Potensi Racun di Balik Kesegaran Pengharum Ruangan

ARBindonesia.com – Aroma wangi yang menyerupai buah-buahan atau bunga adalah efek yang ditimbulkan berkat penggunaan pengharum ruangan. Meski pada satu sisi menguntungkan dalam menyegarkan ruangan, namun ternyata menghirup aroma pengharum ruangan dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan pengguna.


Ada berbagai produk pengharum ruangan yang tersedia di pasaran, mulai dari yang berbentuk lilin, gel, minyak, semprot, butiran, hingga produk yang dipasang pada dinding. Perhatikan cara pakai dan ruang lingkup pemakaian produk-produk pengharum ruangan yang Anda miliki.


Potensi Dampak Negatif Pengharum Ruangan


Berbagai penelitian ternyata telah mengonfirmasi beberapa risiko pengharum ruangan terhadap kesehatan manusia, berikut di antaranya.


  • Pengharum ruangan, parfum, produk perawatan tubuh, hingga produk pembersih dapat menyebabkan sakit kepala.
  • Terdapat dugaan bahwa makin banyak orang yang menggunakan pengharum ruangan maupun pembersih semprot, maka risiko gejala asma bisa meningkat.
  • Penelitian menemukan bahwa pengharum ruangan, terutama yang mengandung 1,4-dichlorobenzene dapat membahayakan paru-paru. Meski akibatnya kadang tidak terlalu terasa, tetapi bahan ini dapat berbahaya pada pengidap gangguan paru-paru ataupun asma. Gangguan ini kemudian dapat memicu bahaya lain seperti stroke, kanker paru-paru, atau penyakit jantung.
  • Sebagian orang mengalami alergi terhadap pewangi, termasuk pengharum ruangan. Gejala yang umumnya dirasakan adalah rasa tidak nyaman pada hidung dan perubahan pada kulit seperti gatal, bengkak, dan luka melepuh.


Efek di atas tentu saja tidak dialami dalam kadar yang sama oleh tiap orang. Tetapi untuk mencegah kemungkinan yang tidak diinginkan, maka ada baiknya untuk mengurangi risiko dengan melakukan cara-cara sederhana di bawah ini.


Selain menggunakan pengharum ruangan, cobalah untuk:


  • Gunakan baking soda untuk menetralkan bau tidak sedap pada tong sampah, pembuangan air, dan pada karpet sebelum dibersihkan.
  • Cuka dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami pembersih kamar mandi dan dapur. Selain itu, dapat juga ditaruh di mangkuk dan digunakan untuk menghilangkan aroma memasak.
  • Gunakan produk yang bebas aroma. Jika harus menggunakannya, biarkan pintu rumah terbuka agar aroma cepat keluar dari ruangan.
  • Potongan jeruk dapat ditempatkan di dapur atau kamar mandi untuk menghilangkan bau tidak sedap.
  • Biji kopi dapat ditempatkan di dalam lemari pendingin ataupun tempat cuci piring untuk menyerap aroma yang tidak mengenakkan.


Selain cara di atas, cara terbaik untuk menghilangkan bau yang tidak mengenakkan di ruangan adalah dengan sesering mungkin membuka pintu dan jendela. Hal ini akan memperlancar pertukaran udara dan mengeluarkan aroma tidak sedap dari ruangan.


Dengan menggunakan alternatif selain pengharum ruangan di atas, diharapkan udara menjadi lebih segar dan tidak perlu mengkhawatirkan risiko keracunan bahan kimia.


Sumber: alodokter




Alami Kecelakaan Tunggal, Kapolres dan Ketua DPRD Inhil Jenguk Ketua Fokus Ornop

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Ferryandi bersama Kapolres Inhil AKBP Diyan Setiyawan, SIK, M. Hum menjenguk salah satu tokoh masyarakat Inhil, Kemas Ibnu yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Inhil, Selasa (27/10/2020).


Kemas Ibnu mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motornya sehingga menyebabkannya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan dan mendapat 16 jahitan di bagian muka.


“Abang kita ini mengalami kecelakaan, makanya saya bersama Kapolres pada malam ini menyempatkan untuk menjenguk beliau,” ucap Ketua DPRD Inhil, H. Ferryandi


Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, kedatangannya untuk memberi semangat serta mendoakan agar Kemas Ibnu cepat diberi kesembuhan oleh Allah SWT.


“Beliau orang tua kita, abang kita, sahabat kita. Kita berharap beliau lekas diberi kesembuhan agar dapat segera kembali beraktifitas seperti biasanya,” tutur Ferry.


Dengan muka yang masih berperban, Kemas Ibnu pun tampak santai saat berbincang-bincang dengan Ketua DPRD dan Polres Inhil tersebut.


