DP2KBP3A Inhil Gelar Wisuda Lansia Bugar

INHIL– Sebanyak 22 peserta dari Sekolah Lansia Bugar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti prosesi wisuda yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Inhil.

Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Tembilahan dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap produktif, sehat, serta memiliki kehidupan yang bermakna.

Dalam sambutan tertulis Penjabat (Pj) Bupati Inhil yang dibacakan oleh Kepala DP2KBP3A, disampaikan bahwa program Sekolah Lansia Bugar dirancang untuk menciptakan lansia yang tangguh, sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Proses pembelajaran di sekolah ini dipimpin oleh fasilitator dari berbagai bidang, termasuk Biro Psikologi Unique, Pokja 1 Tim Penggerak PKK, dosen gizi dari STIKes Husada Gemilang, dokter dari Puskesmas Tembilahan Kota, pimpinan PAUD Ziqra, Perkumpulan Warga Tulang Sehat (Perwatusi), dan penyuluh KB Kecamatan Tembilahan.

Pj Bupati menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran dimulai sejak Mei 2024 dan telah mencakup 12 pertemuan. Setiap peserta dinyatakan lulus setelah memenuhi standar program, sehingga layak mengikuti prosesi wisuda dan menerima sertifikat kelulusan.

“Semoga acara wisuda ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap kesejahteraan para lansia di Kabupaten Indragiri Hilir. Mari kita terus bersama-sama mendukung dan memajukan program Sekolah Lansia Bugar, agar semakin banyak lansia yang mendapatkan manfaat dan hidup lebih berkualitas,” ujar Pj Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Dra. Mardalena Wati Yulia, beserta jajaran, Kepala OPD terkait, Camat Tembilahan, Kepala STIKes Husada Gemilang, kepala Sekolah Lansia Bugar, para fasilitator, serta sejumlah undangan lainnya.

Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan lansia, sekaligus mendorong keberlanjutan program-program inovatif seperti Sekolah Lansia Bugar di Kabupaten Indragiri Hilir.




Temukan Sensasi Jajanan Jadul di @warungseribuan, Harga Mulai Seribuan!

INHIL – Ingin menikmati jajanan tradisional yang lezat dan ramah di kantong? @warungseribuan hadir sebagai jawaban bagi pecinta jajanan jadul yang murah meriah! Semua hidangan di sini hanya seribu-an rupiah, namun kualitas rasanya tak perlu diragukan lagi. Pengunjung dijamin puas dan ketagihan dengan variasi menunya yang beragam.

Berikut beberapa jajanan andalan di @warungseribuan:

Es Kul-Kul — kombinasi segar dari buah semangka, pepaya, pisang, melon, dan anggur yang manis menyegarkan. Cocok untuk melepas dahaga!

Empek-Empek Waluh — disajikan dengan sambal pedas khas yang menggugah selera, sajian ini menghadirkan sensasi gurih yang pas.

Sempol Ayam — jadi favorit banyak pelanggan! Dipesan langsung, sempol ini digoreng panas untuk memberikan cita rasa yang lebih nikmat.

Keunggulan lainnya, semua jajanan dibuat fresh dan bisa dipesan dalam kondisi panas sesuai selera pengunjung. Dengan harga seribu-an saja, @warungseribuan tetap menjaga kualitas rasa dan pelayanan agar pengunjung bisa menikmati jajanan tanpa takut menguras kantong.

Jam buka: 11.00 WIB hingga malam (atau sampai habis)

Lokasi: Jl. KH Dewantara Lr Cempaka No.34 (agak ke ujung)

Bagi yang penasaran atau ingin memesan, hubungi langsung 082211223944. Nikmati jajanan seru yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga hemat di dompet! (Adv)




DP2KBP3A Inhil: Hindari Pernikahan Dini untuk Masa Depan Sehat

INHIL – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Inhil menekankan pentingnya menghindari pernikahan di usia muda untuk mencegah risiko kesehatan dan sosial.

Pernikahan dini tak hanya meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi, tetapi juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting pada anak. Perempuan yang melahirkan di bawah usia 15 tahun memiliki risiko kematian lima kali lebih besar dibandingkan yang melahirkan di usia lebih dari 20 tahun.

Selain itu, bayi dari ibu muda lebih rentan mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk stunting.DP2KBP3A Inhil mendorong masyarakat, terutama remaja, untuk lebih sadar akan bahaya pernikahan dini.

Melalui edukasi dan akses informasi kesehatan, diharapkan remaja dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan menciptakan generasi mendatang yang sehat dan berkualitas.

“Dengan menunda pernikahan hingga usia matang, kita tak hanya melindungi kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menciptakan generasi kuat untuk masa depan,” ujar Kepala DP2KBP3A Inhil Sirajuddin.




Forum Anak dan Gendre Inhil Diharapkan Jadi Pelopor Pencegahan Stunting

INHIL– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan pentingnya peran Forum Anak Indonesia (FAI) dan Generasi Berencana (Gendre) Inhil dalam pemenuhan hak-hak anak dan pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Kepala DP2KBP3A Inhil, Drs. H. Sirajuddin, MM, menyampaikan bahwa Forum Anak harus menjadi jembatan komunikasi antara anak-anak dan pengambil kebijakan untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

“Jadilah pelopor perubahan di lingkungan masing-masing, serta pelapor jika ada pelanggaran terhadap hak-hak anak. Edukasi teman sebaya dan lingkungan sekitar tentang pentingnya pencegahan stunting,” katanya.

