Dugaan Kebocoran PAD Ratusan Juta, Diskop UKM dan Dagtri Inhil Bisa Apa?

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dari sektor retribusi pasar mengalami penurunan drastis.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya kebocoran penerimaan daerah yang nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop UKM dan Dagtri) Kabupaten Inhil, capaian retribusi pasar pada tahun 2025 turun signifikan sekitar Rp 200 juta lebih dibandingkan tahun sebelumnya.

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bahkan menunjukkan kondisi yang lebih memprihatinkan. Dari empat pasar utama di Tembilahan, yakni Pasar Selodang Kelapa, Pasar Umbut Kelapa, Pasar Dayang Suri, dan Pasar Mayang Kelapa, tercatat 871 los dan 153 kios beroperasi tanpa Surat Keterangan Sewa (SKS).

Tak hanya itu, dari total 944 los yang tersedia, hanya 109 los yang tercatat menyetorkan retribusi. Artinya, sebanyak 835 los tidak menyetor retribusi. Sementara untuk kios, dari 171 unit yang ada, sebanyak 78 kios tercatat tidak menyetorkan retribusi.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Kondisi ini menjadi gambaran potensi kebocoran PAD yang dapat merugikan keuangan daerah dalam jumlah besar jika tidak segera dibenahi.

Kepala Diskop UKM dan Dagtri melalui Kepala Bidang Pasar, Edil Muklisin, mengakui bahwa pengelolaan pasar masih membutuhkan pembenahan serius.

Menurut Edil, selain melakukan penertiban pedagang sesuai dengan Peraturan Daerah tentang retribusi pasar, pemerintah juga harus memperbaiki sejumlah los dan kios yang mengalami kerusakan parah atau tidak lagi bisa difungsikan.

“Tidak cukup hanya membentuk Tim Yustisi untuk melakukan penertiban, tetapi juga perlu dilakukan perbaikan terhadap los dan kios yang rusak,” ujarnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026).

Edil yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kabid Pasar menjelaskan bahwa besaran retribusi pasar sebenarnya telah diatur dalam peraturan daerah.

Untuk kios ditetapkan sebesar Rp100 ribu per bulan, sementara los sebesar Rp45 ribu per bulan, serta retribusi dasaran Rp2.000 per hari.

Meski demikian, ia tidak menampik adanya kemungkinan pungutan di luar ketentuan tersebut. “Kami mengimbau pedagang agar segera melaporkan jika ada pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” tegasnya. (Red)




Satpol PP Rohul Bagikan Ratusan Takjil, Rangkaian HUT ke-76 dan Ramadan 1447 H

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat di Bundaran Ratik Togak, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hulu, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP sekaligus momentum berbagi di bulan suci Ramadan.

Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Rokan Hulu, Dennis Hendri, S.P., bersama Kepala Bidang Operasi Satpol PP Rohul, Hamsanah, M.Pd. dan puluhan personel lainnya yang turun langsung membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Hamsanah mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian Satpol PP kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Satpol PP. Melalui kegiatan berbagi ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan HUT ke-76 Satpol PP, pada 3 Februari 2026 atau sehari setelah puncak peringatan, Satpol PP Rohul juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan Masjid Shaibul Jannah yang berada di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

Kegiatan sosial tersebut berlanjut pada 5 Februari 2026, di mana Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rokan Hulu mengunjungi Panti Asuhan Al-Khoiriyah.

Dalam kunjungan itu, rombongan menyerahkan bingkisan serta bantuan uang tunai guna membantu kebutuhan anak-anak asuh di panti tersebut.

Ditempat yang sama Denis Hendra selaku Plt Kasatpol-PP dan Damkar Rohul menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen Satpol PP tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin momentum HUT ke-76 Satpol PP ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (Kri)




Pemkab Rohul Gelar Safari Ramadhan ke-5 di Bonai Darussalam, Wabup Apresiasi Desa Sontang

ARB Indonesia, ROKAN HULU — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ke-5 tahun 1447 H/2026 M yang dipusatkan di Masjid Fastabiqul Khairat, Kecamatan Bonai Darussalam, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, didampingi Asisten I Setda Rohul H. Syofwan, S.Sos, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Bonai Darussalam Elfitrend, S.STP, M.Si, Kepala Desa Sontang yang juga Ketua APDESI Riau Zulfahrianto, SE, tokoh adat, serta masyarakat Kecamatan Bonai Darussalam.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan untuk menjalin serta mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bertatap muka, berdialog, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada Desa Sontang yang dinilai telah berkembang menjadi desa maju dan mandiri serta dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Rokan Hulu.

Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal saat ini menjadi tantangan bersama bagi pemerintah daerah. Namun demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi masyarakat.

“Kondisi efisiensi dan keterbatasan fiskal menjadi tantangan bersama. Namun kami tetap berkomitmen untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sontang, yang juga merupakan ketua APDESI Riau Zulfahrianto, SE, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Desa Sontang dikenal sebagai desa yang maju dan mandiri di Kabupaten Rokan Hulu tanpa bergantung pada dana dari APBN maupun APBD.

Menurutnya, hal tersebut dapat terwujud berkat semangat kebersamaan, kemandirian masyarakat, serta pengelolaan potensi desa yang dilakukan secara maksimal.

