Undangan Rapat Pembentukan Pengelolaan KOP-TITIRA Oleh Desa Lubuk Napal Berakhir Bubar

ARB INdonesia, Rokan Hulu — Rencana Pemerintahan Desa Lubuk Napal adakan rapat pembentukan pengelola kebun koperasi tani timiangan raya (KOP-TITIRA) pada kamis senin, 5/1/2026. Berakhir dibatalkan.

Undangan yang telah disebarkan dengan agenda pembentukan pengelola kebun koperasi tani timiangan raya bertempat di balai Desa Lubuk Napal sempat dibuka dan dihadiri oleh kepala Desa, ketua BPD, perangkat Desa, Tokoh Masyarakat serta anggota koperasi. Selanjutnya forum tersebut ditutup dan dibubarkan oleh Pemerintahan Desa. Alasan pembubaran forum tersebut merujuk pada undang-undang koperasi nomor 20 tahun 1999. Tidak adanya wewenang desa untuk mengadakan rapat pembentukan pengelolaan koperasi yang sudah terbentuk.

Kades Lubuk Napal H, Sofian didampingi ketua BPD Junaidi menyampaikan kepada awak media bahwa mereka mengakui kesalahan dalam mengeluarkan undangan rapat tersebut. Namun, karna undangan telah tersebar, forum tetap dibuka, selanjutnya forum dibubarkan.

Anggota koperasi yang sempat hadir dalam agenda tersebut sempat kecewa, karna menurut mereka pemerintahan desa terlalu memaksakan diri untuk terlibat lebih jauh dalam persoalan koperasi. Mereka menilai konflik yang terjadi di tubuh koperasi sendiri akibat adanya tarik menarik kekuasaan dan kepentingan, sehingga dampaknya mengorbankan anggota koperasi itu sendiri.

“Kita jadi korban, bahkan pernah terjadi selama 17 bulan anggota koperasi tidak menerima hak nya dari pengelolaan kebun kelapa sawit yang luasnya 1000 hektare tersebut”. Ungkap anggota koperasi.

Sementara Saat ini, masyarakat secara kolektif tidak lagi mempercayai kepengurusan lama, dan memilih menitipkan pengelolaan kebun kelapa sawit di bawah naungan KOP-TITIRA kepada pengurus baru (sementara), yakni Ustadz Sama’un Cs, yang selama ini dikenal sebagai perwakilan anggota dan tokoh yang dipercaya masyarakat.

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Ia lahir dari keputusasaan bersama anggota Kop-Titira, dari akumulasi kekecewaan panjang terhadap kepemimpinan Edi Ahmad (mantan ketua).

“Selama Edi Ahmad memimpin, masyarakat tidak menerima hasil. Bukan satu bulan, tapi 17 bulan penuh. Padahal lahannya sekitar 1.000 hektare,” ungkap perwakilan masyarakat.

Angka itu bukan sekadar statistik. Ia adalah waktu yang cukup lama untuk membuat dapur anggota mati, anak sekolah terancam putus, dan kepercayaan terhadap koperasi runtuh total.

Ke Mana Hasil Sawit Mengalir?
Pertanyaan paling mencekam kini bergema di Desa Lubuk Napal dan sekitarnya:

ke mana aliran hasil kebun selama 17 bulan itu?

Dalam logika koperasi, mustahil lahan sawit seluas 1.000 hektare tidak menghasilkan.

Namun, para anggota mengaku tidak pernah menerima laporan keuangan yang transparan, tidak ada Rapat Anggota Tahunan (RAT), dan tidak pernah diajak menentukan kebijakan.

Kondisi inilah yang membuat masyarakat menilai koperasi telah dibajak menjadi entitas tertutup, bahkan disebut-sebut menyerupai “kerajaan kecil” yang dikelola segelintir orang.

Pengalihan kepercayaan kepada Ustadz Sama’un bukanlah pengangkatan struktural permanen, melainkan mandat moral dari masyarakat agar kebun tetap berjalan dan tidak jatuh ke tangan pihak yang sama.

Langkah ini diambil sembari menunggu
RALB yang sah dan Audit independen serta Keputusan hukum dari instansi berwenang.

Apa yang terjadi di KOP-TITIRA kini bukan sekadar konflik administrasi koperasi. Ini adalah krisis keadilan ekonomi. Di satu sisi, mantan ketua tetap bersikukuh pada legalitas formal.

