BULOG JAMIN STOK BERAS MENCUKUPI

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Perum Bulog Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjamin ketersediaan beras hingga akhir tahun 2011 mendatang aman. Sedangkan stok beras hingga saat ini tercatat sekitar 800 ton.
Demikian dikatakan Kepala Bulog Inhil, Faisal, Rabu (7/9). Ia menjelaskan dalam satu bulan 800 ton beras yang dibutuhakan Inhil selalu terpenuhi . Bahkan kadang-kandang jika menghadapi hari-hari besar seperti hari raya dan tingginya perminataan beras raskin pihak bulog sendiri memasok 2 kali dalam tiap bulanya.
“Beras kita aman, saya rasa masyarakat tidak perlu kawatir. Kita selalu mempersiapkan agar stok beras tidak terjadi kekosongan untuk beberapa bulan kedepan,” kata Faisal
Jika terjadi gejolak harga dilapangan, lanjut Faisal, pihaknya bisa segera mengambil tindakan bersama instansi terkait lainya, terutama yang memiliki kewenanangan dalam hal itu.” Apapun masalahnya kita selalu melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.
Lebih jauh dia menegaskan, tingkat keamanan stok beras di gudang Bulog Sub divre Tembilahan bahkan cukup untuk persediaan menghadapi Idul Adha, Natalan dan Tahun Baru 2012 mendatang.
Sedangkan mengenai harga yang berlaku untuk beras Bulog akan tetap mengacu pada ketentuan berlaku, untuk beras bermerek, harga tergantung pada mekanisme pasar sehingga bisa stabil atau melonjak seketika.(Suf)




POLITISI GOLKAR MINTA SATPOL PP BEKERJA SERIUS

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Ir Junaidi mengingatkan agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) fokus dalam pengamanan Perda. Sebab salah tujuan utama dibentuknya lembaga tersebut adalah untuk itu. Ungkapan itu disampaikanya kepada wartawan, ketika berbincang bincang dikantor DPRD Inhil, Rabu, (7/9).
“Harapan kita dalam pembahasan beberapa Perda yang sekarang dilakukan oleh DPRD Inhil, Satpol – PP selaku lembaga yang bertugas dalam mengamankan Perda, dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang telah diamanatkan kepada mereka,” kata politisi Partai Golkar tersebut.
Masih menurutnya, sejauh ini banyak pelanggaran terhadap Perda yang dilakukan kesannya Satpol – PP tidak pernah memberikan tindakan konkrit. Sehingga pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan terus berlanjut. Hal itu tentunya sangat merugikan daerah, apalagi yang berkaitan dengan retribusi dan pajak.
“Makanya sekali lagi kita berharap kepada Satpol – PP untuk dapat menjalankan tugas mereka sebagaimana mestinya. Kalau memang ada pelanggaran, meskinya ditindak sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya. (Suf)




INDONESIA TAKLUK 0 – 2 DARI BAHRAIN

www.detikriau.wordpress.com (Jakarta) – Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Bahrain di pertandingan kedua putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Hasil ini memperberat perjuangan tim ‘Merah Putih’ untuk lolos.

Bertanding di Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB, Indonesia ketinggalan 0-1 pada babak pertama. Sayed Ebrahem berhasil menjebol gawang Markus Horison.

Pada babak kedua, Indonesia kebobolan satu gol lagi. Kali ini Ismaeel Abdullatif dengan dingin menaklukkan Markus lewat sepakan terukurnya.

Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-75 karena meletusnya petasan di tengah laga. Tapi, setelah ada jaminan dari panitia, laga pun dilanjutkan.

Kekalahan ini membuat Indonesia terpuruk di posisi terbawah Grup E dengan poin nol dari dua laga. Sementara Bahrain naik ke puncak klasemen dengan poin empat.

Jalannya pertandingan

Belum genap setengah menit waktu pertandingan berjalan, Bahrain telah mendapat hadiah tendangan bebas setelah Firman Utina melakukan pelanggaran. Bola sepakan Husain Ali Hasan Ali Mohamed masih melenceng jauh dari sasaran.

Boas Solossa melakukan pergerakan berbahaya. Setelah menerima umpan lambung Firman, Boas menyisir sisi kanan lapangan hingga kotak penalti. Alih-alih mengoper kepada rekannya, Boas malah langsung menendang. Bola masih menyamping.

Serangan balasan Bahrain datang bertubi-tubi. Akan tetapi Markus Horison masih sanggup mengamankan gawangnya dari bombardir serangan lawan.

Markus nyaris melakukan blunder. Bola sepakan pemain Bahrain tidak mampu ditangkapnya dengan benar. Bola bergulir di kotak penalti dan hampir direbut oleh lawan. Beruntung, ia bergerak cepat dan kembali mengamankan bola.

