WOW, 15 JUTA UNTUK PNS

Bantuan Uang Muka Beli Rumah

Arbindonesia.com  (JAKARTA) – Tahun ini Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) memberikan tambahan bantuan uang muka sebesar Rp 15 juta kepada PNS.

Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa sekaligus ketua harian Bapertarum PNS menjelaskan, bantuan itu diberikan untuk membantu PNS yang akan membeli rumah dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau membangun rumah di atas tanah sendiri dengan fasilitas Kredit Pembangunan dan Perbaikan Rumah Swadaya (KPRS).

’’Karena selama ini kendala PNS membeli rumah ada di uang muka,’’ kata Suharso di Jakarta kemarin (24/8).

Dia menjelaskan dana yang ada di Bapertarum harus dimaksimalkan untuk pembiayaan perumahan PNS dan itu memberikan potensi likuiditas yang tersedia sampai 2014 sebesar Rp 21 triliun.

Lebih jauh dijelaskan Kepala Pelaksana Sekretariat Tetap Bapertarum PNS Yasin Kara, PNS yang mengajukan tambahan bantuan uang muka dan bantuan sebagian biaya membangun rumah harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan yakni membayar iuran Taperum PNS (Tabungan Perumahan PNS), PNS Golongan I, II,dan III, dan memiliki masa kerja minimal 5 tahun, serta belum pernah memanfaatkan layanan Taperum.

’’Rumahnya juga harus rumah pertama,’’ kata Yasin.

Menurut Yasin, syarat itu diberlakukan karena dana bersumber dari iuran Taperum PNS yang terkumpul dari seluruh PNS yang harus dikembalikan dengan tingkat suku bunga paling tinggi 6 persen. Layanan itu diatur dengan Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 12 Tahun 2011.

Yasin menambahkan, tambahan bantuan uang muka itu dilakukan melalui perbankan yang telah bekerja sama dengan Bapertarum PNS. Yasin berharap, nantinya akan dilakukan kerja sama dengan bank-bank lain khususnya bank yang telah bekerja sama dengan Kemenpera untuk menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). (IndoPos/drc)




SHOLAT IDUL FITRI 1432 H LAPANGAN UPACARA JL. GADJAH MADA, 31 Agustus 2011.

Ar




TEMBILAHAN FLOWERS FESTIVAL Sempena Pawai Takbir Idul Fitri 1432 H

Arbindonesia.com – Acara di lepas oleh Bupati Inhil H. Indra Muchlis Adnan, dihadiri juga oleh Wabup Inhil, Unsur Forum Komunikasi Kab. Inhil, Sekda Kab. Inhil serta para pejabat lainnya di lingkungan kab. Inhil,Peserta adalah utuasan dari kantor , dinas, badan, BUMD/BUMN. ORMAS, Sekolah lanjutan Pertama dan Atas serta masjid dan Mushalla yang ada di Kota Tembilahan,Para pemenang lomba akan mendapat hadiah berupa Lembu, kambing dan Tropy.Rute perjalanan, dari jalan Sudirman, Abdul Manaf terus ke jalan Telaga Biru.acaara disaksikan ribuan masyarakat.




BERITA ORANG HILANG:

Nama : Amir Wiryanto
Usia : 26 Tahun
Alamat : Parit Ijab, Kempas Jaya
Meninggalkan rumah sejak rabu (24/8/2011). Terakhir diketahui saat meninggalkan rumah mengenakan baju kemeja hitam. Bagi yang mengetahui keberadaannya harap menghubungi : Superto, Hp NO.085264262631 atau 085376685959.
Atas bantuannya kami ucapkan ribuan terimakasih.




Ribuan bunga semarakan Tembilahan Festival Flower.

Dalam Pawai Takbiran Sambut Kedatangan Idul Fitri 1432 H

Arbindonesia.com  (Tembilahan) – Ribuan kuntum bunga dengan ribuan peserta pawai semarakan malam pawai takbiran menyambut datangnya Idul Fitri 1432 H. Bupati Kabupaten Inhil, Indra M Adnan mengisyaratkan akan menjadikan tema Tembilahan Festival Flower pawai takbiran kali ini sebagai ikon daerah.
“Tembilahan Festival Flower sebagai Tema pawai malam takbiran menyambut datangnya Idul Fitri 1432 H ini akan kita jadikan sebagai salah satu ikon daerah. Kita berharap malam pesta kemenangan ini dapat mempererat ukuwah dan rasa persaudaraan kita sesama umat muslim,” Ungkap Bupati saat memberikan sambutan sesaat sebelum melepas barisan peserta pawai malam takbiran.

