Perusakan di Areal Perkebunan PT ADP Kembali Terjadi, 6 Mobil Bermuatan TBS Dijarah

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HULU — Aksi penjarahan dan perusakan kembali terjadi di areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara dikerjasamakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Tiga Raja Mas. Lokasi kejadian berada di Desa Sungai Akar, Dusun Kayu Kawan, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (12/12/2025).

Kelompok yang diduga dipimpin Hendri Marbun Cs kembali berulah dengan merusak portal kebun serta menjarah 6 mobil TBS yang telah dimuat ke dalam mobil milik masyarakat yang bekerja secara sah bersama PT Tiga Raja Mas. Aksi tersebut tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas kebun tersebut.

Ironisnya, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Sejumlah laporan resmi disebut telah disampaikan kepada aparat penegak hukum. Namun hingga kini, belum terlihat adanya tindakan tegas, sehingga memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa Hendri Marbun Cs seolah kebal hukum.

Tak berhenti pada dugaan pencurian dan perusakan, kelompok tersebut juga diduga melakukan provokasi terhadap warga Kilometer 23, Desa Sungai Akar. Provokasi dilakukan dengan menyebarkan narasi yang mempertanyakan legalitas PT Tiga Raja Mas serta meragukan kedudukan hukum H. Ali, seakan-akan perusahaan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Padahal, berdasarkan dokumen resmi perusahaan, H. Ali tercatat sebagai Komisaris Utama PT Tiga Raja Mas, sementara Zaidi menjabat sebagai Direktur Utama. Legalitas perusahaan dinyatakan sah, terdaftar, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Masyarakat menilai upaya penyebaran narasi tersebut sebagai bentuk adu domba yang berpotensi memicu konflik horizontal di tengah warga, khususnya antara kelompok yang bekerja secara legal dengan pihak-pihak yang diduga melakukan penjarahan.

Jika merujuk pada rangkaian peristiwa yang terjadi, tindakan Hendri Marbun Cs berpotensi melanggar sejumlah ketentuan pidana:
1. Pasal 362 KUHP tentang pencurian.
2. Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
3. Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang.
4. Pasal 160 KUHP tentang penghasutan atau provokasi
5. Pasal 55 KUHP terkait perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama

Dengan terpenuhinya unsur-unsur pidana tersebut, masyarakat menilai penegakan hukum seharusnya dapat segera dilakukan tanpa alasan pembiaran.

Seorang tokoh masyarakat Dusun Kayu Kawan mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap lambannya penanganan aparat penegak hukum.

“Ini sudah berulang kali. Buah sawit dijarah, portal dirusak, mobil dan motor juga dirusak, warga diprovokasi. Kalau laporan sudah masuk tapi tidak ada tindakan, wajar kami bertanya, hukum ini sebenarnya berlaku untuk siapa?” tegasnya.

Tokoh masyarakat lainnya menilai pembiaran justru akan memperparah situasi di lapangan.

“Yang dirugikan bukan hanya perusahaan, tapi masyarakat yang bekerja secara resmi. Kalau ini terus dibiarkan, konflik horizontal bisa meledak. Aparat harus segera bertindak sebelum keadaan makin kacau,”

Publik menanti langkah tegas Polres Indragiri Hulu dalam menindaklanjuti laporan terhadap Hendri Marbun Cs yang telah dilayangkan sejak 20 November 2025, guna memastikan supremasi hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini di tayangkan, awak media sudah berusaha menghubungi Kasat Reskrim Polres Inhu, namun belum di tanggapi.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media juga berupaya menghubungi diduga salah satu kelompok yang melakukan penjarahan.*




Bupati Inhil Hadiri Puncak Perayaan HKN

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Katerina Susanti, hadiri puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, yang berlangsung Sabtu (13/12) pagi, di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.

Mengutip tema besar HKN ke 61 yakni “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Bupati menilai hal tersebut dapat terwujud dengan menjalankan pilar utama tranformasi sistem kesehatan berupa peningkatan kesehatan dan upaya pencegahan.

