Kemenag Pekanbaru Tetapkan 1 Ramadan 24 April 2020

Ilustrasi


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Kementerian Agama Kota Pekanbaru telah menetapkan 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat (24/4/2020) pada kalender Masehi. Penetapan itu melihat pada waktu dan kalender tahun Hijriah yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Insya Allah Jumat kita sudah puasa,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Edwar S. Umar, Rabu (22/4).


Dikatakannya, penetapan itu sesuai dengan kalender tahun Hijriah yang telah dibuat oleh umat Islam. Tanggal 1 Ramadhan ditetapkan pada Jumat besok.

Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan rukyat untuk memastikan masuknya bulan Ramadhan. “Untuk kepastiannya, kita tetap akan lakukan rukyat pada Kamis (23/4/2020) sore,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan, bahwa perkiraan masuknya bulan Ramadhan pada hari Jumat. Sehingga pada Kamis malamnya, umat muslim sudah bisa melakukan sholat taraweh di rumah masing-masing.


Disamping itu, pihaknya juga menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan umat muslim selama bulan puasa di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah Covid-19. Diantaranya ialah, tidak ada kegiatan ceremonial untuk menyambut bulan Ramadhan, tidak adanya aktivitas pengumupulan orang banyak.

Selanjutnya tidak adanya kegiatan buka dan sahur bersama kecuali dengan keluarga inti. Sholat taraweh hanya dilakukan di rumah masing-masing dan tidak dilakasanakan di masjid.


Kemudian pengumpulan zakat tidak boleh dilakukan dengan mengumpulkan orang banyak, begitu juga dengan pendistribusian zakat, harus langsung diantar ke rumah masing-masing.

Sementara itu, untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri, pihaknya masih mempertimbangkan situasi dan perkembangan Covid-19.

“Kita masih melihat perkembangan situasi. Apabila situasi ini masih seperti ini, maka tentunya pelaksanaan sholat Idul Fitri di rumah saja,” terangnya.


Edwar menambahkan, untuk masyarakat non muslim yang tidak menjalankan ibadah puasa untuk tetap saling menghormati. “Saling menghormati dan tetap jaga persatuan dan kesatuan umat beragama,” pungkasnya.


Sumber sindonews.com




Sekda Kampar Serahkan Bantuan 300 Paket Sembako Kepada Masyarakat

ARBindonesia.com, KAMPAR – Guna Meringankan beban masyarakat masa wabah virus Covid-19 di Kampar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri M.Si serahkan secara simbolis 300 Paket sembako kepada masyarakat Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri, Kamis (23/4/2020).


Didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol S.Ag, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah M.Si, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kampar Syahrizal dan Camat Kampar Kiri M. Farid Ridha, Sekda Kampar mengatakan pembagian sembako ini sudah diatur oleh Pemerintah siapa yang harus menerima dan mendapatkan bantuan.


“Bantuan ini sudah ada aturannya dari pemerintah siapa yang menerima dan mendapatkan bantuan tersebut,” tegas Sekda.


Selain itu juga Sekda kampar menghimbau agar masyarakat harus bisa menjaga aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah salah satunya menyediakan tempat cuci tangan agar senantiasa mencuci tangan sebelum dam sesudah beraktivitas, selain itu juga pemerintah menghimbau agar tidak ke luar rumah jika tidak penting.


“Alhamdulillah sampai saat ini Kampar Kiri aman dan tidak ada kendala, hendaknya tetap seperti ini, tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Yusri.


Kepada aparatur dan seluruh elemen masyarakat, Sekda Kampar juga menghimbau agar senantiasa menjaga dan menjalankan himbauan-himbauan pemerintah berkaitan dengan penanggulangan penyebaran wabah virus Covid-19.


“Jangan ada kumpul-kumpul lagi, tetap jaga jarak,”, ujarnya.


Syahrizal dalam laporannya menjelaskan secara keseluruhan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri sebanyak 893 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak wabah virus Covid-19.


“893 Paket tersebut kita serahkan disetiap desa dan kelurahan di Kecamatan Kampar Kiri, untuk meringankan beban masyarakat,”ucap Syahrizal


Selain itu, masyarakat juga mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar juga berupa sembako.


