Pi Network Punya Pasar Online Terbesar Namanya Pi Chain Mall, Kepoin di Sini!

ARB INdonesia, JAKARTA – Pi Network, proyek kripto yang dikembangkan secara diam-diam dalam beberapa tahun belakangan akhirnya mencuri perhatian publik. Belum lama ini Pi Network meluncurkan program Pi Hackhathon, tanpa diduga acara tersebut berhasil mengundang ribuan pengembang.

Selain itu, Pi Network rupanya punya e-commerce sendiri, yakni Pi Chain Mall (PCM). Ini adalah salah satu aplikasi terdesentralisasi (DApps) terbesar dalam Pi Network. PCM memungkinkan pengguna global untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan berbagai barang dan jasa dengan menggunakan token Pi sebagai alat transaksinya.

Kemunculan Pi Chain Mall sendiri hampir berbarengan dengan pengembangan Pi Network sejak awal. Bedanya, Pi Chain Mall ini adalah pemenang Pi Network Hackhathon pertama yang digelar pada Oktober 2021.

Dalam gelaran itu, PCM didapuk sebagai pemenang Pi Network Hackathon. PCM terpilih sebagai aplikasi bisnis terbaik kedua dalam acara tersebut, setelah Pi Workforce Pool, platform yang didesain khusus untuk perekrutan pekerjaan.

Pi Chain Mall bisa berkembang sejaih ini “sejauh ini dari April 2021 hingga sekarang. Kami membangun komunitas bersama. Kami berbagi cerita luar biasa bersama. Kami menunjukkan rasa syukur atas 300 ribu pengikut twitter!” tulis pengembang Pi Chain International @pichainmall, pada 7 Desember 2022 lalu.

Cara Kerja Pi Chain Mall

Pi Chain Mall bekerja dengan sangat sederhana. Pengguna dapat membuat profil, menautkannya ke Pi Wallet mereka, dan mulai membeli dan menjual produk. Tidak diperlukan KYC sepenuhnya untuk bergabung dengan Pi Chain Mall, setidaknya untuk saat ini. Meski begitu, ketika Pi Network meluncurkan mainnet-nya, maka semua anggota Pi harus melakukan verifikasi KYC.

Jaringan PCM bersifat global, dengan anggota yang masuk dari China hingga Nigeria. Para pengguna berdagang dan terlibat dalam bisnis hampir setiap menit setiap hari, menurut smart contract pembayaran PCM di Pi Blockexplorer.

“Pada dasarnya, kami memiliki transaksi di blockchain setiap menit. Kami juga merupakan aplikasi Pi yang paling aktif berdasarkan jumlah transaksi setiap hari,” kata Edwin, Manajer Komunitas Global PCM, dikutip BSC.

“Meskipun kami masih berada di mainnet tertutup dan sebagian besar Pioneer belum mendapatkan KYC,” tambahnya.

Sebagai informasi, Pioneer adalah pengguna aplikasi mobile Pi dan juga menjalankan software node Pi dalam perangkat laptop atau komputer mereka. Para Pioneer juga mendapatkan koin Pi dari peran mereka dalam memvalidasi jaringan.

Masih Pengembangan

Karena dikembangkan secara tertutup, Pi Network belum bisa terintegrasi dengan jaringan lain. Pengguna awal saat ini juga belum bisa mengonversi koin Pi mereka ke uang fiat. Namun, ke depannya, terutama pasca peluncuran mainnet, Pi Network akan dapat terhubung dengan jaringan lain yang memungkinkan pengguna untuk mencairkan koin mereka.

Dalam keterbatasan ini, pengguna Pi Chain Mall belum bisa menautkannya ke layanan keuangan apa pun, sehingga mau tidak mau Pi Coin mereka akan tetap berada di aplikasi Pi Network.

“Saat ini, pengguna PCM hanya dapat menjual produk untuk mendapatkan Pi. Tetapi Pi yang mereka peroleh tidak dapat ditarik atau digunakan untuk membeli barang lain. Hal ini membatasi peredaran Pi di platform kami,” lanjut Edwin, Manajer Komunitas Global PCM.

