DPD KNPI Dumai Gelar Pawai Gerakan 1000 Obor Yang Berlangsung Meriah Dan Hikmad

ARBindonesia,com.DUMAI – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Dumai melaksanakan pawai “Gerakan 1000 obor” pada malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M, di depan Kantor DPD KNPI Kota Dumai Jalan Patimura Kecamatan Dumai Kota.

Setelah 2 tahun tidak dilaksanakan akibat pandemi Covid-19, Pawai obor tahun ini kembali dilaksanakan DPD KNPI Kota Dumai dengan mengambil rute dari depan Kantor DPD KNPI Kota Dumai Jalan Patimura menuju Jalan Sultan Syarif Kasim-Jalan Sudirman-Jalan Datuk Laksamana dan kembali ke depan Kantor DPD KNPI Kota Dumai Jalan Patimura.

Dengan cuaca gerimis, namun tidak menghalangi niat para peserta yang mengikuti pawai Gerakan 1000 obor, peserta pawai berkeliling sambil mengumandangkan takbir dengan membawa obor bambu dan tetap menerapkan Protokol kesehatan.

Ketua Harian DPD KNPI Kota Dumai Erifiyanto mengatakan, dengan dilaksanakannya Gerakan 1000 ini, ini membuktikan pemuda yang ada di Kota Dumai ikut melestarikan tradisi budaya yang ada di Kota Dumai.

“Pawai obor ini merupakan tradisi budaya yang ada di Kota Dumai dan kami para pemuda yang ada di Kota Dumai akan selalu melestarikan kebudayaan dengan mengadakan kegiatan pawai obor setiap tahun nya seperti yang kami adakan ini,” ujar Yanto.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Kota Dumai bersama Pemerintah Kota Dumai hendaknya bisa saling bersinergi dan memberikan support untuk bisa bersama-sama menjaga dan melestarikan tradisi budaya pawai obor ini kedepannya.

“Pemerintah harus bersinergi dan mensupport kegiatan-kegiatan pemuda yang bersifat positif seperti pawai obor yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Dumai malam ini,” pungkas Yanto.

Menutup kata sambutannya Yanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, Pengurus DPD KNPI Kota Dumai serta dari pihak Kepolisian dan Satpol PP Kota Dumai, sehingga pelaksanaan pawai Gerakan 1000 obor ini berjalan dengan baik.

Sementara itu Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kota Dumai Guspian mengatakan, diri nya sungguh merasa bangga dan senang atas terlaksananya pawai Gerakan 1000 obor pada malam hari ini.

“Alhamdulilah hari ini kegiatan obor ini bisa terlaksana dengan baik seperti yang sudah dilaksanakan dengan pengurus-pengurus DPD KNPI Kota Dumai sebelumnya,” kata Guspian.

Guspian berharap kepada pengurus DPD KNPI Kota Dumai untuk bisa mempertahankan dan melestarikan kegiatan-kegiatan tradisi budaya ini dan semoga kedepannya pelaksanaan pawai Gerakan 1000 obor ini bisa lebih meriah dan ramai lagi.

Kata sambutan Ketua DPH LAMR Kota Dumai Datuk Seri Syahrudin Husin mengatakan, sebagai Pemangku Adat bersyukur dan berterima kasih karena sudah melestarikan budaya Adat Melayu dengan melaksanakan kegiatan pawai Gerakan 1000 obor.

“LAMR Kota Dumai menyambut baik dan mendukung kegiatan pawai Gerakan 1000 obor ini, karena kegiatan ini sangat positif dalam melestarikan tradisi Adat Melayu,” ucap Datuk Seri Syahrudin.

“Saya berharap kedepannya kegiatan ini harus didukung oleh pemerintah dan panitia pelaksana lebih berkoordinasi lagi agar kegiatan pawai Gerakan 1000 obor ini bisa semakin lebih baik lagi,” tutup Ketua LAMR Dumai.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Ketua DPH LAMR Kota Dumai secara resmi melepas pawai Gerakan 1000 obor sempena Hari Raya Idul Fitri 1443 HH yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Dumai.

Turut di undang untuk mengikut prosesi pawai obor tersebut, Ormas-ormas, organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam KNPI Kota Dumai, remaja masjid serta masyarakat sekitar.(hrk).




