Pengurus Mabigus dan Pembina Gudep 15.003 – 15.004 Dilantik

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Pengurus Majelis Pembina Gugus (Mabigus) dan Pembina Gugus Depan (Gudep)15.003-15.004  Gerakan Pramuka Sekolah Tinggi Agama Islam Auliaurrasyidin, Selasa (4/10/11) dilantik. Pelantikan Pengurus dilakukan di Kampus STAI Auliaurrasyidin, Parit 6, Tembilahan Hulu.

Dalam acara pelantikan ini, selain dihadiri para pengurus yang akan dilantik, juga dihadiri unsur Kwartir Cabang (Kwarcab), Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) tembilahan Hulu dan civitas akademika STAI Auliaurrasyidin.

Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Inhil, Drs H Tantawi Jauhari dalam sambutannya menyatakan bahwa telah lima tahun revitalisasi Gerakan Pramuka dicanangkan. “ Dipertegas dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Pramuka, maka kedudukan dan peranan Gerakan Pramuka makin bertambah kokoh,” sebutnya.

Sebagai  upaya terlaksananya berbagai kegiatan yang dimiliki Gerakan Pramuka, lanjut Tantawi, tentunya diperlukan dukungan yang kuat dari berbagai pihak.  “Inti pokok dari revitalisasi Gerakan Pramuka ialah mengaktifkan kembali keberadaan Gugus Depan (Gudep). Karenanya dukungan dari orang tua, masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan guna mewujudkan Indragiri hilir sebagai Kabupaten Pramuka,” tegasnya.

Adapun mereka yang dilantik tersebut diantaranya ialah Drs Nasiban, M.Pd.I (Ketua Mabigus 15.003-15.004), Drs HM Ilyas, MA (Sekretaris Mabigus 15.003-15.004), Ir H Syahruddin, MM (Pembina Gudep), Hidayat Hamid, S.Pd.I (Pembina Satuan Putra dan Hasnawati, S.Pd.I (Pembina Satuan Putri).

Menurut Drs Nasiban, M.Pd.I, keberadaan Gerakan Pramuka sangat mendapatkan dukungan dari segenap civitas akademika STAI Auliaurrasyidin.

“Kita sangat mendukung keberadaan Gerakan Pramuka di STAI Auliaurrasyidin, karena keberadaannya sangat membantu membina mental dan fisik mahasiswa kearah yang lebih baik,” imbuhnya.

Dia menambahkan, berbagai kegiatan dan ajaran dalam Gerakan Pramuka sangat membantu anggotanya saat terjun langsung ke tengah masyarakat. Ia bertekad mengembalikan kejayaan Gerakan Pramuka di STAI Auliaurasyidin. (Nejad)




WARGA SIALANG PANJANG SAMBUT GEMBIRA PROYEK OPRM

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan Hulu)  – Dusun Gemilang, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu tahun anggaran 2011 ini mendapat proyek Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) berupa penanaman bibit IP 200. Diharapkan dengan proyek tersebut akan mampu meningkatkankan produktivitas padi di desa tersebut yang selama ini memang dikenal sebagai salah satu lumbung  padi Inhil.

Sahrudin ketua kelompok tani, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas proyek penanaman bibit IP 200 di dusunnya. Program ini menurutnya jelas sangat membantu masyarakat, sebab sektor ini memang menjadi andalan dalam menopang ekonomi masyarakat disamping sektor perkebunan.

“Proyek ini makin membuka luas lapangan pekerjaan di desa kita. Maka jujur saja, kita yang tergabung di dalam kelompok tani sangat mendukung,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dusun Gemilang,  Sapi’i, dalam kesempatan yang sama menuturkan, untuk proyek ini pihaknya memberdayakan masyarakat tempatan dalam menggarap lahan yang diperuntukan. Hal itu, menurut kadus paling tidak akan memberikan sedikit tambahan penghasilan ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan proyek ini, lapangan pekerjaan untuk sektor pertanian makin terbuka. Ini tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya. (Nejad)




PORDA VII RIAU: TAEKWONDO INHIL TARGETKAN 3 EMAS


www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Ketua Cabang Olahraga Taekwondo Kabupaten Inhil, M Nasir yakin atlitnya minimal akan mampu persembahkan 3 medali emas pada Porda VII Riau, 15 – 24 oktober mendatang.

Menurut Kepala Dinas PU Kab Inhil ini, guna mencapai target, kepada atlit telah diberikan pelatihan secara maksimal serta melakukan uji coba langsung di pekanbaru dan juga telah diikutkan pada Kejuaraan Taekwondo yang dilaksanakan Tentara Nasional Indonesaia (TNI) beberapa waktu lalu.  Menurutnya, hasil yang diperoleh cukup bagus dan hal ini diharapkan mampu menambah kepercayaan diri para atlit.

