Kadishubkominfo Inhil Naik Pitam

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) –  Mantan Kabag Humas Setdakab Inhil, Drs HM Thaher, sangat emosional ketika dikonfirmasi Www.detikriau.wordpress.com terkait proyek pembangunan UHF yang disinyalir fiktif yang diungkapkan salah seorang anggota dewan yang langsung melakukan sidak ke GTV pada saat itu. Bahkan ia meminta di”bunuh” apabila tudingan itu terbukti benar.

 

 

 

“Silahkan bunuh  saya kalau memang proyek pembangunan UHF tersebut fiktif. Tapi kalau benar, saya yang akan tuntut anda,” kata Taher dengan nada marah, ketika dikonfirmasi Www.detikriau.wordpress.com, saat bertemu di kantor Bupati Inhil, Senin, (18/7).

 

 

 

Masih dengan nada tinggi yang bersangkutan juga membantah ada tudingan bahwa proyek tersebut telah terjadi mark up sekitar 200 juta lebih. Sebab sebelumnya salah seorang eks kameramen GTV M Sadli yang tahu persis seputar pembelian alat tersebut, karena langsung ikut pergi ke Jakarta. Bahkan orang-orang yang pergi kesana untuk membelipun dirinya masih ingat.

 

 

 

“Tidak benar. pembelian peralatan pemancar tersebut sesuai dengan pagu anggaran. maunya kalau membuat berita konfirmasi dulu,” kata Thaher tanpa menjelaskan dana yang mana yang dimaksud oleh yang bersangkutan.(suf)

 




LSM Dan AJI Kecam Pernyataan Thaher

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) Pernyataan HM Thaher yang sangat arogan tersebut mendapat tanggapan dari Ketua LSM Matikor Inhil. Menurutnya, sikap yang diperlihatkan oleh mantan Kabag Humas tersebut yang sekarang menjabat Kadishubkominfo tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang pejabat. Maunya jawab secara baik, apalagi wartawan yang bersangkutan sudah melakukan konfirmasi.

“Saya menyayangkan sikap arogan yang ditampilkan oleh yang bersangkutan. Maunya berikan penjelasan secara baik, bukan dengan sikap seperti,”Sebagai orang yang menjabat Kadishukominfo dan juga mantan Kabag Humas tentunya ia mengerti dengan kaidah jurnalistik. Kalau memang ada yang tidak benar silahkan di klarifikasi. Bukan malah mengeluarkan pernyataan yang kesannya “bodoh” seperti itu,” katanya .
Kecaman senada juga disampaikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Inhil, Faisal, dirinya menilai pernyatan M Thaher kepada wartawan terkait aliran dana GCM kepada Humas ketika dipimpin oleh yang bersangkutan sangatlah berlebihan. Sikap tersebut mencerminkan bahwa pejabat bersangkutan tidak dewasa dalam menyikapi persoalan yang terjadi

“Selaku seorang pejabat, sangat tidak pantas mengedepankan sikap emosional seperti itu. Kalau mau seperti itu jangan jadi pejabat, lebih baik jadi preman saja. Kalau pejabat mestinya harus bersikap dewasa ketika menghadapi persoalan seperti ini,” kata Fungsionaris Aji Kabupaten Inhil M Faisal, ketika dimintai tanggapannya oleh Www.detikriau.wordpress.com, Senin, (18/7) di kantor DPRD Inhil.

Apalagi terkait pernyataannya “silahkan bunuh saya” kalau memang proyek pembuatan UHF itu fiktif, menurut Faisal itu suatu ungkapan yang sangat tidak pantas. Berikan penjelasan seterang mungkin kalau memang apa yang ditulis oleh wartawan yang dimaksud tidak benar, karena memang ada hak jawab mereka terkait persoalan tersebut. Apalagi di dalam menulis, tentunya wartawan punya data dan fakta yang akurat, dan tidak mengada – ada. Persoalan itu telah diatur dalam UU dan kode etik.

