Kasus Mobil Goyang di Serang Diselesaikan Kekeluargaan

Foto: Screenshot viral mobil bergoyang di mal Serang, Detikcom





ARB INdonesia, BANTEN – Sejumlah orang geram melihat ‘mobil goyang’ yang terjadi di sebuah mal di Kota Serang, Banten. Mereka lalu menggerebek karena menduga terjadi perbuatan mesum di dalam mobil.

Peristiwa ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak banyak warga marah dan mengerubungi mobil berwarna silver tersebut.

Tampak polisi dan petugas satpam mal berupaya mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri. Kemarahan warga diduga setelah melihat mobil ini bergoyang dan didapati muda-mudi di dalamnya. Saat diamankan petugas, pria tersebut terlihat tak mengenakan baju.





Sementara itu, di video viral lainnya, terlihat seorang perempuan berseragam SMA menangis sambil menutupi wajahnya. Terdengar warga mencecar siswi tersebut.

“Kamu bilang sekarang kamu ngapain di dalam mobil?” ujar salah seorang warga kepada siswi SMA dalam video tersebut.

“Dipaksa,” jawabnya sambil terus menangis.

detikcom berusaha mencari tahu lebih detail terkait video tersebut dengan mendatangi lokasi. Seorang saksi menyebut pelaku yang diduga berbuat mesum itu sempat memacu mobilnya untuk kabur saat dipergoki petugas satpam di parkiran bagian atas gedung mal.

“Lari karena dikejar sama satpam, katanya mesum di parkiran atas,” kata salah satu saksi mata, Rabu (20/11/2019).
Beberapa orang mengejar mobil tersebut hingga akhirnya berhenti di lobi mal. Sejumlah orang yang beraktivitas di mal pun ikut menggedor mobil tersebut. Di lokasi ini, video penggerebekan pasangan tersebut viral.

“Diteriak-teriakin, mobilnya digedor-gedor, pokoknya orang pada gedorin mobil,” ujarnya.

Meski terus digedor warga, pelaku diduga berbuat mesum tak mau membuka pintu. Polisi yang datang akhirnya memaksa pelaku keluar dari mobil dan langsung diamankan.





Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (19/11) malam. Pasangan tersebut sempat diamankan ke Koramil setempat.

“Itu semalam, kebetulan anggota lagi lewat, langsung diamankan,” kata AKP Indra saat dihubungi.

Kasus ini, menurutnya, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Siswi SMA tersebut pun sudah dikembalikan ke keluarga.

“Sudah dikembalikan ke keluarga,” kata AKP Indra. 

Sumber Detik.com
https://m.detik.com/news/berita/d-4792482/kasus-mobil-goyang-di-serang-diselesaikan-kekeluargaan/2#detailfoto




Kodim 0314/Inhil Laksanakan Program Pengobatan Gratis

Foto Kodim 0314/Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kodim 0314/Inhil laksanakan Kegiatan Program Binter Terpadu Pengobatan Gratis di wilayah Kodim 0314/Inhil tahun anggaran 2019. Yang dilaksanakan di Aula Graha Bhakti Kodim 0314/Inhil Jl. A Yani, Tembilahan Hulu. Rabu (20/11/2019).

Kegiatan bakti TNI dalam bentuk pengobatan gratis ini merupakan sasaran non fisik bidang Bakti TNI yang dihadiri sekitar 41 orang masyarakat dan TNI.

Dalam sambutannya, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal yang di wakili oleh Pasi Teritorial Kapten Inf A.Siregar menyampaikan, kegiatan Sasaran non Fisik Bidang bakti TNI ini meliputi Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Gratis.

“Kegiatan ini merupakan suatu wujud kerjasama antara lembaga pemerintah daerah khususnya dinas kesehatan dengan TNI serta masyarakat sehingga terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik,” imbuh Kapten Inf A.Siregar.

Pasi Teritorial berharap kepada Dokter dari Dinas kesehatan, agar bisa memberikan pencerahan tentang kesehatan secara umum, supaya masyarakat kita jangan hanya taunya sakit dan harus berobat tapi tidak bisa mengantisipasi pada dirinya sendiri apa penyebab sakitnya itu.

“Setidaknya masyarakat mengerti cara mengantisipasi atau cegah dini dan bagaimana cara mengatasinya secara tindakan awal ataupun kalau istilah kesehatanya P3K. Besar harapan dari saya, kegiatan ini bisa dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat. Mohon maaf bila mana mungkin pelayanannya tidak terlalu maksimal,” tutur Pasi Teritorial.

Sementara itu, Dr Raihana yang di wakili Ns. Masitah S.Kep Menyampaikan penyuluhan atau gambaran tentang penyakit Infeksi Saluran Pernpasan (Ispa).

“ISPA ialah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus atau bakteri,yang cara penularannya bisa melalui kontak langsung dengan penderita yang mengalami batuk pilek atau melalui air liur kalau kita berhadapan langsung dengan penderita itu bisa cepat menular,” terang Ns. Masitah.

