DPC PPP KAB INHIL BERTEKAD JADIKAN INHIL LUMBUNG PEROLEHAN SUARA.

TEMBILAHAN (WWW.DETIKRIAU.WORDPRESS.COM) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Agussalim bertekad untuk menjadikan Inhil sebagai lumbung perolehan suara PPP. Untuk meraih semua itu, menurutnya, tidak ada pilihan, seluruh kader dituntut untuk lebih bekerja keras.

“Semakin banyak lahirnya partai-partai baru yang juga terus bekerja untuk menarik simpati masyarakat tentunya akan menimbulkan persaingan yang semakin ketat. Agar PPP tidak tertinggalkan, tidak ada pilihan lain, tentunya dituntut agar seluruh kader lebih fokus untuk bekerja lebih keras,”Ungkap Agussalim dalam penyampaian kata sambutan saat peringatan Hari Kelahiran (Harlah) PPP ke 39 yang dilaksanakan di Hotel Telaga Puri, Tembilahan, Sabtu malam (14/1)

Menurut Agussalim, Sebagai partai yang lahir dari gabungan 5 organisasi islam di Indonesia, kondisi ini tentunya menjadi modal besar bagi PPP. Namun ditengah ketatnya persaingan, modal itu saja tentunya belumlah cukup. Oleh karenanya, PPP dituntut untuk dapat terus menelorkan program-program nyata yang langsung menyentuh masyarakat.”Saya juga berharap agar seluruh kader bekerja saling bahu membahu, saling menutupi kekurangan bukan sebaliknya. Kita harus terus berbenah agar dapat mencapai apa yang telah diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai,”Pinta Agussalim.

Peringatan resepsi Harlah ke-39 ini sekaligus dirangkai dengan acara pelantikan pengurus Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) dan acara pembukaan pelatihan kader dasar PPP. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Riau, H. Aziz Zainal beserta Rombongan.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh Bupati Inhil yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati, Yasin Abdi, Sekretaris DPRD Inhil, Masdar, Unsur Muspida, anggota DPRD Inhil, Tokoh Ormas dan LSM, Organisasi sayap PPP dan seluruh pimpinan anak cabang PPP.

Dalam acara resepsi harlah ke 39 ini, DPC PPP Kab Inhil menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat kurang beruntung. (fsl)




Taliban: Ratusan kasus, tentara salibis AS mengencingi jenazah mujahidin Afghan

(www.detikriau.wordpress.com) – Juru bicara resmi Imarah Islam Afghanistan bidang media, Dzabihullah Mujahid, mengutuk tentara salibis marinir AS yang mengencingi jenazah mujahidin Taliban. Dalam pernyataan yang dirilis hari Kamis (12/1/2012), beliau menyebut kejahatan tersebut adalah tindakan biadab.

Beberapa hari terakhir ini di youtube dan beberapa situs internet beredar video yang menunjukkan empat orang tentara berseragam marinir AS dan bersenjata mengencingi jenazah tiga orang yang diduga mujahidin Taliban. Video itu mengundang kecaman dari berbagai pihak. Sambil kencing, seorang tentara marinir itu mengeluarkan ejekan, “Semoga harimu indah, kawan.” Seorang tentara marinir lainnya tertawa sambil mengeluarkan umpatan jorok.

Beredar luasnya video penghinaan tentara salibis AS terhadap jenazah mujahidin Taliban semakin menyudutkan pemerintah agresor salibis AS yang sedang berjuang keras untuk mempertahankan mukanya. Untuk menutupi kekalahan demi kekalahan telak selama perang satu dekade di Afghan, Washington tengah membujuk mujahidin Taliban agar mau ‘berunding’.

Dzabihullah Mujahid dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa selama satu dekade jihad melawan agresor salibis AS, tentara salibis AS sudah ratusan kali mengencingi jenazah mujahidin Taliban. Video yang saat ini beredar hanyalah secuil bukti atas kebiadaban penjajah yang marah karena kalah di medan pertempuran.

Sementara itu The Council on American-Islamic Relations dalam surat pernyataan yang dikirim ke berbagai media massa, di antaranya Reuters menulis bahwa semua pihak yang terlibat dalam kejahatan dalam video tersebut harus dihukum seberat-beratnya sesuai peradilan militer AS dan hukum sipil AS yang terkait dengannya.

Organisasi perlindungan hak sipil muslim Amerika juga menulis surat kepada mentri pertahanan Amerika, Leon Panetta. Dalam suratnya, organisasi HAM muslim tersebut menyatakan tindakan tentara marinir AS tersebut adalah kejahatan terhadap hak asasi manusia.

 

(muhib al-majdi/arrahmah.com)




Empat Kecamatan di Pesisir Kerusakan Perkebunan Diatas 50 Persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Kerusakan lahan perkebunan di Kecamatan Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kuala Indragiri dan Concong kian tahun semakin parah. Diperkirakan kerusakan yang terjadi sudah di atas 50 persen, jadi sudah sepantasnya ada kebijakan yang serius dalam rangka menyelamatkan kondisi perkebunan masyarakat agar kondisi perekonomian masyarakat tidak semakin terpuruk.

