Rapar Paripurna DPRD Inhil, Bupati Sampaikan Pengantar KUPA-PPAS 2025

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025, di ruang rapat DPRD Inhil, Senin (7/7/2025).

Agenda rapat tersebut antara lain mendengarkan penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, sekaligus pengambilan keputusan DPRD.

Dalam rapat paripurna ini, Bupati Indragiri Hilir, Herman, juga menyampaikan pendapat akhirnya terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 yang telah dibahas bersama DPRD, sekaligus menyampaikan pidato pengantar terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Bupati Herman mengawali pidatonya dengan mengucap syukur ke hadirat Allah SWT karena APBD Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2024 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau untuk yang kesembilan kalinya secara berturut-turut.

“Alhamdulillah, atas kerja sama pimpinan dan anggota dewan bersama pihak pemerintah daerah, pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 telah selesai sehingga hari ini dapat disetujui bersama,” ujar Herman.

Dalam pidatonya, Bupati juga mengapresiasi pandangan, pendapat, serta saran dari DPRD yang menjadi bagian penting penyempurnaan proses pembahasan hingga persetujuan bersama ini. Bupati berharap kerja sama legislatif dan eksekutif dalam tata kelola keuangan daerah dapat terus ditingkatkan demi kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Inhil.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Bupati Herman juga memaparkan pokok-pokok Rancangan KUPA dan Rancangan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, proyeksi pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD 2025 mencapai Rp2,341 triliun. Angka ini terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp311,42 miliar, pendapatan transfer Rp2,030 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah nihil.

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,374 triliun dengan rincian belanja operasi Rp1,795 triliun, belanja modal Rp259,59 miliar, belanja tidak terduga Rp3,75 miliar, serta belanja transfer Rp316,03 miliar. Sementara penerimaan pembiayaan dari Silpa tahun sebelumnya dianggarkan Rp33,004 miliar untuk menutup defisit anggaran.

“Kami berharap pembahasan rancangan KUPA dan PPAS ini dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku dan hasilnya menjadi kesepakatan bersama yang akan menjadi acuan penyusunan RAPBD-P Tahun Anggaran 2025,” pungkas Herman.

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Inhil, dihadiri para wakil ketua dan anggota dewan, unsur Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dengan rampungnya pembahasan dan persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024, dokumen tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (Galeri Foto)




Gema Muharram 1447 H, Wisata Religi di Tembilahan Hadirkan Ustadz Abdul Somad dan Dihadiri Gubernur Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Lapangan Gajah Mada Tembilahan menjadi saksi semaraknya pelaksanaan Istighosah Event Wisata Religi Gema Muharram 1447 H, Minggu (6/7/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid beserta Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, Ketua TP-PKK Inhil Katerina Susanti, Unsur Forkopimda Inhil, serta menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil Herman menyampaikan bahwa Kabupaten Inhil konsisten menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut bulan Muharram.
“Di Inhil ini banyak kegiatan kita lakukan untuk menyambut tahun baru 1 Muharram. Mulai dari pertandingan berzanji, habsyi, hingga pada hari ini kita melaksanakan istighosah,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada dua kegiatan besar wisata religi di Inhil yang telah menjadi agenda tahunan, yakni Haul Tuan Guru Sapat dan peringatan Muharram.
“Hal ini sejalan dengan tema yang kita angkat, yaitu Dengan Semangat Muharram, Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia, Berprestasi, Menjadi Pribadi Tangguh dan Bertakwa. Event wisata religi ini kita rangkai dari doa awal tahun, festival al-Barzanji, hingga puncaknya gema Muharram ini. Semoga tahun ini membawa semangat dan motivasi baru bagi kita semua,” harap Bupati.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan agar terus membumi di tengah masyarakat.
“Kita ingin kegiatan agama menjadi tradisi yang terus hidup, khususnya di Inhil dan pada umumnya di seluruh Riau. Kalau dulu Pemprov hanya membantu di kisaran Rp50 juta, sekarang kita bantu Rp200 juta untuk event-event seperti Gema Muharram ini. Karena kita ingin syiar agama terus berkumandang di setiap penjuru Riau,” tegasnya.

Menurut Gubernur, hal ini selaras dengan visi Provinsi Riau yakni Riau Bedelau: Berbudaya Melayu, Dinamis, Teknologis, Agamis, dan Maju.

