Heboh! Penemuan Mayat Dengan Tangan Terikat di Jalan Lintas Bangkinang – Petapahan

ARBIndonesia.com, KAMPAR – Warga Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di KM 10 Jalan Lintas Bangkinang-Petapahan, Lingkungan Koto Sungai Tonang, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Kampar, Ahad (10/10/2021).

Berdasarkan informasi pihak kepolisian dari Polsek Bangkinang Kota, bahwa sekira pukul 06.00 WIB, saksi Samsuar selaku Ketua RT 01 Lingkungan Koto Sungai Tonang didatangi oleh warga bernama Pramono, yang memberitahu adanya sesosok mayat di pinggir jalan raya KM 10 Lingkungan Koto Sungai Tonang, Kelurahan Pasir Sialang.

“Mendapat informasi itu, saksi Samsuar langsung menghubungi Ketua RW dan kemudian mereka langsung mendatangi lokasi, informasi tersebut juga disampaikan langsung kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Sialang Aiptu Alinur yang kemudian segera datang ke TKP,” ucap Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Khairil, Senin (11/10/2021).

Saat ditemukan, kondisi jasad pria ini dalam keadaan tangan terikat ke belakang, kaki juga terikat dan pada lehernya masih menempel tali bekas jeratan.

Korban mengenakan baju kaos lengan pendek warna hitam campur biru, ada motif garis putih dan juga ada tulisan OFF dan ALL, usia korban diperkirakan sekitar 25 tahun.

“Diduga jasad pria ini merupakan korban pembunuhan yang terjadi di tempat lain lalu jasadnya dibuang ke daerah ini, sebab warga sekitar yang melihat jasad korban ini tidak ada yang mengenalinya,” ungkapnya.

Lanjutnya, jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD Bangkinang untuk dilakukan visum.

Petugas kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, mendata saksi dan melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Terkait identitas korban saat ini masih belum diketahui dan dalam penyelidikan, bila ada warga yang mengenali sesuai ciri-ciri tersebut dapat menghubungi Satreskrim Polres Kampar atau Polsek Bangkinang Kota,” pungkasnya. ***

sumber cakaplah.com




Potret Dinkes Inhil Gelar Pemeriksaan PTM Bagi Seluruh Pegawai

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi seluruh pegawai dan karyawan, Kamis (21/10/2021) pagi.

Kegiatan diikuti sekitar 60 orang pegawai di lingkungan Dinkes Inhil, tidak hanya pemerikasan PTM, para pegawai juga dilakukan pengecekan tekanan darah, berat badan, lingkar perut dan gula darah.

Usai melakukan cek kesehatan, para pegawai mengikuti pengukuran kebugaran atau rockspot dan dilanjutkan dengan kegiatan senam pagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, dr. H. Afrizal Darmawan, MM melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga, Leni Rosita, AMK mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin dan berkala per tiga bulan sekali.

Leni menjelaskan kegiatan itu untuk mengetahui apakah pegawai Dinkes Inhil memiliki tingkat kebugaran baik sekali, baik, cukup, atau kurang.

“Pegawai dengan tingkat kebugaran yang baik maka akan memiliki derajat kesehatan yang baik pula sehingga produktifitas kerjanya optimal,” ujar Leni ketika dikonfirmasi inhilklik.com.

Sebaliknya ditambahkan Leni, pegawai dengan tingkat kebugaran yang kurang maka akan memiliki derajat kesehatan yang kurang sehingga produktifitas kerjanya kurang optimal.

Leni berharap kedepannya kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin di instansi pemerintah maupun swasta dengan sasaran ASN, pelajar, dan calon jemaah haji. (Adv/Galeri Foto)




Potret Dinkes Inhil Bersama Kadin Laksanakan Vaksinasi Dosis Kedua

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Tembilahan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan vaksinasi dosis kedua yang diperuntukan bagi seribu mahasiswa dan masyarakat, Sabtu 9 Oktober 2021.

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Dinas Kesehatan Melalui UPT Puskesmas Tembilahan, Kadin Provinsi Riau dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan melibatkan Pemerintah Daerah, TNI/Polri ini dipusatkan di 2 lokasi berbeda guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kerumunan peserta vaksinasi.

Adapun 2 lokasi tersebut, yakni gedung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Inhil di Jalan Pekan Arba Tembilahan dan gedung Universitas Islam Indragiri (Unisi) di Jalan HR Soebrantas Tembilahan.