 

Menurut Wakil Ketua DPRD Inhil H Muslimin, dari reses yang ia lakukan di empat Kecamatan tersebut beberapa waktu lalu tidak dipungkiri bahwa kerusakan lahan perkebunan sudah sedemikian parah. Makanya, sebagian besar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat minta dibangunkan tanggul baru.

 

 

“Tidak ada jalan lain untuk memperbaiki lahan perkebunan yang sudah rusak, kalau tidak dibangun tanggul baru tidak mungkin lahan perkebunan bisa baik seperti semula,” kata H Muslimin Politisi Partai Bintang Repormasi (PBR) beberapa waktu lalu. 

 

 

Masih menurutnya, meskipun anggaran yang dibutuhkan besar untuk membangun tanggul baru tapi diyakini kemampuan anggaran masih bisa. Tidak kalah pentingnya. Kata Muslimin juga perlu peremajaan lahan perkebunan yang rusak. Pemkab bisa membantu memberikan bibit kepada masyarakat. Tapi itu baru bisa dilakukan kalau memang tanggul baru sudah dibangun. kalau tidak, peremajaan tentu akan sia-sia.

 

“Intinya adalah political will dari pemerintah. Anggaran yang besar bukanlah hambatan, kalau memang yang kita lakukan adalah untuk kepentingan masyarakat,” katanya. (Suf)




POLRES INHIL GELAR RAZIA SAJAM

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – 137 orang personil kepolisian yang dikomandoi secara langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman SIK. Msi melaksanakan razia senjata tajam (sajam). Razia yang dipusatkan diseputaran Lapangan parkir air mancur jalan jendral Sudirman Tembilahan ini berhasil mengamankan 4 pucuk senjata tajam.

 

Menurut Kapolres Inhil melalui Kabag Ops, Kompol Yuniar Ari, razia sajam ini ditujukan untuk melaksanakan penegakan peraturan undang-undang.

 

“Sudah menjadi kebiasaan, kebanyakan masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan, selalu membekali diri dengan senjata tajam setiap kali bepergian. Hal ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang.” Jelas Kapolres melalui Kabag Ops Kompol Yuniar Ari ketika dimintai komfirmasi seusai pelaksanaan razia.

 

Kabag Ops berharap dengan penertiban melalui razia sajam ini secara bertahap akan dapat menghilangkan kebiasaan masyarakat ini dan selain itu tentunya untuk antisipasi berbagai kejadian tindak kekerasan.

 

Dalam pelaksanaan razia kali ini, berhasil diamankan 4 pucuk sajam, yakni berupa 2 buah badik, 1 golok berhulukan plastik warna hijau dan 1 buah parang panjang berganggang kayu warna coklat.

 

“”Pemiliknya untuk kali ini hanya kita data dan dimintai keterangan apa alasan mereka membawa senjata tajam ini,”Jelas Kabag Ops mengakhiri.(fsl)




Terkait Pembahasan KUA PPAS, Dewan Terjunkan Tim Kelapangan

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Wakil Ketua DPRD Inhil, H Muslimin mengatakan, terkait dengan pembahasan KUA PPAS yang sedang dilakukan, Dewan telah membentuk lima tim yang masing-masingnya beranggotan 8 – 9 orang untuk langsung turun kelapangan guna melakukan pemeriksaan atas program yang diusulkan di dalam KUA PPAS.

 

“Kita telah turunkan tim kelapangan bersama-sama dengan SKPD terkait untuk mengecek secara langsung. Hal ini untuk memastikan apakah program yang diusulkan oleh SKPD tersebut sudah benar-benar menjadi prioritas atau tidak,” kata politisi Partai Bintang Repormasi (PBR) saat ditemui dikantor DPRD Inhil, Kamis, (12/1).

 

Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan evalusi dewan dalam pembahasan selanjutnya, termasuk pembahasan RAPBD Inhil 2012 ini. Selama ini melalui kegiatan Musrenbang yang setiap tahunnya diselenggarakan jelas ditujukan untuk menyerap secara langsung program prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ditambah lagi dengan reses yang dilakukan setiap anggota pada dapilnya masing-masing juga banayk menyerap aspirasi masyarakat.

 

“makanya kita sangat berharap program yang diusulkan oleh masing-masing SKPD memang berdasarkan hasil Musrenbang yang nantinya akan kita sharing dengan hasil reses yang dilaksanakan. Sehingga APBD yang dihasilkan memang benar-benar sesuai dengan keinginan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.

 

Masih menurutnya, sesuai dengan Rancangan Program Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Inhil, sector-sektor yang menjadi fokus menyangkut dengan tiga hal yakni pemberantasan Kemiskinan, Kebodohan dan Infrastruktur. Oleh sebab itu, meskinya usulan program yang disampaiakan oleh pihak eksekutif harus bersentuhan dengan tiga sektor tersebut.