Usai menyerahkan bantuan Sekda Kampar meninjau posko kesehatan di Puskesmas dan membagikan masker di jalan raya lipat kain. (Dok_pim)


Laporan Yusrizal




Perlu Uang Banyak untuk Penanganan Covid-19, Gubri Tagih DBH 2018 ke Pusat

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar telah mengirim surat ke Menteri Keungan (Menkeu) meminta sisa kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau tahun 2018.


Termasuk kurang bayar DBH kabupaten/kota se-Riau.
Permintaan tersebut sebagai upaya Pemprov Riau untuk percepatan penanganan Coronavirus Disease (Covid-19). Sebab untuk mengatasi persoalan itu diperlukan dukungan pendanaan yang cukup besar, khususnya melalui Anggaran Pendapalan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota se-Provinsi Riau.


“Pak Gubernur sudah mengirim surat permintaan ke Menkeu agar sisa kurang bayar DBH provinsi dan kabupaten/kota se-Riau segera dibayarkan. Karena dana itu diperlukan untuk pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19,” kata Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi, Kamis (23/4/2020).


Syahrial menjelaskan, kurang bayar DBH Pemprov Riau tahun 2018 sesuai PMK Nomor 20 Tahun 2020 sebesar Rp439 miliar lebih. Sedangkan untuk kurang bayar DBH kabupten/kota sebesar Rp608 miliar.


“Artinya ada kurang bayar sekitar Rp1,047 triliun untuk DBH provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pendapatan Daerah Riau ini.


Menurutnya, permintaan gubernur tersebut telah mendapat respon dari pemerintah pusat dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 36 Tahun 2020, tentang Penetapan alokasi sementara kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2019 dalam rangka penanganan Covid-19.


“Alhamdulillah, dikeluarkan PMK ini salah satu respon pusat dalam rangka memberi kepastian terhadap kurang bayar DBH sumber daya alam kita,” ungkapnya.


Disinggung soal DBH 2019 apakah masih ada kurang bayar dari pusat, Syahrial menjelaskan untuk DBH 2019 kabupaten/kota semua sudah disalurkan pusat. Untuk provinsi Riau belum.


“Untuk kurang bayar DBH provinsi tahun 2019 masih menunggu PMK setelah


audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ungkap mantan Penjabat Bupati Kampar ini.


Sedangkan DBH triwulan I tahun 2020, Syahrial menyebut sudah masuk ke rekening kas umum daerah Provinsi Riau akhir Maret lalu.


“DBH triwulan I 2020 kita sudah masuk pada tanggal 30 Maret lalu sebesar Rp165.895.967.900,” pungkasnya.


Sumber cakaplah.com




Orang Kaya Ikut Daftar, Data Calon Penerima Bantuan PSBB Pekanbaru Membengkak

Foto ilustrasi


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Data calon penerima bantuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di luar Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pekanbaru membengkak dari awal perkiraan sebanyak 25 ribu Kepala Keluarga (KK) mencapai ratusan ribu. Bahkan, orang kaya pun ikut mendaftar sebagai penerima bantuan.


Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, semua jenis bantuan menjadi atensi utama walikota, ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kajari Pekanbaru. Kata dia, Dinas Sosial sudah lakukan finalisasi.


“Kami juga sedang lakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak di Pekanbaru,” kata Ingot.
Pendataan dan validasi dilakukan oleh RT dan RW, nanti disahkan oleh lurah dan camat. Tidak ada jalur pendataan lain selain pendataan RT dan RW.


“Kalau ada selain RT dan RW mungkin bantuan pihak lain, atau mungkin hoax. Jadi kita harus berhati-hati di saat seperti ini, ada yang bermain di air keruh akan menciptakan suasana yang tidak baik,” kata dia.


Mengenai angka pasti berapa KK yang terdampak, Ingot menyebut masih tentatif. Ia belum bisa menyampaikan data tersebut dengan alasan masih mentah dan perlu verifikasi.


Ia tidak menampik bahwa data yang sudah dikumpulkan oleh RT dan RW membengkak dari jumlah perkiraan awal. Informasi yang lansir dari cakaplah.com, data yang terkumpul mencapai ratusan ribu KK.


“Itu yang akan kita verifikasi. Banyak sekali informasi, bahkan orang kaya pun katanya ada yang mendaftar. Jadi makanya saya belum mau menyampaikan jumlahnya karena masih terlalu cepat. Kita lakukan verifikasi baru kita akan sampaikan,” jelasnya.


