Musyawarah Ranting Kwartir Tembilahan, ini Harapan Ketua Terpilih

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dengan tetap mengedepankan Protokol kesehatan (prokes) Kwartir Ranting Tembilahan Mengadakan Musyawarah Ranting (Musran) pada Sabtu 13 maret 2021 yang lalu.

Gerakan Pramuka Musran diadakan setiap tiga tahun sekali, hal itu bertujuan untuk memilih kembali kepengurusan baru dan untuk meregenerasi anggota Pramuka agar tercipta kepengurusan yang tangguh dan berwibawa.

Musyawarah Ranting tersebut telah berakhir, di hari pelaksanaannya terpilihlah Yuli Ardhati, SE sebagai ketua terpilih masa bakti 2021-2024 yang menggantikan Trio Beni Putra, SE MM yang telah berakhir masa jabatan nya.

“Sebagai ketua kwarran terpilih masa bhakti 2021-2024 saya sangat berharap kedepannya Kwaran Tembilahan dapat lebih maju dan meraih predikat sebagai Kwartir Tergiat,” tutur Yuli Ardhati, Sabtu (13/3/2021).

Yuli Ardhati

“Tentunya hal ini tidak mudah bagi kita sebagai pengurus akan tetapi,dengan bersatu Kakak-kakak sebagai pengurus kwartir Ranting yang solid dan mau berbuat untuk kemajuan Kwartir ranting Tembilahan, tidak ada yang tidak bisa,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berharap semoga kedepannya Gugus depan atau Pangkalan yang ada dibawah naungan kwartir Ranting Tembilahan lebih berperan aktif lagi dalam kegiatan di Gugus depan masing-masing. Serta selalu melakukan koordinasi dan komunikasi kepada kwartir ranting, sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud.

“Saya juga mengucapkan terima yang sebesar-besarnya kepada kakak-kakak pembina peserta Musran se-Kwartir Ranting Tembilahan yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya melalui Musran. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada panitia penyelenggara Musran….Salam Pramuka..,” ujar Kak Yuli Ardhati dalam sambutannya sebagai ketua terpilih.

Pada Musran tersebut turut di hadiri oleh Lukman Hakim Camat Tembilahan selaku Kamabiran, serta Junaidi Ismail, S.Sos., Msi selaku ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Inhil.

Dalam sambutannya, ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Inhil, Junaidi Ismail, S.Sos., M.si mengatakan dalam era 4.0 seluruh angggota pramuka tak terkecuali para pembina dan peserta didik harus trus berinovasi dalam meningkatkan pembinaan dan mencari solusi.

“Agar di masa pendemi covid-19 ini kegiatan Pramuka tetap terlaksana dengan menggunakan media yang ada pada saat ini,” tutur Junaidi.

Selain itu, Camat Tembilahan Kota selaku Kamabiran, Lukman Hakim berharap kedepannya anggota pramuka adalah yang terdepan dalam pembinaan generasi muda yang mampu menghadapi globalisasi dunia.

“Demi terciptanya generasi muda yang tangguh dan penuh tanggung jawab, serta tetap berpedoman kepada Tri Satya dan Dada Dharma Pramuka,” ucap Lukman Hakim selaku Kamabiran diakhir kata sambutan nya.

Editor Arbain




Saat Sedang Membaca Maulid, Habib Musthofa bin Jafar Assegaf Meninggal Dunia

Al Habib Musthofa bin Hamid Al-jufri meninggal dunia di Karawang. (Foto: Instagram/cellicanurrachadiana)

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Ulama besar Alhabibul Mahbub Musthofa Bin Jafar Assegaf, meninggal dunia pada Minggu (14/3/2021) malam. Alhabibul Mahbub Musthofa wafat pada saat sedang membaca maulid di Majelis Maulid.

Informasi tersebut disampaikan Ustaz Yusuf Mansur. Dari rekaman video yang dibagikan Ustaz Yusuf Mansur, tampak pelayat ramai di rumah duku.

“Wafatnya lagi baca maulid di Majlis Maulid,” ujar Ustaz Yusuf Mansur.
Kabar meninggalnya Alhabibul Mahbub Musthofa pertama kali diketahui dari video yang dibagikan Hassan Jafar Umar Assegaf yang merupakan kerabat almarhum.

“Innalilahi rojiun, telah kembali ke rahmatullah Alhabibul Mahbub Musthofa Bin Jafar Assegaf pada ini malam 1 Syahban 1442 H,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa almarhum akan dimakamkan Senin 15 Maret 2021 selepas dzuhur. Almarhum akan dimakamkan di samping sang ibu, Syarifah Fatma binti Hasan Al Athos di Masjid Nurul Musthofa.

