Pemerintah Kecamatan Gaung Dirikan Pondok Pengembangan Pengajian Hafalan Qur’an

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendirikan pondok pengembangan pengajian hafalan Qur’an.

Hal tersebut ditandai dengan telah dilaksanakannya rapat bersama antara Pemerintah Kecamatan Gaung, unsur Forum Pimpinan Kecamatan Gaung, Kelurahan/Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Minggu (29/8/2021) di Kelurahan Kuala Lahang.

Camat Gaung, Yuliargo mengatakan untuk mewujudkan dan mengembangkan kampung Qur’ani di Kecamatan Gaung , pemerintah kecamatan bersama unsur terkait telah bersepakat untuk mendirikan pondok pengembangan pengajian hafalan Qur’an.

“Nantinya akan kita pusatkan di Desa Lahang Tengah Kecamatan Gaung,” tutur Yuliargo, Minggu (29/8/2021).

“Alhamdulillah untuk lahan sudah tersedia atas hibah dari beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Gaung dan swadaya bersama,” tambahnya.

Terakhir Yuliargo mengatakan bahwa pondok pengembangan pengajian hafalan Qur’an tersebut nantinya akan berperan sebagai sarana pembibitan penghafal Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Gaung khususnya.

“Semoga kedepannya dengan ini bisa lebih memotivasi masyarakat dan generasi-generasi penerus untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an,” tutupnya. (Arbain)




Agenda Pengukuhan dan Rakerda DPD PATRI Riau Dihadiri dan Dibuka Langsung oleh Gubri

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (DPD PATRI) Provinsi Riau menggelar agenda Pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah ( RAKERDA) di rumah dinas Wakil Walikota Pekanbaru, Sabtu (28/08/2021).

Dalam agenda yang bertema ‘Membangun Kemandirian Ekonomi Menuju Riau Bermartabat’ tersebut dibuka dan dihadiri langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar.

Dalam sambutannya, Gubri berharap agar program-program yang akan dilaksanakan PATRl dapat bersinergi untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Hal tersebut sesuai dengan tema Pengukuhan yang di taja yaitu, Membangun Kemandirian Ekonomi Menuju Riau Bermartabat,” tutur H Syamsuar.

Pada pengukuhan dan Rakerda ini diikuti oleh 12 DPC seluruh Kabupaten di Provinsi Riau, namun masih ada pembatasan untuk pihak yang hadir sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Kusnadi selaku ketua DPD PATRI Riau yang baru saja dikukuhkan sangat mengharapkan pelantikan yang diadakan tidak akan menambah kasus Covid -19, karena kegiatan pelantikan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kita akan tetap menjaga protokol kesehatan, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan harus kita dukung”, ucap ketua DPD PATRl Provinsi Riau.

Syukron, selaku ketua panitia mengatakan bahwa untuk mempersiapkan acara pengukuhan dan Rakerda tersebut membutuhkan waktu sebulan lamanya, karena harus sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Walaupun sedikit terkendala, Alhamdulillah acara ini bisa terlaksana dengan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan”, ucapnya.

Lanjut Syukron, juga mengharapkan PATRI dapat bermanfaat untuk orang banyak dan mampu bersinergi dengan pemerintah.

“PATRI ada solusi untuk masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan, program zona ekonomi syariah adalah salah satunya,” tambahnya. ***/arb.




UNISI Selenggarakan BIMTEK SISTER Tahun 2021

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bertempat diruang Praktek Peradilan Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. H. R. Soebrantas Tembilahan, melalui Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI), UNISI menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Bagi Dosen Dilingkungan UNISI Tahun 2021.

BIMTEK ini diikuti oleh Dosen UNISI secara tatapmuka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19 sebagaimana instruksi pemerintah.

Adapun materi yang diberikan meliputi : Teknis dan Tata Cara Pengisian Fortofolio dan BKD-LKD pada SISTER oleh Narasumber Recky, SE, MM yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi UNISI yang dikenal sebagai konsultan SISTER di UNISI, serta diberikan pula materi tentang Teknis Pengaplikasian BKD-LKD pada SISTER yang dipaparkan oleh Narasumber Tedy Firmansyah, S. Kom.

BIMTEK ini sangat penting dilaksanakan oleh UNISI guna memberi pemahaman yang komprehensif kepada dosen tentang komitmen menjaga dan meningkatkan kualitas sumberdaya tenaga pendidik sebagaimana tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi yakni : Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Rektor UNISI, DR. H. Najamuddin, Lc, MA menyampaikan hal ini dalam sambutannya pada acara pembukaan BIMTEK yang digelar resmi kali pertama ini.

