Enam Pejabat Administratif dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Inhil Dilantik

ARB INdoneeia, INDRAGIRI HILIR – Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan berlangsung pada Jumat (20/6) petang di Aula Kantor Bappeda, Tembilahan, dengan turut disaksikan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Kepala BKPSDM dan pejabat terkait lainnya.

Perpindahan jabatan atau mutasi dalam pemerintahan, dikatakan Sekda Tantawi Jauhari merupakan salahsatu metode pengembangan karir pegawai.

“Selain untuk mengisi jabatan yang kosong akibat adanya perpindahan dan purna tugas, mutasi ini juga dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk mengembangkan karir dan potensi saudara. Semoga jabatan baru ini, menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja saudara,” ungkap Tantawi Jauhari.

Selanjutnya Sekda berpesan kepada Pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, dengan melakukan upaya pembenahan dan pemantapan pada OPD masing-masing

“Penempatan posisi saudara sudah melewati berbagai tahapan dan penilaian tim, maka perlu dipahami bahwa amanah ini hendaknya dijaga dan segeralah laksanakan program kegiatan yang sesuai target demi terwujudnya Visi Bupati dan Wakil Bupati Inhil,” tambah Sekda.

Adapun nama-nama pejabat yang baru dilantik meliputi :

  1. Matzen sebagai Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Inhil
  2. Eko Yusni Ardianto Selaku Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Inhil
  3. Ari Syuria sebagai Kepala Bidang Kedarutatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Inhil
  4. Gusliati selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP2KBP3A Inhil
  5. Hasnawati sebagai Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A Inhil
  6. Suzi Arianis Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD PPA DP2KBP3A. (Adv)



Bahagia Sambut Kedatangan Jemaah Haji, Hj Katerina Susanti Bernostalgia Akan Perjalan Haji 17 Tahun Silam

ARB INdonesia, BATAM – Momen haru dan bahagia terasa begitu kuat saat 445 orang jemaah haji Kloter 07 BTH asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tiba di Asrama Haji Batam Centre pada Kamis (19/6/2025) dini hari.

Isak haru, lantunan takbir, tahmid, dan tahlil mengiringi langkah para tamu Allah yang baru saja menunaikan rukun Islam kelima.

Kehadiran para jemaah disambut langsung oleh Bupati Inhil H Herman, didampingi Ketua TP PKK Hj Katerina Susanti.

“Saya dan Pak Bupati tentu merasa sangat bahagia. Melihat semangat para jamaah kita hari ini mengingatkan kami pada perjalanan haji 17 tahun yang lalu. Tepatnya pada tahun 2008, kami mendapat panggilan Allah untuk berhaji ke Tanah Suci bersama-sama,” ujar Hj Katerina Susanti mengenang.

Selain mengenang momen perjalanan haji, Hj Katerina Susanti juga bernostalgia akan fasilitas yang masih terbatas selama mengikuti ibadah haji.

“Waktu itu fasilitas masih sangat terbatas. Alhamdulillah dari tahun ke tahun terus ada perbaikan. Pelayanan para petugas semakin baik, ditunjang pula oleh fasilitas yang semakin memadai,” tuturnya

Meski hari ini fasilitas semakin memadai, Hj Katerina Susanti tetap
berharap agar pembenahan terus berlanjut ke depan demi kenyamanan jemaah calon haji.

“Kenyamanan jemaah harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Terakhir, Hj Katerina juga menyampaikan do’a dan harapan agar para jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh.

“InsyaAllah seluruh jamaah, bukan hanya dari Inhil tetapi juga dari seluruh penjuru tanah air diberi haji yang mabrur dan mabruroh. Kami juga mohon do’a agar saya, Pak Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh perangkat daerah senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan keistiqomahan dalam menjalankan amanah ini,” harap Hj Katerina

“Semoga Indragiri Hilir semakin baik dan diberkahi di masa-masa yang akan datang,” tutupnya. (adv)




Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Batam, H Herman: Selamat Datang Para Tamu Allah

ARB INdonesia, BATAM – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman didampingi Ketua TP-PKK Inhil, Hj Katerina Susanti menyambut langsung kedatangan jemaah haji yang saat ini telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Batam pada Kamis (19/6/2025) dini hari.

Secara keseluruhan, jemaah haji asal Kabupaten Inhil yang telah tiba di Batam terdiri dari 438 jemaah dan 7 orang petugas pendamping dari Kloter 07.