Layanan Penarikan Pi

Meski begitu, pengembang Pi akan menghadirkan layanan penarikan atau withdrawal dalam waktu dekat. Dengan begitu pengguna dapat menariknya dari aplikasi Pi Network dan mengirimkannya ke dompet pribadi mereka. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Komunitas PCM.

“Namun, PCM akan membuka penarikan bulan depan. Dan pengguna dapat menariknya dari aplikasi PCM ke dompet pi mainnet mereka. Ini akan menjadi momen yang berarti dan bersejarah bagi kami, di mana pengembangan aplikasi ekologi pi akan memasuki level baru. Dan Pi akan menghasilkan lebih banyak nilai karena mereka diedarkan dengan lebih baik,” kata pihak Pi Chain Mall.

Tim Pi Chain Mall menjaga hubungan baik dengan banyak proyek di Pi Ecosystem. Tim ini juga berhubungan dekat dengan anggota Tim Inti Pi dan dapat memasukkan permintaan pembaruan untuk meningkatkan pengalaman Pi Network secara menyeluruh.

Saat ini Pi Chain Mall dapat diakses melalui ponsel dan browser. Selain itu, pengguna juga dapat mengaksesnya melalui aplikasi Pi Network dan Pi Browser. Sebagai informasi tambahan, Pi Network adalah proyek penambangan seluler berbasis blockchain. Pi Network punya misi untuk memberikan akses sistem keuangan dalam bentuk cryptocurrency ke semua orang.

Sumber: Voi.id




Simpang 4 Garuda Sakti Pekanbaru Akan di Bangun Flyover

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR telah menyetujui usulan Pemerintah Provinsi Riau terkait pembangunan jalan Layang atau flyover melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Gubernur Riau, H Syamsuar melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengatakan, kedatangan Presiden ke Provinsi Riau yang didampingi Menteri PUPR dan Menteri BUMN beberapa waktu lalu membawa berkah bagi Riau, sebab Menteri PUPR menyetujui usulan Pemprov Riau untuk pembangunan jalan layang simpang empat Garuda Sakti Pekanbaru.

“Kemarin juga kita laporkan surat pak Gubernur ke Pak Menteri PUPR untuk pembangunan flyover di simpang empat Garuda Sakti Pekanbaru. Alhamdulillah Pak Menteri PUPR sangat setuju pembangunan flyover melalui APBN,” katanya, Selasa (10/1/2023).

Sedangkan untuk pembebasan lahan untuk pembangunan jalan layang simpang Garuda Sakti, kata SF Hariyanto, dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2023 lebih kurang sebesar Rp10 miliar. Sehingga tahun 2024 flyover bisa dibangun menggunakan APBN. 

“Jadi flyover yang akan dibangun satu arah, dari Pekanbaru ke arah Bangking, karena arus lalu lintas arah sana cukup tinggi, sehingga pada waktu tertentu sering terjadi kecamatan panjang,” tutupnya.

Untuk diketahui, usulan pembangunan jalan layang simpang Garuda Sakti tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kemacetan parah yang sering terjadi di persimpangan tersebut.

Kecamatan terjadi karena tingginya arus lalulintas di kawasan itu. Selain itu kemacetan juga disebabkan pengendara saling trobos yang mengakibat sering terjadi kemacetan panjang, meskipun saat ini sudah dipasang traffic light. MC Riau/amn.




Desa Sungai Intan di Inhil Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu ditunjuk sebagai percontohan Desa Anti Korupsi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Nomor :412//DPMD-PKP/IX/502 Tanggal 7 September 2022 tentang program percontohan Desa Anti Korupsi, sebagai bentuk dukungan serius pemerintah daerah dalam rangka pencegahan korupsi di wilayahnya.

Ada 3 Desa di Provinsi Riau yang masuk dalam penilaian KPK RI sebagai percontohan Desa Anti Korupsi, yaitu Desa Sungai Intan Kabupaten Inhil, Desa Seresam Kabupaten Inhu, dan Desa Pulau Gadang Kabupaten Kampar.