“Saya minta semua dosen tanpa terkecuali untuk mengikuti kelas belajar yang penting untuk meningkatkan kualitas kita selaku tenaga pendidik ini” ujarnya.

Selaras dengan maksud Rektor, Ketua LPMI UNISI, Ahmad, S.Pd.I, MM, dalam laporannya pada BIMTEK ini menyampaikan bahwa hasil kelas BIMTEK SISTER ini semata mata untuk kemaslahatan dosen yang selalu dituntut komit untuk meningkatkan kualitas SDM dirinya.

“Pemahaman yang komprehensif terhadap SISTER ini, gunanya semata mata untuk kemaslahatan bersama kita para dosen, dalamrangka memenuhi tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi yang dilaporkan dalam aplikasi resmi Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI” ujar pria yang berhomebase di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNISI ini.

Serasi dengan penyampaian Rektor dan Ketua LPMI, Dewan Pembina UNISI, DR. H. Indra Muchlis Adnan, MH, MM, Ph.D dalam arahannya pada forum akademik ini meminta kiranya para dosen yang merupakan peserta inti pada kegiatan ini untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti BIMTEK ini.

“Saya minta para dosen untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kelas BIMTEK ini, biar finish bimbingan ini tidak lagi kita mengulang-ngulang karena capek kita kalau mengulang-ngulang terus, jadi ikuti dengan seksama & benar-benar serius” pungkas Bupati Indragiri Hilir 10 tahun periode 2003-2013 ini. (***)




Luhut: Perusahaan China akan Bangun Pabrik Vaksin di Indonesia

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, saat ini terdapat satu perusahaan asal China yang direncanakan akan bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk memproduksi vaksin.

“Industri vaksin sudah kita dorong dibangun di Indonesia. Dan sudah ada satu yang akan produksi nanti bulan April (tahun depan). Itu bekerja sama dengan perusahaan Indonesia dan perusahaan China,” kata Luhut dalam Rakornas APINDO ke-31, Selasa(24/8).

Namun, sayangnya Luhut tidak menjelaskan detail mengenai identitas perusahaan atau produsen vaksin asal China tersebut. Kendati begitu, nantinya kerja sama tersebut akan memproduksi vaksin jenis mRNA.

Sebagai informasi, vaksin mRNA adalah satu jenis vaksin yang dikembangkan untuk menangani atau mencegah penyebaran COVID-19. Vaksin ini merupakan vaksin jenis baru yang kandungannya berbeda dengan jenis vaksin lainnya.

Di samping itu, pemerintah juga terus mengembangan vaksin merah-putih. Pihaknya menargetkan, produksi vaksin merah putih akan dilakukan mulai pertengahan tahun 2022. “Dan sekarang kita sedang engage merah putih dan produksi Mei-Juni tahun depan,” imbuhnya.

Demikian, dengan adanya kerja sama tersebut merupakan upaya Pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi di sektor kesehatan. Oleh karena itu, dia mengajak agar pelaku usaha ikut meramaikan investasi di sektor kesehatan.

“Saya imbau teman-teman APINDO kalau ada yang ingin masuk di sektor kesehatan sangat baik sekarang ini karena kita melakukan reformasi di bidang kesehatan,” pungkasnya. ***

Artikel ini telah terbit di merdeka.com
https://www.google.com/amp/s/m.merdeka.com/amp/uang/luhut-perusahaan-china-akan-bangun-pabrik-vaksin-di-indonesia.html




Camat Teluk Belengkong Memperkenalkan Inovasi ‘WARDAN-MBAK IKHA’

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Berjalannya dengan baiknya program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) kemudian dikembangkan kembali pada periode kedua masa kepemimpinan Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menjadi Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi (DMIJ PT).

Dikatakan Camat Teluk Belengkong, Sugiyanto, S.Sos, bahwa DMIJ PT adalah program Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil untuk melakukan pendekatan pemberdayaan dengan mengefektifkan fungsi pemerintahan, kelembagaan dan masyarakat desa dan kelurahan untuk merencanakan, melaksanakan, melestarikan dan pengawasan pembangunan secara partisipatif yang meliputi :

  1. Pemerintahan Desa
  2. Pembangunan
  3. Pembinaan
  4. Pemberdayaan
  5. Peningkatan ekonomi masyarakat

“Maka dengan mengadaptasi kegiatan DMIJ Plus terintegrasi, kami Pemerintah Kecamatan Teluk Belengkong memperkenalkan inovasi WARDAN-MBAK IKHA (Warga Damai Aman Membangun Kampung Indah Kreatif Harmonis Dan Asri),” tutur Camat Teluk Belengkong, Sugiyanto, S.Sos, Kamis (26/8/2021).

