Pemko Dumai Raih Juara 3 Nasional, Data BPS Ungkap Dinamika Pengangguran

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kota Dumai meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menyabet Juara 3 Tingkat Kota untuk Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang bergengsi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, pada acara yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Ajang yang diinisiasi Kemendagri bekerja sama dengan detikcom ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja daerah dalam menangani isu-isu krusial pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah. Selain kategori penurunan pengangguran, penghargaan juga diberikan untuk bidang pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing.

Namun, di balik penghargaan tersebut, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Dumai menunjukkan dinamika yang menarik. Berdasarkan update terbaru per 27 Februari 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) memang mengalami penurunan sekitar 0,15 persen dalam kurun waktu setahun terakhir.

– Tahun 2024, TPT tercatat 4,66 persen
– Tahun 2025, turun menjadi 4,51 persen

Meski demikian, jumlah absolut Pengangguran Terbuka (PT) justru menunjukkan tren berbeda. Dalam periode yang sama, angka pengangguran meningkat sekitar 253 jiwa.

– Tahun 2024, jumlah PT tercatat 7.383 jiwa
– Tahun 2025, meningkat menjadi 7.636 jiwa

Kondisi ini menggambarkan, meskipun persentase pengangguran terhadap angkatan kerja menurun, jumlah pengangguran secara riil masih bertambah. Hal ini bisa terjadi karena adanya pertumbuhan angkatan kerja baru yang lebih besar dibandingkan penyerapan tenaga kerja.

Pernyataan Wali Kota
Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas daerah. Menurutnya, iklim investasi yang aman akan membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras kita bersama dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik di Dumai,” ujarnya dilansir dari web dumai kota.

Paisal juga mengajak masyarakat menjaga kondusifitas wilayah sebagai kunci menarik minat investasi.

“Jika Dumai aman dan kondusif, tentu para investor akan merasa nyaman menanamkan modal. Hal ini otomatis membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Arbain)




Bupati Inhil Buka MUSKAB VII PWRI, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026, yang digelar di Gedung 3 Putri Tembilahan, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “PWRI Bersama Pemda Kabupaten Inhil Siap Bersinergi Menuju Inhil Hebat” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran para pensiunan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa Muskab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan langkah dan program kerja yang berdampak nyata.

“Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan organisasi, melainkan ajang untuk saling bertukar pikiran, menyusun langkah kerja, serta memperkuat jalinan kerja sama antara PWRI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir,” tegas Herman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pensiunan yang tergabung dalam PWRI. Menurutnya, pengalaman dan dedikasi para purnabakti merupakan aset berharga dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kemajuan dan kesejahteraan daerah tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak saja. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para pensiunan yang memiliki pengalaman dan wawasan yang sangat berharga,” tambahnya.

Bupati Herman turut mengapresiasi kontribusi besar para pensiunan dalam membangun Indragiri Hilir dari masa ke masa. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan membuka ruang seluas-luasnya bagi PWRI untuk menyampaikan aspirasi serta gagasan konstruktif.

“Pemerintah daerah akan terus membuka ruang bagi PWRI untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan usulan-usulan demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Riau, Saleh Djasit, dalam sambutannya mengingatkan bahwa makna “Wredatama” adalah sosok yang utama dan mulia, sehingga semangat pengabdian tidak boleh berhenti meski telah purna tugas

.

“Kita ini adalah abdi negara yang sudah menyelesaikan tugas secara kedinasan, tetapi semangat pengabdian kepada bangsa harus tetap berjalan sampai akhir hayat. PWRI menjadi wadah untuk itu,” ungkap Saleh.

Ia juga mendorong para anggota PWRI untuk terus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti berkurban, mengunjungi panti asuhan, hingga berbagi keterampilan kepada masyarakat di desa.

Muskab VII PWRI Kabupaten Indragiri Hilir ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat peran organisasi serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (Galeri Foto)




Bupati Inhil Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otonomi Daerah ke-30

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, membacakan pidato Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Dalam pidato tersebut, Mendagri menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan pusat dan daerah sebagai kunci terwujudnya Asta Cita Indonesia.

Hari Otonomi Daerah, yang lahir sebagai tonggak pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur urusan pemerintahan sendiri, menurut Bupati Herman, harus menjadi pengingat bahwa keberhasilan program nasional tidak bisa dilepaskan dari kemajuan daerah.

“Selain menyelaraskan program pembangunan dengan visi pemerintah pusat, daerah diminta tetap fokus meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, dan peningkatan kesejahteraan,” ujar Bupati Herman dalam upacara yang berlangsung Senin (27/4) pagi di Halaman Kantor Bupati Inhil.