Namun, kata dia, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, bantuan ini menjadi atensi pemerintah. “Yang penting ini menjadi atensi pemerintah daerah, jadi masyarakat jangan khawatir,” jelasnya.


Sumber cakaplah.com




Jelang Puasa, Pemdes Beringin Mulya Semprot Tempat Ibadan dan Bagikan Sembako plus Masker

ARBindonesia.com , INDRAGIRI HILIR – Menjelang memasuki awal bulan puasa Ramadhan 1441 H, Pemerintah Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) lakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat ibadah, Kamis (23/4/2020).


Penyemprotan ini dilaksanakan oleh Kepala Desa Beringin Mulya berserta perangkatnya dan didampingi oleh Babinsa, lembaga desa, dan Bidan desa. Disamping itu juga Tim Penggerak PKK melakukan Pembagian Sembako dan Masker kepada masyarakat.


Kepala Desa Beringin Mulya, Kuslani mengatakan bahwa pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan ini sebelumnya juga sudah kami lakukan.


Hari ini, sebelum memasuki awal ramadhan kami kembali melakukan penyemprotan guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19 yang sangat membahayakan.


“Ini yang kesekian kalinya, apa lagi sebentar lagi bulan ramadhan kita harus rutin melakukan penyemprotan disinfektan di setiap titik seperti masjid, mushola,” kata Kuslani.


“Selain itu, dari TP PKK hari ini juga melakukan pembagian sembako dan masker kepada masyarakat Desa Beringin Mulya,” tuturnya.



Tidak hanya itu,  Kuslani juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua jajaran apratur pemerintahan desa dan masyarakat yang telah membantu kami dalam kegiatan upaya pencegahan Covid-19 ini.  (Arb)




Bupati Kampar dan Ketua DPRD Bagikan Sembako di Tiga Kecamatan

ARBindonesia.com, KAMPAR – Bupati Kabupaten Kampar bersama Ketua DPRD membagikan bantuan berupa sembako dan masker kepada masyarakat di Kecamatan Tambang, Kampa dan Kampar, Rabu (22/4/2020).


Selain secara simbolis, pembagian sembako di tiga Kecamatan tersebut juga dilaksanakan dengan cara mendatangi langsung rumah masyarakat yang kurang mampu. Serta turun langsung membagikan masker kepada pedangan dan pengunjung pasar Danau.


Selain Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto yang terjun langsung, dalam pembagian sembako dan masker kali ini juga turut hadir Ketua DPRD Kampar Faisal, Wakil Ketua DPRD Repol, Ketua Basnaz Basri Rasyid dengan didampingi Kadis Kesehatan Dedi Dedi Sambudi, Kadis Sosial Zamzami dan Camat.


Paket bantuan sembako yang terdiri dari beras Bulog 10 kg dan bingkisan yang berisi Minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, Supermi 10 Bungkus, dibagikan kepada masyarakat tiga Kecamatan yakni 439 paket untuk Kecamatan tambang, 236 paket untuk Kecamatan Kampa, 842 paket untuk Kecamatan Kampar, selain itu juga Bupati Kampar beserta rombongan berjalan kaki mengantarkan bantuan sembako di tiga rumah warga yang ada di Kecamatan tambang lalu menuju pasar danau untuk membagikan masker kepada masyarakat.


Dalam arahannya secara langsung Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat secara mandiri memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona Covid-19, dengan adanya bantuan ini semoga membantu masyarakat miskin saat berdiam dirumah.


“Kita harus mau dirumah, karena virus ini ada dan tidak main-main, jangan kemana-mana keluar rumah kalau tidak ada keperluan mendesak,” ungkap Catur


Penyebaran virus ini sangat mudah maka dari itulah kita harus menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah dan jaga jarak lakukan sosial distancing karena penyebaran Virus Corona Covid-19 ini sangat mudah melalui udara maupun sentuhan.


“Pemerintah selalu memberikan himbauan kepada masyarakat agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona Covid-19 ini, tak bosan masyarakat terus dihimbau karena keselamatan jiwa masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah untuk itu marilah bersama-sama kita terapkan protokol Kesehatan,” papar Catur (Diskominfops Kampar)


Laporan Yusrizal