Untuk diketahui, proses vaksinasi yang dilalui oleh setiap peserta, seperti dijelaskan Kepala UPT Puskesmas Tembilahan, dr Dwi Agustina Fajarwati beberapa waktu lalu, dimulai dari pendaftaran di meja petugas dan verifikasi dokumen, kemudian screening atau pemeriksaan kesehatan. Apabila dinyatakan sehat dan tidak ada masalah, maka yang bersangkutan bisa langsung divaksin. Setelah itu, dilakukan observasi bagi yang telah divaksin.

“Vaksin ini tidak diperkenankan untuk ibu hamil dan menyusui, selain itu bagi yang lulus screening boleh divaksin,” Jelas dr. Dwi.

“Hari ini, kami menyiapkan vaksin sebanyak 500 vial, yang diperuntukan bagi 1000 mahasiswa dan masyarakat,” Tambah Kepala UPT Puskesmas Tembilahan.

Selanjutnya, Ketua Kadin Inhil Edy Indra Kesuma menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan agar pelaksanaan vaksinasi dosis kedua tersebut berjalan dengan baik dan lancar, sebagaimana saat vaksinasi dosis pertama beberapa waktu lalu, dalam upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil.

“Bagi masyarakat yang sudah divaksin, supaya tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 5M sesuai anjuran pemerintah, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pesan Edy yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forki Inhil ini.

Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh personil TNI dan Polri, yang berada di tempat kegiatan untuk memastikan keamanan dan kelancaran vaksinasi. (Adv/Galeri Foto/Arbain)




Potret Magrib Mengaji di Desa Sungai Berapit yang Terus Digalakkan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampai saat ini terus berkomitmen untuk menggalakkan program Magrib Mengaji.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah Progam Magrib Mengaji ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Inhil, HM Wardan sejak periode pertama hingga periode ke dua yang masih berjalan.

“Alhamdulillah sampai saat ini magrib mengaji akan terus kita galakkan,”ujar M Ihsah.

Lanjutnya, meski kemajuan zaman semakin canggih hal yang harus tetap dihidupkan ialah shalat Maghrib berjamaah dan selepas shalat maghrib tetap membaca Al Quran.

“Karena di waktu inilah tepatnya untuk anak-anak melakukan pendidikan agama di rumah ibadah dengan mengaji,” paparnya.

Selain itu, M Ihsah dengan magrib mengaji ini dapat dijadikan sebagai ajang pembentukan sifat terpuji dan menancapkan sejak dini bagi generasi harapan bangsa untuk mendalami Al Qur’an agar menjadi insan Qurani. (Adv/Galeri Foto)




Berdiri Selama 12 Tahun, Pengolahan Sabut Kelapa di Kecamatan Kateman Terus Eksis

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bukan hal yang tidak mungkin, pengolahan sabut kelapa yang dianggap sebagai limbah ternyata bisa mendatangkan cuan alias keuntungan.

Seperti pengolahan sabut kelapa di Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang talah beroperasi selama hampir 12 tahun dan hingga hari ini masih tetap eksis.

Mr. Adi pengelola pabrik limbah sabut kelapa di Desa Penjuru mengatakan bahwa dirinya yang memiliki 12 karyawan itu hanya mengolah sabut kelapa untuk di ambil serat sabut kelapanya saja (cocofiber) dan kemudian cocofiber yang telah sesuai dengan permintaan pasar tersebut akan di jual kepada penampung di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Yang kita kirim cuma cocofiber nya saja sama penampung di batam. Kalau orang batam diolah menjadi apa atau pun di ekspor lagi itu kita kurang tau,” kata Mr Adi saat di hubungi awak media melalui seluler, Jum’at (8/10/2021).

Selain itu, pengolahan limbah sabut kelapa ini kata Mr. Adi sudah beroperasi sejak masa orang tuanya hingga saat ini dirinya yang mengelolanya.

“Sudah cukup lama, sejak zaman orang tua saya, kira-kira 12 tahun sudah berdiri sampai saat ini,” imbuhnya.

Sedangkan untuk bahan baku sabut kelapa itu sendiri kata Mr Adi, didapatkannya dengan membeli dari petani kelapa di wilayah Kecamatan Kateman.

“Kalau peralatan kita cukup untuk pengolahan cocofiber dan cocopeat. Untuk bahan baku yang di habiskan saat produksi kita tergantung cuaca, sebab pengolahannya harus proses penjemuran dulu,” tambah Mr. Adi saat ditanyai apakah bahan baku (sabut) yang diproduksi mencapai 10 Ton perhari.

Selain itu, mengenai pengembangan usaha pengolahan limbah sabut kelapa dari bahan baku setengah jadi menjadi bahan jadi, Mr Adi mengaku belum siap untu mengarah ke hal pengembangan tersebut.

