Sidang Lanjutan Kasus UU ITE di Tembilahan, Saksi Tidak Tahu Siapa yang Dirugikan Terkait Cuitan Usman di Facebook

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sidang lanjutan terdakwa Usman warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) atas dugaan kasus tindak pidana ujaran kebencian masuk pada tahap keterengan saksi dari Jaksa Penuntut Umum, Senin (24/02/2020).


Saksi yang dihadirkan dari Jaksa Penuntut Umum merupakan saksi pertama, yang dalam keterengannya adalah berkapasitas melakukan partoli siber serta memberikan laporan atas penemuan dugaan tindak pidana ujaran kebencian  pada cuitan Usman beberapa bulan lalu melalui akun Facebook ‘Warga Langit’  (Selamat  atas pelantikan presiden, semoga beliau secepatnya di panggil yang maha kuasa.. Amin).


Dari pantauan langsung pada persidangan tersebut, Reza Caesario dicecer berbagai pertanyaan mulai dari Majelis Hakim, JPU,  dan Penasehat Hukum terdakwa yang berjumlah 7 orang.


Salah satu pertanyaan yang mucul dari Tim Penasehat Hukum terdakwa, “siapa yang dirugikan secara pribadi maupun golongan atas postingan terdakwa Usman?”.







Menjawab hal tersebut, saksi mengaku tidak mengetahui siapa yang dirugikan atas status yang dibuat Usman melalui akun Facebooknya tersebut.


“Soal itu kita tidak tahu” ucap Reza Caesario dengan ‘Delay‘ saat menjawab pertanyaan dari salah satu Penasehat Hukum terdakwa dalam persidangan.


Selain itu, ditanyai soal gejolak yang timbul atas postingan terdakwa Usman, saksi juga mengatakan tidak mengetahui terkait gejolak yang timbul atas postingan tersebut.


Menanggapi hal tersebut, salah satu Penasehat  Hukum terdakwa saat di wawancarai usai persidangan selesai digelar, Zainuddin alias  Acang mengatakan, dalam hal itu saksi tidak bisa menjelaskan secara pasti terkait dampak yang ditimbulkan atas postingan terdakwa.


“Kami tim Penasehat Hukum melihat, unsur-unsur dakwaan itu sangat lemah, bahkan masih sangat ‘prematur’ bagi dakwaan Jaksa terkait persoalan itu,” tutur pengacara kondang, Acang.


Selain itu, Yudhia Perdana Sikumbang menambahkan, dalam persidangan Jaksa tidak bisa menampilkan link postingan tersebut secara utuh,  karena di pasal 6 UU ITE  barang bukti harus bisa di akses dan ditampilkan serta harus dijamin keutuhannya.


“Lalu diberkas perkara juga Jaksa tidak bisa menunjukan terkait dengan digital forensik. Karena perkara ITE ini juga sama dengan perkara narkoba, kalau di perkara narkoba ada laporan forensik dan di ITE digital forensik namanya,” imbuh Yudhia.


Reporter Arbain




Bupati Ekspose RTDP BWP Perkotaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mengekspose rencana detail tata ruang (RDTP) bagian wilayah perencanaan (BWP) Perkotaan Tembilahan, di Jakarta Senin (24/2).


Dihadapan pihak Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan (ATR/BPN) dan beberapa Kabupaten/Kota lainnya, Bupati memaparkan kondisi ril RDTP BWP Perkotaan dalam jangka hingga 20 tahun kedepan.


Pembanguna pada BWP Tembilahan dapat dilaksanakan berdasarkan rincian rencana. 97 persen WBP dapat dibangun dan digunakan secara maksimal sesuai kebutuhan di masa-masa akan datang.


“Kota Tembilahan, berpotensi dijadikan simpul distribusi kelapa dan industri hasil pengolahannya,”kata Bupati Inhil HM Wardan.