“Tugas kita kini bergeser, jika dulu sibuk dengan mengobati orang sakit, namun kini utamanya adalah menjaga orang tetap sehat. Artinya gencarkan upaya pencegahan seperti peningkatan pola hidup sehat dan motivasi masyarakat untuk rutin ke Rumah Sakit atau Puskesmas melakukan pemeriksaan dini, agar kesehatannya lebih terjaga,” ungkap Bupati Inhil.

Meningkatkan kualitas kesehatan generasi, juga erat kaitannya dengan upaya penanggulangan stunting. Dengan kasus yang masih banyak terjadi di daerah, Bupati menegaskan pentingnya komitmen bersama dari semua pihak.

“Mencegah stunting bukan hanya tugas Tenaga Kesehatan saja, tapi semua pihak harus ikut andil, misalnya di Dinas PU terkait Sanitasi dan Air Bersih, pencegahan pernikahan dini oleh DP2KBP3A, Dinas Sosial dalam pemberian bantuan dan lain sebagainya. Jadi mohon, jangan lepas tanggungjawab, lakukan sesuai fungsi dan peran masing-masing,” tegas Herman.

Pernyataan senada disampaikan Ketua TP PKK Katerina Susanti, ditengah keterbatasan anggaran, semangat gotong-royong dapat menjadi upaya meminimalisir kasus stunting di Inhil.

Oleh karena itu lahirlah GINTAS Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting yang diketuai langsung oleh Bunda Katerina, ia membawa Program Kasih Terdahsyat, sebuah ajakan untuk bersedekah dua butir telur setiap Jumat.

“Harga murah dan mudah didapat tapi telur banyak manfaat, karena telur mengandung protein, vitamin dan manfaat baik lainnya untuk kesehatan tubuh dan perkembangan fungsi otak. Memang minimal sedekahnya 2 butir saja, tapi kalau mau lebih Alhamdulillah, inilah sinergi kita untuk mencegah stunting,” ujar Bunda Katerina.

Sinergi bersama juga diajak PLT Kepala Dinas Kesehatan Irdawati, dalam upaya pengendalian penyakit prioritas, seperti diabetes, hipertensi, jantung, gangguan ginjal, kanker dan stroke.

“Penyakit-penyakit tersebut menjadi penyumbang utama kematian, maka harus kita cegah melalui peningkatan aktivitas fisik dan rutin olahraga, konsumsi makanan gizi seimbang, mengelola stres, dan satu lagi hindarilah rokok,” kata Plt Kadinkes Inhil.

Berbagai kegiatan juga dilangsungkan dalam puncak HKN, diantaranya Launching SPGDT atau Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu, gerakan kebugaran jasmani, fashion show anak, gerak PKK dan IWAPI, edukasi, serta adanya layanan kesehatan gratis berupa Cek Kesehatan, Skrining gangguan jiwa, konsultasi kesehatan kulit wajah dan cek golongan darah.




Bupati Inhil Herman Lepas Bantuan untuk Korban Musibah Sumbar Melalui IKMR Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pada Jumat, 12 Desember 2025, Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT melepas secara resmi bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak musibah di Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan bertempat di kediaman Bupati Inhil.

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, yang dihimpun melalui Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Inhil dari seluruh kecamatan. Dari hasil penggalangan tersebut, terkumpul dana sebesar 260 juta rupiah yang selanjutnya disalurkan untuk membantu korban di Sumbar.

Dalam amanatnya, Bupati Herman menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap solidaritas warga Inhil.

“Ini adalah wujud kebersamaan dan rasa kemanusiaan masyarakat Inhil yang patut kita apresiasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumbar dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IKMR Inhil, Romi Irwan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Inhil yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, antusiasme dan solidaritas warga menjadi kekuatan besar dalam kegiatan kemanusiaan ini.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Inhil atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Sumbar,” ungkapnya.

Usai prosesi pelepasan, Bupati Herman memberangkatkan tim IKMR Inhil yang akan turun langsung ke Sumatera Barat untuk mengawal penyaluran bantuan. Kehadiran tim ini memastikan bantuan dari masyarakat Inhil tersampaikan tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat bagi warga yang terdampak.