“Ahlan wa sahlan, selamat datang para tamu Allah. Alhamdulillah, seluruh jamaah telah kembali ke tanah air dalam keadaan selamat, tanpa kekurangan suatu apapun,” ucap H Herman dengan gembira.

“InsyaAllah besok pagi, kita akan melanjutkan perjalanan pulang ke Tembilahan menggunakan kapal feri Dumai Land, dan akan disambut oleh Wakil Bupati di sana,” tambahnya.

Dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan, H Herman juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji dengan selamat. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia haji yang telah memastikan kelancaran perjalanan ibadah mereka.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas dengan baik, mendampingi jamaah selama berada di Tanah Suci,” tutur Bupati Inhil.

Terakhir H Herman menyampaikan harapan dan do’a semoga Kabupaten Inhil senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT dan seluruh jemaah haji menjadi haji yang mabrur.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya memohon do’a dari bapak ibu sekalian, semoga kampung kita (Indragiri Hilir- red) senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT. InshaAllah, bapak ibu memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah.” tutur H Herman mengakhiri.

Sebagai informasi, usai Bupati Inhil melaksanakan prosesi penyambutan, para jemaah diistirahatkan di Asrama Haji Batam Centre. Selanjutnya jemaah dijadwalkan berangkat setelah sholat subuh menuju Pelabuhan Sekupang Batam menggunakan bus, dan kemudian melanjutkan perjalanan laut ke Tembilahan.

Diperkirakan, jemaah akan tiba di Tembilahan pada siang menjelang sore dan akan disambut oleh Wakil Bupati Inhil, Yuliantini.

Setelah prosesi penyambutan, para jamaah akan diserahkan kepada keluarga dan kerabat masing-masing untuk kembali ke rumah dan kampung halaman mereka. (Galeri Foto)




Hasil Kajian Teknis, Pelabuhan Parit 21 Layak Difungsikan Pelayanan Kapal Roro

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Hasil dari kajian Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) pelabuhan Parit 21 Tembilahan layak difungsikan melayani kapal barang maupun penumpang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, usai mendengar pemaparan hasil ekspose Kepala Kantor KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, Selasa lalu, (17/06/2025).

“Alhamdulillah hasil ekspose Kepala KSOP bahwa pelabuhan Parit 21 layak difungsikan untuk pengoperasian kapal Roro KMP Barembang,” kata Haji Herman.

Haji Herman menyambut baik hasil kajian yang disampaikan KSOP. Ia menegaskan bahwa Pemkab Inhil akan segera mengambil langkah konkret untuk mengakselerasi pengoperasian pelabuhan tersebut.

“Rekomendasi dari KSOP menjadi dasar penting bagi kami dalam mempercepat pengoperasian Pelabuhan Parit 21,” ungkapnya.

“Kami berkomitmen agar pelabuhan ini segera berfungsi optimal melayani kapal barang maupun penumpang, khususnya Kapal Roro KMP Berembang,” sambungnya.

Pengaktifan pelabuhan Parit 21 Tembilahan sebagai pelabuhan domestik merupakan upaya untuk membuka jalur ekonomi strategis ke berbagai wilayah bagi masyarakat Inhil.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan konektivitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tegas Bupati.

Untuk diketahui, hasil ekspose terkait Pelabuhan Parit 21, mulai dari aspek perizinan, kondisi geografis dari sisi darat dan laut, hingga faktor keselamatan pelayaran.

Peninjauan juga dilakukan terhadap kesiapan fisik dermaga serta sarana dan prasarana pendukung. Kajian ini disampaikan Kepala KSOP di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Bupati Inhil, Selasa (17/06/2025) lalu.

“Hasil kajian teknis yang kami lakukan menunjukkan bahwa Pelabuhan Parit 21 sudah layak untuk segera difungsikan, baik untuk kegiatan pelabuhan maupun sebagai tempat sandar Kapal Roro KMP Berembang,” papar Feriland Saragih. (Adv)




Bupati Inhil Buka Turnament Kapolres Inhil Cup 2025

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Turnamen Sepakbola Kapolres Inhil Cup 2025 resmi dibuka Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Junaidi Ismail.

Pembukaan yang berlangsung Rabu (18/6) di Stadion Sungai Beringin ini, turut dihadiri Wakapolres Inhil Kompol Rizki Hidayat, Ketua DPRD Iwan Taruna dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya yang disampaikan Asisten II, Bupati Herman menyambut baik giat olahraga ini yang merupakan rangkaian HUT Bhayangkara Polres Inhil ke – 79.