Berdasarkan hasil kajian, pembangunan permukiman pada BWP Tembilahan masih dapat menampung pertumbuhan penduduk hingga delapan kali dari jumlah penduduk kondisi saat ini (eksisting).


“Artinya BWP Tembilahan masih dapat mendukung aktivitas penduduk di dalam nya,”sebut Bupati.


Selain itu juga disampaikan isu strategis kelanjutan pembangunan. Termasuk permasalah Tempat Pembuangan Air (TPA). Kapasitas TPA hanya menyisakan sekitar 5 tahun lagi.


Juga banyak kanal di wilayah perkotaan yang mengalami pendangkalan. Termasuk permukaan tanah yang relatif datar sehingga membutuhkan penanganan khsusu terhadap pengaturan drainasenya.


Bahkan banyak lagi isu-isu stategis yang disampaikan Bupati. Secara umum menyangkut rencana investasi yang ada di Kabupaten Inhil.


Editor Arb




Digadang-gadangkan Jadi Calon Ketua Golkar, Zulmizan Assagaff Tegaskan Syamsuar Kader PAN dan ada Perjanjian Tertulis

ARB INdonesia, PEKANBARU – Gubernur Provinsi Riau H Syamsuar digadang-gadangkan akan diusung  menjadi calon Ketua DPW Golkar  Riau pada Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar pekan depan.


Menanggapi hal tersebut, seperti yang dilansir dari cakaplah.com, Sekretaris DPW PAN Provinsi Riau, T Zulmizan F Assagaff, angkat bicara terkait nama Gubernur Riau Syamsuar yang merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN)

“Syamsuar tercatat sebagai kader PAN dan sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA),” tegasnya, Senin (24/2/2020)

Selain itu Zulmizan mengatakan, sejak September 2017, Syamsuar menerima KTA PAN yang diserahkan oleh Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno dan Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto di Jakarta.

“Ada perjanjian tertulis bahwa beliau bersedia akan tetap jadi kader dan anggota PAN pasca Pilgubri 2018 dan bersedia ditugaskan pada jabatan apa pun yang ditunjuk oleh partai. Dan setahu kami, sejak saat itu sampai saat ini, beliau belum ada mengundurkan diri dari keanggotaan PAN. Dan pada berbagai kesempatan mengaku sebagai Kader PAN. Tapi ya, terserah pak Syamsuar sendirilah sebagai yang punya diri. Kalau tetap mengaku kader PAN bagus, kalaupun tidak lagi ya mungkin bagus juga,” kata Zulmizan.







Zulmizan mengaku tidak tahu pasti soal kabar Syamsuar akan ikut kontestasi sebagai kandidat pada Musda Partai Golkar Riau.

“Kami kurang mengerti apakah memang betul atau tidak, apakah bisa atau tidak? Karena itu urusan internal partai lain. Dan sampai saat ini kami belum dengar pernyataan dari Pak Syamsuar langsung mengenai hal ini. Baru orang lain yang menyatakan. Kalau seandainya benar, bangga jugalah kami, karena kader PAN jadi kandidat kuat ketua partai lain,” tutur Zulmizan sambil tertawa.

Zulmizan menambahkan, bagaimana pun, sejarah telah mencatat bahwa pada saat Pilkada Riau 2018, partai Golkar tidak mau mendukung dan malah memecat Syamsuar.

“Lalu, kamilah (PAN, PKS dan Nasdem) bersama relawan yang mengusung dan memperjuangkannya. Setelah menang dan jadi gubernur Riau orang berebut mau ambil ya, biasalah itu,” tukas Zulmizan.


Editor Arb
Sumber cakaplah.com




Anggota DPRD Riau ini Sumbangkan Gajinya untuk Kaum Dhu'afa dan Anak Yatim Piatu

ARB INdonesia, PEKANBARU – Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menebarkan kebermanfaatan bagi orang lain, baik secara moril maupun materil. Salah satunya, seperti yang dicontohkan Ardiansyah Anggota DPRD Provinsi Riau.