“Untuk saat ini kita belum ada arah kesana, karena butuh modal yang besar lagi. Sementara kita fokus ke pengolahan cocofiber saja dulu,” tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diperoleh melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir bahwa di Kecamatan Kateman untuk perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam memiliki luas 31.622 hektar, dengan potensi produksi hasil perkebunan tercatat pada semester II (Juli-Desember) 2019 mencapai 11.852. 803 kilogram.

Sedangkan untuk jenis kelapa hibrida di Kecamatan Kateman tidak terdapat perkebunan kelapa jenis hibrida.

Secara statistik, Kecamatan Kateman merupakan kecamatan yang memiliki perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam paling luas setelah Kecamatan Mandah yang memiliki luas 34.343 hektar perkebunan jenis Kelapa Dalam. (Arbain)




Melihat Dunia Melalui Beasiswa, Talkshow Kodim 0314/Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Guna memberikan motifasi kepada siswa siswi dan mahasiswa di Kabupaten lnhil, Dandim 0314/lnhil gelar acara sosialisasi dan Talkshow bersama siswa/i SLTA dan Mahasiswa di Aula Graha Bhakti Makodim 0314/lnhil, jalan Ahmad Yani, Parit 9, Tembilahan Hulu. Kamis, (07/10/2021).

Dengan narasumber Fauzan Aziz Maulana (candidate magister Anhui University) dan DR. Ir. H. Sahrudin, M.M (wakil ketua bidang kemahasiswaan dan kerja sama STAl) dengan motivator lbu Titin Triana, SH, MH (lawyer & teacher) dan Moderator Sdr Nabfahrin (staf Unisi).

Dalam sambutannya, Dandim 0314/lnhil Letkol lnf lmir Faishal mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa bulan yang lalu, namun karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan hingga baru hari inilah kegiatan ini bisa dilaksanakan.

“Kegiatan ini kita gelar agar adik adik semua dapat meraih asa atau cita cita yang diinginkan. Karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha,berdo’a dan tentunya Ridha dari Allah SWT,” ujar Dandim.

“Mungkin dalam pikiran kita, ah saya tidak punya biaya, ah saya gak mungkin bisa, nah sekarang kita akan kupas disini, sehingga sesuai dengan tema kita yaitu reach the dream & see the world through scholarship, (Raih mimpi dan lihat dunia melalui beasiswa),” tambahnya.

Apa dan bagaimana beasiswa itu, nanti akan disampaikan oleh para Nara sumber. Bagaimana cara mendapatkannya, dimana saja, benda apa itu, nanti akan dibahas akan dikupas tuntas semuanya disini.

“Namun saya harapkan kepada adik adik semuanya tanamkanlah prinsip bahwa pengetahuan itu sangat penting dan harus merasa haus akan pengetahuan,” sebutnya.

Dandim mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah mengadakan acara ini, mudah mudahan acara ini bisa berlangsung dengan baik, lancar dan tentunya mudah mudahan acara ini bisa berguna dan bermanfaat.

Sementara itu DR. Ir. H. Sahrudin, M.M mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0314/lnhil yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Aula Kodim 0314/lnhil dan langsung pembicaranya Dandim. Ini sebagai motifasi yang terbaik bagi mahasiswa dan siswa.

“Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan motivasi dan kiat kiat dalam meraih beasiswa sehingga siswa siswi dan mahasiswa dapat semakin terbuka dalam pemikiran dan bersemangat dalam meraih beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu juga, Fauzan Aziz Maulana yang merupakan Candidate Magister Anhui University dalam pemberian motivasi kepada peserta mengaku pernah berkali-kali gagal untuk melanjutkan study s2 di luar negeri maupun di Conference International di berbagai negara.

“Tapi saya tidak pernah menyerah dengan berbagai cacian dan cemoohan yang didapat dari teman sekitar kita,” ujar Fauzan Aziz Maulana.

Berdirinya dirinya saat ini dalam memberikan motifasi kata Fauzan, untuk berbagi pengalamannya sebagai schoolar hunter kepada peserta, agar adik-adik khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir bisa mencapai keinginan untuk studi di luar negeri maupun dalam negeri melalui beasiswa.

Seperti yang disampaikan Dandim tambah Fauzan, Indonesia memiliki target yaitu INDONESIA EMAS tahun 2045 dan disinilah generasi X dan Z sekarang bisa meningkatkan kualitas diri untuk berperan di Indonesia 2045.

“Pesan saya buat adik adik khususnya di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini jangan malu untuk mencoba, jangan malu untuk berkarya dan jangan malu untuk menggapai cita cita. Untuk menggapai cita cita butuh pengorbanan dan setiap pengorbanan dan kerja keras pasti akan menuaikan hasil,” paparnya. (Arb)