Bantuan dan kehadiran tim IKMR Inhil menjadi wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat Indragiri Hilir dalam membantu saudara yang sedang tertimpa musibah. (Adv)




IKMR Inhil Kirim Bantuan Rp260 Juta ke Korban Banjir dan Longsor Sumatera Barat

1. IKMR Inhil Kirim Bantuan Rp260 Juta ke Korban Banjir & Longsor Sumatera Barat, Pemerintah Inhil Beri Kontribusi Rp50 Juta
2. Bupati Inhil Melepas Rombongan IKMR, Bantuan Rp260 Juta Tiba di Sumatera Barat
3. Solidaritas Minang Riau: IKMR Inhil Galang Rp260 Juta Bantuan Korban Bencana Sumatera Barat
4. Rp50 Juta dari Pemerintah Inhil Turut Masuk dalam Bantuan IKMR ke Korban Banjir Sumatera Barat
5. Rombongan IKMR Inhil Berangkat ke Sumatera Barat, Bawa Donasi Total Rp260 Juta

TEMBILAHAN – Rombongan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kabupaten Indragiri Hilir berangkat ke Sumatera Barat untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir dan longsor yang tengah menghadapi kesulitan. Bantuan berupa dana donasi sebesar Rp260 juta itu merupakan hasil penggalangan yang berlangsung selama periode 1 Desember hingga 12 Desember 2025.

Keberangkatan rombongan dilakukan secara simbolis dilepas langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman. Pada acara tersebut, Bupati secara langsung menyerahkan donasi sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir kepada pengurus IKMR Inhil.

“Ini adalah wujud komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk turut berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sumatera Barat,” ungkap Bupati saat menyerahkan amplop donasi.

Dia menambahkan, Rp50 juta ini bukan hanya angka, melainkan cerminan perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap nasib korban yang sedang mengalami kesulitan. Kita berharap bantuan ini dapat menjadi bagian dari upaya menyelamatkan dan meringankan beban mereka.

Penggalangan dana ini tidak dilakukan sendirian oleh IKMR Inhil. Organisasi ini bekerja sama erat dengan berbagai lembaga dan organisasi yang terkait, seperti IKMR kecamatan yang ada di Inhil, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), IWMR (Ikatan Wanita Minang Riau), IPMI (Ikatan Pemuda Minang Inhil), IKTD (Ikatan Keluarga Tanah Datar), PKDP (Persatuan Keluarga Dharmasraya), IKABU (Ikatan Keluarga Agam Bukittinggi), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Indragiri Hilir, IKMAL (Ikatan Keluarga Minang Lahat), dan IKJS (Ikatan Keluarga Minang Jambi Selatan), serta menerima kontribusi dari masyarakat umum yang memiliki perasaan empati terhadap nasib korban.

Pada kesempatan itu, Ketua IKMR Inhil Romi Irawan menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada semua donatur yang telah dengan sukarela menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sumatera Barat. “Kita semua adalah satu keluarga, terlepas dari jarak dan daerah. Ketika saudara kita menderita, tanggung jawab kita untuk turut membantu tidak bisa diabaikan,” ujar Romi.

Dia menambahkan, Bantuan ini bukan hanya soal uang, tapi juga cerminan rasa kasih sayang dan solidaritas antar sesama manusia.” Kita harap dana ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan darurat lainnya yang sangat diperlukan saat ini,” paparnya.

Selain membahas tentang donasi pemerintah, Bupati H Herman juga menyampaikan pesan harapannya kepada para korban dan rombongan yang berangkat. “Kita berdoa semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat memberikan dampak positif yang nyata, meringankan beban dan kesedihan yang dirasakan oleh para korban,” kata Bupati.

Dia menambahkan, Semoga para korban tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan dari Yang Maha Kuasa. Kita percaya bahwa dengan kerja sama dan gotong royong, semua kesulitan ini akan segera berlalu, dan mereka akan mampu membangun kembali kehidupannya seperti semula. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan selalu siap memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita sedang dalam kesulitan.

