Maraknya LGBT di Indonesia: Bagaimana Pandangan Islam dan Sikap Kita Mengenai Hal Tersebut?

ARB INdonesia, PEKANBARU – Saat ini LGBT merupakan isu yang sangat banyak diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia, para golongan LGBT secara terang-terangan mengatakan bahwasanya mereka merupakan bagian dari kelompok LGBT tersebut.

Saat ini mereka juga semakin banyak terbuka dalam mengekspresikan orientasi seksualnya dan juga menuntut hak-hak mereka dan bahkan banyak orang-orang yang mendukung kaum LGBT melalui platform media sosialnya, seperti misalkan pada aplikasi Tiktok.

LGBT merupakan sebuah perilaku penyimpangan seksual, yang merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan juga Transgender. Perilaku LGBT sangat tidak dibenarkan dan juga sangat bertentangan dengan norma dan agama di Indonesia, dikarenakan sudah menyalahi kodrat sebagai manusia.

Perilaku seksual yang menyimpang tersebut merupakan sebuah hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia, dikarenakan mereka masih sangat kental dan juga memegang teguh ajaran etika, moral dan juga agama, maka dengan itu perilaku seksual yang menyimpang tidak dapat diterima begitu saja.

Islam sangat menginginkan terjadinya sebuah pernikahan antara lawan jenis yaitu laki-laki dan juga perempuan, hal tersebut bukan semata-mata hanya saja memenuhi hasrat biologis tetapi juga sebagai ikatan suci untuk dapat menciptakan sebuah ketenangan hidup dan juga membentuk keluarga yang sakinah. Sedangkan untuk penyimpangan seksual, agama Islam sangat menentang hal tersebut walaupun dengan berbagai alasan apapun.

Di dalam agama Islam, perbuatan seperti itu merupakan suatu perbuatan yang sangat hina dan juga akan mendapatkan dosa yang sangat besar, dan hukumnya haram. Hal tersebut telah dijelaskan di dalam Q.S Hud ayat 82 yang mana mengatakan “Maka ketika keputusan kami datang, kami menjungkirbalikkannya negeri kaum Luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar”.

Maksud dari arti ayat tersebut ialah, Allah SWT sangat murka dan akan menghukum sekelompok orang-orang yang melakukan tindakan homoseksual (penyimpangan seksual) tersebut.

Perbuatan LGBT merupakan sebuah perbuatan yang lebih keji dari pada perbuatan zina, hal tersebut dikarenakan dilakukan oleh sesama jenis. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, “Semoga Allah swt mngutuk orang-orang yang melakukan perbuatan kaum Luth”. Bahkan ia mengulainya hingga tiga kali pernyataan tersebut.

Dikarenakan maraknya penyimpangan seksual (LGBT) di Indonesia, maka kita harus dapat menyikapi hal tersebut secara bijak. Dengan cara menyuarakan aspirasi kita melalui berbagai macam media, baik secara offline ataupun media online.

Kita dapat memberikan edukasi kepada banyak orang, bahwasanya LGBT merupakan sebuah perilaku seksual yang menyimpang baik dari segi sosial dan juga agama, dan kita juga dapat memberikan informasi mengenai dampak negatif dari LGBT tersebut.

Kita juga dapat memberikan doa kepada orang-orang yang telah melakukan penyimpangan seksual, agar dapat kembali kejalan Allah swt agar kita semua terhindar dari perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah, dan kita juga terhindar dari fitanh akhir zaman.

Penulis : Hanifa Nabila
Mahasiswa : UIN Suska Riau




Kontroversi LGBT di Jerman dan Dampak Negatifnya

KONTROVERSI LGBT DI JERMAN DAN DAMPAK NEGATIFNYA, oleh : AYU SRIANA

ARB INdonesia, PEKANBARU – Apa itu LGBT?,
LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Trangender, istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa “komunitas gay” karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.

Terkadang istilah LGBT digunakan untuk semua orang yang tidak heteroseksual, bukan hanya homoseksual, biseksual, atau transgender.Istilah LGBT sangat banyak digunakan untuk memperlihatkan diri. Istilah ini juga diterapkan oleh mayoritas komunitas dan media yang berbasis identitas seksualitas dan gender di Jerman dan beberapa negara lainya.