Jadi, silahkan bantah kalau memang pemberitaan yang dirasakan tidak benar.Makanya ia selaku fungsionaris AJI sangat menyayangkan kalau ada pejabat yang mengeluarkan statmen konyol seperti itu. “Apa tidak konyol namanya kalau seorang pejabat sudah mengelurkan ucapan bunuh membunuh, apa negara kita ini tidak ada hukum lagi hingga harus mengeluarkan ucapan seperti itu,”Cecar Faisal.
Yang lebih ironisnya, tambah Faisal, apa yang dipertanyakan oleh wartawan terkait adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana yang notabenenya adalah uang rakyat dan thaher adalah pemegang amanah penggunaan uang rakyat tersebut. Kalau memang rakyat mempertanyakan seputar pertanggungjawaban oleh dirinya, kenapa harus marah? Bukankah pejabat itu digaji oleh rakyat untuk berbuat benar?. Kalau memang merasa tidak sanggup, ya mundur saja dari jabatan pemegang amanah”. Pungkasnya. (suf)




Dewan Siap Ungkap Kasus PT GCM

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Merebaknya pemberitaan terkait PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) belakangan ini terus bergulir. Tuntutan agar dewan melaksanakan fungsi pengawasan untuk mengungkapkan persoalan ini makin menguat. Yang jadi persoalan apakah dewan memiliki keberanian mengungkap kasus ini, hingga persoalan anggaran 4.2 milyar menjadi jelas.

Irwandi Ketua Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Inhil, ketika dimintai tanggapan seputar tuntutan masyarakat tersebut, Senin, (18/7), mengatakan, Fraksi demokrat pada dasarnya siap saja untuk mengungkapkan kasus tersebut. Hanya saja ditegaskannya, harus ada masyarakat yang mau melaporkan persoalan ini.

“Kita di Demokrat siap untuk mengungkapkan kasus ini. Bahkan sebelumnya, saya sudah pernah beberapa kali menyuarakan persoalan ini kepada media. Jadi kalau memang mau diangkap, tentunya tidak ada masalah,” ujar Irwandi.

Hanya saja, ketika disinggung apakah dewan tidak ingin membuat hak angket dalam penanganan kasus GCM, hingga bisa memanggil pihak- pihak terkait menurut Irwandi, itu bisa saja dilakukan. Hanya saja untuk mengusung hak angket ada mekanisme yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Salah satunya, minimal ada ada dua fraksi yang mengusung hak angket, baru itu bisa dibahas.

“Meski diusung oleh dua fraksi, bukan berarti hak angket tersebut lantas langsung bisa digolkan,karena dukungan tersebut baru sebatas bisa dibahas. Bisa saja nanti dalam pembahasan usulan seperti itu malah ditolak oleh mayoritas fraksi, dan itu berarti hak angket akan gagal,” katanya.

Apalagi diakui oleh Irwandi, untuk mengungkapkan persoalan GCM bukan perkara yang gampang. Ada banyak kepentingan disana yang terlibat. Jadi mengungkapkan persoalan GCM bukan perkara yang mudah, makanya harus ada dukungan kuat tidak hanya di parlemen, tapi juga dari masyarakat luas. (suf)




Tim Takrau Targetkan Dua Emas Pada Porda

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Persatuan Sepak Takrau Indonesia (PSTI) Kabupaten Inhil sudah mempersiapkan 15 orang putera dan puteri, untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) bulan September mendatang. Sejauh mereka yang dipersiapkan sudah dilakuakan Training Center ( TC) jauh- jauh hari.

“Kita sudah melakukan persiapan mulai November tahun lalu, hanya saja puncak persiapan akan kita laksanakan dua bulan sebelum Porda,” ujar As’ad Sekretaris PSTI Kabupaten Inhil ketika berbincang- bincang dengan Www.detikriau.wordpress.com di kantor Bupati Inhil.

Ketika disinggung dengan target yang dibebankan kepada tim Takrau Inhil pada Porda tersebut menurut As’ad, adalah dua emas dari enam kategori yang dipertandingkan nantinya. Pihaknya optimis target yang dibebankan tersebut bisa terealisi, dalam rangka untuk mencapai target tiga besar pencapain Porda kali ini.