Politisi PKS yang juga seorang pengusaha muda tersebut memiliki agenda mulia setiap bulannya, yaitu menyumbangkan gajinya yang ia terima sebagai Anggota DPRD untuk orang-orang yang lebih membutuhkah.

Ardiansyah memahami betul beratnya perjuangan yang dirasakan oleh orang-orang yang membutuhkan, seperti kaum dhu’afa dan anak yatim piatu. Karena dulu, ia juga pernah merasakan hal tersebut.

Dalam keterangan yang diberikannya, pria 32 tahun tersebut sejak awal, saat akan maju sebagai anggota DPRD memang sudah meniatkan ingin menyumbangkan gajinya kepada yang lebih membutuhkan jika terpilih sebagai anggota DPRD.







“Sesuai dengan niat awal saya dulu, ketika ingin melangkahkan kaki maju ke DPRD Provinsi Riau, saya akan sumbangkan gaji dari DPRD untuk kaum dhu’afa dan anak yatim  piatu. Alhamdulillah lebih kurang 5 bulan sejak dilantik, komitmen itu selalu saya lakukan,” tutur anggota DPRD termuda dari 65 Anggota Dewan yang ada di DPRD Provinsi Riau.

“InsyaAllah kedepannya kami akan lakukan ini di tiap-tiap desa yang ada di kabupaten kampar,” lanjutnya memberi keterangan.

Seperti diketahui sebelumnya, dipostingan facebooknya pada hari Sabtu (22/02/2020), Ardiansyah melakukan kegiatan santunan anak yatim piatu di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar (21/02/2020).

Pada kegiatan tersebut, ia dibantu oleh pemuda setempat yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna Elang Sakti. Ia menuliskan ucapan terimakasih kepada pihak yang telah berpartisipasi.

“Terimakasih juga saya ucapkan kepada seluruh masyarakat dan Karang Taruna Desa Batu Belah yang telah ikut berpartisipasi dan mensukseskan acara ini,semoga langkah ini mendapat keridhaan Sang Illahi,” tulisnya diberanda facebook miliknya dengan nama akun Ardiansyah.

Hingga tulisan ini dimuat (23/02/2020), postingan kegiatan tersebut sudah ditanggapi 602 Like, 92 komentar dan 22 kali dibagikan.

Di kolom komentar, warga pengguna media sosial facebook turut memberikan do’a dan ungkapan simpati kepada Ardiansyah.
Berikut beberapa komentar dari pengguna facebook dipostingan Anggota DPRD Dapil Kampar tersebut.

“Mantap pak dewan,,semoga selalu di berikan kesehatan dan umur yang panjang untuk memperjuangkan rakyat, semoga niat yang baik dan ikhlas selalu dimudahkan yang Maha Kuasa, Aamiin Ya Robbal Alamin,” tulis akun Jalinus Haja.

“Pandangan yang begitu indah.. MasyaAllah,” tulis akun Elly Zammi Eza.

“Semoga niat yg tulus dari pak dewan iwak ko, beliau selalu dindungi oleh Allah dan selalu berbuat untuk rakyatnya,” tulis akun Adiba Sakila.

“Saya ingat tentang ucapan bapak seblum menjadi anggta DPRD, di manapun bapak bersosialisasi, kata-kata untuk menolang ini lah yang tak pernah bapak lupa menyampaikan kepada masayrakat. Alhmdulillah…saat ini janji pak bos…..luar biasa!!! Jagok pak bos…,” tulis akun Fakhrur Razi.

“Barakallah pak dewan, semoga menjadi wakil rakyat yang bisa mengayomi dan menjadi contoh baik untuk anak-anak muda,” tulis akun Mhd Jamil. (**)


Sumber riau.pks.id
Editor Arb




Galeri Foto : Desa Beringin Mulya Sukses Gelar Program Gerakan Satu Hati

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hari ini Sabtu, (22/2/2020) sukses menggelar program ‘Gerakan Satu Hati’.


