CUKUPI PERSEDIAN OBAT, RSUD PURI HUSADA BUTUH DANA 1,5M

Dr. Irianto Janji Akan Lakukan Pembenahan Pelayanan.

TEMBILAHAN  (www.detikriau.org) — RSUD Puri Husada Tembilahan, minimalnya membutuhkan anggaran sebesar 1.5 milyar untuk keperluan obat-obatan dalam setiap tahunnya. Jumlah anggaran yang dimaksud diharapkan mampu untuk suplai obat selama satu tahun, sehingga tidak terjadi lagi kendala terputusnya persedian obat-obatan yang dimiliki.

 

“Minimal 1.5 milyar total dana yang kitu butuhkan untuk pemenuhan obat-obatan dalam setiap tahunnya. Angka tersebut diambil berkaca dari tahun-tahun sebelumnya yang kisaran hampIr sama,” kata Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto SPD, kepada www.detikriau.org, Jumat, (3/2), di ruangan kerjanya.

 

Masih menurutnya, apalagi dengan aturan yang ada sekarang, segala keperluan rumah sakit daerah pembiayaannya dibebankan kepada daerah yang bersangkutan. Tidak ada lagi bantuan obat-obatan dari Pemerintah Pusat.

 

Ketika disinggung dengan kinerja pelayanan selama ini yang sering dikeluhkan oleh warga Tembilahan, seperti persedian alat kesehatan yang kurang hingga pasien meski dirujuk kerumah sakit lainnya, ia tidak menampik. Kedepan persoalan seperti itu yang menjadi prioritas dirinya untuk dibenahi, dan ia berjanji kondisi semacam itu tidak akan terulang kembali.

 

“ Kedepan kita berharap RSUD Puri Husada Tembilahan, dapat menjadi rumah sakit bagi orang Inhil, dimana kualitas pelayanan berjalan baik dengan biaya yang masih mampu terjangkau oleh perekonomian masyarakat,” imbuhnya.  (Suf)




DPC DEMOKRAT INHIL KIBARKAN BENDERA SETENGAH TIANG.

Sebagai Bentuk Protes Pelaksanaan Muscab DPC Demokrat Inhil di Pekanbaru.

TEMBIAHAN (www.detikriau.org) – Irwandi mengaku dirinya sangat kecewa dengan dilaksanakannya Muscab DPC Demokrat Inhil di pekanbaru 28 januari 2012 yang lalu. Kebijakan ini dinilainya telah menyalahi aturan yang ada dalam AD/ART partai. Sebagai bentuk protes, DPC Demokrat Kabupaten Inhil mengibarkkan bendera setengah tiang serta menuding Mambang Mit tidak layak untuk maju sebagai calon Gubernur Riau.

“Saya dilantik sebagai Ketua Demokrat Inhil untuk periode 2007 s/d 2012. Artinya apa?, artinya saat pemilihan itu saya belum dimisioner, anehnya, rencana pelaksanaan Muscab itu sendiri tidak pernah diberitahukan kepada saya. Bahkan dilokasi pelaksanaan Muscab sama sekali tidak ada tanda-tanda dilaksanakannya Muscab. Jadi ini apa? Sudahlah Muscab ini dilaksanakan secara gelap malah lebih digelap-gelapkan lagi,”Ungkap Irwandi ketika ditemui www.detikriau.org di Kantor DPC Partai Demokrat Inhil jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan. Jum’at (3/1)

Menurut penuturan Irwandi yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kab Inhil ini, bocoran akan dilaksanakannya Muscab itu diketahuinya dari salah seorang di DPD

Pengibaran bendera partai Demokrat setengah tiang di kantor DPC Inhil. yang menurut Irwandi sebagai simbol matinya demokrasi di Inhil yang dilakukan oleh DPD Demokrat Riau.

Demokrat Riau. Begitu mendengar berita ini, ia langsung mempublikasikan pada sebuah media cetak terbitan Pekanbaru.”Begitu berita ini naik, esoknya, satu hari menjelang dilaksanakannya Muscab gelap itu saya baru diberikan undangan. Perangko undangan itu sendiri stempel posnya tertera kantor pos Tembilahan.”Kata Irwandi sambil menggeleng-gelengkan kepala sebagai ungkapan rasa kekecewaan.

Dijelaskan Irwandi lebih jauh, dari 20 DPAC Partai Demokrat Inhil, 13 DPAC menurut keterangan sumber yang diterimanya sudah mengetahui 4 hari sebelum Muscab gelap itu dilaksanakan. oleh karena itu dirinya menilai ke-13 DPAC itu jauh-jauh hari memang sudah dikondisikan.”Umat Islam memiliki aturan yang tertera dalam Al-Qur’an dan Hadist, Partai memegang aturan yang tertera dalam AD/ART. Kalaulah partai tidak lagi mentaati aturan yang ada pada AD/ART, anda nilailah ini partai seperti apa?. Seharusnya, sesuai AD/ART, Muscab itu harus dilaksanakan oleh DPC bukan DPD. Jadi menurut saya, itu Mambang Mit janganlah maju sebagai calon Gubernur Riau, ngurus yang kecil begini aja dirinya tidak mampu,”Kritik Irwandi dengan nada pedas.