“Kami berupaya membangun Desa Sontang dengan kekuatan dan potensi yang ada di desa. Alhamdulillah hingga saat ini Desa Sontang dikenal sebagai desa yang maju dan mandiri tanpa bergantung pada APBN maupun APBD,” jelasnya.

Zulfahrianto berharap semangat gotong royong dan kemandirian yang telah terbangun di Desa Sontang dapat terus dipertahankan serta menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama para mitra dan perusahaan juga menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya :

Bantuan Al-Qur’an sebanyak 25 buah untuk Masjid Nurul Huda serta bantuan untuk Masjid Al-Muttaqin.

Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk anak yatim se-Kecamatan Bonai Darussalam sebesar Rp10.000.000.

Bantuan dari Baznas Kabupaten Rokan Hulu dengan total sebesar Rp27.500.000.

Selain itu, sejumlah perusahaan dan perbankan juga turut berpartisipasi dengan memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat. (Kri)




Rapat Paripurna Penutupan Masa Pandangan Kesatu Tahun 2025 Dan Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 DPRD Rohul

ARB INdonesia, ROKAN HULU – DPRD Rokan Hulu (Rohul), Rapat Paripurna Penutupan Masa Pandangan Kesatu Tahun 2025 dan Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2026, Senin (5/1/2026).

Kegiatan tersebut di Ruang Rapat Paripurna, Kantor DPRD Rokan Hulu dijalan Panglima Sulung, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, dipimpin langsung Ketua Hj Sumiartini didampingi Wakil Ketua Mohammad Aidi, S.H., Nono Patria Pratama, S.E. dan Porkot Lubis, S.H., M.H.

Dihadiri Anggota DPRD memenuhi kourum, Plt Sekwan Elbisri, Kabag Humas Sekwan berdasarkan laporan protokol. Hadir Sekda Muhammad Zaki, Asisten, Kepala OPD Pemkab Rohul, tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya.

Setelah membuka Rapat Paripurna, Ketua Hj Sumiartini menyampaikan sekaligus menguraikan program kerja, serta kegiatan pimpinan, anggota, Komisi DPRD Kabupaten Rokan Hulu selama tahun Tahun Anggaran (TA) 2025 yang telah terlaksana dengan baik dan sukses.

Adapun kegiatan tersebut, baik dalam pengawasan berbagai pembangunan, menerima asipirasi masyarakat, pelaksanaan rapat paripurna, kunjungan kerja di Daerah Kabupaten Kota, Pengesahan Peraturan Daerah, Juga pengesahan APBD Perubahan 2025, APBD 2026 dan lainnya sesuai visi misi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Kemudian dilanjutkan laporan penerimaan surat masuk dibacakan oleh Plt Sekwan DPRD Kabupaten Rokan Hulu. Selanjutnya Rapat Paripurna ditutup dengan mengetok palu. (Galeri Foto)




Tingkatan Kebersamaan, Rutan Dumai Gelar Buka Bersama Petugas Dan Warga Binaan.

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai saat pegawai dan warga binaan menggelar kegiatan buka puasa bersama, Selasa (3/3).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kekeluargaan di lingkungan rutan selama bulan suci Ramadan.

Acara yang digelar di lapangan serbaguna Rutan Dumai tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, beserta jajaran pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan yang beragama Islam.

Karutan menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga wujud kepedulian serta komitmen rutan dalam menciptakan suasana pembinaan yang humanis.

“Bulan Suci Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan keimanan, dan saling memaafkan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat positif bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan,” ujar Karutan.

Menjelang waktu magrib, seluruh peserta mengikuti doa bersama, kemudian berbuka puasa dengan hidangan sederhana yang telah disiapkan. Suasana tampak akrab, di mana pegawai dan warga binaan duduk bersama tanpa sekat, mencerminkan nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Salah satu warga binaan mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, buka bersama ini menjadi momen yang sangat berarti karena dapat merasakan suasana kekeluargaan meski berada di dalam rutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan, serta mendukung proses pembinaan yang lebih baik di Rutan Dumai. *




OJK Blokir 436 ribu Rekening Terindikasi Penipuan, Dana Korban Lebih Setengah Triliun

ARBindonesia.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas dalam memberantas praktik penipuan digital. Hingga awal Maret 2026, sebanyak 436.000 rekening perbankan yang terindikasi digunakan untuk aktivitas penipuan resmi diblokir.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program Satgas Pemberantasan Investasi Ilegal, yang bertujuan melindungi masyarakat dari maraknya kejahatan keuangan berbasis teknologi. Dari hasil investigasi, tercatat kerugian korban mencapai Rp566,1 miliar.

OJK menegaskan bahwa pemblokiran rekening dilakukan bekerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan terkait. Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi maupun transaksi mencurigakan yang beredar melalui media sosial dan aplikasi pesan instan.

Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi (Kiki) mengungkapkan, bahwa nilai dana yang berhasil diamankan dari langkah pemblokiran ini mencapai ratusan miliar rupiah.

“Terkait dengan Indonesia Anti-Scam Center, kami dapat menyampaikan bahwa jumlah rekening yang sudah di blokir sebanyak 436.727 rekening dengan total dana korban yang sudah diblokir sebesar Rp566,1 miliar,” kata Kiki dikutip dari Sindonews, Selasa (3/3/2026)

Upaya ini sekaligus menjadi peringatan bahwa kejahatan siber semakin masif, dan perlindungan konsumen menjadi prioritas utama regulator. OJK juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. (Arb)