Berbahaya! Bahrain mendapat peluang emas yang memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia. Faouzi Mubarak Aaish yang tidak terkawal di dalam kotak penalti melepas sepakan keras tapi masih bisa dihalau Markus.

Indonesia memperoleh hadiah tendangan bebas. Bambang Pamungkas tampil sebagai eksekutor tetapi bola sepakannya berakhir di sisi kanan gawang yang dijaga Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas.

Bahrain lagi-lagi menyerang. Diawali dari sepak pojok, Hamad Rakea Humood Alaezi menyundul bola dan dengan sigap Markus menangkapnya.

Bambang melahirkan peluang terbaik Indonesia sejauh ini. Usai melewati pemain belakang lawan, Boas mengirim umpan silang ke tengah kotak yang disambut dengan sundulan oleh Bambang namun melebar tipis.

Markus kembali melakukan penyelamatan gemilang. Kiper berkepala gundul ini sukses menepis tembakan keras lawan dari kotak penalti.

Bahrain kembali menguji kemampuan Markus. Lewat serangan dari sisi kiri oleh Hamed Alaezi bola diarahkan ke gawang Indonesia dan berhasil diantisipasi oleh Markus.

Lima menit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, Bahrain mendapat peluang emas dari Mohammad Tayeb. Berbahaya, namun bola berhasil ditangkap oleh Markus.

Petaka buat tuan rumah. Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia justru kebobolan. Sayed Ebrahem melepas tendangan ke tiang jauh yang tidak kuasa dihalau oleh Markus. Indonesia 0, Bahrain 1.

Memasuki babak kedua, tekanan Bahrain belum surut. Ismaeel Abdullatif Ismaeel mengalirkan bola ke kotak penalti namun masih dapat diantisipasi oleh para pemain Indonesia.

Haryono, yang masuk menggantikan Firman sewaktu jeda memperoleh bola di muka gawang Bahrain. Sayangnya, pemain Indonesia telah terjebak offside.

Lagi-lagi Indonesia gagal menembus kotak penalti Bahrain. Kerjasama Bepe, Cristian Gonzalez dan Boas membentur pagar pertahanan tim lawan.

Gol! Bahrain berhasil memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 di menit 75. Ismaeel Abdullatif yang lolos dari jebakan offside menceploskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Markus.

Pertandingan ini mengalami penundaan selama 15 menit. Pengawas pertandingan memutuskan laga dihentikan sementara karena suporter Indonesia menyalakan petasan yang mengganggu jalannya pertandingan.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Indonesia mencoba untuk mengejar defisit gol. Tembakan Bambang pada menit ke-79 berhasil ditangkap kiper Mohamed Jaafar.

Di sisa waktu, para pemain timnas terus berupaya membongkar pertahanan Bahrain. Tapi, hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-2 tetap awet.

Susunan Pemain:
INDONESIA: Markus Horison; Mohammad Nasuha (Supardi 61′), Hamka Hamzah, Benny Wahyudi, Muhammad Roby; Firman Utina (Hariono 46′), Ahmad Bustomi (Ferdinand Sinaga 78′), M Ridwan, Boas Solossa; Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales.

BAHRAIN: Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas; Mohamed Husain Mohamed Hasan, Abdulla Abdulrahman Mohamed Marzooq, Sayed Dhiya Saeed Ebrahim, Hamad Rakea Humood Alaezi, Ismaeel Abdullatif Ismaeel (Ahmed Ebrahim 84′), Faouzi Mubarak Aaish (Mahmood Abdulrahman 90′), Abdulla Ismaeel Omar, Rashed Khalil Ebrahim Talha Alhooti, Husain Ali Hasan Ali Mohamed, Mohamed Ali Mohamed Tayeb Alalawi (Dawood Saad 68′). (detik.com)




PRESIDEN TINGGALKAN LAGA INDONESIA Vs BAHRAIN

www.detikriau.wordpress.com (JAKARTA) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pergi meninggalkan laga Pertandingan Kualifikasi Pra Piala Dunia Zona Asia antara tim nasional Indonesia dan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (6/9) malam.

Kepala Negara meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sesaat setelah sejumlah penonton menyalakan petasan dan melempari pemain Bahrain dengan botol air minum.

Peristiwa itu terjadi sekitar menit ke-80, atau sepuluh menit sebelum babak kedua berakhir. Saat itu, Indonesia sudah tertinggal 0-2. Secara mendadak sejumlah penonton menyalakan petasan. Pihak panitia sempat melarang penonton melakukan hal itu.

Namun, sejumlah penonton tetap menyalakan petasan. Bahkan, beberapa penonton yang lain melempari sejumlah pemain cadangan Bahrain yang sedang pemanasan menggunakan botol air minum.

Setelah kejadian itu, Yudhoyono mendadak berdiri dan pergi meninggalkan tribun kehormatan. Dia pergi sambil menatap dan menunjuk ke arah penonton yang menyalakan petasan dan melempari pemain.

