Debat Capres AS Memanas, Biden Sebut Trump Badut, Rasis dan Anak Anjingnya Putin

Depat Capres Amerika, foto detik.com


ARBindonesia.com CLEVELAND – Calon presiden (capres) petahana dari Partai Republik, Donald Trump dan rivalnya dari Partai Demokrat
Joe Biden menjalani debat capres untuk pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020. Biden mengumbar kata-kata kasar untuk rivalnya karena kesal setelah diinterupsi berulang kali.


Moderator Chris Wallace nyaris tidak bisa mengontrol debat yang berlangsun Selasa malam waktu setempat atau Rabu (30/9/2020) pagi WIB. Kedua pesaing untuk berebut kursi Gedung Putih itu berbicara satu sama lain dan melontarkan penghinaan dalam perkelahian politik yang membuat sulit bagi keduanya untuk membuat pernyataan.


“Maukah Anda tutup mulut, Bung? Ini sangat tidak rahasia,” kata Biden yang kesal setelah diinterupsi berulang kali oleh Trump selama segmen pertama debat soal topik Mahkamah Agung.


Biden kemudian menyebut Trump sebagai “badut”, seorang “rasis” dan “anak anjing Putin” mengacu pada Presiden Rusia Vladimir Putin.”Anda adalah presiden terburuk yang pernah dimiliki Amerika,” kata Biden seperti dikutip Reuters.


Trump dengan santai membalas; “Tidak ada yang pintar tentang Anda, Joe.”


Di akhir debat, Wallace mendesak Presiden Trump untuk menghentikan interupsi. “Saya pikir negara akan lebih baik dilayani jika kita mengizinkan kedua orang untuk berbicara dengan lebih sedikit interupsi. Saya meminta Anda, Tuan Presiden untuk melakukan itu.”


Trump menjawab; “Ya, dan dia juga.”


Wallace menjawab; “Baiklah, terus terang, Anda telah melakukan lebih banyak interupsi.”


Trump berkata lagi; “Tapi dia melakukan banyak hal.”


Biden, 77, telah memimpin secara konsisten atas Trump, 74, dalam jajak pendapat nasional, meskipun survei di medan pertempuran menyatakan bahwa yang akan memutuskan pemilu menunjukkan persaingan yang lebih ketat. Sulit untuk menentukan apakah perdebatan hari ini akan mengubah arah.


Biden mempertanyakan kepemimpinan Trump dalam pandemi virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang Amerika, dengan mengatakan Trump telah panik dan gagal melindungi orang Amerika karena dia lebih peduli dengan ekonomi.


“Dia panik atau dia melihat pasar saham,” kata Biden tentang Trump, yang telah mendorong negara-negara bagian AS untuk membuka kembali ekonomi mereka dan mengecilkan ancaman pandemi.


“Banyak orang meninggal dan lebih banyak lagi yang akan mati kecuali dia menjadi jauh lebih pintar, jauh lebih cepat,” kata Biden.


Trump keberatan dengan Biden menggunakan kata “pintar”.


“Anda lulus paling rendah atau hampir paling rendah di kelas Anda. Jangan pernah menggunakan kata pintar dengan saya. Jangan pernah menggunakan kata itu,” kata Trump.


Dia membela pendekatannya terhadap pandemi dan berkata; “Kami telah melakukan pekerjaan dengan baik.”


“Tapi saya katakan pada Anda, Joe, Anda tidak akan pernah bisa melakukan pekerjaan yang kami lakukan. Anda tidak memilikinya dalam darah Anda,” katanya.


Pilpres AS akan digelar 3 November mendatang. Jika menang, Trump akan berkuasa untuk periode kedua.


Kedua pesaing itu tidak berjabat tangan saat memasuki panggung debat karena berpegang pada protokol kesehatan tentang menjaga jarak sosial untuk mencegah penyebaran virus corona.


Trump, yang menolak untuk melakukan transfer kekuasaan secara damai jika dia kalah dalam pemilihan, mengulangi tuduhannya yang tidak berdasar bahwa pemungutan suara melalui surat akan mengarah pada kecurangan. Para ahli mengatakan kecurangan sangat jarang terjadi.