Kegiatan tersebut diselenggarakan di halaman kantor Desa Beringin Mulya dengan melaksanakan agenda penimbangan serentak,  pemberian vitamin A, imunisasi, pemeriksaan ibu hamil/menyusui, dan Keluarga Berencana (KB) serta memberikan asupan makanan tambahan bagi balita, ibu hamil/menyusui dengan sarapan pagi bersama.


Penimbangan Balita oleh Staf Kecamatan Teluk Belengkong, H Eko Sulianto.


Dengan telah digelarnya kegitan tersebut, Kepala Desa Beringin Mulya, Kuslani melalui Sekretaris Desa, Didik Sugianto mengatakan tujuan dari program tersebut merupakan upaya yang dilakukan dalam  pencegahan stunting, mengidentifikasi stunting terhadap Balita dan mendeteksi dini stunting.


Penimbangan Balita oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin Mulya, Didik Sugianto.


“Allahmdulillah masyarakat sangat antusias dalam program ini, dari tim kesehatan PKK, Posyandu, serta perangkat desa ikut serta dalam mensukseskan program tersebut. Sangat memberikan kesan terhadap semua masyarakat di Desa Beringin Mulya,”  tuturnya kepada awak media melalui sambungan selulernya.


Pemberian sarapan oleh kader Posyandu Desa Beringin Mulya, Yatmiati.


Selain itu Sugianto juga berharap, program gerakan satu hati kedepannya lebih ditingkatkan dan dilaksanakan tidak hanya dalam satu tahun sekali saja, akan tetapi setiap 3 atau 6 bulan sekali guna untuk lebih meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya bagi Balita.


“Dengan begitu, dari desa nantinya  akan lebih meningkatkan lagi anggaran untuk program kesehatan dalam pencegahan stunting,  maupun di bidang kesehatan lainnya,” imbuh Sekdes.


Pemberian makanan tambahan kepada Ibu hamil oleh Bidan Desa Beringin Mulya, Retno Wulandari.


Untuk diketahui, program Gerakan Satu Hati merupakan sebuah program Pemerintah Kabupaten Inhil yang dicetus oleh H Muhammad Wardan dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil dalam rangka pengentasan kasus stunting atau masalah gizi kronis di seluruh kawasan Kabupaten Inhil.


Foto bersama usai melaksanakan program Gerakan Satu Hati


(Galeri Foto)




Kades Sumber Jaya Berharap Gerakan Satu Hati Mampu Menekan Angka Stanting dan Kematian pada Ibu dan Bayi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka pengentasan kasus stunting atau masalah gizi kronis, Kepala Desa Sumber Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar program Gerakan Satu Hati.


Program tersebut merupakan sebuah gagasan Bupati Inhil HM Wardan dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan yang digelar secara serentak pada seluruh desa di 20 Kecamatan se-Kabupaten Inhil, Sabtu (22/2/2020).


Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Sumber Jaya ini diikuti oleh peserta dari Bina Keluarga Balita (BKB) dan dihadiri oleh Sekdes Sarwanto, Kelompok Kader Rossellia, serta masyarakat desa.


Kepala Desa Sumber Jaya, Muhtar Hasan saat dikonfirmasi mengatakan, tujuan dari program tersebut merupakan upaya untuk mencegah terjadinya stunting serta pendekteksian dini terhadap stanting di wilayah yang ia pimpin.


“Semoga dengan program Gerakan Satu Hati ini mampu menekan angka papa kasus stunting,” imbuh Muhtar Hasan.


Selain itu, Kades juga berharap kegiatan tersebut akan terus berlanjut, agar Kesahatan Ibu dan bayi terus meningkat.


“Serta mengurangi angka kematian pada ibu dan bayi di Desa Sumber Jaya ini,” harapnya.


Reporter ARB