Presiden yang diikuti perangkat kepresidenan kemudian menuju ruang VVIP. Mereka sempat membicarakan sesuatu di ruang itu.

Beberapa saat kemudian, Presiden Yudhoyono meninggalkan stadion. Dia tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. “Itu pertandingan belum selesai,” katanya tanpa tersenyum dan dengan mimik muka serius. (MediaIndonesia)




Angka Kemiskinan Tinggi, Fasilitas Pendidikan Memprihatinkan

Ironis Tiga Proyek Multiyears Dihubkomimfo Mubazir
www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Disaat angka kemiskinan tinggi, dan banyaknya bangunan sekolah yang kondisinya memprihatinkan, tiga mega proyek Dishubkominfo yakni Terminal Laksamana Indragiri, Bandara Tempuling, dan Pelabuhan Parit 21 yang sudah selesai pengerjaan pada tahun 2010 malah tidak berfungsi sesuai dengan harapan. Ini tentunya sangat merugikan masyarakat Inhil yang notabene masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Padahal kalau anggaran tiga mega proyek tersebut, yang jumlah ratusan milyar, tentu mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama di pedesaan. Atau kalau dialihkan untuk pembangunan gedung sekolah, ada berapa banyak gedung sekolah yang bisa diperbaiki, sehingga siswa tidak perlu belajar diruangan yang bocor dan bangunan sekolah yang miring dan hampir roboh.

“Seandainya anggaran sebesar itu dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, tentu akan mampu mengurangi angka kemiskinan di Inhil yang relatif masih tinggi,” ujar Firmansyah, salah seorang pemerhati pendidikan di Inhil, ketika ditemui di ruangan kerjanya, Selasa, (6/9).

Masih menurutnya, dari data yang ia peroleh, sejauh ini ada ratusan lokal bangunan sekolah yang kondisinya memprihatinkan. Bahkan ada siswa yang terpaksa belajar dirumah warga akibat bangunan sekolah yang sudah tidak bisa dipergunakan lagi. Hal itu tentunya ironis, disaat yang sama mega proyek di Dishubkomimfo malah tidak berfungsi.

Padahal kalau pengambil kebijakan didaerah ini mau berfikir arif, mestinya anggaran mega proyek tersebut lebih baik untuk membenahi persoalan yang sangat mendasar. “Tapi apa yang berlaku memperlihatkan tidak matangnya perencanaan yang dibuat, dan terkesan hanya mengejar keuntungan kelompok tertentu saja,” tukasnya.

Sebelumnya tudingan tidak sedap datang dari Komisi III, terkait tiga proyek multiyears yang ada di Dishubkominfo dan telah selesai pengerjaan yakni Bandara Tempuling di Kecammatan Tempuling, Pelabuhan Parit 21di Kecamatan Tembilahan dan terminal Laksamana Indragiri di Kecamatan Tembilahan Hulu seperti tidak memberikan kontribusi positif buat masyarakat. Padahal anggaran yang dialokasikan kesana sangatlah besar.

Hal itu terungkap dalam hearing antara Komisi III dengan Dishubkominfo, beberapa waktu lalu yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Edi Gunawan dan dihadiri oleh Kadishubkominfo, Drs HM Thaher berserta jajarannya.

“Terus terang saya katakan, proyek multiyears dengan anggaran yang sangat besar terkesan mubazir, karena tidak bias langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini mestinya menjadi perhatian dari dinas terkait agar jangan sampai anggaran tersebut pada gilirannya jadi terbuang percuma,” katanya.

Masih menurutnya, awalnya pembangunan bandara untuk mempermudah akses hubungan Inhil dengan daerah lainnya. Tapi kenyataannya, hingga sekarang tidak ada maskapai yang mau memanfaatkan keberadaan bandara tersebut. Hingga pada gilirannnya tujuan awal, jadi meleset.

Begitu juga dengan keberadaan terminal Laksamana Indragiri yang sudah diresmikan sekitar satu tahun yang lalu. Hingga sekarang apa manfaatnya, nyata berbagai PO dan agen angkutan darat yang ada di kota Tembilahan nyatanya tidak mau menggunakan terminal tersebut sebagai pusat aktivitas mereka. “Hal yang samapun kemungkinan akan terjadi dengan Pelabuhan Pari 21” ujarnya lagi.(drc)




GARUDA HARUS BUNGKAM BAHRAIN

www.detikriau.wordpress.com (JAKARTA) – Kekalahan telak 0-3 oleh Iran membuat Indonesia menjadi juru kunci klasemen grup E kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Namun, perjalanan masih panjang. Peluang pasukan Merah Putih belum tertutup. Masih ada kemungkinan dalam lima laga tersisa.