Gudang Ole Ole Keripik Cabe Ika Kota Dumai Mengalami Kebakaran.

ARBindonesia,com.Dumai-Tidak di duga terjadi kebakaran di salah satu gudang tempat usaha makanan ringan keripik cabe ika.

01/05-2022 Di ketahui oleh salah satu warga dari kejauhan yaitu Bpk Saripudin yang melihat asap hitam menebal,dengan rasa penasaran warga tersebut menuju lokasi asap yang terlihat dan ternyata benar adanya kebakaran sebuah gudang pengorengan ole -ole jajanan Kota Dumai yang pemilik nya adalah Bpk Sugeng dan ibu Susi.

Tidak tinggal diam warga sekitar langsung berdatangan turun ke lokasi membantu memadamkan api dengan manual sambil menunggu Team BPBD Kota Dumai.Tidak lama kemudian Team penjinak api Kota Dumai tiba di lokasi dan langsung mengeksekusi gudang yang sedang di lahap api tersebut,dan alhasil api dapat di padam kan.

Lokasi terjadi nya kebakaran terletak di kelurahan purnama kec.Dumai Barat.lebih jelas nya jln.Harapan di depan kampus UNRI.Adapun kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 wib.

Info yang di dapat di lokasi kejadian dari warga yang berada di sana bahwasanya kebakaran terjadi dari sisa api dapur tempat pengorengan karna saat kejadian para pekerja baru habis selesai melakukan kerja lembur di gudang dapur tersebut.

Dalam musibah kebakarn tersebut syukur alhamdulillah tidak terjadi nya korban jiwa,hanya isi di dalam gudang dapur pemasakan tersebut saja yang ludes terbakar.(hrk).




Masyarakat Purnama Merasa Pemerintah Tidak Mengindahkan Aspirasi Mereka.

ARBindonesia,com.Dumai-Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Gubernur Riau terkait jam operasional armada perusahaan tidak boleh masuk ke Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi dari pukul 07.00-24.00 WIB membuat masyarakat Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi tidak mengizinkan dan melakukan penyetopan armada perusahaan melintas. 

 Akibat jam operasional yang di keluarkan SE Gubernur Riau tersebut akhirnya para armada perusahaan masuk keluar ke Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi pada jam 01.00 -07. 00 WIB, sehingga masyarakat merasa aspirasinya yang tidak di indahkan oleh pemerintah. Tokoh Pemuda Purnama Hendra Isolihin mengatakan, penyetopan yang dilakukan pada malam hari ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman dan tenang kepada masyarakat purnama, agar bisa menyambut dan merayakan lebaran idul fitri 1443/H / 2022 M tanpa ada gangguan armada perusahaan yang melintas di daerah wilayah purnama. “Dengan masuk keluarnya armada perusahaan dari pukul 00.00-07.00 WIB ini jelas sama saja masih mengganggu kenyamanan masyarakat Purnama dengan terganggu nya waktu istirahat dan waktu untuk Sholat subuh ke Masjid,” terang Hendra Isolihin.  Penjagaan serta penyetopan tersebut dilakukan masyarakat di simpang TPI Kelurahan Purnama dan masyarakat Kelurahan Purnama turun hanya memastikan armada tidak ada lagi lewat pada waktu jam operasional yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur Riau, mulai terhitung dari tanggal 28 April-08 Mei 2021. “Saya minta kepada perusahaan untuk bisa memberi sedikit pengertian kepada masyarakat Purnama agar armada perusahaan untuk tidak masuk keluar dari tanggal 28 April-08 Mei 2022, sehingga masyarkat bisa menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari raya Idul Fitri, namun jika ada Armada yang melanggar aturan, maka kami masyarakat purnama dan bagan keladi akan melakukan penyetopan serta menyuruh putar balik,” tegas Hendra, Jumat (29/4/22). Tokoh masyarakat Kelurahan Bagan Keladi Seni Suardi juga mengatakan, saya masyarakat Bagan Keladi mendukung penuh kepada masyarakat Purnama dengan aksi penyetopan armada yang masuk ke wilayah Purnama agar kita warga bisa tenang menyambut hari raya idul fitri.  “Sangat mendukung tujuan penyetopan malam ini agar kita bisa tenang dan nyaman,” tutupnya.(hrk).