Heru Astar, SH. MH dan Assayuti Lubis, SH. Selaku Kuasa Hukum pengelola sementara KOP-TITIRA menyampaikan akan mengkawal permasalahan tersebut hingga tuntas. Mereka juga memastikan akan melakukan langkah-langkah hukum yang diperlukan demi kebaikan dan kepentingan koperasi tersebut. (Kri)




Diduga Aniaya Seorang Warga, Oknum ASN Guru di Bangun Purba Dilaporkan ke Polres Rohul

ARBindonesia.com, ROKAN HULU — Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) guru di salah satu sekolah di Bangun Purba berinisial MW dilaporkan ke Polres Rokan Hulu, Riau, atas dugaan penganiayaan terhadap warga bernama Landor Hotnida (37). Insiden terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 15.00 wib di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Menurut keterangan korban, pada saat itu ia bersama temannya Siti Atika pergi melayat ketempat ibu HJ. Toraini, diperjalanan mereka dicegat oleh MW dan ia langsung mencakar pipi dibawah hidung sebelah kiri Landor, atas kejadian tersebut, Landor Hotnida langsung melaporkan perbuatan MW ke Polres Rokan Hulu, Riau dengan laporan polisi nomor : LP/B/324/XII/2025/SPKT/POLRES ROKAN HULU/RIAU. pada Rabu, 31/12/2025.

“Saya waktu itu bersama teman saya Siti Atika pergi melayat ke tempat ibu HJ, Toraini, diperjalanan mau pulang, kami dicegat oleh MW, dan dia langsung mecakar pipi dibawah hidung sebelah kiri saya, saya tak tau apa kesalahan saya” ungkap Landor.

Landor tak menyangka MW yang seorang ASN dan juga merupakan tenaga pengajar di salah satu sekolah dasar di bangun purba tersebut akan tega melakukan kekerasan terhadap dirinya. Ia menilai, seorang ASN seharusnya menjadi panutan, mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikan persoalan, bukan mengedepankan tindakan kekerasan tanpa ada pembicaraan.

“Ia seorang ASN dan juga tenaga pendidik di salah satu sekolah di bangun purba, tak seharusnya ia melakukan tindakan kekerasan, harusnya ia memberikan contoh yang baik dan menjadi panutan di masyarakat” sebut landor

Atas laporannya tersebut, landor berharap proses hukum berjalan sesuai aturan, dan pelaku bertanggung jawab atas luka fisik yang dialaminya.

Landor juga berharap dinas pendidikan kabupaten Rokan Hulu dapat memberikan sangsi terhadap oknum tenaga pengajar yang melakukan kekerasan terhadap dirinya. (Syukri)




Menggenggam Tangan Anak Yatim, PAN Inhil Menitipkan Doa untuk Negeri

ARBindonesia.com, Indragiri Hilir – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Doa Bersama Anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa sebagai bentuk kepedulian sosial dan ikhtiar spiritual demi keutuhan dan kedamaian Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai, sebagai tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran PAN di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, DPD PAN Indragiri Hilir menghadirkan dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim, sebagai wujud nyata komitmen PAN dalam menebarkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Acara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, persatuan nasional serta agar Indonesia senantiasa diberi perlindungan, keberkahan, dan kedamaian oleh Allah SWT.

Selain pelaksanaan secara langsung di daerah, DPD PAN Indragiri Hilir juga turut mengikuti rangkaian doa bersama nasional yang diselenggarakan DPP PAN melalui Zoom Meeting, sebagai simbol soliditas dan kebersamaan seluruh kader PAN dari pusat hingga daerah.

Ketua DPD PAN Indragiri Hilir Buono Abdi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan peran politik yang amanah dan berpihak pada rakyat.

“Melalui doa bersama dan santunan anak yatim ini, PAN ingin menegaskan bahwa politik harus selalu berpijak pada nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan keimanan. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi bangsa dan daerah kita tercinta,” ungkap Buono Abdi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Ketua DPD PAN Indragiri Hilir berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan doa untuk keselamatan bangsa dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjuangan PAN dalam mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*




Kado Akhir Tahun, 1.608 Tenaga Honorer Rokan Hulu Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu

ARB INdonesia, ROKAN HULU – ​Rona bahagia terpancar dari wajah 1.608 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Dimana Secara simbolis, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (31/12/2025).

Dalam penyerahan SK secara simbolis ini disaksikan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Rohul M. Zaki, S. STP, M. Si dan Beberapa Pejabat Eselon II yang hadirl.

​Penyerahan SK ini menjadi momen krusial yang menandai perubahan status kepegawaian bagi ribuan tenaga pengabdi di Negeri Seribu Suluk tersebut.

​Dalam arahannya, Bupati Anton menegaskan bahwa pengangkatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer. Beliau menyebut momen ini sebagai kado spesial menjelang pergantian tahun.

​”Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan selamat. Momentum ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga kado akhir tahun sekaligus kepastian status bagi saudara-saudara yang selama ini setia mengabdi,” ujar Bupati Anton di hadapan ribuan pegawai.

​Meskipun secara administratif berstatus Paruh Waktu, Bupati Anton memberikan instruksi tegas bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang sedikit pun. Beliau menggarisbawahi beberapa poin penting:

​Etos Kerja Tinggi: “Saya tekankan, meskipun berstatus Paruh Waktu, disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab tidak boleh paruh waktu,” tegasnya.

​Loyalitas dan Aturan: Para pegawai diminta bekerja sungguh-sungguh, mematuhi aturan yang berlaku, dan menjunjung tinggi loyalitas kepada pimpinan dan daerah.