Sumber Sindonews.com




5 Perwakilan Dari 30 Ikatan Ketua Pemuda Serahkan Bantuan Kepada Ketua IKPP-19

ARBindonesia,com.Dumai-Banjir merendamkan pemukiman warga yang berada di jalan pembangunan RT 019,020,021,Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, di ketahui sudah memasuki hari ke 7 ( tujuh )


Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas warga yang ingin bekerja,berkebun dan lainnya.


ketingian air di perkirakan satu meter lebih,juga membuat seisi rumah warga ikut terendam,setelah di guyur hujan deras selama sepekan.bahkan sampai hari ini,Minggu (27/09/2020) banjir masih merendam beberapa rumah warga.


Melihat kondisi yang terjadi di lapangan, Ketua Ikatan Pemuda yang tergabung di Grup Silaturahmi Ketua Ikatan Pemuda Kota Dumai salah satu dari 5 ikatan ketua pemuda yang mewakili adalah saudara Hendra Isolihin,yang biasa di sapa agos itu dan bersama 4 yang lain nya langsung mengunjungi ketua IKPP-19 Saudara Misno yang sedang di landa musibah (Banjir).


Sedikitnya ada 5 ketua ikatan pemuda yang datang mewakili ketua-ketua pemuda lainnya.


Abdul Khadir Jailani Ketua P3-08 MJ di dampinggi Bung Suryadi Ketua IPPG-01 memnyampaikan ” Kami sangat prihatin melihat salah satu rekan kami yang sedang di timpa musibah, untuk itu kami ingin tunjukan kepada beliau, bahwa kita saat ini bersaudara”Ungkap ketua P3-08 MJ


Di sambung oleh suryadi Ketua IPPG-01″ kedatangan kami bertujuan untuk memberi semangat dan sedikit memberi bantuan yang kami peroleh dari sumbangan rekan-rekan ketua pemuda.Alhamdulillah hari ini kita bisa langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada misno rekan kita ketua IKPP-19″Jelas suryadi


Akhirkata”Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan beban rekan kita yang saat ini di landa musibah, Dan semoga kita seluruh ikatan ketua pemuda kota dumai bisa lebih kompak lagi demi terwujudnya cita-cita kita bersama”Pungkas Jailani


Di lokasi yang sama Misno ketua IKPP-19 juga menyampaikan”Hari ini saya merasa bangga dan terharu bisa bergabung bersama Ketua-ketua Ikatan pemuda Kota Dumai,yang sangat peduli kepada saya, semoga apa yang telah rekan-rekan berikan menjadi pahala dan berkah buat kita semua”Ujar Misno


Misno juga menambahkan”di kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan kepada pemerintah Kota Dumai, untuk bisa mengatasi permasalahan banjir ini secepatnya, kami tidak mau permasalahan banjir ini menjadi masalah setiap tahunnya bagi kami”Tutup Ketua IKPP-19 itu dengan harapan pemerintah bisa mendengar apa yang ia sampaikan.(hrk)




Kunjungi Project Tanaman Hyroponik FKWI, Ketua DPRD Inhil Bangga

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H.Ferriyandi memberikan apresiasi dan tampak senang saat mengunjungi project tanaman hyroponik milik pengurus Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI).


Tak hanya itu, Ketua DPRD Inhil, H.Feriyandi juga menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukannya bentuk dukungan terhadap aksi nyata Pengurus FKWI dalam mendukung Pemerintah terkait program ketahanan pangan.


“Tentunya kita bangga kepada pengurus FKWI, meskipun Inhil dalam situasi melonjaknya pandemi covid19. Akan tetapi teman-teman memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan ketahanan pangan melalui tanaman hyroponik,” ucap H.Ferriyandi di lokasi lahan project, Sabtu siang (26/09).


“Ini bisa menjadi contoh untuk anak-anak muda yang lain, bahwa ketahanan pangan melalui hyroponik sangat bisa mengatasi masalah krisis ekonomi, apalagi yang ditanam adalah sayuran yang segar dan bagus untuk kesehatan tubuh,” tambahnya.