Penyebaran LGBT di Negara Jerman berkembang cepat pada tahun 1920 an, LGBT pada umumnya ditoleransi oleh masyarakat dan terdapat banyak bar dan klub yang dibuka untuk laki-laki gay, namun LGBT atau aktivitas seks sesama jenis baru di legaslisasikan di Jerman bagian timur pada tahun 1968 dan di Jerman bagian barat tahun 1969, dan batas usia untuk berhubungan seks lalu disamakan dengan batas usia seks lawan jenis pada tahun pada tahun 1994.

Tepatnya pada bulan oktober 2017 silam presiden jerman Frank-walter steinmeier menandatangani undang-undang atas legimasi LGBT. Namun permerintah jerman tidak langsung menyetujuinya melaikan melakukan voting terlebih dahulu.

Oleh karena itu undang-undang tersebut mempunyai kekuatan penuh. Sebelum di sahkan nya legalisasi dijerman pasangan sejenis tidak bisa menikah dan hanya bisa mencatatakan status hidup bersama ke kantor catatan sipil.

Dengan berlakunya undang-undang pengesahan nikah sejenis banyak di antara masyakat jerman bersuka ria dan menyambut baik terhadap legimasi tersebut.

Namun demekian permyataan LGBT dan pengakuan bahkan pengesahan nya menimbulkan berbagai kontroversi dan jugan kecaman. Persoalan ini tidak hanya menjadi perdebatan diantara kaum agamawan,namun juga telah menyentuh bidang-bidang yang lain misalnya persoalan etis,kesehatan dan ilmu pengetahuan serta persoalan Hak Asasi Manusia (HAM).

Beberapa pihak perdebatan LGBT ini sebenarnya sama tua dengan sejarah kitab suci (terutama berkaitan dengan kisah Sodom dan gomora,namun menjadi perdebatan dalam ranah yang lebih luas pada tahun 1960,ketika LGBT (hampir seluruh eropa) secara tegas menuntut kesamaan hak dengan warga lainnya tanpa membedakan orientasi seksualnya. Berlanjut di Amsterdam,pada tanggal 4 mei 1970 aksi kelompok gay Muda Amsterdam melakukan aksi nasionaluntuk para korban meninggal akibat kekerasan yang dialami korban homoseksual.

Baik individu maupun kelompok yang terdiri dari 7152 group lesbian dan gay memberi dukungan dan antusiasme terhadap LGBT dari seluruh dunia internasional.Diantara negara-negara itu adalah Kanada, Swedia, Finlandia dan beberapa negara di Eropa dan negara bagian Amerika Serikat.

Penolakan LGBT ini tidak hanya datang dari kaum keagamaan,tetapi juga telah menyentuh kepada golongan elit dari para pemimpin bangsa yang engan tegas menolak LGBT, bahkan menyesalkan keputusan badan kesehatan dunia yang memberikan bantuan dana untuk mensosialsasikan gerakan LGBT ini.

Di Indonesia, LGBT juga mendapat perhatian dan juga tanggapan yang sangat beragam. Hal ini terlihat dari perdebatan-perdebatan yang terjadi di media sosial semisal facebook, twitter, bahkan juga telah banyak dilakukan banyak seminar dan kegiatan-kegiatan yang bertemakan LGBT. Pokok utama dari berbagai pendapat bahwa LGBT di anggap tidak sesuai dengan kebudayaan dan ke agamaan di Indonesia.

Dampak negatif LGBT terhadap kesehatan bisa mengakibatkan Kanker anal atau dubur para gay melakukan hubungan sek anal sehingga mereka memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker anal,bahkan Kanker Mulut kebiasaan melakukan oral seks bisa menyebabkan kanker mulut.

Sebab, faktanya rokok bukanlah satu-satunya penyebab kanker mulut terjadi. Hal ini sesuai dengan studi di New England Journal of Medicine yang dimuat di situs Dallasvoice dan HIV/AIDS umumnya, para LGBT memiliki gaya hidup seks bebas dengan banyak orang sehingga kecenderungan terkena virus HIV/ AIDS sangat tinggi.