Dari pantauan www.detikriau.wordpress.com, ribuan peserta pawai dengan ratusan kendaraan hias roda empat yang berbaris sepanjang puluhan kilo meter ini terdiri dari perwakilan pelajar dari hampir seluruh sekolah setingkat SLTP dan SLTA sekota Tembilah dan Tembilahan Hulu, utusan Mushola, Surau dan Masjid se Kecamatan Tembilahan Kota dan Kecamatan Tembilahan Hulu, Dinas, Kantor dan Badan se Kab. Inhil, serta puluhan peserta kategori umum. Untuk masing-masing kategori peserta, panitia menyediakan masing-masing satu ekor lembu bagi peserta yang mampu meraih penilaian terbaik.

Semarak peserta malam takbiran yang bertaburan bunga ini disakskan oleh ratusan Ribu masyrakat kota Tembilahan yang berjejer rapi disepanjang jalan. Pawai dilepas dari podium utama di depan Bank Riau, melintasi jalan Jendaral Sudirman, jalan H. Abd Manaf, Jalan H. Sadri, Jalan Telaga Biru, Jalan Letda M. Boya dan kembali berakhir di Depan Kantor Bank Riau.
Malam pawai akbiran ini, Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Inhil dibantu dengan personil Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika diturunkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.(drc)




KEMENAG RI TETAPKAN 1 SYAWAL JATUH PADA RABU 31 AGUSTUS 2011

Arbindonesia.com  (Tembilahan) – Keputusan sidAng isbat yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta bersama Majelis Ulama Islam dan beberapa organisasi islam memutuskan 1 syawal jatuh pada Rabu, tanggal 31 Agustus 2011.

Dari hasil siaran langsungn sidang isbat di TV One yang dimulai pukul 19.15 Wib, laporan 30 pusat pemantauan tidak satupun yang berhasil melihat adanya hilal. Untuk itu ditetapkan esok hari, selasa 30 agustus 2011 umat islam masih melaksanakan ibadah puasa.

Terkait keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah menetapkan Idul Fitri pada 30 Agustus, menurut Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Prof Nasaruddin Umar di Jakarta, kemarin., tidak semua warga Muhammadiyah akan berlebaran pada 30 Agustus. Sebagian warga Muhammadiyah akan merayakan Lebaran dengan tetap mengikuti keputusan pemerintah.

Ia mengingatkan, penyatuan kriteria penetapan Hari Raya Idul Fitri antara ormas Islam Muhammadiyah dengan wujud al-hilal, dan ormas Islam lainnya dengan rukyat al-hilal, sangat sulit.

“Dahulu Muhammadiyah juga menggunakan imkan al-rukyat dengan ketinggian hilal 6 derajat seperti halnya ormas lainnya, lalu Muhammadiyah menganggap itu terlalu tinggi dan diturunkan menjadi 4 derajat. Kemudian dari 4 derajat, beberapa tahun kemudian, Muhammadiyah kembali minta diturunkan menjadi 2 derajat, bahkan di bawahnya,” kata Umar.

Padahal, tutur dia, menurut ahli falaq dan pakar astronomi adalah tidak mungkin tinggi hilal (bulan sabit) 4 derajat bisa dirukyat, apalagi di bawah 2 derajat. “Padahal hadis-hadis mengharuskan hilal bisa dirukyat (dilihat),” katanya.

Sampai saat ini, ujar dia, negara-negara Arab juga menggunakan kriteria imkan al-rukyat 6 derajat, sedangkan negara-negara Asia Tenggara mengikuti kriteria yang dipakai di Indonesia. Meski demikian, ia mengimbau agar adanya penetapan Hari Raya Idul Fitri yang berbeda ini tidak membuat umat Islam terpecah-belah, karena persatuan umat hukumnya adalah wajib.

Sementara itu, Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Thomas Djamaluddin mengatakan, sampai saat ini, di dunia tidak ada teleskop yang mampu melihat hilal di ketinggian di bawah 4 derajat.

“Problemnya dengan teleskop secanggih apa pun, baik cahaya hilal maupun cahaya senja di ufuk, sama-sama diperkuat, sehingga hilal di ketinggian rendah tetap sulit terlihat,” kata Thomas Djamaluddin di Jakarta, Minggu (28/8).

Ia menanggapi tentang adanya perbedaan pendapat dalam menentukan penanggalan hijriah.(drc)