“Target kita dapat dua emas, sehingga nantinya pada klasemen akhir sumbangan medali dari kita bisa mendongkrak klasemen akhir tim Inhil, untuk masuk tiga besar,” katanya. (Nejad)




PKB Inhil Taja Pertanding Futsal

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Dalam rangka memperingati hari jadinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ke-13, PKB Inhil akan menggelar turnamen futsal tanggal 13-23 juli 2011yang diikuti 15 klub Putra dan 10 klub putri yang berasal dari SMA/sederajat yang ada di Inhil.

Dalam penyelanggaran turnamen tersebut PKB telah menyediakan hadiah total sebesar Rp 13.000.000 bagi klub-klub yang berhasil meraih juara. “Untuk juara pertama baik putra maupun putri akan mendapat piala dan hadiah sebesar Rp 2.000.000, juara kedua mendapat 1.500.000 dan juara ketiga mendapat Rp 1.000.000. Selain itu panitia juga menyediakan hadiah bagi tim terbaik dan pemain terbaik,” kata Mansun selaku kerua panitia pelaksana yang juga anggota DPRD Inhil, kepada wartawan di kantor Sekretariat PKB.

Turnamen yang diadakan tersebut dijadikan suatu ajang bagi para siswa untuk menguji skill bermain futsall serta menjadi suatu ajang untuk mencari bakat-bakat muda, untuk itulah pihak panitia membuat suatu peraturan agar tidak ada klub yang memiliki pemain berasal dari luar sekolah.

“Untuk mengikuti turnamen ini setiap klub harus mempunyai surat mandat dari sekolah juga keterangan yang resmi dari sekolah tentang setiap pemainnya. Peraturan ini dibuat untuk mencegah terjadi kecurangan adanya pemain yang bukan menjadi siswa di sekolah tersebut. Jika nanti kita temukan ada sekolah yang mengirim tim yang terdapat pemain yang tidak terdaftar menjadi siswa disekolah yang bersangkutan maka langsung kita diskualifikasi,” kata Mansun lagi. (Wawan)




21 Pegawai Kejari Tembilahan Donor Darah

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Sebanyak 21 Pegawai Kejaksaan Negeri Tembilahan, mengikuti kegiatan bhakti sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) ke 51, acara berlangsung di Aula Kejari Tembilahan Senin (18/7)
Pada kegiatan tersebut, terlihat Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan Ferziansyah Sesunan SH.MH juga ikut mendonorkan darahnya, diikuti Kasi Pidum Boy Martin SH. Kasi Pidsus Hendri Untoro SH, serta staf lainnya
Usai mendonorkan darahnya, Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan kepada Wartawan mengatakan diharapkan dengan kegiatan donor darah yang sudah dilaksanankan nantinya bisa disumbangkan bagi mereka yang membutuhkan darah melalui PMI Cabang Kabupaten Inhil
“Melalui kegiatan bhakti sosial donor darah dalam rangka menyambut HBA ke 51, kita berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah “ ujar Ferziansyah
Ditambahkan lagi, selain melaksanakan kegiatan sosial donor darah, juga dilaksanakan kegiatan bhakti sosial lainnya seperti anjangsana ke panti asuhan. Dan untuk acara puncak akan dilaksanakan pada (22/7) mendatang yaitu upacara resmi dan dilanjutkan dengan tabur bunga dimakan pahlawan serta pemusnahan barang bukti, tambahnya
Sementara itu Sekretaris PMI Cabang Tembilahan, Ahmad Yani kepada Wartawan juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dan merasa terbantu dalam pengadaan darah di PMI Cabang Tembilahan, mengingat kebutuhan darah di Kabupaten Inhil cukup tinggi, dalam 1 bulannya mencapai 300 kantong
“Kita sangat mendukung sekali dengan kegiatan donor darah ini. sebab untuk kebutuhan darah di PMI Cabang Inhil cukup tinggi, mencapai 300 kantong dalam setiap bulan. Bahkan untuk menutupi stok yang ada kita juga melakukan kegiatan donor darah di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Inhil” kata Ahmad Yani. (Wawan)