Dampak LGBT dalam pendidikann, sebagainmana Penelitian membuktikan bahwa pasangan homo menghadapi permasalahan putus sekolah lima kali lebih besar dari pada siswa normal karena mereka merasakan ketidakamanan dan 28 persen dari mereka dipaksa meninggalkan sekolah.

Dampak sosial bagi  Seorang gay akan sulit mendapatkan ketenangan hidup karena selalu berganti ganti pasangan. Penelitian menyatakan: “Seorang gay mempunyai pasangan antara 20-106 orang pertahunnya.Sedangkan pasangan zina saja tidak tidak lebih dari 8 orang seumur hidupnya. Sebanyak 43 persen orang gay yang didata dan diteliti menyatakan bahwa seumur hidupnya melakukan homoseksual dengan 500 orang.

Penulis : AYU SRIANA
Universitas : UIN Suska Riau
Jurusan : Bimbingan Konseling Islam




Dinamika LGBT dan Eksistensinya Terkini

DINAMIKA LGBT DAN EKSISTENSINYA TERKINI Oleh : Nilna Muna Rosadi

ARB INdonesia, PEKANBARU – Akhir-akhir ini LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgander) hangat diperbincangkan ranah nasional maupun internasional.

Kaum LGBT mulai berani mengekspresikan dirinya di media sosial maupun dunia nyata. Fenomena LGBT di Indonesia sendiri masih menjadi pro dan kontra bagi berbagai kelompok, begitu juga dengan regulasi mengenai LGBT di Indonesia yang masih belum jelas arahnya.

Perilaku “menyimpang” kaum LGBT tentu tidak bisa diterima begitu saja, karena selalu ada alasan- alasan mendasar dari masyarakat untuk menolak pelaku dan perilaku seksual menyimpang, baik itu didasari atas ajaran agama maupun budaya.

Sekitar lebih dari satu decade terakhir, isu tentang lesbian, gay,biseksual dan transgender, atau dikenal dengan istilah LGBT, mengemuka di dunia. Dikutip beberapa sumber bacaan, orientasi menyimpang seksual atau yang dikenal sebagai LGBT kian hari kian meningkat persentasenya di Indonesia.

Saat ini, fenomena LGBT menjadi isu yang sering diperbincangkan di tengah masyarakat dengan beredarnya promosi, iklan, atau hanya sekadar sudut pandang perorangan mengenai LGBT di media sosial, ditambah eksistensi LGBT sendiri yang masih hangat dikancah internasional terkait keberlangsungan ajang piala dunia 2022 di Qatar yang masih tercium sampai hari ini.

Salah satu fenomena yang masih menyinggung LGBT adalah euforia piala dunia 2022 yang diadakan di Qatar belum lama ini. Hal ini menjadi pernak-pernik dan kehebohan untuk aksi kesebelasan berbagai negara. Namun terlepas dari hal itu, piala dunia 2022 ini menorehkan warna baru yang patut untuk dicermati lebih dalam lagi karena terpantau adanya kebebasan dalam promosi orientasi menyimpang seksual atau LGBT.

“Ini merupakan proses yang panjang dan sulit. Hanya dalam beberapa tahun terakhir ini saya menyadari bahwa saya lebih suka hidup bersama dengan seorang pria. Saya mengungkapkan hal ini karena saya ingin memindahkan diskusi tentang homoseksualitas di kalangan olahragawan profesional,” kata Hitzlsperger ketika itu, dilansir dari salah satu media internasional terupdate.

Selain itu media nasional pun turut update terkait perkembangan LGBT terkini. Dilansir dari salah satu media nasional , menyatakan bahwasanya ketua lgbt di Indonesia pun berasal dari Riau.

“Saya bahkan dapat informasi, Ketua LGBT Indonesia itu berasal dari Riau. Ini sangat memalukan kita sebagai orang Melayu,” rutuk Syamsuar saat menyampaikan sambutan pada Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB), Ahad (20/11/2022) pagi di Masjid Raya Nurul Wathan Provinsi Riau, Jalan Siak II, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Aksi penolakan terhadap kaum LGBT baru-baru ini juga di ungkapkan oleh Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution yang menyatakan Kota Medan anti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Sikap Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinannya menolak tegas perilaku LGBT. Pria yang dikenal sebagai menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu mengungkap sikap anti terhadap LGBT juga merupakan pesan dari tokoh-tokoh agama.