Lanjutnya, adapun kegiatan yang mendukung Inovasi daerah tersebut antara lain :

  1. Posko jaga Wardan (Warga Damai Aman)

Dengan adanya Pos Jaga Wardan ini diharapkan berkurangnya angka tingkat kriminalitas warga masyarakat desa bahkan menjadi tidak ada sama sekali.

  1. Penataan Lingkungan

Penataan lingkungan di desa ini merupakan suatu pemikran dari masyarakat2 Desa sekitar yang ingin menciptakan suasana asri dan nyaman sehingga mereka berinisiatif untuk melakukan penataan lingkungan yang teratur dan terpusat seperti contoh pembangunan infrastruktur di desa ini sudah memiliki akses dua jalur dan pembangunan pusat pemerintahan desanya tertata dengan rapi.

  1. Kegiatan Gotong royong yang rutin dan terjadwal

Melestarikan Budaya Lokal dengan cara Pemerintah Desa membuat Jadwal tetap dalam melaksankan kegiatan gotong royong lingkungan guna menciptakan lingkungan bersih yang indah dan asri.

  1. Pemanfaatan Pekarangan Toga dan Tanaman Pangan

Pekarangan rumah masyarakat desa di manfaatkan dengan tanaman obat dan jenis sayur-sayuran guna tersedianya beragam obat herbal dan sayuran untuk dimanfaatkan.

  1. Mengoptimalisasikan kegiatan magrib mengaji

Magrib mengaji merupakan salah satu kegiatan utama pada program DMIJ namun kurangnya pengawasan dalam pelaksanaannya sebagian kegiatan tersebut tidak berjalan dengan baik, untuk itu perlunya dibentuk Tim Pengawas Kegiatan Magrib Mengaji.

“Dari hal-hal tersebut, maka terlihatlah inovasi (pembaharuan) dari program DMIJ Plus Terintegrasi yang sangat berperan penting terhadap Masyarakat Desa,” imbuhnya Sugiyanto, S.Sos.

Selain itu kata Camat, Inovasi tersebut juga bertujuan untuk Meningkatkan rasa damai dan aman di masyarakat, Melestarikan budaya gotong royong, Meningkatkan pembangunan infrastuktur di Desa.

Menciptakan lingkungan yang indah dan asri, Menyediakan Tanaman Obat herbal untuk keperluan rumah tangga, dan Menciptakan home industry produk lokal.

Editor Arbain




Jenis Kelapa Dalam, ini Tujuh Kecamatan di Inhil yang Miliki Hamparan Kelapa Paling Luas

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dengan memiliki luas perkebunan kelapa sekitar 400.740,84 hektar, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi kabupaten yang memiliki perkebunan kelapa paling luas pada tingkat nasional.

Dari luasan perkebunan tersebut, 340.773 hektar diantaranya adalah perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’, dan 59.967,84 hektar perkebunan jenis ‘Kelapa Hibrida’, (Disbun Inhil 2019).

Selain itu, melalui data BPS Provinsi Riau tahun 2019, dari luas perkebunan kelapa yang terdapat di Kabupaten Inhil produksi yang dihasilkan dari perkebunan kelapa tersebut sebesar 361.348 TON kelapa.

Tercatat, dari luasnya perkebunan kelapa di Kabupaten Inhil tersebut seluruhnya tersebar di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten yang berjuluk ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ ini.

Melalui data yang di himpun dari Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil, dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil, berikut 7 Kecamatan yang memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ paling luas.

Pertama, Kecamatan Mandah memiliki luas perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ paling luas di Kabupaten Inhil. Tercatat 34.343 hektar perkebunan yang ada di sana dengan potensi hasil 31.458.688 kilogram.

Kedua, Kecamatan Kateman memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ seluas 31.622 hektar dengan potensi hasil perkebunan 11.852.803 kilogram.

Ketiga, Kecamatan Enok memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ seluas 30.895 hektar dengan potensi hasil perkebunan 23.201.019 kilogram.

Keempat, Kecamatan Gaung memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ seluas 27.285 hektar dengan potensi hasil perkebunan 19.735.947 kilogram.

Kelima, Kecamatan Reteh memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ seluas 23.928 hektar dengan potensi hasil perkebunan 29.699.399 kilogram.

Ketujuh, Kecamatan GAS memiliki perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’ seluas 17.178 hektar dengan potensi hasil perkebunan 7.715.224 kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil, Drs. Sirajuddin, MM melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Ardiansyah, SE mengatakan bahwa luas hamparan perkebunan kelapa jenis ‘Kelapa Dalam’, Kecamatan Mandah merupakan kecamatan yang memiliki luas serta hasil produksi perkebunannya paling banyak dari 20 kecamatan lainnya. (Arbain).