Mendagri juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi lokal sebagai jalan menuju kemandirian fiskal. Inovasi menjadi kata kunci dalam mengoptimalkan sumber daya daerah, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah, pengelolaan energi, swasembada pangan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

“Inovasi diperlukan dalam pengelolaan potensi lokal agar daerah mampu berdiri tegak dengan kekuatan sendiri,” lanjut Bupati Herman.

Namun, Mendagri mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus dijalankan dengan prinsip efisiensi. Tujuannya jelas: menghindari pemborosan, meningkatkan kualitas layanan publik, dan memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan. (Adv)




Pembinaan Statistik Sektoral 2026: Indragiri Hilir Mantapkan Fondasi Data Pembangunan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfopersantik) resmi membuka Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026, Kamis (23/04/2026), di e-Bilik Diskominfopersantik. Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas data pembangunan daerah.

Acara dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) beserta rombongan, serta narahubung statistik dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data.

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfopersantik, Dhoa Dwi Anggara, menekankan bahwa data statistik sektoral adalah fondasi utama pengambilan kebijakan.

“Setiap data harus berkualitas, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa itu, kebijakan tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Agenda utama kegiatan ini adalah identifikasi rencana kegiatan statistik sektoral di masing-masing OPD untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil guna mencegah tumpang tindih data, memastikan kesesuaian metodologi, serta menjamin kelancaran pelaksanaan di lapangan.

Dhoan juga mengingatkan seluruh narahubung agar menyiapkan daftar kegiatan statistik sektoral dan perangkat pendukung, sehingga proses identifikasi teknis berjalan efektif. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi: Diskominfopersantik sebagai wali data, BPS sebagai pembina, dan OPD sebagai produsen data.

“Dengan sinergi ini, kita bisa menghasilkan statistik sektoral yang benar-benar mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Dhoa Dwi Anggara secara resmi membuka kegiatan yang akan menjadi pijakan penting bagi penguatan kualitas data pembangunan di Indragiri Hilir. (Adv)




Harta Kekayaan Walikota Dumai Naik Tipis dari 2024 ke 2025

ARBindonesia.com, DUMAI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis laporan periodik harta kekayaan penyelenggara negara tahun 2025 yang mencatat Walikota Dumai, Paisal, mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam laporan tahun 2024, total harta kekayaan Paisal tercatat sebesar Rp7,303 miliar. Sementara pada laporan tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp7,310 miliar, atau naik sekitar Rp7 juta.

Kenaikan ini terutama berasal dari penambahan aset tanah dan bangunan di Dumai serta Pekanbaru, yang nilainya mencapai Rp3,385 miliar pada 2025, naik dari Rp3,200 miliar pada 2024. Namun, nilai alat transportasi justru mengalami penyesuaian, dari Rp814,8 juta pada 2024 menjadi Rp569,5 juta pada 2025.

Selain itu, kas dan setara kas yang dimiliki Walikota Dumai juga sedikit menurun, dari Rp3,192 miliar pada 2024 menjadi Rp3,178 miliar pada 2025.

KPK menyatakan laporan tersebut berstatus “Verifikasi Administratif Lengkap”, menandakan seluruh data telah sesuai prosedur pelaporan.

Untuk diketahui, bagi sebagian warga, angka kenaikan tipis ini mungkin terlihat sepele. Tetapi dalam konteks politik lokal, setiap detail laporan kekayaan pejabat publik menjadi bahan diskusi tentang integritas dan akuntabilitas.

Transparansi yang ditunjukkan lewat laporan ini dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama di tengah isu-isu sensitif seperti konflik lahan dan tuntutan pelayanan publik yang lebih baik. (Arbain)




Disambut Antusias Warga, Kades Sungai Berapit Apresiasi Kegiatan Kesehatan di Pustu

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Suasana hangat terlihat dalam kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, yang dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Concong Luar beserta staf, Kepala Pustu, kader posyandu, Kepala Desa dan perangkat desa, serta masyarakat umum.

Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemantauan penyakit menular.

Selain itu, dilakukan pendampingan pelaksanaan program kesehatan di Pustu dan Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K). Kehadiran para kader posyandu dan perangkat desa memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, sehingga program dapat berjalan lebih efektif.

Partisipasi aktif warga menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan, sekaligus memperlihatkan dukungan terhadap upaya pemerintah desa dan tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang merata.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah memberi apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut, ia juga berharap kegiatan ini bisa terus terlaksana nantinya.

“Harapan kita kegiatan ini akan terus digelar secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat,” tuturnya. (Galeri Foto)