“Tadi saya bilang, kita pengen, tadi juga pesan dari tokoh-tokoh agama kita harus menghindari hal-hal seperti itu (LGBT), kemaksiatan juga harus kita tekan, hal-hal yang di luar kebudayaan kita,” sebut Bobby saat membuka acara perayaan tahun baru, Minggu (1/12023).

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa tidak ada satu etnis pun di Kota Medan yang mengajarkan untuk memiliki pasangan sesama jenis. Sehingga dia meminta agar kebudayaan Medan yang harus dimunculkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Sepanjang saya jalan dari depan Kantor Wali Kota saya lihat kok yang cowok sama cowok (berpasangan), enggak ada ya, Kota Medan enggak ada LGBT, kita anti LGBT!” ujarnya, Minggu (1/1).

Seperti yang kita ketahui, LGBT telah merambah keseluruhan penjuru, baik dikancah internasional, nasional bahkan lokal. Dinamika lgbt yang terus menerus berkembang dan tidak terlepas dari pro dan kontra juga menjadi salah satu celah bagi para pelaku seks menyimpang mendapat kesempatan untuk promosi.

Dari itulah sudah seharusnya pemerintah baik ditingkat internasional, nasional maupun loka sebaiknya mulai bergerak dengan maksimal dalam menangani masalah LGBT ini. Karena berkembangnya LGBT juga akan mempengaruhi substansi lain, terutama terhadap kasus penularan HIV/AIDS yang terus bertambah.

Penulis : Nilna Muna Rosadi
Universitas : UIN Suska Riau
Jurusan : Bimbingan Konseling Islam




Atlantis Exchange Buka Perdagangan Koin Pi Network

ARB INdonesia – Menurut laporan, koin Pi Network terdaftar untuk diperdagangkan sebagai pasangan BUSD pada 1 Januari di Atlantis, platform perdagangan unik dan mengganggu yang baru dibangun.

Selain itu, platform perdagangan cryptocurrency telah mengumumkan batas penarikan harian $10.000.000 per anggota, mengutip mainnet terlampir Pi Network sebagai pembenaran.

Pi Coin tampaknya telah terdaftar untuk diperdagangkan di Atlantis, yang menjadikannya platform perdagangan cryptocurrency ketujuh yang melakukannya. Atlantis juga yang pertama mendaftarkan koin tahun ini (2023) dan yang pertama memasangkannya dengan BUSD, karena semua platform lain yang mendaftarkan Pi telah melakukannya dengan USDT.

Pengumuman resmi dikeluarkan pada 30 Desember 2022 melalui posting blog dan sebagian berbunyi:

“Atlantis Exchange dengan bangga mengumumkan bahwa platform Globalnya di https://atlantiscex.com akan membuka perdagangan Pi Network (Symbol: PI) pada 1 Januari 2023. 12:00 AM UTC, berdasarkan pasangan perdagangan dari PI/BUSD.”

Selain itu, disebutkan bahwa Atlantis Exchange akan mengikuti kemajuan Pi Network sehubungan dengan peluncuran resmi blockchain PI karena Blockchain Pi sendiri masih dikembangkan dan belum dapat diakses oleh masyarakat umum. Semua anggota Atlantis yang terdaftar akan dapat menyetor dan menarik PI hingga saat itu, dengan batas penarikan harian sebesar US$10.000.000 per anggota. Segera setelah mereka dapat diakses dalam waktu dekat, tanggal pembukaan akan diungkapkan.

Dikutip dalam laman newsway, Pertukaran Atlantis telah mengumumkan daftar pasangan perdagangan Koin Pi dengan BUSD pada hari tahun baru 1 Januari, membatasi penarikan per pengguna hingga US$10 juta.

Pi Network adalah Cryptocurrency baru dan platform pengembang yang memungkinkan pengguna seluler untuk menambang token Pi tanpa menguras baterai perangkat. Untuk informasi lebih lanjut tentang Pi, lihat situs resminya di :minepi.com/ARBIndonesia

Atlantis Exchange adalah salahsatu dari beberapa platform perdagangan inovatif dan disruptif yang baru dikembangkan dan terdaftar secara sah di Departemen Keuangan AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ini dirancang untuk secara sistematis menyelesaikan 5 poin di dunia crypto. Ini memiliki 8 fungsi internal UNIK yang tidak dimiliki oleh pertukaran kripto lainnya.