​Pelayanan Publik: Menjadi aparatur yang membawa warna positif dan memberikan pelayanan terbaik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

​Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga berpesan agar para pegawai terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas demi menghindari pelanggaran yang dapat merugikan banyak pihak.

​”Kuasai bidang kerja saudara, terus belajar, dan tingkatkan kinerja. Jadilah penyemangat baru dalam mengabdi dan bersama-sama kita bangun Kabupaten Rokan Hulu yang kita cintai ini,” tutup Bupati Anton.

​Acara yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat dari jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Rokan Hulu kepada para penerima SK. (Kri).




Camat Concong Laksanakan Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting (GINTAS) di Desa Panglima Raja

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting di wilayah pesisir. Pada Selasa (30/12), Camat Concong memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Gerakan Indragiri Atasi Stunting (GINTAS) di Desa Panglima Raja.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor yang melibatkan unsur Puskesmas, pemerintah desa, PKK,kader posyandu,KPM, Pendamping Keluarga serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, Camat Concong Ahmad Bahrin menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam memastikan tumbuh kembang anak-anak berjalan optimal.

“Stunting bukan hanya soal terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan anak, tinggi badan, Berat Badan/Umur tapi menyangkut banyak faktor yang harus diperhatikan bersama demi masa depan generasi kita. Melalui Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Concong tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Camat.

“Dengan pelibatan aktif masyarakat dan dukungan lintas sektor, diharapkan angka stunting di wilayah pesisir seperti Concong dapat ditekan secara signifikan,” tutup Ahmad Bahrin.

Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan gizi, pemberian sedekah telur,Penimbangan Berat Badan,Pengukuran Tinggi Badan pemeriksaan kesehatan balita, pemberian makanan tambahan, serta edukasi pola asuh bagi orang tua. Antusiasme warga terlihat tinggi, hal itu terlihat dari sambutan orang tua balita saat dikunjungi Camat Concong yang didampingi Kepala Desa Panglima Raja, H. Haliar.

Untuk diketahui, program GINTAS merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang bertujuan menurunkan prevalensi stunting melalui pendekatan berbasis door to door.serta harus mendapat perhatian khusus. (Arb)




Ketua MPC syahmadi malau menyerahkan SK PAC Tambusai Utara kepada Bung lambok Simanjuntak

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Dalam upaya memperkuat struktur organisasi Pemuda Pancasila (PP) di tingkat kabupaten, Ketua MPC PP Kabupaten Rokan Hulu, Syahmadi Malau, didampingi Bung Carles ST, ketua OK Anton adi putera dan ketua BPKTA iman ade Saputra secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan PAC Tambusai Utara untuk masa jabatan 2026-2029.senin 29 Desember 2025.

Ketua MPC Syahmadi Malau mengingatkan seluruh pengurus agar benar-benar menjalankan tugas organisasi dengan dedikasi tinggi demi kemajuan cabang. “Mari kita wujudkan visi Pemuda Pancasila di daerah kita,“

Kepada pengurus PAC Tambusai Utara, saya minta agar benar‑benar menjalankan organisasi sesuai AD/ART dan nilai‑nilai Pancasila. Jadilah garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan membantu masyarakat, serta menjadi mitra aktif dalam pembangunan dan keamanan di wilayah Tambusai Utara. ujar Syahmadi Malau

Surat keputusan (SK) diserahkan langsung kepada Ketua PAC Tambusai Utara periode 2026-2029, BUNG Lambok Simanjuntak. Pengurus inti lainnya meliputi Erik sebagai sekretaris dan Sukarno sebagai bendahara.

Dalam momentum ini, saya Syahmadi Malau selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Rokan Hulu, secara resmi mengangkat Bung Darsono sebagai Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu.Pengangkatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat struktur kepemimpinan MPC PP Rohul, guna mendukung konsolidasi organisasi dan percepatan pembinaan PAC di seluruh kecamatan.
Dengan ditunjuknya Bung Darsono sebagai Wakil Ketua, diharapkan dapat membantu tugas‑tugas MPC dalam menggerakkan roda organisasi, menjaga soliditas, serta meningkatkan peran PP sebagai ormas yang humanis, nasionalis, dan pro‑pemerintah.ujarnya.

Kehadiran Ketua OK Anton Adi Putera dan Ketua BPKTA Iman Ade Saputra menunjukkan dukungan penuh dari unsur pimpinan dan lembaga pendukung dalam memperkuat kepengurusan PAC pemuda Pancasila (PP) Tambusai Utara

Struktur ini akan menjadi poros utama dalam menggerakkan kegiatan PAC PP Tambusai Utara selama tiga tahun ke depan, mulai dari pembinaan kader, kegiatan sosial, hingga kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ini digelar di sekretariat MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu, dihadiri pengurus dan simpatisan dan Penyerahan SK ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PAC Tambusai Utara dalam berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah husus nya di kecamatan Tambusai Utara.tutup syahmadi malau.