Peringati HUT PT PJB, PLTU Tembilahan Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis

ARB INdonesia, INHIL- PT PJB UDJOM Luar Jawa-2 unit PLTU Tembilahan laksanakan bakti sosial kesehatan pengobatan gratis dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Selasa (1/10/2019) pagi, dihalaman sekitaran PLTU Tembilahan.

Kegiatan tersebut terut hadir Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil diwakili UPT Puskesmas Gajah Mada, Manajer Unit PLTU Tembilahan, Manajer PT PLN UPP KITSUM 4, SITE Manajer Adhy Karya, PMI Kabupaten Inhil, Kecamatan Tembilahan diwakili Kelurahan Sungai Perak Tembilahan, serta total peserta yang hadir berkisar 300 peserta diluar dari karyawan PT PJB unit PLTU Tembilahan.

Manajer PT PJB unit PLTU Tembilahan, Feriadi dalam sambutannya menyebutkan bahwa tiga sampai empat hari belakangan ini merupakan hari yang berbahagia untuk warga Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Inhil karna sudah diturunkan nikmat hujan oleh Allah yang menutupi kabut asap akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) yang melanda selama ini.

“Tindakan-tindakan sudah dilakukan banyak pihak baik Pemda Inhil, TNI, Polri, Instansi lainnya serta masyarakat. Termasuk kita PT PJB unit PLTU Tembilahan juga sewaktu kabut asap membagikan masker kepada masyarakat termasuk anak-anak sekolajsekolahan,” pungkas Feriadi.

Kemudian berbicara tentang PT PJB, sebut Feriadi dua hari lagi merayakan HUT yang ke 24 tahun dimana adalah sebuah anak perusahaan PLN BUMN produser listrik yang menyuplai kebutuhan listrik untuk warga.

“Saya berharap untuk warga disini agar berpartisipasi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah, maka dari itu kita membuat kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan pengobatan gratis,”lanjutnya.

Terjalinnya acara ini atas dasar melihat kondisi stok darah yang sudah minim di PMI Kabupaten Inhil dengan banyaknya pengguna yang membutuhkan, serta ucapan terimakasih juga ia sampaikan kepada pihal yang sudah membantu dalam kegiatan, baik dari pihak keamanan, TNI, Polri, PMI, pekerja PLTU Tembilahan dan Warga sekitar.

Fery juga meminta doa kepada seluruh masyarakat agar membantu doa semoga dengan progres kedepannya PLTU Tembilahan mengudara dan menerangi diseluruh plosok Kabupaten Inhil.

Kemudian atas nama Pemerintah Kecamatan Tembilahan, diwakili Kelurahan Sungai Perak, H.ABD Hakim saat diwawancarai awak media mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan PT PJB unit PLTU Tembilahan yang sudah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial seperti ini.

Ia berharap dengan HUT PT PJB yang ke 24 tahun dengan moto ‘Ekstra Semangat, Ekstra Pencapaian’ segala apa yang di harapkan bisa tercapai dengan baik dan segala pencapaian tentang pelayanan kesehatan untuk masyarakat sekitar pada hari ini sangat membantu.

“Mundah-mundahan kegiatan ini dapat berkesinambungan, dan tidak menuntut kemungkinan nanti ada dana CSR yang lebih baik lagi dalam hal pembinaan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Untuk masyarakat sekitar ia menginginkan bahwa dengan keterbatasan pelayanan kesehatan dan lainnya selama ini, munculnya PLTU Tembilahan sangat membantu.

“Jadi saya menghimbau kepada masyarakat sekitar mari kita sama-sama mendukung dan memelihara PLTU Tembilahan layaknya rumah kita sendiri, dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan PLTU Tembilahan selagi itu untuk kebaikan bersama,” himbaunya.

Disamping itu ia juga mengajak untuk seluruh warga sekitar memanfatkan kegiatan ini, dan betul-betul mengikuti serta memperhatikan apa yang di sampaikan tim medis, karna tujuannya baik untuk.

Senada yang sama, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil diwakili kapala UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Ngatiyalem, SKM mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PT PJB unit PLTU Tembilahan.

Dimana UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan mengutus dua orang dokter dan tujuh orang perawat untuk kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT PT PJB kali ini.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut, baik donor darah serta pemeriksaan pemberian obat kepada karyawan dan masyarakat sekitar dengan teratur,” kata Ngatiyalem.

Dia juga berharap dengan adanya kegiatan ini PT PJB unit PLTU Tembilahan dan UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan selalu bersama.

(Arb)




Mulan Jameela Pakai Baju Bodo di Pelantikan DPR, Dipadu Tas Rp 26 Juta

ARB INdonesia, JAKARTA – Mukan Jameela mengawali karier politiknya dengan sentuhan tradisional. Di hari pelantikannya sebagai anggota DPR RI, Mulan bersolek dengan baju bodo kecoklatan khas Makassar.

