Tabrak Kayu di Perairan Mandah, Speed Boat Tujuan Tembilahan Guntung Karam

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – SebuahSpeed boat yang membawa penumpang tujuan Tembilahan ke Sungai Guntung Kecamatan Kateman mengalami kecelakaan di Parit Saka, Perairan Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (7/4/2020).

Diperkirakan Speedboat yang mengangkut puluhan orang itu mengalami musibah sekitar Pukul 16.00 WIB.

Dikabarkan Speedboat Alifia ini karam akibat menabrak kayu saat melintasi perairan Mandah tersebut.


Diketahui  petugas dibantu dengan warga memberikan pertolongan untuk menyelamatkan penumpang saat peristiwa berlangsung.

Kapolsek Mandah IPTU Hendri Berson, SH, membenarkan adanya peristiwa ini. 

“Benar ada boat karam, diduga karena menabrak tunggul atau kayu. Dari laporan sementara tidak ada korban jiwa,” kata Kapolsek.

Mengetahui peristiwa itu, Kapolsek mengaku tidak bisa menuju lokasi  sebab terkendala air yang kebetulan surut saat itu.


“Kami ingin berangkat terkendala air surut, jadi petugas Pol Air yang berada di Teluk Lanjut berangkat kesana sedang melakukan evakuasi dan pendataan,” terang Kapolsek. (GMS/IP)


Editor Arb




Singapura Kembali Beri Bantuan ke Batam untuk Tangani Corona

Batam menjadi tempat transit WNI yang pulang dari Singapura dan Malaysia

Foto : Fasilitas obeservasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dok: Humas Kementerian PUPR







ARBindonesia.com, BATAM  – Yayasan Temasek Singapura kembali memberikan bantuan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Batam Kepulauan Riau. Bantuan yang diberikan Selasa, (7/4) berupa 35 unit intermediate bulk container, 350 drum trolley, 350 drum kapasitas 100 liter, 400 ‘hand pump’, 425 botol 2100LF concentrate, dan 350 water dispenser berukuran 10 liter.

Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui konferensi video dengan Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya, Atase Pertahanan RI – Singapura Kol PNB Benny Arfan, perwakilan Temasek Foundation, perwakilan Tuan Sing Holding, perwakilan Sinar Mas dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Wali Kota menyampaikan, sebagai daerah perbatasan, puluhan ribu WNI yang pulang dari Negara Jiran singgah di Batam, di tengah pandemi Covid-19.

“Sampai hari ini pemulangan warga Indonesia dari Malaysia saja mencapai 60 ribuan dan yang akan kembali 2-3 ratus ribu. Semua akan bermuara di Batam,” kata dia.

Karena itu, Batam bertugas turut menangani seluruh WNI yang singgah, termasuk meyakinkan kondisi kesehatannya, sebelum kembali ke daerah asal. Bantuan dari Singapura akan sangat berarti bagi percepatan penanganan Covid-19 di Batam.

“Mudah-mudahan bantuan akan berkelanjutan. Sehingga proses penanganan Covid-19 bisa cepat diselesaikan. Sehingga kita bisa merasakan kembali kondisi yang kita nikmati sebelumnya,” kata Wali Kota.

Ia berharap, bantuan diberikan juga untuk Pemerintah Kabupaten Karimun, yang juga menjadi pintu masuk pekerja migran Indonesia dari Singapura.

“Mungkin tak hanya Kota Batam, tapi akan kita berikan juga ke Karimun. Karena Karimun ikut menjadi lokasi transit TKI,” kata dia.
Sebelumnya Pemerintah Singapura, Yayasan Temasek Singapura dan komunitas warga Singapura di Batam serta telah memberikan berbagai bantuan penanganan Covid-19 untuk Batam.


loading…




Sumber antara/Republika.co.id




Riau Terima Bantuan 8.500 APD dan 4.800 Alat Rapid Test

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19) Provinsi Riau menerima bantuan 8.500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 4.800 alat rapid test dari Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Pusat.


Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Danrem 031 Wirabima, Brigjen TNI Mohammad Fadjar kepada Gubernur Riau, Syamsuar yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi Riau.


“Ini dukungan bantuan dari Gugus Tugas Pusat berupa 8.500 APD, dan 4.800 rapid test,” katanya.







Gubri mengatakan bantuan itu tentu sangat bermakna bagi Gugus Tugas Riau, karena rumah sakit di Riau yang menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif sangat menunggu dan dibutuhkan tenaga medis.


“Bantuan ini baru datang dari Jakarta melalui udara menggunakan pesawat Hercules TNI AU, yang nanti kita sampikan ke rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, baik di Pekanbaru maupun kabupaten/kota se-Riau,” ungkapnya.


“Atas nama Gugus Tugas Provinsi Riau, saya ucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu dalam pengangkutan bantua APD dan rapid test ini dari Gugus Tugas Pusat, yang sangat diharapkan membantu sebagai pelindungan diri tenaga medis agar konsentrasi memberikan pelayanan ke pasien Covid-19 di Riau,” tukasnya.


loading…




Sumber Cakaplah.com




Sepi Penumpang karena Corona, Sopir Taksi Online Tewas Gantung Diri

ARBindonesia.com, JAKARTA– Seorang peria berinisial JL (32) ditemukan tewas gantung diri di belakang rumanya di Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.


Diduga JL mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tidak sanggup membayar cicilan kredit.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dari keterangan keluarga, ada seorang laki-laki yang datang ke rumahnya untuk menanggih cicilan kredit mobil.


“Korban sudah sering melamun. Karena korban sudah 2 bulan tidak menarik Grab,” kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4).


Yusri menyebut, sejak kejadian itulah, sikap korban berubah. Bahkan dari keterangan anak korban, sang ayah sempat mengambil tali ayunan yang ada di dalam rumah.







Namun, sang anak tidak mencurigai tali tersebut akan dijadikan alat untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.


“Anak korban melihat bapaknya melepaskan tali (tambang) ayunan yang ada di dalam rumah. Kemudian korban membawa ke belakang rumah,” ungkap Yusri meniru keterangan sang anak korban.
Usai melepaskan tali tersebut, sang anak sempat mengikuti gerak- gerik sang ayah.


Setelah magrib, si anak tidak lagi melihat bapaknya di rumah, selanjutnya ia mencari ke belakang rumah.


Namun, korban sudah tergantung di dahan pohon sengon dengan tali ayunan warna merah.


“Anaknya langsung teriak meminta tolong kepada ibunya N binti Nasa, selanjutnya istri korban minta tolong kepada tetangga agar korban diturunkan,” tutur Yusri.


loading…




Sumber Pojoksatu.id




JANGAN LUPA! Supermoon Terbesar dan Tercerah pada Tahun 2020 Akan Hadir Malam Ini

ARBindonesia.com – Ditengah pandemi wabah virus corona, alam semesta seolah menunjukan untuk selalu sabar dan kuat dalam menghadapi wabah dunia.

Bukan hanya itu saja alam semesta juga menunjukan dengan adanya fenomena yang sangat dinanti-nantikan oleh banyak orang di seluruh dunia pada tahun ini.

Yakni supermoon 2020 atau bulan purnama terbesar dan menjadi satu yang paling terang akan muncul di langit Bumi pada hari Selasa (7/4/2020) malam.

Seperti dilansir dari laman Courier Journal, Bruce McClure dari Earth Sky akhirnya angkat bicara.

“Lihatlah bulan purnama terbesar tahun ini yang akan bersinar sepanjang malam. Bilan akan muncul setelah matahari terbenam pada 7 April besok, naiklah ke area tinggi di malam hari atau sekitar tengah malam,” ungkapnya.

