Inhil Miliki Kebun Kelapa Terluas di Indonesia

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kabupaten Indragiri Hilir merupakan salah satu daerah yang terletak di sebelah selatan Provinsi Riau dan berada di bagian pantai Timur pesisir Pulau Sumatera.

Kabupaten yang berjuluk ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ ini memiliki panjang garis pantai 339.5 Km, dengan luas wilayah 18.812,97 Km2 yang terdiri dari luas daratan 11.605,97 km² dan perairan 7.207 Km².

Karena letaknya di bagian pantai Timur pesisir Pulau Sumatera, maka Kabupaten ini dapat dikategorikan sebagai daerah pantai yang sangat mudah ditumbuhi tanaman seperti pohon kelapa.

Hal itu terbukti dari luasnya perkebunan kelapa yang dimiliki masyarakat Inhil. Sebab dari penduduk yang berjumlah 654.909 jiwa, 70 persen diantaranya adalah petani kelapa.

Inilah salah satu yang mendasari bahwa Kabupaten Inhil adalah Kabupaten yang memiliki perkebunan kelapa paling luas se-Indonesia.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan menyebutkan bahwa untuk wilayah Kabupaten Inhil merupakan daerah terbesar di dunia yang ditumbuhi dan ditanami pohon kelapa.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perkebunan yang diambil dari Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, pada tahun 2019 luas perkebunan kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir adalah 400.740,84 Hektar atau setara 11,78 % dari Luas Kelapa Nasional seluas 3.401.893 Hektar yang terdiri dari 340.773 Hektar kebun kelapa milik rakyat dan 59.967,84 Hektar Perkebunan Besar Kelapa Hibrida Swasta. (Arbain)




TP PKK Inhil Susun Program Penanganan Gizi Buruk Balita

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tim Penggerak PKK Indragiri Hilir (Inhil) terus membuat sejumlah program. Kali ini mereka memfokuskan terhadap penangannan gizi buruk bagi bayi bawah lima tahun (Balita).

“Kami prioritaskan pada penangannan gizi buruk Balita,”kata Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan, saat mensosialisasikan Perbup Nomor 14-2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Stunting, akhir pekan lalu.

Peanggulangan Stunting, yang dikemas dengan Gerakan Satu Hati Jilid II merupakan upaya intervensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil dalam menurunkan angka Stunting melalui gerakan masif. Dimana seluruh pihak digerakkan untuk pencegahan dan penanggulangan Stunting.

Sebagai mana diketahui, penyebab Stunting, adalah gizi buruk yang diderita Balita. Sehingga pada usianya,;Balita mengalami tinggi dan berat badan yang tidak ideal. Oleh karena itu perlu adanya penanganan secara masif.

“Kita bersama Dinas Kesehatan, bersinergi untuk melaksanakan Gerakan Satu Hati Jilid II,”jelas Ikha, sapaan akrab Zulaikhah.

Kegiatan yang dimaksud, mulai dari pemberian Infatrini Liquid, Nutrinidrink Liquid, dan Susu bagi Balita penderita gizi buruk dan balita kurang gizi. Khsusnya yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan pencegahan dan penanggulangan Stunting dimaksudkan untuk meningkatkan mutu gizi perorangan, keluarga, dan masyarakat melalui perbaikan pola konsumsi maupun asupan makanan.

Apa yang sudah dilakukan selama ini terhadap penurunan Stunting, terbukti dengan penurunan angka Stunting secara signifikan. Dimana pada 2019 angka Stunting mencapai 18,34 persen.  Namun setelah dilaksanakan Gerakan Satu Hati terjadi penurunan.

“Pada Februari 2021, angka Stunting turun drastis menjadi 3,75 persen,”cetusnya.

Untuk melaksanakan Gerakan Satu Hati,  TP PKK perlu mendapat dukungan penuh dari OPD terkait yakni Dinas Kesehatan, Dinas PMD dan DP2KBP3A.

Sesuai data dari Dinas Kesehatan, Balita gizi buruk sebanyak 19 anak, dan Balita kurang gizi sebanyak 588 anak yang tersebar di setiap Kecamatan. TP PKK  sangat berkomitmen menuntaskan gizi buruk dan kurang gizi yang ada di Kabupaten Inhil. (ADV/Diskominfops Inhil/arbain)




Hima Paluta Pekanbaru Gelar Pelantikan Pengurus dan Dialog Kedaerahan

ARBIndonesia.com, PEKANBARU -Himpunan Mahasiswa Padang Lawas Utara (Paluta) Pekanbaru gelar agenda Pelantikan Pengurus Periode 2021-2022, Minggu (04/7/2021) di Aula Kesbangpol Kota Pekanbaru.

Dalam sesi itu juga, Paluta juga mengadakan dialog kedaerahan dengan tema “Mengawal dan Membangun Paluta Dari Jauh; Apa yang harus kita lakukan?”.