“Dengan semua persiapan dan setelah dilakukan uji coba, kita sangat optimis target 3 emas akan mampu kita raih.” Pungkas Nasir. (Ahmad Syafwan)




PORDA VII RIAU: PASI INHIL TARGETKAN JUARA UMUM

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Inhil bertekad untuk meraih Juara Umum dalam Even Pekan Olahraga daerah (PORDA) VII Riau mendatang. Tekat ini diyakini akan terwujud setelah melihat kemampuan atlit dan pemberian pelatihan secara maksimal.
“Kita akan berusaha untuk meraih medali sebanyak-banyaknya. Saya yakin Atlit-Atlit kita akan mampu karena memang mereka memiliki skill yang sangat mumpuni ditambah lagi kepada mereka telah kita berikan pelatihan secara maksimal.” Ungkap Ketua PASI, Inhil, Anwar Nawang kepada Wartawan, Selasa (4/10/2011).
Masih menurut Anwar Nawang, Selain persiapan pelatihan secara maksimal,  atlet PASI Inhil juga telah melakukan uji coba ke Kuansing beberapa waktu lalu dan hasil uji coba tersebut sangat memuaskan. “Uji coba yang kita lakukan ke Kuansing memberi dampak positif bagi para atlet, makanya kita sangat yakin akan mampu mempersembahkan prestasi terbaik” katanya.

yang lebih utama, lanjutnya, “Kesempatan sebagai tuan rumah, apalagi bertanding dengan dukungan langsung sedemikian banyak masyarakat inhil sendiri, tentunya akan memberikan kesiapan mental yang lebih baik dan pada akhirnya diharapkan akan mampu memberikan motivasi besar untuk menang. Mudah-mudahan kesempatana ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Atlit kita untuk meraih medali sebanyak-banyaknya dan memberikan keharuman nama daerah,” imbuhnya optimis. (Ahmad Syafwan).




TIMER TRAFIC LIGHT BIKIN BINGUNG.

 Ditenggarai Biaya Perawatan Ra’ib Masuk Kantong Pribadi

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Semakin padatnya arus lalulintas, tentunya keberadaan trafic light (Lampu Lalulintas) sudah menjadi suatu keharusan.  Apalagi dengan ditambahkannya Timer (penunjuk waktu), jelas akan lebih memberikan kenyaman bagi pengguna jalan. Namun, Timer  perempatan jalan telaga biru tampaknya tidak seperti itu. jangankan menambah kenyamanan, waktu yang ditunjukkan tidak beraturan dan membuat bingung pengguna jalan. Agar tidak memalukan, jelang pelaksanaan PORDA, warga minta  untuk segera diperbaiki.

“kita sendiri bingung bang kenapa penunjuk waktu kacau gini dibiarkan saja sama Dinas terkait. kondisi seperti ini, bukannya membuat nyaman pengguna jalan tapi malah membikin kita bingung. Tolonglah segera untuk diperbaiki. Apalagi sebentar lagi Inhil menjadi tuan rumah pelaksanaan PORDA, tentunya hal ini akan sangat memalukan kita apabila dilihat oleh ribuan pendatang dari Kabupaten lainnya.”Jelas Rahman (32), seorang warga Tembilahan yang setiap harinya melintasi perempatan jalan ini.

Ungkapa senada juga terlontar dari seorang warga lainnya, Andi (36), malah dirinya menenggarai biaya perawatan yang diperuntukan untuk trafic light ini masuk kantong pribadi.

“setiap tahun, kan selalu dianggarkan biaya perawatan untuk trafic light. bahkan nilainya mencapai ratusan juta rupiah. kok kerja merawat agar fasilitas publik ini berjalan sesuai peruntukannya saja tidak bisa?. Cobalah sekali-kali aparat hukum untuk periksa hal ini. kemana aja sih penggunaan uang rakyat ratusan juta itu? atau memang anggaran perawatannya udah masuk kantong pribadi?”Kritiknya dengan pedas.(fsl)




Aneh, Mega Proyek Jalan High Way Tempuling Mandah, Kades Akui Tidak Ada Ganti Rugi

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) –Kepala Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu, Matzam, mengungkapkan terkait dengan tuntutan warga, bahkan sudah melaporkan ke DPRD Inhil, akhir pekan lalu mengakui terkait pembangunan ruas jalan high way Mandah tempuling yang terkena lahan dan rumah warga mengakui memang tidak ada ganti rugi. Makanya kalau memang ada warga yang melapor ke dewan, ia berharap ada jalan solusi yang dihasilkan nantinya.

“Sejauh ini memang tidak ada ganti rugi terhadap lahan dan rumah yang terkena mega proyek tersebut. Terus terang saya juga merasa sedih, makanya saya sangat berharap, kalau memang ada pertemuan warga dengan DPRD mampu menghasilkan sebuah solusi yang tepat,” katanya.

Terkait dengan perumahan yang terkena proyek jalan tersebut, jauh-jauh hari ia sudah mengingatkan warganya agar membangun rumah berjarak 20 meter dari ruas jalan yang ada. Sebab ruas jalan yang ada sekarang akan diperlebar hingga 15 meter, untuk pembangunan jalan high way Mandah Tempuling. “Sebenarnya, jauh-jauh sudah kita ingatkan, tapi masih juga ada yang tidak memperhatikan,” ujarnya. (Suf)