“Insya Allah akan disemayamkan bada salat dzuhur untuk menguburkan Beliau di samping makam ibundanya Syarifah Fatma binti Hasan Al Athos di Masjid Nurul Musthofa,” ujarnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab wafatnya Alhabibul Mahbub Musthofa Bin Jafar Assegaf.

Sumber sindonews com




BB 42 Kilogram Sabu, Polda Riau Selamatkan 85 Juta Orang dari Narkotika

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Polda Riau berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) narkotika jenis Shabu sebanyak 42,19 kilogram dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2021.

“Shabu seberat 42 kilogram lebih itu setara dengan penyelamatan 85 juta orang dari bahaya Narkotika,” menurut Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SIK, saat
menggelar Konperensi Pers Pengungkapan Shabu di halaman belakang markas Komando Polda Riau, jalan Pattimura no 13 Kota Pekenbaru, Minggu pagi (14/03/2021).

Lanjut Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SIK yang didampingi Dir Resnarkoba Kombes Victor, Dansat Brimob Kombes Deddy dan Kabid Humas Kombes Narto mengatakan, bahwa dari hasil operasi antik yang telah dilaksanakan Polda Riau sejak 18 Februari sampai 11 Maret 2021, atau selama 22 hari, Polda Riau telah berhasil menangkap Shabu sebanyak 42,19 kilogram, Ekstasi 50.236 butir, Ganja 1,12 kilogram, Uang tunai sebanyak 325 juta rupiah lebih, Mobil 9 unit, Motor 83 unit dan HP sebanyak 320 unit lebih.

“Saat ini Provinsi Riau telah menjadi daerah transit Narkoba, kita tak ingin hal itu terus terjadi. Operasi Antik kemaren telah selesai, dan selama Operasi berjalan Polda Riau berhasil menangkap 463 orang,” ungkapnya.

“Tersangka Laki-laki sebanyak 424 orang dan Perempuan 39 orang,” tambah Agung.

Menurut Agung, rata-rata tersangka tersebut adalah kurir, bandar dan juga ada pengendali.

“Kita bisa liat dari hasil operasi ini bahwa ada 44 target operasi, dan ke 44 target Itu tercapai semuanya. Kita juga mampu mencapai 444 non target dalam Operasi” ujar Agung.

Selain itu, Kapolda Riau juga mengatakan ingin focus pada pengguna narkoba, sebab para pengguna ini sebagian dari padanya adalah korban. Ia juga menginginkan agar pemerintah daerah ikut memberi andil agar para pengguna ini dapat direhabilitasi dengan baik.

“Pemda harus lebih banyak dan harus lebih mampu untuk memberikan berbagai fasilitas agar pengguna dapat direhabilitasi, bisa sembuh dan tidak menjadi bagian dari pengedar,” harap Agung.

Terakhir Agung berpesan bagi masyarakat diharapkan agar jangan kompromi terhadap narkoba. Dimanapun narkoba ditemukan, maka narkoba harus dimusuhi.

“Jangan sampai kita permisif terhadap narkoba. Baik dirumah, di lingkungan dan dimanapun,” tuturnya.

“Jangan sampai ada pengguna narkoba karena narkoba pasti merugikan kita semua” tutup Agung.

Editor Arbain




Satu Tewas dan Satu Luka Berat, Begini Kronologis Penikaman di Tembilahan Hulu

foto ilustrasi, Internet

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tim Gabungan Polres Inhil berhasil mengamankan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Safar (28) meninggal dunia dan Sarbaini (21) mengalami luka berat.

Kedua korban merupakan warga Tembilahan Hulu. Safar sendiri ditemukan oleh salah satu warga dalam keadaan telungkup dan meninggal dunia dengan bersimbah darah di Jalan Baharuddin Yusuf, gang Madrasah.

Sementara Sarbaini ditemukan tergeletak di gang Wahyu, pada Sabtu 13 Maret 2021 sekitar Pukul 01:00 wib.

Pelaku inisial S (21) melarikan diri dan di tangkap di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh.

Kronologis penikaman terjadi saat pelaku dan kedua korban bersama enam temannya yang lain minum tuak di depan sebuah Wisma Parit 7 Tembilahan Hulu.

“Dalam keadaan mabuk, Safar tiba-tiba berdiri sambil mengeluarkan badik (senjata tajam) dari pinggang dan mengacungkannya, semua teman-temannya pun membubarkan diri,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui kasubbag Humas AKP Warno.

Safar dan Sarbaini, tanpa ada alasan yang jelas menangkap dan mencekik leher pelaku dan pelaku melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian 2 lawan 1.

“Merasa terdesak pelaku mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menyerang Safar dan Sarbaini. Akibat perkelahian tersebut Safar meninggal dunia dan Sarbaini dalam keadaan terluka melarikan diri,” ujarnya.

Setelah perkelahian, pelaku pulang ke rumah kontrakan dan selanjutnya melarikan diri ke rumah orang tuanya di Pulau Kijang, Reteh.