Hadir juga Deby Candra Ketua FKWI Inhil dan Aditya Prahara Ketua JMSI Inhil bersama beberapa orang wartawan di Inhil lainnya. (*)




Patut Dicontoh, Ini yang Dilakukan Kejaksaan dalam Membantu Amankan Asset Pemda

Foto: Juanda saat berdiskusi dengan masyarakat untuk di beri pemahaman soal tanah dan Datun KN sarai juga berhasil memotivasi masyarakat untuk segera mendaftarkan tanahnya ke negara melalui sertifikasi di BPN Kab Sarai


ARBindonesia.com, SABU RAIJUA – Dalam rangka memperjelas kekayaan yang dimiliki pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan pendampingan, pendataan dan pengamanan asset.


Hal tersebut juga dilakukan guna menjaga asset agar jangan sampai dikuasai oleh pihak tertentu.


“Dengan adanya kejelasan asset milik daerah, maka pemerintah dapat dengan mudah untuk melakukan pembangunan demi kemajuan daerah,” terang Kepala Kejaksaan melalui Kasi Datun Muhammad Juanda Sitorus SH, MH , Selasa (27/10/2020).


Sebagai contoh katanya, masih banyak asset berupa tanah dan bangunan yang belum dapat dikelola sepenuhnya oleh pemerintah daerah.


Tidak hanya itu, disana juga masih banyak masyarakat belum mendaftarkan tanahnya agar di sertifikasi. Sehingga pendapatan daerah, khususnya dalam penerimaan pajak bumi dan bangunan menjadi tak maksimal.


Terakhir pria yang akrab disapa Juanda ini mengatakan pendampingan, pendataan dan pengamanan asset sesuai penandatanganan kerjasama atau MoU antara Kejaksaan Negeri Sarai dengan Pemda dan BPN setempat. (*)




Dugaan Mark Up Dana Covid 19 di Dinkes Inhil, ini Kata Inspektorat

Inspektur Pembantu (Irban) 2, H Safirizal saat dijumpai wartawan diruang kerjanya


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Saat ini Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tengah melakukan audit beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa di Bidang Kesehatan Penanggulangan Covid 19.


Salah satunya, kegiatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil untuk pengadaan seperti alkohol, disenfetan dan handsantizer.


Dimana, kuat dugaan adanya mark up pada kegiatan yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) Inhil Tahun 2020 sekitar 2,7 Miliar tersebut.


“Ada 3 kegiatan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan dalam proses audit saat ini. Jadi, khusus yang itu memang sedang diaudit,” terang Kepala Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj Irianti melalui Inspektur Pembantu (Irban) 2, H Safirizal saat dijumpai wartawan diruang kerjanya, beberapa hari lalu.


Kemudian ia menjelaskan, setelah dilakukan refocusing anggaran awalnya, dari 11 kegiatan pengadaan barang dan jasa untuk penanganan Covid 19 di Dinas Kesehatan , 2 diantaranya sudah dibatalkan.


“Setelah refocusing anggaran awal, berikutnya dilakukan review terhadap pengadaan barang dan jasa. Dari hasil review ini, catatan-catatanya misalnya perusahaan ini tidak punya izin, itu kita sesuaikan dengan ketentuan yang ada,” jelasnya lagi.


Bahkan lanjut H Safrizal, hasil review 9 kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Inhil, juga telah disampaikan.


Jika ternyata dinas terkait tidak mengindahkan saran-saran sesuai hasil review pengadaan barang dan jasa, maka mereka akan mempertanggung jawabkan sesuai hukum yang berlaku.


“Semua akan terlihat saat proses audit. Untuk masalah harga itu terserah Dinas, tetapi ketika kita audit tidak bisa menunjukan harga itu wajar atau tidaknya disitulah harus mempertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Arbain)




Khabib Nurmagomedov Pesiun Setalah Bertarung melawan Gaethje di UFC

ARBindonesia.com, ABU DHABI – Khabib Nurmagomedov benar-benar sosok yang sangat memuliakan orang tuanya. Kepergian sang ayah, Abdul Manap, pada Juli lalu membuatnya sangat terpukul secara mental hingga saat menjelang duel melawan Justin Gaethje.


Kedekatannya dengan kedua orang tuanya, terutama sang ayah yang sekaligus menjadi pelatihnya, menjadi salah satu penyemangat ketika bertarung di mana pun. Ketika sang ayah meninggal, Khabib Nurmagomedov menyatakan tidak bisa bertarung tanpa ayahnya di dekatnya.


Karena itulah, untuk menghormati almarhum ayahnya, Khabib telah berjanji kepada ibunya bahwa pertarungan melawan Gaethje adalah yang terakhir di UFC. Janji itu telah ditepatinya dengan menyatakan pensiun setelah menaklukkan Gaethje di Fight island, Abu Dhabi, Sabtu malam waktu setempat. Sambil menangis, Khabib Nurmagomedov pensiun.