Busana tersebut merupakan koleksi Svarna by IKAT Indonesia, label premium besutan desainer Didiet Maulana yang fokus pada wastra Nusantara. “Ini sebetulnya koleksi Svarna yg Mulan sudah suka juga. Koleksi limited edition-nya Svarna,” ungkap Didiet kepada Wolipop, Selasa (1/10/2019).

Sesuai dari asalnya, baju bodo tersebut dipadukan dengan sarung dari sutra asli khas Sengkang, Makassar. Untuk atasan, kata Didiet, berbahan organza yang didetailkan dengan tambahan bunga bordir tiga dimensi dalam baluran warna kuning yang lembut.

Menurut desainer yang berlatar pendidikan arsitektur itu, Mulan memilih baju bodo karena pas dengan karakter gayanya sebagai perempuan berhijab. “Siluetnya yang loose dipilih karena sesuai dengan gaya beliau. Modest wear,” tambah Didiet.

Mulan yang terpilih sebagai anggota legislatif Partai Gerindra di daerah pemilihan Jawa Barat XI lalu menyempurnakan gayanya dengan tas biru yang mirip Mini Arena City Leather Satchel dari Balenciaga. Dilihat di situs Nordstrom, tas biru itu dijual seharga US$ 1.850 atau sekitar Rp 26 juta.

Sumber Detikcom




KPK Panggil 2 Pegawai Kemenpora Terkait Kasus Suap Imam Nahrawi

ARB INdonesia, JAKARTA – KPK memanggil dua orang saksi terkait kasus suap yang menjerat mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Naharwi. Dua orang tersebut dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Imam Nahrawi.

Dua saksi tersebut yaitu Staf Biro Keuangan Kemenpora, Maman F dan Protokoler Menpora, J Bambang.

“Saksi dipanggil untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi),” ucap Plh Kepala Biro Humas, Yuyuk Andriati Iskak, kepada wartawan, Selasa (1/10/2019).

Imam Nahrawi ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait hibah KONI. Dia diduga menerima total suap Rp 26,5 miliar.

“Dalam rentang 2014-2018, IMR selaku Menpora melalui MIU selaku asisten pribadi Menpora diduga telah menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar,” kata Wakil Ketua Alexander Marwata di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

Imam turut diduga meminta Rp 11,8 miliar dalam rentang 2016-2018. Total dugaan penerimaan 26,5 miliar.

Uang itu diduga merupakan commitment fee atas pengurusan hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora pada 2018. Penerimaan juga diduga terkait dengan Ketua Dewan Pengah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam.

Sumber Detikcom




Duh! Harga Emas Anjlok Rp 10.000/Gram

ARB INdonesia, JAKARTA – Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dijual Rp 751.000 per gram. Nilai ini turun jauh sebesar Rp 10.000 per gram bila dibandingkan dengan harga kemarin.

Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (1/10/2019).

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut jatuh Rp 11.000 menjadi ke level Rp 672.000. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:
Pecahan 1 gram Rp 751.000
Pecahan 5 gram Rp 3.575.000
Pecahan 10 gram Rp 7.085.000
Pecahan 25 gram Rp 17.605.000
Pecahan 50 gram Rp 35.135.000
Pecahan 100 gram Rp 70.200.000
Pecahan 250 gram Rp 177.750.000
Pecahan 500 gram Rp 350.300.000

Sumber Detikcom




Bupati Inhil Resmikan Pelaksanaan Operasi Bibir Sumbing di Rumah Sakit 3M Tembilahan

ARB INdonesia, INHIL – Bupati Indragiri Hilir (Inhil),HM Wardan MP meresmikan pelaksanaan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit yang ditaja oleh Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Inhil, bekerjasama dengan Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan dan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru, Senin (30/9/2019) siang.

Pimpinan RS 3M Plus, dr Halomoan mengatakan tujuan kegiatan sosial ini untuk membantau meringankan beban masyarakat yang menderita bibir sumbing agar dapat hidup normal dan sehat sebagaimana manusia pada umumnya.

“Berdasarkan Undang-undang Rumah Sakit Nomor 44 Tahun 2009, rumah sakit punya fungsi sosial yang harus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Hj Zulaikah Wardan Selaku Koordinator K3S dalam sambutannya meminta kepada pemerintah daerah agar selalu mendukung Kegiatan sosial seperti yang diselenggarakan saat ini, supaya semakin banyak masyarakat yang terbantu.

“Kita akan terus berkomitmen dalam membantu masyarakat yang mendirita bibir sumbing dalam bentuk operasi, selain itu kita juga telah memberikan bantuan transportasi pada pasien rujukan Tembilahan – Pekanbaru,” ucap Zulaikha Wardan.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan mengungkapkan
rasa harunya atas kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh K3S yang berkerjasama demgan Rumah Sakit 3M dan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru.

Program seperti ini akan terus kita perhatikan, selain dari pemerintah daerah perlu adanya dukungan dari kecamatan dan desa, serta RT RW untuk mendata masayrakat kurang mampu dan kemudian data-data valid tersebut di sampaikan ke Dinas Sosial.