Masyarakat Purnama Berjaga Di Simpang TPI Antisipasi Armada Perusahaan Keluar Masuk Yang Melanggar Aturan.

 ARBindonesia,com.Dumai -Masyarakat Kelurahan Purnama melakukan penjagaan dan penyetopan Armada perusahaan apabila ada supir mobil yang melanggar peraturan yang telah di keluarkan oleh Gubernur Riau dan Walikota Dumai.

Penjagaan serta penyetopan tersebut dilakukan di simpang TPI. Masyarakat Kelurahan Purnama turun hanya memastikan armada tidak ada lagi lewat pada waktu jam operasional yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur Riau, mulai terhitung dari tanggal 28 April s/d 08 Mei 2021.

Tokoh Pemuda Purnama Hendra Isolihin mengatakan, penyetopan yang kita lakukan pada malam hari ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman dan tenang kepada masyarakat purnama, agar kita bisa menyambut dan merayakan lebaran idul fitri 1443/H / 2022 M tanpa ada gangguan armada perusahaan yang melintas di daerah wilayah purnama. 

“Saya minta kepada perusahaan untuk bisa memberi sedikit pengertian kepada masyarakat purnama dalam merayakan hari raya idul fitri, namun jika ada Armada yang melanggar aturan, maka kami masyarakat purnama dan bagan keladi melakukan penyetopan serta menyuruh putar balik,” tegas Hendra, Jumat (29/4/22).

Tokoh masyarakat Kelurahan Bagan Keladi Seni Suardi juga mengatakan, saya masyarakat Bagan Keladi mendukung penuh kepada masyarakat Purnama dengan aksi penyetopan armada yang masuk ke wilayah Purnama agar kita warga bisa tenang menyambut hari raya idul fitri. 

“Sangat mendukung tujuan penyetopan malam ini agar kita bisa tenang dan nyaman,” tutupnya.(hrk).




Lemaga Laskar Melayu Bersatu Kota Dumai Mempererat Tali Siraturahmi Antara DPD Dan DPC Dalam Acara Buka Bersama

ARBindonesia,com.Dumai -Lembaga Laskar Melayu kota Dumai laksanakan acara buka bersama agar sirahturahmi kita tetap selalu terjalin,terjaga dan tidak terputus.

Senin 25/04-2022 seluruh laskar yang berada di kecamatan Kota Dumai berada di satu ruangan dan dengan satu tujuan sirahturahmi mempererat tali persaudaraan.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Datok Panglimo Danil Efendi,Datok amin panglimo bungsu kec sungai sembilan,dan seluruh datok-datok beserta datin-datin dari setiap kecamatan.

Acara buka bersama di mulai dari pukul 17.00 wib sambil mendengar kan tausiah dari pak ustad yang di minta untuk memberikan sedikit pencerahan menjelang jam berbuka puasa sampai.

Adapun acara di laksanakan di ruangan aula hotel citytel Dumai.
Setelah acra berbuka berlangsung datok Danil sedikit menyampaikan sepatah dua patah kata untuk memberi semangat kepada seluruh anggota dan beliau juga berharap kepada seluruh jajaran jagan pernah membekap hal-hal yang tidak baik,tapi lakukan lah hal yang terbaik..”ungkap nya”

Syukur alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan terlaksana hingga dengan selesai yang mana di tutup dengan acara foto bersama dan ucapan selamt menyambut hari raya idulfitri.(hrk).




Masyarakat Purnama Dan Bagan Keladi Aksi Pemasangan Baleho Penolakan

ARBindonesia,com.Dumai-Masyarakat Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi melakukan aksi pemasangan Spanduk yang bertuliskan “Kami Masyarakat Kelurahan dan Bagan Keladi Tidak Mengizinkan Armada Perusahaan Lewat / Berlintas Dijalan Purnama Pada Tanggal 29 April 2022 Hingga 06 Mei 2022 (H-3 Sampai H+4 Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022 M)”.