”Aku tidak bisa bertarung tanpa ada ayah di dekatku. Aku telah berjanji kepada ibuku ini adalah yang terakhir. Aku menepati janjiku,”tutur Khabib.


Kini setelah pensiun, Khabib masih merasakan ditinggal ayahnya. Karena itu, Khabib menitipkan pesan kepada semua anak-anak di dunia untuk dekat dengan orang tua masing-masing. ’’Dekatlah dengan orang tua Anda.. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,’’tutur Khabib.


Petarung Rusia yang tak terkalahkan itu mengalahkan lawannya dengan triangle choke di babak kedua pertarungan perebutan sabuk juara UFC Kelas Ringan di Fight Island. Itu adalah pertarungan pertama Khabib sejak kematian ayah dan pelatihnya, Abdulmanap, pada bulan Juli.


Setelah kemenangan sensasionalnya, dia menjatuhkan diri ke tanah sambil menangis di matras Octagon sebelum mengumumkan pengunduran dirinya. Dan berbicara dengan Gaethje setelah pertarungan, dia menasihati orang Amerika itu untuk menghargai orang tuanya.


Dia berkata: “Terima kasih banyak Justin. Pada tahun 2016 saya ingat, ketika saya menurunkan berat badan, Anda banyak membantu saya. Terima kasih saudara. Saya tahu Anda pria yang hebat dan saya tahu bagaimana Anda menjaga orang-orang terdekat Anda.


“Aku tahu banyak hal tentangmu. Dekatilah orang tuamu karena suatu hari itu akan terjadi. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, kamu tidak pernah tahu.” Lihat Videonya.


Sama seperti Khabib, Gaethje memberikan penghormatan kepada orang tuanya jelang laga di Abu Dhabi. Pemain berusia 31 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dia akan memaksa ibunya untuk pensiun setelah pertarungan malam ini.


Dia berkata: “Ketika pertarungan ini dimulai, ketika bel itu berbunyi di awal maka saya akan memastikan bahwa dia akan pensiun setelah pertarungan ini.”


“Dia telah berada di sana [pada pekerjaannya] selama 35 tahun.”


Gaethje menyingkir di babak kedua – tetapi wasit tampaknya melewatkannya beberapa kali sebelum dia turun tangan.


sumber Sindonews.com




Amankan 50 Kilogram Sabu-sabu, ini kata Kapolres Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Seakan tidak ada habisnya, peredaran Narkotika di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian memperhatinkan.


Kali ini 50 Kg sabu-sabu kembali berhasil diamankan Polres Inhil. Tangkapan ini pun menjadi sejarah baru dalam pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Inhil.


“Masing-masing paket seberat 1 Kg. Jadi, totalnya seberat 50 Kg,” ungkap Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan saat konferensi pers di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Jalan Gadjah Mada, Tembilahan, Jumat (23/10/2020).


Dia menjelaskan, barang haram tersebut sudah disekidiki oleh jajaran Satres Narkoba jauh-jauh hari. Sebab pada tanggal 4 Oktober lalu, petugas sudah menerima informasi akan adanya Narkoba dengan jumlah banyak masuk ke wilayah Kabupaten Inhil.


Kemudian pada tanggal 18 Oktober lalu, barang tersebut sudah tiba yang disimpan pelaku di kebun sawit.


“Barang ini disimpan dalam kebun sawit yang jauh dari pemukiman warga di daerah Kecamatan Keritang. Lokasinya tidak ada listrik dan akses menuju ke sana juga sulit, karena kondisi jalan berair,” kata Kapolres.


Sejak tanggal 18 itu, petugas sudah di lokasi menunggu penjemputan barang. Akhirnya, tanggal 22 Oktober, sekira pukul 19.30 WIB, seorang pria berinisial Y tiba di lokasi.


Kala itu juga, petugas langsung membekuk Y serta melakukan menggeledahan. Alhasil, petugas mengamankan Rp10 juta lebih uang tunai, 2 unit Handphone dan 1 unit sepeda motor.


Kapolres mengaku bahwa pengungkapan kasus ini adalah kasus perdana dalam sejarah pengungkapan kasus narkoba terbanyak mencapai 50 Kg.


“Ini belum selesai, kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Kemungkinan besar masih ada pelaku-pelaku lainnya,” janji Kapolres.


Terakhir, Kapolres juga menegaskan, anggota Satnarkoba Inhil yang berhasil mengungkap kasus tersebut akan mendapatkan reward.


“Pasti, anggota kita yang berprestasi pasti akan berikan reward sebagai bentuk apresiasi. Kita juga akan menyurati Kapolda mohon kiranya juga dapat memberikan reward,” pungkasnya. (*)