“Masyarakat selalu antusias terhadap turnamen sepakbola, karena itulah kegiatan ini tak hanya sebagai sarana penyaluran potensi tetapi juga mempererat silaturahmi dan persaudaraan sekaligus wadah hiburan bagi masyarakat,” ujar Junaidi mewakili Bupati Herman.

Sebagai ajang penyaluran bakat, Bupati berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal.

“Jaga kekompakan, sportivitas dan kebersaman. Manfaatkan turnamen sebagai momentum pengasah kemampuan dan pengalaman, yang dapat menjadi bekal pada pertandingan selanjutnya,” pesan Bupati.

Mewakili Kapolres Inhil, Wakapolres Kompol Rizki Hidayat menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemkab Inhil, hingga turnamen dapat terlaksana.

“Mudah-mudahan kegiatan positif ini dapat kita jadikan sebagai sarana adu bakat dan prestasi atlet sepak bola Inhil. Terimakasih kepada Pemerintah Daerah dan pihak terkait l yang membantu mewujudkan turnamen ini, semoga persaudaraan antar kita semakin meningkat,” ungkap Kompol Rizki Hidayat.

Mengawali Turnamen Sepakbola Kapolres Inhil Cup 2025, pertandingan dimulai oleh Penjabat Utama Polres Inhil FC melawan Kapolsek FC. (Adv)




Atas Dugaan ini, Gubernur Riau Dilaporkan ke Kejati dan Wakilnya Dilaporkan ke KPK

ARB INdonesia, PEKANBARU – Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau kini sama-sama tengah menghadapi suatu laporan dari organisasi kemasyarakatan. Abdul Wahid dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Riau (Kejati) atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan korupsi dalam eksplorasi tambang granit oleh PT Malay Nusantara Sukses (MNS) didalam kawasan hutan produksi terbatas di Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Sedangkan Wakil Gubernur Riau, SF Haryanto dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau yang membengkak hingga Rp 2,21 Triliun.

Dilansir dari serojanews.com, laporan terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid diajukan oleh organisasi Pemuda Tri Karya (PETIR) pada 7 November 2024. Dalam laporannya, PT MNS diduga beroperasi tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan yang seharusnya dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bukti-bukti yang disodorkan meliputi peta citra satelit serta data geoportal KLHK yang menunjukkan pelanggaran tersebut.

Jackson Sihombing, Ketua Umum PETIR, menjelaskan bahwa eksplorasi yang dilakukan PT MNS seluas 198 hektare tidak memiliki legalitas perizinan kehutanan.

“Aktivitas ini sudah berjalan selama tiga tahun, dan kami menduga hasil tambang yang diperoleh telah diekspor atau dijual secara ilegal,” tegasnya.

Jackson juga menyoroti dampak finansial dari pelanggaran ini, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp9,5 miliar akibat denda administratif yang dapat dikenakan, berdasarkan peraturan yang berlaku. “Dengan tarif denda Rp1,6 juta per hektare per tahun, jelas ada potensi kerugian yang besar,” tambahnya.

Abdul Wahid, yang juga menjabat sebagai komisaris di PT MNS mengungkapkan bahwa ia pasrah menghadapi situasi ini. “Mau bagaimana lagi, namanya juga era transparansi. Kita tunggu saja prosesnya,” katanya saat dihubungi oleh wartawan pada Selasa (17/6).

Sementara Wakil Gubernur Riau, SF Haryanto dilaporkan ke KPK oleh Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) pada 14 Maret 2025.

Menurut Febri (Ketua AMPI) yang di lansir dari bukamata.co, Defisit Rp 2,21 Triliun ini telah menimbulkan dugaan adanya kesalahan yang disengaja dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dimana angka tersebut mencuat setelah pembahasan antara Badan Anggaran DPRD Riau dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Ditegaskan oleh Febri, pihaknya mendesak KPK segera memanggil mantan Penjabat (Pj) Gubernur Riau, SF Hariyanto, untuk dimintai keterangan terkait defisit tersebut.

Bahkan kata Febri juga selain defisit, tunda bayar sebesar Rp915 miliar juga menjadi persoalan serius yang menghambat pembangunan Riau untuk tahun anggaran 2024-2025.

Diungkapkan Febri, dari total APBD Riau sebesar Rp9,2 triliun, sekitar Rp6,2 triliun telah habis untuk belanja aparatur.

“Defisit awalnya hanya Rp560 miliar, tapi tiba-tiba melonjak menjadi Rp2,21 triliun. Ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan sebuah kesalahan fatal,” tegas Febri. (Sumber : serojanews.com – bukamata.co / Arbain)