Lebih lanjut Ns. Masitah menyampaiakan, apabila kita yang sehat, kemudian kontak langsung dengan pasien yang kebetulan batuk, pilek dan demam itu akan mudah menular nya.

“Karena daya tahan tubuh kita diserang, hingga bisa melemah meskipun kondisi kita dalam keadaan sehat. bisa juga menjadikan badan kita infeksi karena virus atau bakteri,” jelasnya.

Apa saja gejalanya, ? yang pertama flu, batuk, bersin bersin dan bisa juga disertai sesak nafas dan badan menggigil serta nyeri otot. Pencegahannya dapat dilakukan dengan cara perbanyak minum air putih, kemudian istirahat yang cukup di rumah tidak kontak langsung dengan penderita yang yang terinfeksi penyakit tersebut.

“Kurangi makan makanan yang berminyak kemudian yang goreng-gorengan seperti itulah kan untuk pencegahan nya apabila misalnya tidak ada sekitar 1 minggu tidak ada perubahan baru bisa kita ke tempat pelayanan terdekat ke bidan perawat klinik atau puskesmas yang mudah dijangkau,”Pungkasnya.

Selain itu, Busra (80) seorang warga yang tinggal di Sungai Raya, mengalami keluhan sakit dada dan sesak nafas, mengucapkan banyak terimakasih kepada Kodim 0314/Inhil atas di selenggarakanya pengobatan gratis ini.

“Kami masyarakat merasa terbantu dan dapat mengontrol kondisi kesehatan kami,” tuturnya. (Arb)




Advokad di Inhil Sepakat Berhimpun di ILC

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Para advokat se Kabupaten Indrgiri Hilir mengadakan pertemuan silaturrahmi, Selasa malam (19/11/19), mereka menyepakati membentuk wadah berhimpun Indragiri Hilir Lawyer Club (ILC).

Dalam kegiatan silaturrahmi ini mengemuka masukan dari kalangan advokat yang berada di Inhil bahwa mereka memerlukan wadah berhimpun dalam skala lokal (daerah), selain sebagai tempat bersilaturrahmi juga membahas isu kekinian di daerah, khususnya dalam masalah hukum.

“Alhamdulillah, dari pertemuan silaturrahmi para Advokat di Inhil, telah sepakat untuk melembagakan satu wadah yg bernama Inhil Lawyers Club (ILC). Salah satu tujuan dari terbentuknya wadah tersebut adalah keinginan kuat para Advokat di Inhil untuk bersatu dalam upaya membantu para pencari keadilan terutama yg kurang mampu baik secara Litigasi maupun Non Litigasi,” ungkap Zainuddin SH, advokat senior yang ditunjuk mengomandoi ILc ini untuk tiga tahun kedepan.

Ditambahkan, ILC akan ikut berperan dalam pembangunan daerah, terutama dalam mengadvokasi dan mengawal berbagai permasalahan yang menyangkut hak-hak para pencari keadilan.

“Selama ini banyak berbagai permasalahan di tengah masyarakat yang memerlukan dicarikan jalan keluar penyelesaiannya, seperti kasus konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan, serta permasalahan lainnya, ” ujarnya.

Untuk itu, diharapkan wadah berkumpulnya para Advokat ini mendapat dukungan dari seluruh unsur yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. ILC bersama eleman masyarakat lainnya siap ambil bagian dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang hukum. (***)




Diduga Mengantuk, SL Meninggal Akibat Terjatuh Dari Kendaraan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan lintas Tembilahan ke Pekanbaru, tepatnya di Jalan Provinsi Dusun Simpang Teluk Medan, RT 18 RW 09 Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Selasa (19/11/2019).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut menimpa seorang pengendara sepeda motor roda dua Yamaha Vega dengan Nopol BG 6371 IL yang dikendarai oleh SL (52).

“Ia bergerak dari arah Desa Kilo Meter 05 menuju Desa Mumpa Kecamatan Tempuling dan sesampai di TKP SL terjatuh dijalan dan luka dibagian kepala bagian depan dan mengakibatkan SL meninggal dunia,” ungkap Danramil 03/Tempuling, Kapten Arh Sugiyono.

Dikatakannya lagi, Kecelakaan diduga mengendarai kendaraan karena dalam mengantuk.

“Untuk kondisi jalan lurus, beraspal dengan baik dan dengan sigap Babinsa Koramil 03/Tempuling membantu evakuasi korban,” ungkapnya. (Arb)




Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Mengaku Masih Menemukan Pemilih Ganda Pada Pemilu 2019 di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir menggela rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Tahapan Pemilu tahun 2019 di hotel Top 5 Tembilahan, Selasa (19/11/2019).

Dengan mengundang berbagai instansi terkait, pada rapat itu ketua Bawaslu Inhil, Muhammad Dong mengatakan akan berupaya melakukan evaluasi kinerja selama ini, untuk perbaikan pergelaran Pemilu kedepannya.

“Banyak masukan dari peserta rapat hari ini  yang sifatnya membangun Bawaslu untuk lebih baik kedepannya. Masukan itu Kami terima dan kami tampung,” ujar Muhammad Dong.