“Kita ingin mewariskan nilai-nilai baik kepada anak cucu kita, supaya pengaruh globalisasi tidak mengikis adat dan tradisi kita. Kami juga sudah canangkan mulai tahun ini kita akan menggelar haul-haul, mulai dari tuan guru, pahlawan, raja-raja di Riau, supaya semakin melekat di sanubari kita semua,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan tausiyah penuh makna oleh Ustadz Abdul Somad yang mengajak umat Islam untuk memperkuat iman dan takwa serta menjadikan momentum Muharram sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas diri. (Adv)




IBI Inhil Rayakan HUT ke-74 dan Kukuhkan Pengurus Baru, Bupati Harap Peran Bidan Terus Ditingkatkan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Semangat kebersamaan dan dedikasi para bidan terlihat jelas saat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Indragiri Hilir merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 sekaligus melaksanakan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang serta Pengurus Ranting IBI se-Indragiri Hilir periode 2023–2028, Kamis (3/7/2025) di Gedung Engku Kelana Tembilahan.

Peringatan HUT IBI kali ini mengangkat tema “Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini menjadi pengingat pentingnya kontribusi bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman bersama Ketua TP PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman. Hadir pula Ketua DPRD Inhil, unsur Forkopimda, Ketua PD IBI Provinsi Riau, para dokter spesialis, ketua organisasi wanita, serta seluruh anggota IBI se-Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Hj. Katerina Susanti yang juga dikenal sebagai bidan senior di Kabupaten Indragiri Hilir, menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-74 IBI. Ia berharap momentum ini dapat mempererat sinergi antara IBI dan PKK.

“Semoga HUT IBI ini menjadi momentum bagi IBI dan PKK untuk terus bekerjasama sebagai motor penggerak dalam membangun keluarga yang sejahtera, bahagia dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati H. Herman menyampaikan rasa bangganya atas keberadaan IBI yang terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik.

“Selamat HUT IBI ke-74 dan selamat kepada pengurus Cabang dan pengurus harian IBI Kabupaten Indragiri Hilir yang baru dilantik. Saya berharap IBI terus berjuang dengan gigih dan tulus, agar program kesehatan yang kita prioritaskan bersama dapat semakin ditingkatkan ke depannya,” kata Bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga mengajak seluruh anggota IBI Inhil untuk aktif berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah masing-masing. Ia mengapresiasi dedikasi para bidan dan berharap kegiatan serupa dapat lebih ditingkatkan pada masa mendatang.

“Acara ini menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap peningkatan pelayanan kesehatan dan memberikan penghargaan kepada para bidan yang telah mengabdikan diri. Semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi peningkatan pelayanan ke depan. Saya juga berharap di usia ke-74 ini, IBI semakin solid, bersahaja dan bersatu dalam membantu sesama,” tutup Bupati.

Sebagai ungkapan syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati H. Herman, disaksikan seluruh tamu undangan dan anggota IBI yang hadir. (Adv)




Bupati Inhil Hadiri Malam Syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Ribuan Warga Padati Lapangan Gajah Mada Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman menghadiri acara malam syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan, pada Selasa (1/7/2025)

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan, serta tamu undangan lainnya. Ribuan masyarakat Kabupaten Inhil juga memadati lokasi acara, menambah semarak peringatan Hari Bhayangkara.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Ia berharap Polri semakin jaya, profesional, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang selalu dicintai dan dibanggakan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin jaya dan senantiasa menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang dicintai dan dibanggakan,” ujar Bupati H. Herman.

Lebih lanjut, Bupati H. Herman juga mengapresiasi tema Hari Bhayangkara tahun ini, yakni “Polri untuk Masyarakat”, yang dinilainya mencerminkan komitmen dan dedikasi Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Acara malam syukuran semakin meriah dengan penampilan artis ibu kota yang berhasil menghibur seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. (Adv)




Ingat! Tarif Parkir di Pekanbaru Cuma Segini

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Agung Nugroho, S.E., M.M., kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang diapresiasi luas adalah kebijakan penurunan tarif parkir resmi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 02 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum.

Tarif parkir terbaru yang kini diberlakukan adalah sebesar Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda empat per satu kali parkir. Penyesuaian ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan warga yang beraktivitas sehari-hari di pusat kota.

“Kami sangat terbantu dengan tarif yang lebih murah dan jelas. Sebagai pemilik usaha kecil, ini sangat berpengaruh terhadap penjualan, karena pembeli semakin ramai. Terima kasih bapak wali kota dan Dinas perhubungan,” ujar Afrizal, seorang pedagang di kawasan Jalan Melati, Kecamatan Tampan.

Sosialisasi langsung terhadap masyarakat dilakukan oleh jajaran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru di bawah koordinasi Plt. Kepala Dinas Perhubungan Sunarko, ATD, MT, serta Plt. Kepala UPT Perparkiran Rafit Dwi Febri, S.STP.

