Kebakaran di Kecamatan Mandah, Pemilik Rumah Tewas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Peristiwa tragis menimpa lansia berumur 72 tahun, Marhmah tewas terbakar bersama rumahnya yang beratap daun rumbia.

Kejadian naas tersebut di Desa Bolak Raya, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau pada Kamis dini hari, 22 September 2022, sekira pukul 05.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, Muhammad Khailani saat itu bangun dari tidur dan keluar mengambil air wudhu dengan kondisi hujan deras sekira Pukul 05:30 WIB.

Pada saat selesai sholat subuh, Khailani keluar dari rumah dan melihat api menyala di dalam rumah korban yang terbuat dari dinding asbes.

“Api sudah menyala menjalar ke atap rumah korban yang terbuat daun rumbia,” kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kasi Humas AKP Liber Nainggolan melalui keterangan rilisnya, Kamis (22/9).

“Pada saat itu kondisi arus listrik mati dan hujan deras, saksi langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar,” paparnya.

Mendengar teriakan minta tolong, warga berdatangan dan membantu memadamkan api. Sekira pukul 06:15 WIB api sudah bisa di padamkan dan korban pun yang tinggal sendiri di dalam rumah tidak bisa di selamatkan lagi.

“Sudah meninggal dunia dengan kondisi badan hangus terbakar. Setelah itu korban dievakuasi ke rumah masyarakat,” terangnya.

Penyebab kebakaran diduga dikarenakan pelita/lampu obor karena pada saat kejadian lampu listrik mati dan saat olah TKP ditemukan pelita/lampu obor yang sudah terbakar di dalam kamar korban.

“Kondisi rumah rusak sedang namun belum dapat diperkirakan kerugian materilnya.” Tutupnya. (MDd)




Bupati Purwakarta Gugat Cerai Dedi Mulyadi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika melakukan gugatan cerai terhadap suaminya Dedi Mulyadi yang merupakan anggota DPR RI.

Gugata cerai yang di ajukan Anne Ratna Mustika ke Pengadilan Agama Purwakarta telah terigitrasi dengan nomor: 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

“Ya betul,” kata Humas Pengadilan Agama Purwakarta, Asep yang dikutip dari detikJabar, Rabu (21/9).

Asep mengatakan nomor register itu tertera dengan nama penggugat yakni Anne Ratna Mustika dan tergugat atas nama Dedi Mulyadi.

“Untuk sidang pertama dijadwalkan pada Rabu 5 Oktober 2022,” ujar Asep.

Sementara itu, mantan Bupati Purwakarta dua periode (2008-2013 dan 2013-2018) tersebut belum ingin berkomentar banyak terkait gugatan cerai yang di ajukan kepadanya.

“Saya belum mau memberikan komentar,” kata Dedi dengan singkat.

Selain itu, detikJabar juga mencoba mengkonfirmasi kepada Anne melalui nomor telepon asisten pribadinya. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari konfirmasi tersebut.

Editor Arbain




Ini Penjelasan Jaksa Peneliti Kejari Inhil Terkait Perkara Dugaan Penggelapan BBM di SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Perkara terhadap dugaan penggelapan minyak bersubsidi jenis Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Parit 4 Tembilahan Hulu masih berjalan di tahap P-19.

Hal tersebut di ketahui usai awak media ARB INdonesia mengkonfirmasi langsung Jaksa Peneliti yang merupakan Kasi Datun Kejari Inhil, Ferry Kurniawan, S.H di ruang kerjanya baru-baru ini.

IMG_20220919_111038
Jaksa Peneliti, Ferry Kurniawan, S.H ketika dikonfirmasi ARB INdonesia

“Berkas perkara dari penyidik Polres Inhil sudah kita terima, dan sudah kita lakukan pemeriksaan berkas perkaranya,” ujarnya

Dari hasil pemeriksaan berkas perkara, Jaksa Peneliti masih menemukan keterangan yang dinilai belum lengkap untuk dinaikan ke tahap selanjutnya.

“Maka kami menerbitkan surat P-19 atau pengembalian berkas perkara untuk di lengkapi kembali oleh penyidik. Sampai saat ini kami masih menunggu pengembalian perbaikan berkas perkara dari penyidik,” ungkap Ferry.

Mencari informasi lebih lanjut mengenai perkembangan perkara yang sudah ditahap P-19 yang diduga telah melewati masa waktu 14 hari, awak media ARB INdonesia saat ini masih  berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak penyidik Polres Inhil melalui Kasat Reskrim, Amru Abdullah, S.I.K., M.Si.