Sirajuddin menjelaskan bahwa Forum Anak memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan.

“Partisipasi ini dilakukan dengan kesadaran, pemahaman, dan kemauan bersama. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi juga berperan dalam perancangannya,” katanya.

Selain itu, Forum Anak berfungsi sebagai platform untuk mengembangkan kemampuan anak di luar pendidikan formal, tempat mereka berkumpul, berinteraksi, dan menyampaikan pandangan yang relevan dengan pembangunan daerah.

“Mereka juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan hak-hak anak terlindungi,

Peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor diharapkan mampu membawa dampak positif di masyarakat. Sebagai pelopor, mereka diharapkan mendorong perubahan lingkungan menjadi lebih baik, sementara sebagai pelapor, mereka diminta melaporkan segala bentuk pelanggaran terhadap hak-hak anak, termasuk masalah stunting.

Pencegahan Stunting sebagai Fokus Utama

Dengan peran yang diberikan, Forum Anak dan Gendre diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting. Langkah ini dinilai strategis mengingat stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga masa depan generasi penerus bangsa.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Keberadaan Forum Anak akan memperkuat langkah menuju generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya. Kita semua bertanggung jawab untuk mewujudkan ini,” tutup Sirajuddin.

Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara pemerintah, anak-anak, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan ramah anak di Kabupaten Indragiri Hilir.




Nikmati Sensasi Bakso Lezat di “Sak Wajan Cah Solo Mas Bagong” Tembilahan

INHIL– Bagi para penggemar bakso di Tembilahan, ada satu tempat yang tak boleh dilewatkan! “Sak Wajan Cah Solo Mas Bagong,” yang berlokasi di Jl. H. Said Samping Gerry, hadir dengan berbagai pilihan menu bakso yang lezat dan menggugah selera.

Di sini, kamu bisa menikmati menu favorit seperti Mie Ayam Bakso, Bakso Urat, Bakso Beranak, dan Bakso Telur. Harganya pun terjangkau, mulai dari hanya 10 ribuan! Sangat cocok untuk siapa saja yang ingin menikmati makanan enak dengan harga ramah di kantong.

Yang menarik, Mie Ayam di sini disajikan dalam kuali mini, memberikan porsi besar yang lebih memuaskan. Setiap porsinya bahkan dilengkapi tulang besar-besar yang menambah cita rasa nikmat pada setiap suapan. Kuah baksonya juga gurih, baksonya empuk, dengan rasa daging yang kaya.

Tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Setiap harinya, masyarakat datang silih berganti untuk merasakan kelezatan bakso khas Solo ini.

Informasi Selengkapnya:

Jam Buka: 15.00-22.00 WIB

Pemesanan: 085293014174

Lokasi: Jl. H. Said Samping Gerry

Nikmati rasa yang istimewa, porsi jumbo, dan harga terjangkau! Jangan sampai kelewatan kesempatan mencicipi hidangan lezat di “Sak Wajan Cah Solo Mas Bagong” Tembilahan.




Pantai Bidari, Destinasi Wisata Alam dan Budaya Unik di Indragiri Hilir

INHIL— Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, memiliki destinasi wisata alam yang kian dikenal luas, salah satunya Pantai Bidari di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah.

Keberadaan Pantai Bidari menambah khazanah wisata daerah ini dengan daya tarik yang unik dan berbeda dari kebanyakan pantai lain, menjadikannya tujuan yang patut dikunjungi, terutama bagi pencinta wisata alam dan budaya.

Dinamakan Pantai Bidari karena letaknya yang berada di muara Tanjung Bidari, pantai ini telah dikenal sejak awal tahun 2000-an.

Meski dulunya hanya terkenal sebagai area pantai berlumpur, perubahan alami selama bertahun-tahun membuat pantai ini juga memiliki area pasir dan fosil laut yang menarik. Selain itu, keunikan Pantai Bidari semakin meningkat dengan adanya tradisi khas masyarakat setempat, yaitu menongkah, atau berburu kerang dengan berselancar di atas lumpur menggunakan papan khusus.

Tradisi menongkah menjadi daya tarik utama yang membuat Pantai Bidari semakin dikenal, tidak hanya di kalangan masyarakat lokal Desa Tanjung Pasir, tetapi juga di seluruh Provinsi Riau bahkan secara nasional.

Pengunjung juga bisa ikut merasakan pengalaman selancar lumpur yang langka, menjadikannya daya tarik wisata yang penuh pengalaman berbeda.

Selain menawarkan keunikan alam berlumpur dan tradisi menongkah, Pantai Bidari juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam yang alami dan suasana pantai yang asri.

Di sekitar pantai, pengunjung dapat menemukan spot-spot menarik untuk berfoto, menikmati pemandangan laut yang tenang, serta menyaksikan kekayaan biota pesisir yang hidup di area pantai berlumpur.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus mendukung pengembangan Pantai Bidari sebagai destinasi wisata unggulan, salah satunya dengan melaksanakan Festival Menongkah dan memperbaiki infrastruktur di sekitar pantai.

Kehadiran Pantai Bidari diharapkan dapat menjadi simbol pariwisata daerah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Bagi para wisatawan yang ingin merasakan wisata yang berbeda, Pantai Bidari adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Dengan keunikan tradisi dan keindahan alamnya, Pantai Bidari menawarkan pengalaman yang penuh petualangan sekaligus memberikan pelajaran tentang kehidupan masyarakat pesisir yang harmonis dengan alam.