Mengutip dari Indragirione.com, Muhammad Dong menekankan dua tahapan hasil evaluasi pada rapat koordinasi, diantaranya terkait dengan pemutahiran data pemilihan dan populasi pemungutan serta penghitungan suara dalam pemilu.

“Menurut kami masih banyak pemilih ganda pada pemilu tahun 2019, misalnya pemilih ganda yang sudah kami rekomendasi untuk dibersihkan, nyatanya masih ada data pemilih ganda tersebut,” ungkap Ketua Bawaslu Inhil.

Lebih lanjut disampakaikan Ketua Bawaslu pada kegitan terswbut, Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengawasi seluruh TPS, tetapi ada saja TPS yang masalahnya tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

“Misalnya terhadap regulasi yang terpusat yang kurang memperhatikan kondisi geografis wilayah Inhil, kedepannya akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tutur Muhammad Dong. (Arb)




SK Sekdaprov Riau Definit Belum Jelas, Gubri Enggan Beri Komentar

Foto Ilustrasi Medialokal.co

ARB INdonesia, JAKARTA – Lebih satu bulan sejak diajukan ke Presiden, tiga nama calon Sekdaprov Riau definitif, hingga hari ini belum juga dapat persetujuan.

Gonjang ganjing penetapan Sekdaprov ini makin buram dengan adanya issue seputar penetapan tiga calon ini yang tak sesuai hasil seleksi yang dilaksanakan sebelumnya di Pekanbaru.

Hal itu terungkap dari surat permohonan pembatalan hasil tim panitia seleksi Sekdaprov Riau dari LSM Kualisi Indonesia Bersih kepada Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara No 50/LSM-KIB/B/XI-2019 tanggal 6-11-2019 kepada Komisi Apartur Sipil Negara.

Isinya meminta Komisi Aparatur Sipil Negara untuk mengundur keputusan Tim Panitia Seleksi Sekdaprov dengan nomor keputusan, kpts: 04/PANSEL/JPTM.

Dalam surat tersebut mereka mengindikasikan adanya upaya dari tim Pansel menutup-nutupin hasil seleksi pejabat tinggi madya Sekdaprov Riau yang dilaksanakan bulan September 2019 lalu di Pekanbaru.

“Kita sebagai masyarakat Riau ingin adanya transparansi, objektif dari seleksi tersebut, sehingga kita memiliki pejabat tinggi yang kompeten dan lebih baik. Ini kan tak pernah dipublish nilai atau skor hasil seleksi itu,” ungkap Hariyadi.

Dijelaskan Hariyadi, tes untuk jadi Sekdaprov itu meliputi tiga yakni tes kompetensi manajerial, tes kompetensi wawancara dan tes kompetensi makalah.

“Nah dari 12 orang yang di tes itu pasti tidak sama nilainya. Kita harus tahu sebagai masyarakat Riau. Itu kan pejabat tinggi negeri ini,” tambahnya.

Selain LSM KIB, issue tentang hasil tes panitia seleksi yang dikirim ke Jakarta itu ternyata bukan yang memiliki skor tiga tertinggi. Ada indikasi Gubernur Riau, tidak inginkan itu dan menginginkan orang dekatnya yang jadi Sekdaprov.

Menyangkut hal ini, kami www.medialokal.co sudah berupaya melakukan konfirmasi ke Gubernur Riau Syamsuar melalui whatsapp dengan nomor 081xxxxxxx5. Pesan dan daftar pertanyaan kami sudah dibaca, tapi sampai saat ini belum ditanggapi sama sekali.

Beredar kabar dikalangan Pemprov Riau, sebenarnya Gubris sudah mengantongi SK Sekdaprov Riau definitif, tapi enggan mengumumkannya karena bukan orang kepercayaannya yang disetujui Presiden.

Namun hal itu dibantah Kabiro Humas Pemprov Riau, Mhd Firdaus yang mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan Presiden tentang siapa yang ditunjuk dari tiga nama tersebut jadi Sekdaprov Riau. Tiga nama tersebut adalah, Said Syarifuddin sekarang menjabat Sekdakab Inhil, Yan Prana Indra Jaya dan Asrizal mantan Kepala BAKD Riau.

Menurut Mhd Firdaus, belum ada penunjukan dari presiden dan masih berproses di Jakarta. Walau juga merasa sudah cukup lama, tapi proses itu masih dibahas di TPA, ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang dari tiga kandidat tersebut, Said Syarifuddin mengatakan belum bisa menghormati masalah ini, sampai saat ini. Sedangkan Yan Prana sampai saat ini belum menjawab pertanyaan yang diajukan. redaksi melalui whatsapp nomor 082********5.

Sedangkan Kepala BAKD Riau, Ikhwan Ridwan yang dihubungi dengan pesenan whatsapp melakui nomor 081********4 juga tidak memberikan jawaban. ( Rls Medialokal.co)

  • http://medialokal.co/mobile/detailberita/11223/daerah/sk-sekdaprov-riau-definitif-belum-jelas-gubri-enggan-beri-komentar