Tujuan pemasangan spanduk adalah sebagai wujud penolakan atas kebijakan Pemerintah Kota Dumai serta untuk memberikan pesan kepada supir armada perusahaan bahwa pada tanggal 29 April 2022 hingga 06 Mei 2022 kendaraan mereka dilarang melewati Jalan Purnama.

Aksi pemasangan Spanduk ini bertitik pada Simpang 4 TPI Purnama serta dihadiri oleh H. Johannes M.P. Tetelepta, S.H, M.H Anggota DPRD Kota Dumai, Ketua LPMK Purnama, RT, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Tokoh Pemuda Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi, serta H. Panglimo Gedang.

Menanggapi aksi masyarakat memasang spanduk ini, Zulkifli, S.Sos Ketua LPMK Purnama menyampaikan, Terkait spanduk yang dipasang ini adalah merupakan kesepakatan dari para Warga, Tokoh Masyarakat, RT, LPMK, Karang Taruna dan Tokoh Pemuda Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi.

“Berdasarkan kesepakatan, Kami menolak apabila Edaran yang dikeluarkan kemaren oleh Walikota, bahwa untuk armada mobil CPO dan armada mobil berat yang masuk ke perusahaan, itu mulai H-3 sampai H+4 tidak ada aktifitas lagi, namun beberapa hari yang lalu kami diundang untuk merubah Edaran tersebut,” ungkapnya.

“Jadi disini intinya Kami dari masyarakat Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi menolak di rubah.

Pada kesempatan ini, H. Johannes M.P. Tetelepta, S.H, M.H Anggota DPRD Kota Dumai Dapil Dumai Barat & Dumai Selatan yang berasal dari Fraksi Partai Gerindra menuturkan, Kita sudah lebih kurang 2 tahun mengalami pandemi Covid-19, artinya masyarakat sudah merasa jenuh.

“Apalagi ini mau memasuki Hari Raya Idul Fitri, tentunya masyarakat menginginkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara selama masa Lebaran tersebut,” ucap pria yang kerap disapa Aci ini.

Aci menambahkan, Terkait permintaan masyarakat terkait penghentian operasional armada ke perusahaan pada H-3 sampai dengan H+4 adalah merupakan hal yang wajar, Pemerintah juga harus turut memikirkan itu.

“Tadi kita telah koordinasi dengan pihak Pemerintah dan pihak Kepolisian, akhirnya sepakat H-3 sampai dengan H+4. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah dan Pihak Kepolisian karena telah mengakomodir kepentingan masyarakat,” pungkas Aci sembari mengakhiri.

Hendra Isolihin yang merupakan seorang Tokoh Pemuda yang sangat vokal dalam menyuarakan kepentingan masyarakat purnama dan Bagan keladi mengatakan, Aksi pada hari ini kita lakukan adalah sebagai bentuk upaya kita bagaimana menjelang Lebaran Idul Fitri nanti, kami masyarakat Purnama dan Bagan Keladi bisa dengan tenang, aman dan nyaman dalam menyambut serta merayakan Lebaran Idul Fitri 1443 H ini.

“Tentunya kami berharap kepada Pemerintah Kota Dumai untuk bisa menerima aspirasi kami ini, bahwasanya seluruh masyarakat Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi meminta pada H-3 sampai H+4 seluruh armada perusahaan telah dihentikan operasionalnya dan tidak melewati jalan di daerah Purnama ini,” imbuh Hendra yang lebih akrab di sapa Agus

Hendra menambahkan, Karena saat sekarang ini saja jalan daerah Purnama sangat padat dilalui oleh kendaraan-kendaraan, baik kendaraan perusahaan maupun kendaraan dari masyarakat sekitar. Bagaimana pula saat menjelang dan saat Lebaran Idul Fitri, tentunya kendaraan masyarakat jauh lebih padat karena itulah saat-saat dan waktunya masyarakat untuk saling bersilaturahmi.

“Maka dari itu diharapkan pada H-3 sampai dengan H+4 armada kendaraan perusahaan dihentikan operasionalnya, agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan” sebut Hendra.

“Serta kami berharap aturan ini juga berlaku untuk tahun-tahun berikutnya, karena selama ini aturan mengenai hal ini ada perubahan di setiap tahunnya,” pinta Hendra Isolihin sembari mengakhiri.***