Selain itu, awak media juga telah berupaya mengkonfirmasi Heny Febrina, yang diketahui sebagai Direktur SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu untuk dimintai penjelasannya terkait perkara yang telah hangat menjadi konsumsi publik.

Disayangkan, saat dikonfirmasi wartawan, yang bersangkutan belum memberi respon.

Untuk diketahui, dari informasi dilapangan perkara dugaan penggelapan BBM Bersubsisi jenis Solar di SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu  tersebut terungkap saat aparat kepolisian melakukan penggrebekan pada Ahad dini hari (17/8/22) lalu.

Kemudian Polres Inhil sudah menetapkan 2 tersangka yakni Manager SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu dan seorang supir yang mengangkut BBM tersebut serta ada juga yang menjadi DPO.

Penulis : Arbain




Cari Lowongan Kerja! Disini Ada 6 Bidang yang Dibutuhkan RS 3M Plus Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan kembali membuka lowongan kerja untuk mengisi di 6 Bidang.

Diantaranya : Perawatan Ruangan, Perawat Kamar Operasi, Bidan Poliklinik, Asisten Apoteker, Staff Gizi (Koki/Pramusaji), dan Cleaning Service.

Kualifikasi dan Persyaratan Administrasi untuk Perawatan Ruangan, Perawat Kamar Operasi dapat di lihat pada benner dibawah ini:

IMG_20220921_150851

Kualifikasi dan Persyaratan Administrasi untuk Bidan Poliklinik dapat di lihat pada benner dibawah ini:

IMG_20220921_150819

Kualifikasi dan Persyaratan Administrasi untuk Asisten Apoteker, Staff Gizi (Koki/Pramusaji), dan Cleaning Service dapat di lihat pada benner dibawah ini:

IMG_20220921_150835

Untuk informasi lebih lanjut terkait lowongan kerja tersbut, pelamar dapat menghubungi di nomor : 0852 7137 4484/0812 9209 1119.

(Promosi)




Sejarah Baru, 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi Diamankan Polda Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).

Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.

Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.

“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.

“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.

Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.

“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.

“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.

Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.*




PT Pulau Sambu Corong Perkelapaan di Bumi Pertiwi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR -Penempatan lokasinya sangat strategis berada di wilayah perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dan sangat dekat dengan negara tetangga  Singapore.

Itulah perusahan yang bernama PT Pulau Sambu (Guntung) yang bediri sejak tahun 1967, ia adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan turunanan kelapa.

Yang mana perusahan ini permerupakan pemasok kelapa parut untuk industri gula dan cokelat ternama di Eropa, Amerika Utara, Australia, Timur Tengah, dan Tiongkok.

Selain itu, perusahan ini juga dikenal dengan olahan Krim santan kelapa dengan merek ‘KARA’, yang saat ini populer di berbagai pasar di Asia, Australia, dan Eropa.

Dengan semakin populernya hidangan Benua Asia yang menggunakan krim santan kelapa sebagai bahan utamanya, pasar krim santan yang diolah PT Pulau Sambu semakin berkembang dan meluas hingga ke seluruh dunia.

Tak hanya sampai disana, ketenaran perusahaan ini juga samkin meroket dengan ada olahan air kelapa dengan merek Nata DeCoco dan Hydro Coco.

Pesatnya kemajuan dari perusahaan pengolah turunan kelapa itu tentunya tak terlepas dari semangat dan dukungan masayarakat Kabupaten Indragiri Hilir yang notabane nya adalah petani kelapa yang terus memasok bahan baku kelapa untuk produksi perusahan.

Kini, di tahun 2022 ia memasuki usia ke-55 Tahun, PT Pulau Sambu yang merupakan bagian dari Sambu Grub ini terus konsisten dalam menjadi corong industri perkelapaan di Bumi Pertiwi.

Hal itu terlihat pada jejak perjalanan yang penuh lika-liku yang ia (PT Pulau Sambu) lalui sejak 1967 hingga 2022, sampai saat ini namanya tetap kokoh berdiri dalam mengibarkan bendera perekonomian.

Keberhasilan mempertahankan brand perusahan itu tentunya tidak semudah ‘membalikan telapak tangan’, hal itu pastinya tidak terlepas dari tantangan dan rintangan yang terus menempa PT Pulau Sambu.

Hal itu dapat terlihat jelas di beberapa tahun belakangan ini.

Meski diterpa ‘ombak badai’ beberapa tahun belakangan ini,  hal itu tak mampu menggoyahkan semangat dari pemangku kebijakan perusahaan yang diwariskan dari semangat perintis Tn. Tay Juhana.