Pelantikan tersebut mengundang organisasi kemahasiswaan Paguyuban dan Cipayung Plus, dan mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Sedangakan dialog tersebut mengundang 3 Narasumber yaitu Dr. Sholehuddin Harahap, SHI, M. Sy, Parluhutan Siregar, M. Hum, dan Amir Aripin Harahap. Dialog berjalan dengan sangat alot dan aktif, dibuktikan dengan banyak pertanyaan dan antusiasnya audience.

Dialog yang bertujuan untuk mencari solusi terbaik demi Paluta Tercinta, tentunya tidak aneh dan sudah sepantasnya mendapat respon dan dukungan dari berbagai kalangan.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Padang Lawas Utara Pekanbaru Periode 2021-2022 dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Hima Paluta Pekanbaru akan menerima dengan senang hati bagi mahasiswa yang berasal dari Paluta dan tidak menutup kemungkinan juga bagi yang bukan putra daerah Paluta.

“Hima Paluta Pekanbaru merupakan wadah bagi teman-teman yang berasal dari Padang Lawas Utara dan berdomisili atau sedang berkuliah di Pekanbaru, namun tidak menutup kemungkinan juga bagi teman-teman yang tidak berasal dari Paluta untuk bergabung, karena ada dua jenis keanggotaan di Hima Paluta Pekanbaru, yaitu Kader Biasa dan Kader Luar Biasa,”
ucapnya.

Imsardi Harahap juga menyampaikan bahwa Hima Paluta Pekanbaru memiliki SDM hebat, banyak kader yang berpotensi, dan dapat menjadi modal utama serta senior yang telah menyandang gelar Magister, kader-kader yang memiliki keahlian-keahlian pada bidangnya.

“Tentunya SDM yang ada hari ini merupakan spirit bagi kita, dan merupakan wajah Paluta dimasa yang akan datang. Kader Hima Paluta Pekanbaru akan dan pantas mengisi posisi-posisi penting yang ada di Tano Balakka,” lanjutnya.

Terakhir Imsardi Harahap menyampaikan pesan-pesan kepada pengurus yang baru saja di Lantik.

“Kepada teman-teman yang baru saja dilantik, semoga menjadi amanah yang dapat kita pikul bersama, semoga pundak kita diberi kekuatan oleh Alloh SWT, dan semoga dapat menjalankan dan menyelesaikan kepengurusan ini sampai selesai,” tutupnya.

Nama-nama Pengurus Hima Paluta Periode 2021-2022

STRUKTUR KEPENGURUSAN
HIMPUNAN MAHASISWA PADANG LAWAS UTARA PEKANBARU
PERIODE 2021-2022 / 1442-1443 H

SK Nomor : 007/A/KPTS/12/1442

Ketua Umum : Imsardi Harahap
Sekretaris Jenderal : Salman Paris Nasution
Bendaraha Umum : Asrinan Parubahan Nasution
Wakil Bendaraha Umum : Putriani Dalimunthe

Bidang Hukum dan Advokasi :
Ketua : Ardiansyah Hasibuan
Staff : Alwi Hasibuan

Bidang Kajian Strategis dan Literasi Kader :
Ketua : Ahmad Rinaldi Hasibuan
Staff : Ainul Mardiah Siregar
Rispa Khairani Harahap

Bidang Pengkaderan
Ketua : Hotib Sempurna Siregar
Staff : Patma Dani Harahap
Rispa Wiyanna Siregar

Bidang Keagamaan :
Ketua : Jumadil Akhir Nasution
Staff : Armandani Harahap

Bidang Kewirausahaan :
Ketua : Akhiruddin Hasibuan
Staf : Fita Sari Harahap
Leliana Harahap
Irma Diana Rambe

Bidang Olahraga :
Ketua : Parubahan Rambe
Staff : Makmur Tanjung
Hasna Siregar

Editor Arb




Mulai Besok, Penumpang dari Pulau Jawa Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – PT Angkasa Pura II Pekanbaru mulai memberlakukan pemeriksaan hasil swab PCR negatif Covid-19, bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali. Aturan ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Perhubungan RI, dengan telah berlakunya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, untuk Jawa dan Bali.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan, pemberlakuan hasil swab PCR mulai dijalankan pada tanggal 3 Juli lalu sesuai dengan SE Kemenhub. Untuk Bandara SSK II Pekanbaru, mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021.

“Swab PCR sesuai dengan surat edaran mulai efektif tanggal 5 Juli dari Kemenhub. Secara umum kita sudah siap menyiapkan fasilitas operasional, bersama Satgas dan KKP, untuk mengimplementasikannya. Dengan telah diberlakukannua PPKM darurat, tentu orang yang bepergian dari Jawa telah diwajibkan menunjukkan hasil swab PCR negatif Covid,” jelas Yogi, Ahad (4/7/2021).

Dijelaskan Yogi, untuk pemberlakuan hasil negatif Swab PCR, hanya berlaku bagi penumpang yang datang dari Jawa dan Bali. Sedangkan penumpang yang dari Pulau Sumatra dan lainnya, masih berlaku hasil rapid antigen negatif, yang masih dijalankan sampai saat ini.