“Saya berharap kegiatan FKWI seperti ini terus berjalan dengan lancar, agar bisa menjadi contoh bagi semua kelompok anak muda di Kabupaten Inhil khususnya,” Harap Bang Ferry.


Disamping itu, Ketua FKWI Deby Chandra mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD Inhil yang berkesempatan mengunjungi Project Tanaman Hyroponik FKWI.


“Terimakasih kepada Ketua DPRD Inhil atas kunjungan dan dukungannya, semoga pengurus FKWI terus semangat dan selalu siap dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab terhadap Project Tanaman Hydroponik yang dijalankan,” ujar Deby. (*)




Perkuat Implementasi Atensi Anak, Balai Anak Rumbai Jalin MoU dengan Walikota Sawahlunto Sumbar

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Untuk memperkuat implementasi atensi anak, Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) peningkatan kualitas layanan rehabilitasi sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) dengan Walikota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Jum’at (25/92020).


Kepala Balai Anak “Rumbai” didampingi oleh Kepala Seksi Layanan Rehabilitasi Sosial dan tim diterima oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta dan jajarannya serta beberapa Kepala Dinas terkait Perlindungan Anak.


Penandatanganan MoU dilaksanakan di ruang rapat utama kantor Walikota Sawahlunto.



MoU ini sebagai dasar bagi kedua belah pihak untuk dapat mengimplementasikan layanan rehabilitasi sosial bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat.


Kepala Balai Anak “Rumbai”, Ahmad Subarkah, memaparkan program Rehabilitasi Sosial yang dilakukan terhadap Anak AMPK, serta adanya paradigma baru dan arahan dari Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI di tahun 2021 dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial terhadap anak berbasis Asistensi Anak.


“Kedepannya kami mendorong adanya layanan integratif untuk memudahkan dinas sosial dan SKPD lainnya dapat melaksanakan layanan asistensi sosial berbasis Keluarga, Komunitas dan Residensial dengan pendekatan Manajemen Kasus,” ungkapnya.


“Program Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) sebagai ujung tombak penanganan masalah sosial anak agar dapat melibatkan berbagai instansi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi sehingga penanganan permasalahan anak tidak hanya bertumpu pada dinas sosial,” tutup Ahmad Subarkah.


Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan sekilas informasi berkaitan bahwa Sawahlunto menjadi kawasan Heritage yang sudah ditetapkan UNESCO yang akan dikembangkan sebagai Kota Wisata Tambang Batu Bara.


“Sawahlunto sudah ditetapkan sebagai kota layak anak dengan predikat Nindya. Namun, sekarang kasus-kasus anak semakin meningkat. Dengan adanya MoU ini menjadi solusi bagi kami dan tentunya dapat saling menguntungkan para Pihak,” imbuhnya.


“MoU ini juga sesuai dengan RPJMD yang kami susun, program kami terhadap kelompok marginal salah satunya permasalahan anak. Kami sangat peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak sehingga dengan adanya MoU ini menjadi manfaat yang luar biasa bagi anak-anak di Sawahlunto,” ujar Deri Asta.


Selain itu, saat sesi diskusi, Wakil Walikota Sawahlunto, Zuhrin Sayuti mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Tim dari Balai Anak “Rumbai” dan menanyakan bagaimana pengasuhan bagi anak-anak AMPK yang usia nya balita serta komunikasi beberapa hal terkait program Balai Anak Rumbai Pekanbaru.


Selain itu juga, Kepala Dinas Sosial Sawahlunto, Dedi Syahendry menambahkan bahwa agenda kerjasama ini sangat luar biasa sehingga nanti kalau ada masalah-masalah Anak dikemudian hari.


“Akan lebih mudah koordinasi penanganannya, dan akan kita implementasikan ke teknisnya,” tutupnya.


(Tim Humas Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru/arb)




Mendadak, Dandim 0314/Inhil Kunjungi Project Lahan Tanaman Hidroponik FKWI

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal, kunjungi project lahan tanaman hidroponik di samping Sekre FKWI, Jumat pagi (25/9).


