Teken MoU Bersama Disdukcapil, IWO Inhil Siap Sosialisasikan Informasi Adminduk

ARB INdonesia, INHIL – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) siap mensosialisasikan informasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) ke masyarakat.

Sosialisasi yang akan dilakukan oleh Organisasi kewartawan ini yakni berbentuk sebuah publikasi berita yang dimuat berbagai media yang ada di lingkup Organisasi IWO Inhil.

Ketua IWO Inhil, Muridi Susandi menyatakan hal tersebut setelah melakukan MoU bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhil di Hotel Elit Tembilahan, Senin (30/9/2019).

“MoU yang baru saja kita lakukan dengan Disdukcapil guna untuk mejalin kerjasama dalam bentuk informasi Adminduk. Kita konsisten akan mensosialisasikan berita Adminduk ke masyarakat,” jelas Muridi.

Muridi menilai informasi Adminduk sangat penting ke masyarakat karena informasi tersebut bisa diketahui oleh publik dan dapat diakses oleh masyarakat luas. “Kita harus gencar menginformasikan Adminduk agar masyarakat jauh dan dekat dari ibu kota bisa mengetahui informasi terbaru. Itu merupakan komitmen IWO Inhil,” imbuhnya.

(Arb)




Ini Tiga Nama Pejabat yang Lulus Seleksi Calon Sekdaprov Riau

ARB INdonesia, RIAU – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau telah mengumumkan tiga nama calon Sekdaprov Riau.

Ketiga nama itu adalah Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Sekdakab Indragiri Hilir (Inhil) Said Syarifuddin, dan Kepala Dinas Perindustrian Riau Asrizal.

Dikutip dari Cakaplah.com,Informasi ini disampaikan Ketua Tim Pansel Sekdaprov Riau, Prof Dr Ashaluddin Jalil MS, Senin (30/9/2019).

“Tiga nama calon Sekdaprov Riau sudah kita umumkan. Tiga nama itu pak Yan Prana, Said Syarifuddin dan Asrizal,” katanya.

Mantan Rektor Universitas Riau ini menyatakan, tiga nama tersebut memiliki nilai tertinggi saat menjalani proses seleksi.

“Jadi mereka ini yang memiliki nilai tertinggi saat seleksi. Makanya tiga nama ini yang kita serahkan ke pak Gubernur Riau,” paparnya.

Selanjutnya, sebut Ashaluddin, tiga nama tersebut direkomendasikan gubernur Riau ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Jadi nanti Gubernur membuat surat yang disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan ke Presiden melalui Mendagri,” terangnya.

Setelah itu, Presiden mengeluarkan Surat Keputusan Presiden (Kepres) Sekdaprov Riau sesuai yang direkomendasi gubernur Riau.

Sumber: Cakaplahcom




Kronologi Kebakaran Rumah Opick hingga Api Padam

ARB INdonesia, JAKARTA – Rumah Opick  kebakaran pagi ini. Berikut kronologi lengkap dari laporan Sudin Kebakaran Jakarta Timur.

Seorang pria bernama Andre melaporkan ke Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur bahwa telah terjadi kebakaran di kawasan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur. Ternyata itu rumah sekaligus tempat majelis dan penghapal Alquran milik penyanyi Opick.

Rumah yang berada di Komplek Pertamina Jalan Arun Raya itu terbakar di bagian lantai dua. Diduga korsleting listrik jadi penyebab kediaman tersebut dilalap si jago merah.

Sudin Kebakaran Jakarta Timur sampai mengerahkan enam mobil damkar. Mereka mulai memadamkan dari pukul 09.43 WIB.

Kini api di rumah Opick sudah selesai dipadamkan. Ia dilaporkan merugi sekitar Rp 300 juta atas kejadian tersebut.

Kasie Ops Sudin Kebakaran Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, mengatakan bahwa kejadian itu benar adanya. Kebakaran terjadi pada pukul 09.31 WIB.

“Kebakaran di lantai dua rumah. Diduga korsleting listrik. Korsleting listrik diduga pada AC,” jelas Gatot kepada detikcom, Minggu (29/9/2019).

Rumah tersebut juga menjadi rumah kenangan Dian Rositaningrum dan Opick. Sampai saat ini, baik Opick maupun Dian belum ada yang bisa dimintai konfirmasi terkait kebakaran ini.

sumber: detikcom




Opick Sedang di Luar Kota Saat Rumah Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Penyanyi religi Opick mendapatkan kabar buruk usai mengalami kebakaran pada rumah miliknya di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kejadian itu terjadi pagi tadi.

Saat dihubungi awak media, Opick mengaku sedang tak ada di Jakarta. Ia juga menjelaskan, kebakaran tersebut berawal dari korsleting listrik.

“Saya di Pati, nggak ada di rumah. (Di rumah) Ada kakak saya, ada santri, banyak,” ujar Opick.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dikabarkan pelantun lagu ‘Tombo Ati’ ini mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 300 juta.

“Nggak ada alhamdulillah (luka-luka). Hanya korsleting listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong, hanya barang-barang yang nggak kepakai,” tukasnya.

sumber:detikcom




Ini Kata Opick Usai Rumahnya Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Rumah Opick dikabarkan alami kebakaran pagi tadi. Saat ini, api pun sudah bisa dipadamkan.

Opick sebagai pemilik rumah menyatakan kondisi sudah aman. Pelantun ‘Tombo Ati’ itu bersyukur api tidak melahap seluruh rumahnya.

“Itu sekitar sekitar jam 9 pagi ya. Tapi aman kok itu cuma tempat kosong, ruang kosong, ruko gitu. Yang kebakaran bukan seluruh (rumah), hanya ruko. Kosong itu,” kata Opick saat dihubungi melalui telepon, Minggu (29/9/2019).

Opick juga menegaskan tidak ada korban dalam kejadian itu. Isi dari ruko itu pun adalah barang-barang yang tidak terpakai.

“Nggak ada alhamdulillah. Hanya korslet listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong hanya barang-barang yang nggak kepakai,” ucapnya.

“Alhamdulillah baik-baik saja. Cuma sebentar doang kok itu, kejadian kebakaran sebentar disiram ada pemadam ya sudah selesai,” tutup Opick.

Sumber Detikcom




Pemuda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Legian

ARB INdonesia, BANDUNG – Seorang pemuda ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Legian, Kuta, Badung, Bali. Belum diketahui penyebab tewasnya pemuda bernama Putu Eka Wahyudi (24) itu.

Jenazah Eka ditemukan Sabtu (28/9) pukul 23.00 WITA. Korban diketahui tinggal di hotel bersama orang tuanya yang bekerja sebagai staf.

“Saat saksi baru balik dari kampung di Negara, setiba saksi dan keluarganya di kamarnya di Panorama Cottage I kamar 12 jalan Sriwijaya Legian tiba-tiba saksi kaget melihat anaknya/korban sudah terbaring kaku di tempat tidurnya dengan mempergunakan headset pada telinganya,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Usai menemukan anaknya tak bernyawa, ayah korban lalu menyampaikan ke sekuriti hotel. Orang tua dan sekuriti pun sempat menggoyang-goyangkan badan Eka namun sudah kaku.

“Posisi korban ditemukan tidur terlentang di atas tempat tidur, kedua telinga terpasang headset warna putih, dan badan sudah mulai membiru. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah. Polisi juga sudah memasang garis batas di sekitar TKP.

Sumber Detikcom