Dengan masuknya Desa Sungai Intan sebagai percontohan Desa Anti Korupsi, Dinas DPMD Kabupaten Indragiri Hilir berupaya melakukan persiapan dan pembinaan bersama Inspektorat daerah Kabupaten Indragiri Hilir dengan menunjuk Jafung Pengerak Swadaya Masyarakat dan Desa Sub Koordinator Fasilitasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Junaidi untuk ikut serta bersama Tim Penilai Dengan Ketua Tim, Fitra Wardhana S.Kom bersama Inspektur Pembantu-V (lima) Rio Aditya Pratama S.STP beserta beberapa orang Tim Inspektorat daerah Kabupaten Indragiri Hilir serta pendampingan Sekcam, Kasi PMD untuk memberikan koreksi dan penyempurnaan penilaian ke Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (7/1/2023).

Kepala DPMD Inhil Budi N Pamungkas melalui Jafung Pengerak Swadaya Masyarakat dan Desa Sub Koordinator Fasilitasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Junaidi mengatakan, pihaknya mendapat tugas dan wewenang untuk mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan Desa di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Khususnya Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu sebagai Desa percontohan Anti Korupsi.

“Kami (Dinas PMD, red) akan terus melakukan pengawasan terkait tentang keuangan desa dan pembangunan desa, khususnya Desa Sungai Intan yang menjadi Percontohan Desa Anti Korupsi,” ungkap Junaidi.

Junaidi juga mengatakan, dari 197 Desa di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu yang dianggap mampu melakukan Program Percontohan Desa Anti Korupsi dengan melakukan koordinasi, konsultasi, serta diskusi bersama Tim penilai Inspektorat daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

“Ini akan terus berjalan, karena kita sadari, Desa Anti koropsi bukan hanya nama untuk Desa Sungai Intan, namun juga membawa nama Kabupaten Indragiri Hilir dan Provinsi Riau,” ungkap Junaidi.

Atas nama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir mengucapkan terima kasih kepada semua Pihak yang telah membantu dalam memberikan tunjuk ajarnya kepada Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu, didalam mewujudkan tatakelola Pemerintahan yang bersih dan akuntabel dengan tertib administrasi, taat aturan dan lainnya, sehingga dapat terpenuhi 5 indikator yang ditetapkan oleh KPK-RI tersebut.

“Dengan ditunjuknya Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu sebagai contoh desa anti korupsi, agar dapat membuat Desa lain untuk memantapkan Desanya sebagai Desa Percontohan Desa Anti Korupsi, pada Tahun berikutnya,” Harap Junaidi.

Untuk diketahui, tim tersebut melakukan Penilaian dari 5 (lima) Komponen atau Indikator yang dipersyaratkan dalam menetapkan sebuah Desa layak menjadi Anti Korupsi, antara lain Penguatan Tata laksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Partisipasi Masayarakat dan Kearifan lokal. ***




Ferryandi Sambangi Asrama Mahasiswa Asal Inhil di Yogyakarta

ARB INdonesia, YOGYAKARTA – Puluhan Mahasiswa dan Mahasiswi asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang berada di Yogyakarta memyambut hangat Kedatangan Ketua DPRD Inhil Dr. H. Ferryandi, ST, MM, MT saat berkunjung di Asrama Sri Gemilang Yogyakarta, Senin (07/01/2023).

Kunjungan Ketua DPRD tersebut tidak lain hanya ingin bersilaturahmi kepada Putra dan Putri yang tengah menempuh pendidikan di Kota Yogyakarta.

Disela silaturahmi tersebut, Ketua DPRD Inhil tersebut bercerita banyak tentang pengalamannya untuk memotivasi Mahasiswa Inhil. 

Beliau berpesan untuk Mahasiswa Inhil agar serius dalam menjalani kuliah, Beliau juga membuka mindset Mahasiswa Inhil agar tidak kaku dalam berpikir untuk merancang cita-cita, seperti menjadi PNS melulu. 

“Mahasiswa Inhil harus kreatif, misalnya membuka lapangan pekerjaan yang tidak hanya di Indragiri Hilir saja, namun juga menyebar di seluruh Indonesia jika bisa,” ungkap Pria yang akrap disapa Ferryandi.