Mereka turun langsung ke lapangan untuk memastikan informasi ini tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sekaligus menekan praktik pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dalam kegiatan yang berlangsung di depan salah satu toko di Jalan Melati, petugas Dishub terlihat aktif membagikan informasi melalui spanduk dan dialog langsung dengan warga dan juru parkir. Langkah ini mendapat apresiasi sebagai bentuk pelayanan publik yang cepat, nyata, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan ini bukan hanya soal tarif, tapi soal keberpihakan kepada rakyat kecil. Kami akan terus memperbaiki sistem perparkiran agar transparan dan nyaman,” terang Rafit Dwi Febri, S.STP, Plt. Kepala UPT Perparkiran saat ditemui di lokasi.

Warga berharap program ini dapat terus berlanjut dan dievaluasi secara berkala demi kebaikan bersama.

Misi Wali Kota Pekanbaru sudah mulai menunjukkan hasil positif. Dalam hitungan bulan, dampaknya telah dirasakan oleh masyarakat, dan program ini akan terus diperkuat oleh Dishub dan UPT Perparkiran.*




Difasilitasi Pemerintahan Desa, Pekerja Penambang Pasir Desa Pekan Tua Bentuk Organisasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Masyarakat pekerja penyedot pasir dan pemilik usaha kapal pasir di Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir sepakat membentuk organisasi yang dinamakan perkumpulan / organisasi pekerja pasir.

Pembentukan organisasi ini diputuskan dalam musyawarah desa yang telah dilaksanakan pada selasa 5 juni 2025 yang lalu bertempat di Aula kantor Desa Pekan Tua.

“Musyawarah saat itu dihadiri langsung oleh Kepala Desa, Neti Oktarianda S.K.M, Anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pekerja pasir yang terdiri dari penyedot pasir dan pemilik kapal pasir,” ujar Sari Agus, kepada media kami melalui sambungan telepon.

“Ini mata pencaharian yang sudah lama menjadi sandaran hidup kami. Selama ini aktifitas kami kerap terbentur regulasi. Organisasi ini nantinya akan menjadi wadah kami dalam mengambil berbagai kebijakan untuk kepentingan bersama,”

“Dalam rapat itu kami juga sudah bersepakat untuk menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik izin tambang agar kegiatan penambangan pasir kami, disamping akan menjadi penghasilan bagi kami juga akan memberikan manfaat bagi daerah dan tentu dengan mematuhi tatakelola penambangan pasir.”

Kata Agus juga, sebelum terbentuknya organisasi sebagian dari mereka sebenarnya juga sudah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik usaha tambang galian C. Hanya saja itu dilakukan secara perorangan. Sayangnya kemitraan itu sempat diisukan sebagai aktifitas pungutan liar yang dilakukan oleh Perusahaan pemilik izin tambang.

“padahal kami yang memohonkan untuk kemitraan itu dengan pihak perusahaan pemilik izin tambang. Besaran nilai rupiah yang dikenakan untuk setiap meter kubik hasil tambang pasir ditetapkan secara bersama tanpa sedikitpun ada unsur paksaan. Perihal isu pungli itu juga sudah kami klarifikasikan ulang dengan Kepala Desa dalam pertemuan itu, dan dipastikan tudingan itu tidaklah benar dan tidak berdasar.” ditekankan Agus.

Terakhir Agus berharap dengan berdirinya organisasi ini, yang diketahui dan telah disetujui oleh pemerintah Desa ia berharap kedepannya tidak ada lagi yang berpendapat Kerjasama pekerja penambang pasir dan pemilik izin tambang sebagai aktifitas pungli.

“Semuanya dilakukan secara terbuka, sukarela dan saling menguntungkan termasuk untuk kepentingan daerah” akhiri Agus.

Berikut beberapa point yang menjadi kesepakatan yang dituangkan dalam rapat Keputusan pembentukan organisasi;
Pertama; Rapat memeutuskan bahwa Sdr Sari Agus sebagai Ketua organisasi, selanjutnya wakil Juspian, Sekretaris Ahmad Sawaludin bendahara Andriadi, dan Humas Ari sandi, Nasrullah, Misran.

Kedua; pekerja pasir dalam melakukan aktifitasnya bermitra dengan Perusahaan pemilik izin tambang pasir.

Ketiga; Sehubungan dengan adanya titik koordinat,dari Perusahaan yang memiliki izin tambang pasir, untuk sementara ini warga yang melakukan aktifitas sedot pasir diluar titik koordinat maka sebelum mendapat informasi dari pemerintah maka kami warga pekerja bertanggungjawab secara Bersama-sama.

Keempat; anggota organisasi pekerja atau wilayah pasir meliputi warga kabupaten Indragiri hilir dan Indragiri hulu dengan ketentuan dan aturan yang berlaku di dalam organisasi./ red