Tak ada pilihan lain, Bambang Pamungkas dkk harus bangkit saat menjamu Bahrain di Gelora Bung Karno, Jakarta, malam ini (Siaran langsung SCTV pukul 19.00 WIB). Kemenangan atas Bahrain bakal menjadi modal bagi timnas untuk bersaing mengejar tiket lolos ke babak berikutnya. Sebaliknya, kalau sampai seri apalagi kalah, perjalanan Indonesia bakal semakin berat.
Di atas kertas, Bahrain memang lebih baik daripada Indonesia. Tim berjuluk Al-Ahmar itu menghuni peringkat ke-101 dunia. Bandingkan dengan Indonesia yang berkutat di posisi ke-131. Bahrain bahkan lolos terus dalam dua edisi terakhir Piala Dunia (2006 dan 2010). Karena itu, mereka tak harus melewati laga playoff untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2014.

Namun, statistik justru berpihak kepada Indonesia. Dalam lima kali pertemuan kontra Bahrain, timnas mencatat hasil dua kali menang, dua kali seri, dan sekali kalah. Pada bentrok terakhir pada Piala Asia 2007 di Jakarta, timnas sukses meredam Bahrain 2-1.

“Kami yakin bisa mengalahkan Bahrain. Kuncinya, lupakan kegagalan di Iran,” kata pelatih timnas Wim Rijsbergen saat konferensi pers di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (5/9).

Pelatih asal Belanda ini optimistis timnya bakal tampil penuh semangat di depan publik sendiri. “Tim ini terus berkembang. Kami akan menyiapkan mental tim untuk menghadapi pertandingan besok (malam ini, Red),” ujar pelatih yang sempat menangani PSM Makassar di ajang Liga Primer Indonesia (LPI) itu.

Wim mengatakan, timnya belajar banyak dari kelalahan lawan Iran. Termasuk menyiapkan antisipasi untuk menghapi postur pemain lawan yang lebih tinggi. “Pemain sebisa mungkin harus menghalangi lawan untuk melakukan crossing ke kotak penalti,” ungkapnya.

Tekad untuk menang dicetuskan oleh Bambang Pamungkas, kapten timnas. Menurutnya, seluruh pemain akan menforsir kemenangan untuk membuka peluang lolos ke babak selanjutnya. “Setiap laga home sangatlah penting. Jika kita bisa memenangi tiga laga kandang yang ada, kans kita sangat besar,” ujarnya.

Sementara itu, timnas Bahrain mengaku tidak sabar ingin menghadapi Indonesia. Pelatih timnas Bahrain Peter Taylor mengatakan jika pertandingan malam nanti akan berjalan dengan ketat karena kedua tim akan sama-sama memforsir kemenangan.

?Besok (malam nanti-Red) akan menjadi pertandingan seru karena kedua tim akan berusaha meraih kemenangan. Kami akan tampil menyerang karena tiga poin sangat penting setelah hanya main seri melawan Qatar,” kata Peter Taylor.

Mantan pelatih timnas Inggris U-21 ini mengaku timnya sama sekali tidak terpengaruh dengan kekalahan terakhir Bahrain dari Indonesia di SUGBK pada Piala Asia 2007 lalu. “Apa yang terjadi di masa lalu tidak akan berdampak para pertandingan kali ini. Yang terpenting adalah 90 menit besok (malam nanti-red),” ungkapnya.

Taylor mengakui jika bukan pekerjaan mudah untuk mengalahkan Indonesia di kandangnya sendiri. Apalagi menurutnya Indonesia punya permainan bagus. “Saya melihat Indonesia saat melawan Jordania. Mereka punya organisasi bagus. Saya selalu menghormati semua lawan yang kami hadapi. Ini adalah grup yang ketat,” papar mantan pemain Tottenham Hotpsur dan Crystal palace ini. (jpnn)

Prakiraan pemain : Indonesia v Bahrain

Indonesia :

Markus Horizon, Ricardo Salampessy, Hamka Hamzah, M. Robby, M. Nasuha, M. Ridwan, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales

Pelatih : Wim Rijsbegen

Bahrain : Sayed Mohamed, Mohamed Husain, Abdulrahman MOhamed, Saleh Abdul Hameed, Faouzi Mubarak, Hamad Alanezi, Salman Isa, Rashed Khalil, Husain Ali, Ismaeel Abdullatif, Abdulla ISmaeel
Pelatih : Peter Taylor

Head to head :

Indonesia 3-2 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1980
Indonesia 1-1 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1982
Indonesia 0-0 Bahrain, Kualifikasi Piala Asia 1988 Jakarta, 1987
Indonesia 1-3 Bahrain, Piala Asia 2004 Grup A, 25 Juli 2004.
Indonesia 2-1 Bahrain, Jakarta Piala Asia 2007, 10 Juli 2007