“Mahasiswa Inhil itu aslinya sudah pintar, hanya perlu diasah lagi dan lagi,” tambahnya.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Ketua IPR-Y Kom Inhil, M.Mirwan menyampaikan aspirasi mahasiswa Inhil agar dapat merenovasi Asrama Putra Sri Gemilang, karena kondisinya sudah memprihatinkan.

“Alhamdulillah, Kita mahasiswa sangat antusias atas kedatangan beliau dan benar-benar tercerahkan berkat nasihat dari beliau (Ketua DPRD Inhil), Karena memang tujuan dari beliau adalah membuka kembali pikiran Mahasiswa Inhil agar sukses dan membangun daerah kita menjadi lebih baik lagi ke depannya,” Imbuh Ketua IPR-Y Kom Inhil.

“Kita berharap dari silaturahmi ini mampu menjadi motivasi dan semangat untuk dapat lebih baik dan lebih maju lagi baik dalam wawasan, pikiran agar lebih kreatif dan inovatif,” tutupnya. ***




Rina Sa’adah Resmi Melantik DPD Pemuda Tani HKTI Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU –  Bertempat di Hotel Grand Elit Kota Pekanbaru, Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI Rina Sa’dah mengapresiasi semangat dan keinginan anak-anak muda Riau berhimpun di organisasi pemuda tani Riau untuk mengembangkan pertanian baik peningkatan produktivitas maupun UMKM Pertanian.

“Potensi wilayah Riau ini sangat besar, selain sawit ada kelapa dalam, pangan dan sebagainya. Di Indragiri Hilir misalnya ada kelapa dalam sekitar 400ribu ha dan ini sangat luar biasa kalau di maksimalkan produksi dan pemasarannya,” ungkap Rina, Sabtu (7/1/2023).

Menurut Rina, potensi ini, harus di komunikasikan antara DPD dan DPP Pemuda Tani termasuk bagaimana DPD Pemuda Tani Provinsi Riau menjalin sinergitas dengan stakeholder pemerintahan di Riau.

“Kedepan kita menghadapi tantangan global yang beragam, salah satunya sektor pangan. Situasi pangan global lagi tidak baik, selain perang Rusia Ukraina, juga perubahan iklim turut mengerek produktifitas pangan menurun. Dan ini dampaknya mulai kita rasakan di Indonesia,” ujar Rina.

Hal ini berdampak pada inflasi yang naik, dan di Indonesia beras menjadi penyumbang inflasi tertinggi dari komoditas pangan terhadap inflasi nasional.

Rina melanjutkan beras ini sangat sensitif karena menjadi konsumsi pokok masyarakat Indonesia dan teman – teman DPD Riau bisa mengambil peran dalam mendorong peningkatan luas tanam dan produktifitas beras di Riau ini.

Selain itu, Rina juga menyampaikan bahwa Riau ini bisa menjadi contoh pemberantasan perkebunan sawit-sawit ilegal. Harus ada penegakan hukum apalagi di kawasan hutan lindung dan atau hutan adat sehingga keberadaan perkebunan sawit betul di rasakan manfaatnya oleh masyarakat dan tetap menjadi lingkungan.

“Praktik yang harus di perhatikan juga adalah UMKM khususnya pertanian telah terbukti sebagai penyangga krisis. Ditengah Pandemi kemarin ekonomi kita sangat ditopang UMKM. UMKM Pertanian ini potensinya sangat besar dan ini Pemuda Tani HKTI Riau harus mengambil peran, seperti pendampingan pada kelompok usaha bersama berbasis rumah tangga (usaha mikro), kelompok usaha skala kecil dan menengah,” tutup Rina.

Yovison Riady ketua DPD Pemuda Tani HKTI Riau, Menyampaikan Bahwa dengan kehadiran Pemuda Tani HKTI Riau bisa membantu Permasalahan petani yang ada di Riau dan bisa menciptakan petani Muda. (Rls)




LGBT dan Perspektifnya di Indonesia

Artikel : LGBT DAN PERSPEKTIFNYA DI INDONESIA, Oleh : Salsabilla SS.

