Kapolsek Tapung Bantu Pemilik Bengkel Buat Kamar Tidur untuk Putrinya

ARBindonesia.com, KAMPAR – Masih ingat berita viral yang terjadi di Kota Bangkinang beberapa waktu lalu, seorang tukang bengkel sepeda motor bernama Jayadi yang sempat alami kelaparan bersama putrinya, karena tidak memiliki uang pembeli beras sehingga terpaksa makan mie Instant sebungkus berdua dengan putrinya selama beberapa hari.


Usai diberitakan, banyak warga yang tersentuh dan ikut memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada Jayadi, yang tinggal di bengkel sepeda motor berlokasi di Jalan Ahmad Yani depan Lapangan Pelajar Bangkinang.


Salahsatu yang turut membantu saat itu adalah Kapolsek Tapung Kompol Sumarno, beliau sangat tersentuh melihat keadaan Jayadi yang tinggal di bengkel kecil bersama putrinya yang berumur 13 tahun.


Saat itu Kompol Sumarno menyampaikan keinginannya untuk membantu membuatkan kamar bagi putri Jayadi disamping bengkelnya, namun untuk merealisasikan keinginannya itu tentunya ia harus minta izin dulu kepada pemilik lahan diatas bengkel yang ditempati Jayadi itu.


Setelah mendapat izin, Sumarno langsung mendatangkan bahan bangunan dan tukang untuk merealisasikan keinginannya itu, sore tadi terlihat tambahan kamar disamping bengkel itu telah terwujud, kamar mungil berbahan papan dan dilapisi triplek pada bagian dalam telah selesai dan siap ditempati putri Jayadi.


Jayadi dan Putrinya sangat senang atas bantuan dari Kompol Sumarno Kapolsek Tapung ini, beliau sangat berterimakasih kepada Sumarno atas bantuan yang diberikan kepadanya.


Kompol Sumarno yang dikonfirmasi oleh penulis membenarkan hal ini, disampaikan Marno bahwa bantuan ini semata-mata hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama atas dasar keikhlasan, jelasnya.


Ketika ditanya berapa budjet yang dikeluarkannya, Sumarno enggan menyebutkan, “Saya senang, karena janji untuk membuatkan kamar bagi Putri Jayadi telah terwujud, semoga mereka senang menerima bantuan ini”, ungkapnya. (Humas)




Istri Pergoki Suami Cabuli Anak Tiri, Pelaku Diamankan Polres Rohul

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Oknum juru parkir ANW (43 th) Warga Dusun Sepokat Nabaru, Desa Rambah Tengah Utara (RTU) Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dibekuk Tim Opsnal Polres Rokan Hulu.


Pasalnya ANW kepergok oleh istrinya sedang mencabuli anak tirinya di ruang tamu rumahnya, Minggu (3/5/2020) malam.


Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Farida Aslely Turnif, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan kasus ini, Farida mengatakan terungkapnya kasus ini berawal pada Senin (4/5/2020) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.


“Saat itu Habibah beserta 3 orang anak-anaknya termasuk Korban datang ke rumah ANW dan langsung menceritakan kepada Nenek Korban bahwa pada hari Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 22.00 WIB, saat itu Habibah terbangun dari tidurnya dan tidak menjumpai anak perempuannya yang bernama NS (Korban_red) yang mana sebelumnya Korban tidur disampingnya di dalam kamar,” ungkapnya.


Karena khawatir terjadi sesuatu, dia berusaha mencari tahu keberadaan anaknya (NS), namun alangkah terkejutnya saat dirinya melihat Korban sedang berada di ruang tamu bersama ANW yang saat itu sedang membuka dan menurunkan celana NS. Tak tahan melihat perlakuan bejat itu, Bibah langsung mengejar dan menendang Korban. Mendengar cerita dari Habibah, neneknya pun bertanya kepada Korban perihal kebenaran cerita itu, Korban pun membenarkan bahwa hal itu memang benar terjadi


Merasa dirugikan dan tidak senang atas perbuatan ANW maka kasus inipun dilaporkan ke Mapolres Rohul untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.


Mendapat laporan dugaan kasus pelecehan dan pencabulan tersebut Tim Opsnal Polres Rohul bergerak cepat, akhirnya pada Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 12.30 Wib Tim Opsnal Polres Rohul berhasil mengamankan Pelaku yang saat itu sedang bekerja di Toko Surya Motor jalan Diponegoro Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.


Kini ANW meringkuk di sel tahanan Mapolres Rohul untuk proses lebih lanjut guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.(***)


Laporan Faidar




Kecamatan Pelangiran Sumbang 2 Pasient Positif Covid, Total 7 di Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR –  Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyumbang 2 orang pasient yang positif terpapar Covid-19, Kamis (7/5/2020).


Total di Kabupaten Inhil warga yang positif terpapar virus corona berjumlah 7 orang, satu diantaranya telah meninggal dunia.