Bagaimana tidak, Perusahan yang terlahir di wilayah yang umumnya di tumbuhi pohon kelapa ini tetap tegar ketika dihadapkan berbagai persoalan, salah satunya bencana global Covid-19.

Meski demikian, perusahaan yang memproduksi berbagai olahan turunan kelapa ini masih mampu berusaha survive dan bisa bertahan dalam menjaga axsistensi dan menajaga grafik harga bahan baku kelapa demi menjaga stabilitas kesejahteraan petani kelapa dan ribuan karyawan yang ada di tubuh perusahan ‘raksasa’ ini.

Setalah mampu melewati masa genting dan mulai kembali stabil, lagi-lagi perusahaan yang mememiliki ribuan karyawan pekerja ini kembali dihadapkan dengan persoalan krisis ekonomi global (pangan dan energi)

Dan lagi-lagi, PT Pulau Sambu kembali harus menerima pahitnya kenyaataan dengan adanya masalah baru  yaitu gempuran ekonomi yang disebabkan dampak dari perang Rusia-Ukraina.

Hal itu membuat olahan turunan kelapa yang di produksi perusahan ternama ini berkurangnya permintaan pasar oleh negara pengekspor yang mengalami krisis akibat dampak infasi rusia ke ukraina hingga terjadinya pembatasan ekspor.

“Kabar buruknya, kondisi krisis pangan dan energi ini berimbas kepada Indonesia. Sebab negara-negara yang mengalami kondisi itu merupakan mitra dagang Indonesia, yang merupakan negara tujuan ekspor produk kita,” tutur humas Sambu Grub, Ginting kepada ARB INdonesia beberapa waktu lalu.

Persoalan tersebut masih dirasakan oleh Sambu Grub hingga saat ini, hinga membuat harga kelapa belum menunjukan arah pukul 12 (naik).

Meski demikan, perusahan yang menjadi Kiblat perkelapaan di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini terus berupaya untuk melewati masa sulit demi keberlangsungan simbiosis mutualisme.

Di usia ke-55 tahun ini juga bukanlah suatu pencapai yang mudah bagi sebuah perusahaan, sebab tidak semua perusahaan berhasil menjalani dengan banyak ‘goncangan’ yang di hadapi.

Bagi PT Pulau Sambu, usia bukanlah hambatan untuk tetap memeberikan kontribusi dalam memberikan sumbangsih untuk negara melalui jalur perdagangan.

Buktinya, berkaca dari historis tersebut perusahaan industri kelapa terpadu ini, ternyata mampu berhasil menjaga elektabilitasnya dalam menjadi pelopor dalam menghasilkan produk-produk berbahan dasar kelapa di Indonesia. Hal itu ditandai dengan beberapa penghargaan yang pernah diperoleh PT Pulau Sambu seperti Living Legend Company.

Berkat manajemen yang berkompeten dan terus melakukan berbenah diri, PT Pulau Sambu bisa berhasil mencapai usia tersebut dengan catatan positif. hala iti dibuktikan dengan masuknya nominasi ke dalam Indonesia Living Legend Company 2020 lalu.

Dari data sebelumnya, penganugerahan yang diraih PT Pulau Sambu dari Majalah SWA tersebut didasarkan atas survey yang dinilai atas : lahir di Indonesia dengan usia di atas 50 tahun, perusahaan terus mencetak laba, bisnisnya terus bertumbuh, punya cakupan pasar yang luas, terus berinovasi, dan merupakan market leader di sektornya.

Pencapaian prestasi ini tentunya juga tidak terlepas dari kesolidan dan kekompakan dari pemangku kebijakan perusahan ini yang selalu berlandaskan atas 3 tugas yang diemban.

Sebagai prinsip dalam berusaha, dimana PT Pulau Sambu tidak hanya mementingkan bisnis, namun juga memperhatikan kehidupan sosial masyarakat, kelestarian alam serta lingkungan hidup.

Selain itu perusahaan besar ini juga sangat memetingkan atas kehidupan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan, hal itu sangat terlihat atas eksistensinya di bidang sosial yang terus dilakukan hingga saat ini.

Nb. Manajemen PT. ARB Media Pers yang menaungi media Arbindonesia.com mengucapkan selamat milad ke-55 tahun PT. Pulau Sambu.

“Teruslah berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat dari berbagai sektor kebijakan,”.

Penulis :Arbain
Media: Arbindonesia.com