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – LGBT adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini ditujukan kepada kaum yang sedang mengalami kelainan seksual dengan kata lain adalah ketidaknormalan dalam hal seksual. Lambang dari LGBT itu sendiri adalah sebuah bendera dengan beraneka warna yang tersesusun di dalamnya atau lumrah disebut dengan istilah “Pelangi”.

Dikutip dari Wikipedia, bahwasanya warna-warna pelangi pada bendera merefleksikan keragaman komunitas LGBT, dan sering kali digunakan sebagai sebuah simbol gay saat bendera tersebut dibawa pada pawai-pawai hak asasi LGBTQ+ Pada 2008.

Varian paling umum terdiri dari enam strip dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan violet.

Bendera tersebut umumnya dikibarkan secara horizontal, dengan strip merah di bagian atas, seperti halnya pelangi alam. Bendera tersebut bermula di California Utara, tetapi sekarang digunakan di seluruh dunia.

Lesbian adalah istilah yang digunakan bagi perempuan yang memiliki rasa ketertarikan kepada sesama perempuan pula. Gay adalah istilah yang digunakan bagi laki-laki yang memiliki rasa ketertarikan kepada sesama laki-kaki.

Biseksual adalah ketika seseorang mengalami kebiasaan ketertarikan dalam hal percintaan atau seksual terhadap pria atau wanita (dua-duanya) dan Transgender adalah istilah umum untuk seseorang dengan identitas gender yang tidak sesuai dengan jenis kelamin mereka saat lahir.

Lalu bagaimana perspektif LGBT di Indonesia? Indonesia sebagai negara hukum tidak mengakui adanya istilah kelainan seksual ini karena dengan menerima LGBT maka akan merusak susunan tatanan hukum serta nilai -nilai moral yang telah diatur sedemikian rupa oleh para leluhur Negara Indonesia.

Perkembangan LGBT semakin pesat bahkan sudah diperbolehkan untuk diterapkan oleh negara luar seperti Negara Jerman dan Amerika Serikat.

Dilihat dari kurun waktu beberapa bulan kebelakang, ada sebuah fenomena yang sempat viral di platform media sosial yakni pasangan Gay dimana salah satunya berasal dari Indonesia dan telah berdomisili selama kurang lebih 10 tahun di Jerman.

Hal ini sempat membuat masyarakat Indonesia geger akibat kasus tersebut. Mengapa demikian? Karena di Indonesia LGBT masih dianggap tabu. Selain itu, Indonesia adalah negara yang mayoritasnya berpegang teguh pada keyakinan agamanya. Mulai dari agama islam, Kristen, katolik, hindu, budha, dan konghucu.

Keberadaan keenam agama itu yang membuat corak yang berbeda-beda namun tetap satu. Hal inilah yang membuat salah satu alasan LGBT tidak diterima pada nalar di Indonesia.

Walaupun demikian, suka tidak suka pada kenyataannya LGBT telah berhasil masuk di Indonesia. Hal ini masih menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat. .

Hal ini didukung oleh keberadan media sosial termasuk media cetak dan elektronik. Pelaku LGBT telah membuktikan media masa adalah instrument yang paling ampuh dalam merubah paradigma dan penerimaan masyarakat terhadap mereka.

Dikutip dari CORE.Reader berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan harian Jawa Post terhadap empat ratus mahasiswa Surabaya, diperoleh informasi bahwa sebanyak 78 % responden tidak setuju dengan keberadaan gay, sedangkan 22 % memilih jawaban setuju.

Selanjutnya terdapat 54,0 % reponden yang mengaku bersikap biasa saja menaggapi orang yang memproklamirkan dirinya sebagai gay, sedangaan 25,6 % mengaku memilih untuk menjauhi, dan sisanya atau 20,4% memilih untuk membimbingnya agar kembali normal.

Ketika ditanya tentang organisasi gay di Indonesia, 90,8 % reponden memilih jawaban tidak tahu, sedangkan 9,2% menjawab bahwa dirinya tahu.

Penulis : Salsabilla SS, Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Suska Riau.