Disampaikan Tim Gugus Tugas Terpadu Percepatan Pencegahan Covid-19 Inhil melalui Ketua Tim Medis Penanganan Paisent Covid-19,  dr. Aleksis, Sp.P, bahwa dari hasil swab, dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan santri dari pondok pesantren di Jawa Timur  dengan inisial  ZA (L-22 th) dan KH (P-16 th).


“Pasent positif yang ke 6 dan 7, saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Raja Musa Guntung, dan 4 pasient positif lainnya dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” tuturnya melalui Press Compren.


“Dari keseluruhan pasient tersebut, semuanya dalam kondisi baik,” tambahnya lagi.


Selain itu, disampaikan dr. Aleksis, saat ini masih ada 19 orang Pasient Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menunggu hasil Swab keluar.


Data terangkum 7 Pasien Positif Covid di Inhil :
– Kecamatan Tembilahan  1 orang  (meninggal)
– Kecamatan Keritang 2 orang
– Kecamatan Reteh 2 orang.
– Kecamatan Pelangiran 2 orang.


(Arbain)




Lagi, Polres Kampar Salurkan Bantuan pada Warga Terdampak Covid 19

ARBindonesia.com, KAMPAR – Lagi-lagi Polres Kabupaten Kampar  menyalurkan bantuan kebutuahan bahan pokok  kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19, Kamis (7/4/2020).


Kali ini, bantuan yang didistribusikan tersebut merupakan donasi dari anggota Bhanyangkari Polres Kampar.


Pendistribusian barang kebutuhan pokok ini dipimpin oleh Kasi Was, Iptu. Khairil, S.H, dan Kanit Regiden, Ipda. Angga Dewansyah, S.Trk, dan diikuti sejumlah personel lainnya.


Ada sepuluh keluarga yang diberikan bantuan, yaitu Ny. Irwanto (44 th), Asni (63 th), Ni El (53 th), Nurma (77 th), Yusna (33 th) dan Ilis (36 th) warga Jalan Datuk Tabano Gang Amal, Bangkinang Kota.


Selanjutnya Hilda (35 th) warga Salo Timur, Dewi (50 th) dan Tiah (49 th) warga Jalan M. Yamin Bangkinang Kota, serta Urip (45 th) warga Dusun Merbau Salo.


Masing-masing keluarga ini diberikan bantuan berupa beras 5 Kg, telur ayam 10 butir, minyak goreng 1 kantong dan gula pasir 1 bungkus. 


Terlihat saat menerima bantaun tersebut, para penerima tampak senang, dan mereka mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.


Selain memberikan bantuan, para personel Polres Kampar ini juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mererapkan physical distancing dan pola hidup bersih.


Kapolres Kampar, AKBP. Mohammad Kholid, S.I.K, melalui Kasubbag Humas, Iptu. Deni Yusra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program tali asih sekaligus sebagai bentuk kepedulian dari jajaran Kepolisian, khususnya Polres Kampar terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.


“Semoga bantuan ini dapat meringankan kesulitan warga kurang mampu yang terdampak Covid-19,”ujarnya. (HMS)


Laporan Yusrizal
Editor Arb




Kasus WNI Positif Corona Meninggal di Luar Negeri Menjadi 38 Orang

Kemlu mencatat jumlah WNI di luar negeri yang meninggal akibat positif Corona bertambah menjadi 38 orang. Foto/SINDOnews


ARBindonesia.com, JAKARTA – Dalam dua hari berturut-turut, Arab Saudi mencatatkan empat warga negara Indonesia (WNI) di negaranya meninggal akibat Corona. Dengan penambahan itu, total WNI di luar negeri yang dinyatakan meninggal akibat wabah itu mencapai 38 orang.


Catatan itu diperoleh dari data yang diungkapkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) hari ini melalui keterangan di akun Twitter-nya @Kemlu_RI. Tercatat terjadi penambahan lagi kasus WNI di luar negeri yang dinyatakan positif COVID-19.


Hingga hari ini, Kemlu mengumumkan total kasus WNI terkonfirmasi Covid-19 mencapai 714 orang. Ada sembilan kasus baru yang terjadi di beberapa negara. “Tambahan WNI terkonfirmasi #COVID19 di Amerika Serikat, Inggris & Arab Saudi. Total WNI terkonfirmasi COVID-19 di Luar Negeri adalah 714,” begitu keterangan Kemlu, Kamis (7/5/2020).


Bila dirinci, di Amerika Serikat bertambah empat kasus baru WNI positif Corona. Kemudian, penambahan dua kasus lainnya terjadi di Arab Saudi dan tiga kasus di Inggris.


Berdasarkan data itu, Kemlu juga menyampakian terjadi lonjakan kasus WNI di luar negeri yang sembuh dari Corona sebanyak delapan orang. Dengan demikian, total yang dinyatakan sembuh mencapai 333 sembuh.