Dalam kunjungan tersebut, Dandim sangat mendukung inovasi dan gagasan dari pengurus FKWI dalam mendukung program ketahanan pangan.


“Kita sangat mendukung, semoga apa yang diupayakan berjalan dengan lancar,” sebut Dandim.


Dandim mengungkapkan siap memberikan bimbingan kepada pengurus FKWI dalam membangun pertanian hidroponik ini.


Bukan hanya memberikan bimbingan teknis, Dandim juga memberikan bantuan material guna kelancaran dan memenuhi kebutuhan tanaman hidroponik.


Sementara itu, Ketua FKWI, Deby Candra sangat berterimakasih kepada Dandim, Kapolres, serta lembaga-lembaga lain yang ikut berkontribusi membantu kegiatan ketahan pangan ini.


“Terimakasih kami ucapkan. Semoga kegiatan kami ini berhasil seperti yang diharapkan,” terang Deby.


Terakhir Deby mengatakan, project pembuatan tanaman pola hidroponik ini akan sebagai contoh untuk memotivasi warga Inhil agar bisa memanfaatkan lahan kosong sebagai memenuhi kebutuhan mereka disaat perekonomian sedang sulit akibat wabah virus Corona.


“Ini akan menjadi percontohan. Dan kita siap mengedukasi masyarakat Inhil untuk membudidayakan tanaman melaui pola hidroponik,” tuturnya.


Untuk diketahui, project tanaman hidroponik berlokasi di samping Sekretariat FKWI, tepatnya dibelakang gedung Tasik Gemilang Tembilahan. (*)




Tidak ada Pengurangan Kouta Gas Elpiji 3 Kg ke Agen di Inhil, Lantas Langka dan Harga Melonjak Disebabkan oleh apa ?

Gas Elpiji 3kg, foto liputan6


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Mengenai kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram yang terjadi beberapa hari belakangan ini, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa tidak ada pengurangan Kuota oleh Pertamina yang disuplai ke Agen-agen elpiji.


Dengan demikian, lantas kelangkaan dan melonjaknya harga Gas Elpiji 3 Kg di sebagian wilayah di Kabupaten Inhil di sebabkan oleh apa ?.


Kabid Perdagangan, Arispudin


“Komunikasi saya dengan pihak Pertamina tidak ada pengurangan, malah sudah diberi kuota tambahan oleh Pertamina ke para Agen yang ada,” ungkap Plt Disdagtrin Inhil, Dhoan Dwi Anggara melalui Kabid Perdagangan, Arispudin, Kamis (24/92020).


Lanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan tersebut, saat ini pihak Pertamina melalui para agen sudah mulai melakukan operasi pasar di beberapa titik dengan harapan kebutuhan masyarakat akan Gas Elpiji dapat terpenuhi.


“Kita himbau kepada para agen elpiji yang beroperasi agar bisa menertibkan pangkalan-pangkalannya sehingga pendistribusian kepada masyarakat bisa lancar dan tidak terjadi kelangkaan,” harap Arispudin.


Tambahnya, agar tidak terjadi kelangkaan, kuncinya para agen harus bisa memberi sanksi kepada pangkalan jika ada yang tidak mengikuti aturan, apakah dikurangi atau di stop jatahnya serta pemberian peringatan.


“Tugas kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah, bagaimana kondisi ini bisa stabil, distribusi bisa lancar,” tambahnya.


Selain itu, Arispudin juga meminta kepada masyarakat untuk membeli gas LPG ke pangkalan-pangkalan terdekat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.


“Jika ada yang menjual diatas HET, dapat dilaporkan kepada agennya,” pungkas Arispudin.


Terakhir disampaikannya, berdasarkan data milik Disdagtrin Inhil pada Desember 2019 lalu, terdapat sekitar 313 pangkalan Gas Elpiji di Kabupaten Inhil.


“Dimana kouta yang diberikan Pertamina sekitar 4.3 juta tabung untuk 7 agen, namun realisasi dilapangan hanya dapat menyerap sekitar 3.8 juta tabung saja,” tutup Arispudin. (*/R1)


Editor Arb