ini.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi nomor 0813-7899-8759. Rasakan sensasi makan sore dan malam dengan berbagai pilihan menu yang menggugah selera!




DP2KBP3A: Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan Kunci Utama Pencegahan Stunting

INHIL –Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sirajuddin, menekankan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas dalam mencegah stunting. Periode ini mencakup masa kehamilan selama 270 hari hingga anak berusia 2 tahun.

“Memutus mata rantai stunting secara efektif dimulai dari penanganan pada 1.000 HPK,” ujar Sirajuddin.

Ia menyoroti pentingnya edukasi yang masif kepada kelompok sasaran utama, seperti remaja pranikah, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga dengan anak usia di bawah 5 tahun. Langkah ini dinilai krusial dalam memberikan pemahaman tentang nutrisi dan perawatan selama periode penting tersebut.

Selama 1.000 HPK, organ tubuh dan sistem imun anak berkembang pesat. Masa ini menentukan kesehatan saluran cerna, pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kematangan organ metabolik. Penanganan sejak dini juga dinilai strategis untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Komitmen ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas di masa depan,” tutup Sirajuddin.

Dengan fokus pada periode emas ini, pemerintah optimis upaya penurunan stunting dapat memberikan dampak nyata pada kualitas hidup anak-anak Indonesia. (ADV)




Yuk, Mampir ke Warung Seberang SPBU Parit 3 Tembilahan Hulu, Nikmati Kesegaran Es Cincau Hijau!

INHIL – Bagi kamu yang sedang berada di Tembilahan dan ingin menikmati minuman yang segar dan menyejukkan di tengah teriknya hari, Warung Es Cincau Hijau yang terletak di depan SPBU Parit 3 adalah pilihan yang tepat. Berlokasi di Jalan Provinsi Parit 3, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), warung ini sudah menjadi destinasi favorit warga lokal selama lebih dari 10 tahun.

Warung ini dikenal dengan es cincau hijaunya yang segar, enak, dan memiliki tekstur yang lembut. Cincau hijaunya diproses secara higienis, disajikan dengan santan dan tambahan gula serta es batu yang memberi sensasi dingin dan menyegarkan. Harganya pun sangat ramah di kantong, hanya Rp6.000 per porsi, cocok dinikmati oleh semua kalangan.

Tak hanya rasanya yang enak, es cincau hijau ini juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Cincau hijau dikenal dapat membantu menurunkan panas tubuh, mengurangi risiko dehidrasi, dan mengandung serat alami yang baik untuk pencernaan. Minuman ini sangat pas untuk dinikmati kapan saja, terutama pada saat siang hari.

Warung ini buka setiap hari dari pagi hingga sore, sehingga kamu bisa mampir kapan pun sesuai keinginan. Lokasinya yang mudah dijangkau dan berada di tepi jalan utama membuat warung ini menjadi tempat singgah ideal bagi mereka yang beraktivitas di sekitar Tembilahan Hulu. Sambil menunggu isi ulang bahan bakar di SPBU, kamu bisa menyegarkan diri dengan es cincau hijau yang disajikan dengan penuh kehangatan dan keramahan oleh pemilik warung.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, ajak teman dan keluarga untuk merasakan segarnya es cincau hijau di warung ini. Nikmati sensasi minuman tradisional yang menyegarkan dan kaya manfaat hanya di Warung Depan SPBU Parit 3 Tembilahan!




Target Penurunan Stunting di Inhil: Kolaborasi Multipihak Jadi Kunci

INHIL– Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sirajuddin, mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 berada di angka 24,4 persen atau setara dengan 5,33 juta balita.Angka ini mencerminkan penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, mencapai target 14 persen pada tahun 2024 tetap menjadi tantangan besar yang membutuhkan upaya ekstra.

“Penurunan prevalensi stunting saat ini menunjukkan laju 2,6 persen per tahun, jauh lebih cepat dibandingkan tingkat global yang hanya 0,5 persen per tahun selama 2000-2021. Hal ini memberikan optimisme bahwa target nasional dapat dicapai,” ujar Sirajuddin.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mempercepat penurunan angka stunting dalam dua tahun ke depan.

“Penanganan stunting tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Pendekatan pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, sektor swasta, masyarakat, media, serta lembaga lainnya sangat diperlukan,” jelasnya.

Dengan komitmen bersama, dukungan berbagai pihak, dan strategi yang terencana, Sirajuddin optimis bahwa penurunan prevalensi stunting akan berhasil diwujudkan.

“Upaya ini akan membawa dampak besar bagi kualitas hidup generasi mendatang dan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” tambahnya.(ADV)




Kepala DP2KBP3A Inhil Hadiri Pengukuhan Bunda Asuh Stunting di Sungai Batang

INHIL – Penjabat Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE, MT membuka secara langsung kegiatan Jambore Kader PKK Tingkat Kecamatan Sungai Batang, Selasa (07/05/2024).

Turut hadir dalam kesempatan ini Dandim 0314/Inhil, Kepala DP2KBP3A Inhil, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Inhil juga undangan lainnya.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Sungai Batang ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi, Bunda PAUD, Bunda Asuh Anak Stunting dan Pembina Posyandu Kelurahan / Desa se Kecamatan Sungai Batang yang dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman.

Diawal sambutannya, Pj Bupati Herman menyampaikan bahwa PKK sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam memberdayakan keluarga terutama perempuan sebagai motor penggeraknya.

“PKK merupakan mitra pemerintah yang mempunyai peran sangat strategis dalam mewujudkan keluarga yang beriman, maju, mandiri dan sejahtera,” ujarnya

Kegiatan tahunan yang diisi dengan berbagai macam perlombaan ini, diharapkan Pj Bupati dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, serta keterampilan Kader PKK di Kabupaten Inhil khususnya di Kecamatan Sungai Batang.

Memanfaatkan momentum ini, Pj Bupati Herman juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan angka stunting.

“Alhamdulillah, dari hasil audit Kemenkes RI melalui Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun ini terjadi penurunan stunting secara prevalensi sejumlah 9.7 % untuk Kabupaten Inhil,” terangnya. (adv)




DP2KBP3A Inhil Apresiasi Peran PLKB Sebagai Ujung Tombak Program KB

INHIL – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) atas kontribusi mereka dalam menyukseskan program Keluarga Berencana (KB).

Kepala DP2KBP3A Inhil, Drs. H. Sirajuddin, MM, menyatakan bahwa PLKB merupakan ujung tombak pengelolaan program KB di lapangan. Dengan tugas utama sebagai penyuluh, mereka menjadi agen perubahan yang mendekatkan program KB kepada keluarga dan masyarakat.

“Penyuluh KB bukan hanya pilar utama dalam program KB, tetapi juga bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi indikator kemajuan suatu daerah,” ujar Sirajuddin, Rabu (7/8/2024).

PLKB bertanggung jawab langsung dalam memberikan edukasi, merekrut kader, dan mengembangkan kemampuan kader serta mitra kerja.

Peran mereka mencakup pengorganisasian program KB di desa dan kelurahan menjadikan mereka garda depan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KB. (ADV)