“Kita harapkan melalui Pak Camat, Pak Kepala Desa, Pak Lurah kita mendata masyarakat penyandang disabilitas, katarak, bibir sumbing, dan sebagainya. Ketika Pak Camat sudah punya data, dilaporkan ke Dinas sosial. Jadi tidak susah lagi mencari peserta, tinggal kita membuat targetnya,” himbau Bupati Inhil.

Untuk doketahui, Kegiatan operasi bibir sumbing telah dilakukan sejak hari Jumat lalu kepada 20 orang pasien dari 26 peserta yang mendaftar operasi. 6 peserta yang batal operasi tersebut disebabkan karena tidak memenuhi syarat, seperti berat badan kurang maupun ada gangguan kesehatan lainnya.

ARB




Surat Tak Digubris, Dua Direksi Sriwijaya Air Undur Diri

ARB INdonesia, JAKARTA – – Dua direktur Sriwijaya Air mengundurkan diri dari jabatannya. Yakni, Direktur Operasi Fadjar Semiarto dan Direktur Teknik Ramdani Ardali Adang. Keduanya mundur karena surat permohonan untuk menghentikan operasional sementara Sriwijaya Air Group tak direspons dewan direksi, termasuk Pelaksana Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson I Jauwena.

“Karena surat ini tidak direspons dan tetap melanjutkan penerbangan secara normal, kami berdua mengundurkan diri untuk menghindari konflik kepentingan,” ujar Fadjar, dalam konferensi pers, Senin (30/9).

Ia mengklaim telah menyampaikan surat rekomendasi untuk penghentian sementara operasional Sriwijaya Air karena dinilai tidak layak, baik dari sisi operasional, teknis, maupun finansial.

Berdasarkan penilaian Hazard, Identification, and Risk Assessment (HIRA), Sriwijaya Air Group masuk rapor merah. Ini artinya, berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Selain itu, lanjut Fadjar, ada dualisme kepemimpinan di organisasi Sriwijaya Air. Yaitu, Plt Dirut Jefferson, dan yang tertulis di akta perusahaan yang terbaru, yakni Robert Waloni. “Dualisme kepemimpinan membuat susah untuk koordinasi, dan ini tidak rasional,” tegas dia.

Sementara itu, Ramdani menjelaskan saat ini perawatan pesawat pun terbengkalai sejak putusnya kerja sama dengan PT GMF AeroAsia, anak usaha Garuda Indonesia.

“Perlu kami sampaikan, kami peduli keselamatan. Laporan terkini sejak putus dengan GMF, Sriwijaya kondisi suku cadang saja tidak ada, hanya oli saja. Ban terseok-seok,” katanya.

Tidak cuma itu, tenaga kerja teknisi juga terbatas. Ia merinci tiga teknisi dan dua mekanik digenjot untuk bekerja selama 12 jam. Padahal, untuk merilis pesawat layak terbang, mereka perlu beristirahat.

“Saya terus terang, sejak putus GMF hingga saat ini, saya khawatir sekali HIRA-nya cukup merah. Memang, belum terjadi sesuatu, tapi dari indikasi tersebut berpotensi terhadap penerbangan. Surat kami tidak dipedulikan, lebih baik mengundurkan diri,” imbuhnya.

Sebelumnya beredar surat rekomendasi agar operasional Sriwijaya Air Group dihentikan sementara. Surat itu berasal dari Direktur Quality, Safety, dan Security Sriwijaya Air Toto Subandoro kepada Plt Dirut Jefferson.

Dalam surat nomor 096/DV/1NT/SJY/1X/2019 tertanggal 29 September 2019, Toto bilang rekomendasi diputuskan usai Direktorat Kelaikanudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menemukan ketidaksesuaian pada laporan yang disampaikan perusahaan per 24 September 2019.

Temuan yang dimaksud adalah ketersediaan tools, equipment, minimum suku cadang, dan jumlah tenaga teknisi berkualifikasi yang ada di perusahaan, ternyata tidak sesuai dengan laporan yang tertulis dalam kesepakatan yang dilaporkan kepada Dirjen Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan.

Tidak cuma itu, terdapat bukti bahwa Sriwijaya Air belum berhasil melakukan kerja sama dengan JAS Engineering atau MRO lain terkait dukungan Line Maintenance atau perawatan pesawat.

Artinya, risk index masih berada di zona merah 4A (tidak dapat diterima dalam situasi yang ada) atau bisa dianggap bahwa Sriwijaya Air kurang serius terhadap keselamatan penerbangan.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami merekomendasikan Sriwijaya Air menyatakan berhenti operasi atas inisiatif sendiri atau melakukan pengurangan operasional disesuaikan dengan kemampuan untuk beberapa hari ke depan, karena alasan memprioritaskan keselamatan. Hal ini akan menjadi nilai lebih bagi perusahaan yang benar-benar menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” tulis Toto.

untuk diketahui, Ketika dihubungi melalui pesan instan WhatsApp, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti tidak menjawab pertanyaan.

Sumber CNN Indonesia