“Rapid antigen untuk penumpang dari dan ke pulau Jawa tidak berlaku, tapi bagi sesama pulau Sumatra misal Pekanbaru-Medan masih berlaku rapid antigen. Dan ini masih terus berlaku sepanjang penerapan PPKM darurat, mulai tanggal 3 sampai 20 Juli. Termasuk pengambilan sample rapid antigen bagi yang datang di Bandara SSK II Pekanbaru,” ungkapnya.

“Sampai saat ini pelaksanaan Rapid antigen masih lancar, alhamdulillah sejauh ini masih bagus kerjasama dengan Dinas Kesehatan, Polisi, Satpol PP sejauh ini untuk pengambilan sample dan pulau Jawa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pengambil sample rapid antigen bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali, pihaknya bersama Satgas dan KKP masih mengambil secara acak. Karena orang yang datang dari daerah tersebut juga sudah di ambil sample rapid antigen negatif. Namun tetap dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa penumpang secara acak.

“Sementara ini pengambulan sample bertahap, diambil secara acak. Karena kalau semua diambil sample perlu disiapkan juga, sehari penumpang yang datang mencapai 2.000 penumpang,” jelasnya lagi.
Sejauh ini masih efektif dan penumpang juga mereka juga sudah diambil dan dites. Artinya penumpang memang sudah dites terlebih dahulu kalau melihat datanya, diambil sample secara acak,” jelasnya.

sumber cakaplah.com




Apa Kabar PT KIG ?

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Meski sempat mendapatkan kucuran dana segar sebesar Rp 600 juta dari pemerintah daerah tahun 2020 lalu, kini PT Kelapa Inhil Gemilang (KIG) masih terseok-seok dirundung masalah finansial.

Kopra putih, salah satu kegiatan usaha perusahaan berplat merah tersebut dikabarkan sudah tak lagi beroperasi dikarenakan kendala permodalan.

Guna mencari informasi lebih lanjut mengenai perkembangan terkini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Ibnu Utama selaku Direktur Utama PT KIG.

Awalnya, Ibnu enggan memberikan Informasi perkembangan PT KIG, dan malah terkesan berang ketika diwawancarai oleh wartawan.

Ibnu berkilah hanya ingin diberitakan yang positif saja, meskipun kondisi PT KIG seperti demikian.

Tak banyak yang ia jelaskan, Ibnu hanya membenarkan bahwa saat ini pengolahan kopra putih sudah tidak lagi jalan.

“Ya produksi tutup, kan kita lagi berjalan sedang mencari dananya. Pemkab itu gak punya uang, tau dirilah gitu. Sekarang ini saya bolak-balik untuk cari dana buat KIG,” sebut Direktur Utama PT KIG, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga : Dari 28 Tenda Kopra Putih di Pelabuhan Parit 21, Hanya 3 Milik PT KIG

Untuk diketahui, salah satu latar belakang dibentuknya PT KIG di Negeri Hamparan Kelapa Dunia adalah untuk menjawab harapan masyarakat petani atas fluktuasi harga kelapa.

Karena mayoritas masyarakat di Kabupaten Inhil menggantungkan hidup dari hasil kelapa, artinya masyarakat banyak berharap dengan keberadaan PT KIG. (Arbain)




Syahrul Aidi Maazat: Semoga Abrasi di Desa Kuala Selat Benar-benar Teratasi agar Roda Perekonomian Terus Berjalan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA, Anggota Komisi IV DPR RI bersama Kementrian PU BWSSIII Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir- Riau pada hari Jum’at (02/07/2021).

Kunjungan kerja Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA tersebut juga didampingi Kadis PU Inhil, Bappeda Inhil untuk melakukan survei dan memberikan solusi terhadap abrasi pantai dan abrasi pemukiman warga di dusun 1 yang terjadi setiap tahun.

Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA, Anggota Komi IV DPR RI berharap bahwa abrasi pantai yang mengancam perkebunan dan perumahan warga benar-benar nantinya dapat teratasi.

“Sehingga abrasi yang berkepanjangan ini tidak lagi merusak pemukiman warga dan perkebunan Kelapa sehingga roda perekonomian masyarakat terus berjalan dengan baik dan lancar,” kata Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA.

Sementara, Kepala Desa Kuala selat Imam Taufik, S.Pd mengatakan sangat senang dan menyambut baik atas kunjungan kerja Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA beserta rombongan untuk memberikan solusi Abrasi dan telah mengalokasikan Aspirasi Pisew (Pembangunan infrastruktur sosial ekonomi wilayah) berupa jalan sepanjang _+ 1.200 M APBN 2021 yang saat ini sedang penyelesaian proses DED.

“Maka dari itu, kami mengucapkan ribuan berterima kasih kepada Bapak Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC. MA yang telah membantu percepatan pembangunan desa Kuala Selat Kecamatan Kateman,” Ungkap Kades Kuala Selat, Imam Taufik. (rls)