“Kurang dari 24 jam, tepatnya pukul 16:30 wib, tim gabungan Polres Inhil dan Polsek Tembilahan Hulu berhasil mengamankan pelaku di kediaman orang tuanya,” jelas AKP Warno.

Saat ini Sarbaini berada di RSUD Puri Husada Tembilahan untuk pertolongan pertama.

Editor Arbain




Abdul Wahid Terpilih Jadi Ketua Umum IKA UIN Suska Riau

Abdul wahid

ARBIndonesia.com , PEKANBARU – Anggota DPR RI dapil Riau, Abdul Wahid, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Suska Riau dalam Kongres Luar Biasa pada Sabtu (13/3/2021).

Abdul Wahid mengungguli calon lainnya yaitu Repol yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kampar. Abdul Wahid berhasil meraih 14 suara dari 21 pemilik suara.

“Alhamdulillah, kongres berjalan dengan lancar meskipun ada dinamikanya. Itu biasa. Dan Abdul Wahid terpilih sebagai ketua umum IKA UIN Suska,” ujar Ketua Panitia Kongres Luar Biasa IKA UIN Suska Riau, Ikhsan Fitra, seusai kongres.

Dilanjutkan Ikhsan, setelah ketua umum terpilih, maka selanjutnya akan disusun kepengurusan IKA UIN Suska Riau ini.

Dalam proses pemilihan, 21 pemilik suara dalam kongres terdiri dari 12 pengurus IKA Kabupaten/Kota se-Riau, perwakilan fakultas dan suara pengurus pusat.***

Sumber cakaplah.com




Muncul setelah Dugaan Perselingkuhan dengan Ayus Mencuat, Beginilah Kondisi Terkini Nissa Sabyan

Muncul setelah Dugaan Perselingkuhan dengan Ayus Mencuat, Beginilah Kondisi Terkini Nissa Sabyan

ARBIndonesia.com – VOKALIS band Sabyan, Nissa memilih menepi dari media sosial begitu dugaan perselingkuhannya dengan pendiri Sabyan menjadi konsumsi publik.

Dia bak telan bumi, dan tidak pernah muncul lagi ke publik. Banyak yang bertanya tentang kondisinya, terutama para fansnya.

Dan, untuk kali pertama, Nissa menampakkan wajahnya di depan salah satu pentolan fansnya, pemilik akun @ndutkhece, ketika berbincang di YouTube, Gemoex Channel, Jumat (12/3/2021).

Di tengah-tengah perbincangan soal bagaimana sikap fans terhadap kasus Nissa dan Ayus, Nissa menelepon fansnya tersebut. Tampak Nissa mengenakan hijab hitam tanpa make up.

Mereka bertegur sapa, senyum dan tawa kecil Nissa terlihat dan terdengar jelas. “Assalamualaikum,” ujarnya. Setelah dijawab, sang fans bertanya bagaimana kabarnya.

Nissa meyakinkan dirinya dalam kondisi sehat. “Sehat, alhamdulillah,” tegasnya.

Dia yang melihat fansnya hampir nangis, berusaha menguatkan. “Itu kenapa nahan nangis,” ucapnya.

Nissa pun bertanya apakah fansnya masih mau mendengarkan lagu-lagu Sabyan. “Masih dengarin lagu Sabyan? Jangan nangis dong, semangatin aku juga dong. Jangan lupa makan, jangan lupa mandi, salam buat semuanya ya,” ungkapnya lalu mengakhiri video call itu.

Ndut-sapaan fansnya, langsung menitikkan air mata begitu telepon ditutup. Dia tak sanggup melihat idolanya yang kini diterpa masalah. Diapun berdoa semua ini bisa berakhir dengan baik. “Semoga masalah cepat selesai, semangat karena banyak yang sayang, banyak yang kangen, banyak yang rindu, pokoknya semangat,”sebutnya.

https://youtu.be/bebnz7EaLy0

Dia menegaskan masih banyak yang mendukung Nissa, karena mereka menyukai karya Sabyan. “Yang sayang, yang support banyak banget, jangan ngedown, karena kita di sini sama-sama sayang sama Nissa dan Sabyan, masih nunggu karya-karyanya juga,” jelasnya.

Pun begitu, Ndut tidak bisa mengekang jika ada fans yang memilih mundur gegara kasus Nissa. “Sejauh ini biasa aja, masih senang, masih sayang. Karena ya memang enggak mau tahu, tetap sayang aja. Pas masalah ini pasti banyak yang tanya, dikasih pengertian aja, terus jadi penengah. Balik lagi itu urusan prbadi. Kayak kita cinta karya-karyanya. Kalau perihal ada yang keluar atau meninggalkan, dari situ kita belajar siapa yang setia tidak setia. Kalau ada yang mau keluar tidak ada paksaan,” tuturnya.

Sumber pojoksatu.id