Fungsi tersebut akan memberi para anggotanya perlindungan mendalam terhadap berbagai risiko kehilangan uang. Dengan demikian, semua anggota dapat memaksimalkan keuntungan mereka dengan bekerja di Atlantis Exchange setiap hari.*** Smr/Sagaranesia.com




Bakti Sosial PAN Inhil “Sunatan Serempak Bersama Kawan”

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Awali tahun 2023, Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) hadir ditengah masyarakat dengan menggelar bakti sosial khitanan massal.

Sedikitnya sunatan ini diikuti 72 anak yang dilaksanakan di 4 desa yakni Desa Suhada Kecamatan Enok, Desa Mumpa, Desa Kerta Jaya dan Sungai Ara di Kecamatan Kempas.

IMG_20230103_213331

Dalam setiap pelaksanaan sunatannya juga dihadiri langsung oleh Ketua DPD PAN Inhil Sulaiman MZ ,SE M.Si , kemudian tokoh masyarakat setempat Abu Sopyan, Noncik Abdullah dan Edi Susanto.

“Semoga anak-anak kita selalu diberikan kesehatan dan mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Sehingga bisa meraih cita-cita dimasa mendatang,” ungkap Sulaiman yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Riau, Selasa (3/1/2023).

IMG_20230103_213341

Lebih lanjut Sulaiman juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa atas suksesi pelaksanaan sunatan tersebut yang dilaksanakan selama 2 hari yakni 2 dan 3 Januari 2023. (***)




Bangun Sinergitas, KNPI Inhil Lakukan Silahturrahmi Bersama KPU Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerima kunjungan yang dilakukan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Inhil, Selasa (03/01/2022).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Ketua Harian Sataril Gafar dan beberapa orang wakil Ketua KNP Inhil seperti, MHD Irham, Titin Triana, Laksamana Fitra, Alex Saputra, Ryan Martah Hudi, Nawi Ismail, Gen, Sapriansyah dan para anggota lainnya, Ketua DPD KNPI Inhil, Bung Mahmudin, S.Pi menjelaskan auidensi kali ini bertujuan untuk silaturahim dan membangun komunikasi dengan KPU Inhil.

“Kami hadir untuk silaturahim dengan jajaran pimpinan KPU Inhil agar terjalin silaturahim dan kerjasama, utamanya dalam pelaksanaan sosialisasi Pemilihan Umum yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 yang akan datang,” ungkap Mahmudin, SPi.

“Terimakasih dan hormat kepada pihak KPU khususnya Ketua dan seluruh pihak yang bersedia menerima permohonan audiensi Pemuda Inhil ini,” sambungnya kembali.

Senada dengan itu, Sekretaris KNPI Inhil, Bung Aditiya Prahara, SE memandang bahwa pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat yang dihadirkan sebagai instrumen untuk memastikan adanya transisi dan rotasi kekuasaan berjalan secara demokratis. 

“Pemilu juga sebagai sarana kontrol publik untuk mendorong akuntabilitas dan kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan negara,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia menuturkan, teradapat beberapa kondisi aktual menuju Pemilu dan Pilkada tahun 2024 diantaranya ancaman ideologi yang mengganggu Pancasila, potensi gangguan stabilitas politik (politisasi agama, politikuang, hoaks dan ujaran kebencian dan kondisi ekonomi yang belum stabil dikarenakan pandemi Covid.

“Makadari itu, KNPI Inhil berkomitmen untuk mengambil bagian dalam proses menuju tahun politik baik Pemilu dan Pilkada tahun 2024,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua KPU Inhil, Herdian Azmi mengatakan bahwa KPU Inhil welcome  dan siap menjalin kerjasama dengan KNPI, demi suksesnya gelaran Pemilu 2024.

“Kami menyambut baik, dan KNPI selalu kami libatkan dalam forum-forum diskusi, seperti Forum Grup Discussion (FGD) atau kegiatan-kegiatan lainnya dalam hal meningkatkan partisipasi pemilih dan kwalitas pemilih,” pungkasnya (*)