Setelah acara simbolis selesai, Bupati H Herman langsung melepas rombongan IKMR Inhil yang akan menuju Sumatera Barat untuk menyerahkan donasi secara langsung kepada pihak terkait di daerah terdampak bencana. Sedangkan bpjs ketenagakerjaan melindungi untuk keberangkatan kegiatan sosial ini***




Kantor Camat Enok Terbakar

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kantor Camat Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, terbakar pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 15.10 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) akabupaten Indragiri Hilir, H. Junaidi, S.Sos., M.Si, kepada wartawan menyampaikan peristiwa kebakaran terjadi pertama kali diketahui oleh seorang anggota Balakar Kecamatan Enok, Nuraimin (39). Mendapati hal tersebut, segera melakukan tindakan dan melaporkan langsung ke pos jaga Dinas Damkar Kabupaten Indragiri Hilir.

Saksi menyebutkan, ia menerima informasi dari staf kantor camat bahwa api mulai membesar di gedung tersebut. “Begitu mendapat laporan, saya langsung menuju lokasi dan mendapati hampir seluruh kantor camat sudah dilalap api,” ujarnya.

Bahkan menurut Camat Enok, Wono Sugito, S. IP, saat kejadian sedang berada di ruangan camat. “ Saya sedang di ruangan camat, kemudian diberitahu ada bagian yang terbakar. Api begitu cepat merayap bangunan lain sehingga banyak yang tidak dapat dilakukan, termasuk ruangan tempat penyimpanan peralatan kebakaran“ aku Wono.

Selain itu, terang Wono, di saat kejadian kelompok pengajian ibu-ibu juga sedang melaksanakan kegiatan rutin. Sehingga berberapa ibu berteriak histeris dan otomatis kekhusukan pengajjan buyar dan bubar demi menyelamatkan diri masing-masing.

Warga bersama personel Polsek Enok, Koramil, dan Balakar berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api baru.

Hingga pukul 16.15 WIB, api dipastikan padam dan kondisi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Upaya pemadaman memanfaatkan sumber air dari sumur di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kecamatan dan dinas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. *




Pemkab Inhil Perkuat Kerjasama dengan PLN dan PLTU

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) perkuat kerjasama dengan PT. PLN Nusantara Power Services PLTU Tembilahan, dalam sinergi mendukung kearifan lokal, pencegahan, pengendalian kebakaran dan penyelamatan, serta penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah Inhil.

Kerjasama tersebut tertuang dalam MoU yang ditandatangani kedua belah pihak, pada Selasa (9/12) pagi, di kantor PLTU Jalan Sungai Beringin, Tembilahan.

Bupati Inhil Herman, yang kehadirannya diwakili Asisten Administrasi Umum, Fadillah, menyambut baik kerjasama ini. Ia menyoroti pentingnya sinergi semua pihak dalam mengatasi berbagai persoalan yang tertuang dalam MoU.

Misalnya dalam penanggulangan bencana, Geografis Inhil didominasi dataran rendah, rawa gambut dan mangrove, serta banyaknya parit-parit dan sungai, menjadi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi alam yang demikian menjadi tantangan tersendiri bagi kita, maka penanganannya perlu dukungan dari semua pihak termasuk PT. PLN melalui PLTU, agar bisa disiapkan mitigasi bencana sehingga kerugian dapat diminimalisir dan menguatkan ketahanan masyarakat,” kata Asisten Administrasi Umum menyampaikan sambutan Bupati Inhil.

Selain soal penanggulangan bencana, kerjasama tersebut juga membahas pengembangan kearifan lokal yang ada di Inhil.

“Dalam merumus kebijakan kita perlu mempertimbangkan kearifan lokal di wilayah Inhil. Daerah ini memiliki potensi perkelapaan yang luas, hutan mangrove, perairan yang kaya, wisata alam dan religi, keberagaman suku dan UMKM, yang semuanya ini perlu dilestarikan bersama,” kata Fadillah melanjutkan.

Sementara, Agus Putranto, selaku Manager Unit PLTU Tembilahan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

“Saya harap, kerjasama ini dapat menjadikan Kabupaten Inhil menjadi lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” tutur Agus. (Adv)