 

“RPJM adalah acuan kita dalam melaksanakan berbagai program pembangunan di Inhil. Oleh sebab itu, kita harus mengacu kesana, sehingga sasaran yang ingin kita capai bisa terwujud,” pungkasnya. (Suf)




TEMUKAN CEK MILYARAN RUPIAH. HATI-HATI ANDA MASUK DALAM SKENARIO PENIPUAN.

TEMBILAHAN (WWW.DETIKRIAU.WORDPRESS.COM) – Menemukan selembar Cek plus surat berharga bernilai milyaran rupiah tentu membuat jantung siapapun berdegup kencang. Tapi jangan gembira dulu, saat itu, mungkin anda sedang masuk dalam skenario penipuan model baru yang kini mulai ditemui di Kota Tembilahan.

Menurut penjelasan Ridwan (46) seorang warga Tembilahan, pagi itu ia menemukan sebuah amplop berwarna coklat terbungkus plastik bening dalam kondisi sangat rapi tepat diluar pekarangan rumahnya. Ketika di buka, iapun kaget ternyata didalamnya terdapat selembar cek bank BRI cabang Manokwari senilai Rp. 4,7 Milyar plus selembar Surat Izin Usaha Perdagangan SIUP Besar atas nama PT. Mico Graha Pavindo dengan jumlah harta kekayaan tertulis milyaran pula. Hatinyapun bertambah berbunga-bunga, didalam lembaran SIUP juga tertera nama Direktur Utama, Lumaksono Tri Sarjono.SH plus nomor Handphone yang tercetak dengan jelas.

“Karena ini penemuan sangat berharga dan tentu pemiliknya merasa sangat kehilangan sayapun langsung menelpon nomor HP tersebut dan begitu saya kabarkan saya menemukan beberapa surat berharga tersebut, lawan bicara sayapun dengan nada suara tergagap-gagap seperti orang yang sangat kegembiraan berkali-kali mengucapkan terimakasih.”Cerita Ridwan ketika bertemu Www.detikriau.wordpress.com di sebuah kantin jalan Kartini, Tembilahan, Kamis (12/1)

Dikisahkan Ridwan selanjutnya, lawan bicaranya yang membenarkan bahwa dirinya bernama Lumaksono Tri Sarjono.SH, sebagai Dirut PT.MGV mengatakan akan memberikan imbalan sebagai tanda ucapan terimakasih senilai Rp. 100 juta. Rp. 20 juta akan ditranfer melalui ATM dan sisanya akan diberikannya langsung saat mengambil surat-surat berharga tersebut lalu meminta alamat kediaman Ridwan, nomor rekening serta meminta Ridwan untuk segera menuju ATM.

Pengakuan Ridwan kemudian, Saat ia sedang memasang sepatu untuk menuju ke ATM, entah kenapa tiba-tiba saja pikirannya merasa ada sesuatu yang aneh. Lantas ia memperhatikan secara lebih teliti kedua lembar surat yang menurutnya sangat berharga itu. Dilembaran keras SIUP yang tertera tulisan Asli serta selembar cek Bank BRI cabang Manokwari tersebut ia menilai kualitas cetakan dan bahan kertasnya terlihat sangat murahan dan hatinyapun mulai merasa ada yang tidak beres.

“Saya kemudian batal mengenakan sepatu dan langsung menuju ke meja kerja serta menghidupkan komputer untuk sekedar mencari jawaban di internet atas perasaan curiga saya. Syukurlah, begitu saya ketik nama perusahaan tersebut di perambah Google, saya menemukan sebuah artikel yang sangat mirip kejadiannya dengan apa yang saya alami saat ini. Ternyata sipenulis memaparkan pengalaman seorang sumber yang termakan jebakan penipuan,”Tutup Ridwan sambil meminta Www.detikriau.wordpress.com mempublikasikan hal ini agar tidak ada yang masuk dalam perangkap penipuan gaya baru di tembilahan ini.

Apa yang dialami Ridwan memang terbilang sesuatu hal yang baru ditemui di Kota Tembilahan walaupun akal-akalan seperti ini sesungguhnya bukanlah barang baru. Sekira tahun 2009 lalu, dibeberapa kota di pulau jawa trik seperti inipun banyak merebak dan sempat memperdaya beberapa orang korban yang harus kehilangan uang puluhan juta rupiah.

Skenarionya, saat sipenemu barang tersebut menghubungi, lawan bicara langsung berpura-pura gembira dan kemudian berjanji akan memberikan imbalan dengan jumlah yang cukup membuat hati berdebar-debar.  Kemudian calon korbanpun langsung diminta untuk menuju ke mesin ATM yang katanya saat itu juga akan dikirimkan sejumlah uang sebagai bentuk pembayaran awal atas rasa terimakasihnya. Entah bagaimana caranya, saat melakukan transaksi melalui mesin ATM tersebut, sipenemu barang bukannya menerima imbalan malah ia melakukan transfer seluruh uang yang ada di rekeningnya kepada sipenipu.(fsl)