Dari tiga fenomena yang muncul pada 2020, supermoon yang ada pada 7 April 2020 hari ini disebut menjadi yang terdekat dengan Bumi

Menurut Badan Antriksa AS (NASA), istilah supermoon digunakan oleh media untuk menggambarkan apa yang para astronom sebut sebagai bulan purnama perigean.

Ini adalah bulan purnama yang terjadi di dekat atau pada saat bulan berada pada titik terdekatnya dalam orbitnya di sekitar Bumi.

Karena efek optik yang dikenal sebagai ilusi bulan, bulan purnama bisa tampak besar ketika naik di belakang objek yang jauh di cakrawala. Supermoon tampak sangat mengesankan.

Supermoon kali ini juga dijuluki sebagai bulan merah muda. Tetapi, jangan berharap untuk mencari adanya rona merah muda di bulan ini ya tipstrenners.

Gimana kalian semua apa sudah siap menyaksikan keindahan supermoon yang akan terjadi malam ini? Ingat tetap dirumah ya!

Sumber tipstren.Pojoksatu.id




Sore Ini 156 TKI Tiba Dari Malaysia, Langsung Dicek Kesehatannya

Sebanyak 156 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, tiba di Jatim. Mengantisipasi penyebaran virus Corona, Pemprov Jatim menyiapkan pemeriksaan dan rapid test. Foto/Ilustrasi


ARBindonesia.com, SURABAYA – Pemprov Jatim menyiapkan pemeriksaan kesehatan terhadap 156 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, yang akan tiba di Bandara Interasional Juanda Surabaya, di Kabupaten Sidoarjo, pada pukul 14.50 WIB, Selasa (7/4/2020).


Mengantisipasi kedatangan TKI yang menumpang maskapai penerbangan Malaysia Airlines tersebut, Pemprov Jatim akan melakukan serangkaian screening rapid test guna memastikan mereka dalam keadaan sehat sebelum kembali ke kampung halaman.
“Kita akan kedatangan Pekerja Migran Indonesia (TKI) dari Malaysia. Yang sudah terkonfirmasi sore ini akan landing di Juanda. Jumlahnya ada sebanyak 156 orang,” ucap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi , Selasa (7/4/2020).


TKI yang datang akan langsung mendapatkan pemeriksaan standar prosedur Covid-19. Pertama mereka akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal gun. Kemudian mereka akan di screening menggunakan rapid test Covid-19.
Dari screening tersebut akan dilakukan klasifikasi apakah mereka masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau mungkin Orang Tanpa Gejala (OTG).


“SOP nya selain dicek suhu tubuh besok juga akan dilakukan rapid test. Jika ada yang ditemukan positif maka akan langsung dilakukan perawatan untuk segera di-swab PCR,” tegas Khofifah.
Jika di dalam pelaksanaan rapid test yang diberikan ternyata hasil tesnya negatif, akan dilihat lagi apakah mereka memiliki gejala klinis Covid-19 atau tidak. Jika ada gejala, TKI tersebut akan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Mereka (TKI) yang negatif, akan langsung kami antar di titik-titik sesuai asal daerahnya dan langsung isolasi di desa selama empat belas hari,” imbuh Khofifah.


Para TKI ini tetap dalam koordinasi masing-masing kepala desa untuk dilakukan isolasi mandiri atau observasi selama 14 hari penuh. Dengan adanya sistem screening berlapis ini, masyarakat yang ada di daerah asal TKI tidak perlu cemas. Namun TKI juga harus mematuhi standar prosedur Covid-19.
Termasuk isolasi mandiri bagi yang diperbolehkan kembali kampung halamannya. Dan di kampung halaman mereka juga akan dibekali kartu Health Alert Card (HAC) dan akan tetap dipantau Puskesmas setempat.


“Selain menyiapkan teknis pemeriksaan dan screening, kami sudah menyiapkan 150 bed di Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) untuk pelaksanaan observasi awal termasuk screening rapid test,” ujarnya.


Sumber Sindonews.com