Pasien yang dinyatakan sembuh berada di dua negara. Jumlah yang dinyatakan sembuh di Amerika Serikat bertambah lima orang, sedangkan di Inggris tiga orang. Adanya penambahan kasus sembuh itu menyebabkan jumlah WNI yang menjalani perawatan intensif menurun satu orang. Saat ini total yang dirawat dan dalam kondisi stabil mencapai 343 dalam perawatan.


Berikut Sebaran Kasus WNI Covid-19 di Luar Negeri


Amerika Serikat: 55 orang (16 sembuh, 27 stabil, 12 meninggal)


Arab Saudi: 96 orang (15 sembuh, 71 stabil, 10 meninggal)


Australia: 2 orang (stabil)


Belanda: 7 orang (2 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)


Belgia: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)


Brunei Darussalam: 5 orang (4 sembuh, 1 stabil)


Ekuador: 1 orang (sembuh)


Filipina: 1 orang (stabil)


Finlandia: 1 orang (sembuh)


India: 75 orang (73 sembuh, 2 stabil)


Inggris: 17 orang (14 sembuh, 1 stabil, 2 meninggal)


Irlandia: 1 orang (sembuh)


Italia: 3 orang (sembuh)


Jepang: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)


Jerman: 10 orang (6 sembuh, 3 stabil, 1 meninggal)


Kamboja: 2 orang (sembuh)


Kanada: 1 orang (stabil)


Korea Selatan: 1 orang (sembuh)


Kuwait: 6 orang (stabil)


Malaysia: 108 orang (27 sembuh, 79 stabil, 2 meninggal)


Oman: 1 orang (sembuh)


Pakistan: 32 orang (26 sembuh, 6 stabil)


Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)


UEA: 15 orang (1 sembuh, 14 stabil)


Qatar: 8 orang (4 sembuh, 4 stabil)


RRT (Makau): 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)


Rusia : 5 orang (stabil)


Singapura: 51 orang (28 sembuh, 21 stabil, 2 meninggal)


Spanyol: 13 orang (11 sembuh, 2 stabil)


Taiwan: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)


Thailand: 1 orang (stabil)


Turki: 2 orang (1 sembuh, 1 meninggal)


Vatikan: 8 orang (5 sembuh, 3 stabil)


Kapal pesiar: 172 WNI (81 sembuh, 87 stabil, 4 meninggal)


sumber sindonews.com




Lion Air Mulai Bersiap Kembali Layani Penerbangan

Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. Foto/Dok


ARBindonesia.com, JAKARTA – Maskapai penerbangan Lion Air yang terdiri dari Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) memastikan akan kembali beroperasional dalam mengangkut penumpang. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik.


Sejalan dengan itu diterbitkan Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menerangkan, calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud.


“Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,”‘ katanya di Jakarta, Kamis (7/5/2020).


Sambung dia menambahkan, operasional Lion Air Group dipersiapkan secara menyeluruh dan berupaya maksimal dalam rangka memberikan pelayanan dengan melaksanakan berbagai langkah antisipasi, agar tujuan pelaksanaan penerbangan rute domestik tetap berjalan berdasarkan ketentuan berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first).


Pasalnya, untuk memastikan keseluruhan unsur-unsur tersebut, Lion Air Group senantiasa menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama pandemi Covid-19, antara lain untuk kesehatan awak pesawat dan petugas layanan lainnya, Lion Air Group sudah mengikuti rekomendasi protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker.


“Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya,” paparnya.


Sebagai informasi, pengaturan jarak aman antartamu atau penumpang (physical distancing) diterapkaan dalam kabin pesawat pada setiap penerbangan. Tipe pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO dan Airbus 320-200NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah (B dan E) tidak dipergunakan (tanda petunjuk “X”), tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela (window) dan lorong (aisle).


Tipe pesawat ATR 72 dan pesawat yang mempunyai layanan kelas bisnis bertata letak kursi 2-2, mengimplementasikan metode saling silang atau zig zag. Prosedur pemeliharaan dan perawatan pada semua armada (Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600) dikerjakan secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unschedule maintenance).


Sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan secara rutin serta ditingkatkan, meliputi aircraft interior exterior cleaning (AIEC), terdiri aircraft interior cleaning (membersihkan detail setiap bagian dalam pesawat) dan aircraft exterior cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).


Sementara itu terhitung mulai pengoperasian kembali hingga pemberitahuan lebih lanjut, penyesuaian terminal keberangkatan dan kedatangan. Penerbangan domestik Lion Air dari Terminal 1A pindah ke Terminal 2E Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.


Penerbangan internasional Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air dari Terminal 2F pindah ke Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Penerbangan domestik Batik Air dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma pindah ke Terminal 2E (layanan Batik Air tetap di Terminal 2E) dan domestik Wings Air tetap di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma.


Lion Air Group memfasilitasi kepada calon tamu atau penumpang yang akan membeli tiket (issued ticket) dapat dilakukan di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899, www.lionair.co.id ; www.batikair.com serta aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air. Untuk pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut.


Sumber sindonews.com