Ketika ditanyakan www.detikriau.org sikap apa yang akan dilakukannya menanggapi hal ini dan apakah ia akan terus berada di Demokrat? Irwandi mengatakan akan mempertanyakan secara resmi ke DPP terkait kejadian ini.”Saya akan pertanyakan hal ini, kalau memang menurut DPP ini benar, ya saya legowo aja. Partai inikan bukan punya saya. Tapi kalau ditanyakan apakah saya masih di Partai ini atau tidak, ya kita lihatlah nanti.”Pungkas Irwandi sambil meminta www.detikriau.org untuk mengambil Foto pengibaran bendera Demokrat setengah tiang di depan kantor DPC Demokrat Inhil yang katanya sebagai simbol matinya Demokrasi yang dilakukan oleh DPD Demokrat Riau. (fsl)




Wabup Kukuhkan Kepengurusan BAZDA Inhil

Pelantikan Kepengurusan BAZDA

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kamis, (2/2), bertempat di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo SH.MH, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) untuk 2011-2014. Dengan terpilihnya kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja, dalam menghimpun dana zakat demi kepentingan umat Islam.

Duduk sebagai Ketua yang BAZDA Inhil 2011-2014 adalah H. Syamsurizal Awi, mantan Asisten III Sekdakab Inhil. Dalam sambutannya di acara yang turut dihadiri oleh Asisten 3 Sekda Kabupatan  Inhil Hj Jamilah, Kemenag Azhari Syukur dan beberapa pejabat di Lingkungan Pemerintah Kab. Inhil ini, Wabup mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan mendukung penuh kepengurusan BAZDA Inhil periode 2011-2014 ini.

“Saya harap agar kepengurusan BAZDA Inhil yang baru dikukuhkan untuk dapat lebih meningkatkan kinerjanya, demi kemaslahatan umat. Karena potensi zakat di Inhil secara riil sangatlah besar,” imbuhnya.

Dikatakan Wabup, BAZDA Dikabupaten Inhil memang semakin berkembang.  Dalam  upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BAZDA Inhil secara rutin mengirimkan laporan donasi dan ucapan terima kasih kepada donator. Itu semua adalah bentuk dari komitmen dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini.

Dengan kerja keras dan komitmen pengurusnya,  saya sangat optimis  kinerjanya  akan semakin baik.  “Insya Allah BAZDA Inhil akan semakin berkembang, hingga menjadi salah satu wadah menghimpun dana dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki tarap hidup masyarakat Inhil,”tegas Wabup.(suf)




PROYEK TIDAK SELESAI, WARGA DISUGUHI DEBU

Gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pengerjaan proyek jalan Soebrantas, Kelurahan Tembilahan Hilir yang tidak selesai hingga tahun anggaran 2011 berakhir, membuat warga yang tinggal disepanjang ruas jalan tersebut menderita. Bagaimana tidak, mereka harus menghirup udara yang penuh polusi akibat debu yang berterbangan , lebih-lebih lagi ketika ada kenderaan roda empat yang melintas.

 

Selain itu, warga yang kebetulan berdagang di ruas jalan tersebut harus sering membersihkan barang dagangannya akibat debu yang menempel. Yang paling mendapat imbasnya adalah pemilik warung kopi, pendapatan mereka jadi menurun karena pembeli enggan untuk duduk diwarung.

 

Seperti yang diungkapkan oleh Suti salah seorang pemilik warung kopi kepada Www.detikriau.org, Rabu, (1/2). Akibat pekerjaan jalan yang tidak selesai membuat hampir seluruh warga di jalan Soebrantas merasa sangat kecewa. Bayangkan saja, selama hampir 24 jam warga harus menghirup udara yang berdebu.

 

“Meski terkadang ada mobil yang menyiram ruas jalan, tapi itu hanya mampu menghambat debu paling lama satu jam apalagi saat cuaca terik seperti sekarang ini,” ujarnya.

 

Yang sangat ia kesalkan adalah kondisi yang ada sekarang membuat meja dan makanan yang dijualnya berdebu. Sehingga tidak sedikit pembeli yang memprotes atau minta dilapkan meja karena debu yang ada. “Bahkan pembeli jadi enggan untuk minum karena kondisi jalan yang berdebu,’ tambahnya.

 

Akibat tidak selesainya pengerjaan ruas jalan tersebut ada sebagian warga melakukan protes dengan berbagai cara. Diantaranya ada warga yang meletakkan tong sampah dan memasang berbagai tulisan yang mengecam pihak terkait (Suf)




Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assalafi Undang Habid Alaydrus

Sambut Peringatan Maulid Nabi 1433 H

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assalafi yang berlokasi di jalan Harapan Gang Mawar Kelurahan Tembilahan Hulu, akan mengundang dai kondang, Habib Mustapa Bin Abdullah Alaydrus, Pimpinan Majelis Syamsi Syumus Asmaul Husna (Ratib Alaydrus) Tebet Jaksel pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, 1433 H Rabu malam (8/2) bertepatan dengan 16 Rabiul Awwal 1433 H usai shalat Isya. Ungkapan itu disampaikan oleh Ketua Panitia pelaksana peringatan Maulid Nabi Besar Muhamamad SAW,  Abd Rohim kepada Www.detikriau.org, Rabu, (1/2).

 

“Ulama besar yang bersangkutan dipastikan akan datang ke Tembilahan guna memberikan tausiah bagi masyarakat. Sebab sejauh ini belum ada konfirmasi dari Habib untuk membatalkan kedatangannya,” kata Abd Rohim yang juga salah seorang tenaga pengajar di pesantren tersebut.

 

Ketika disinggung dengan persiapan yang dilakukan oleh panitia menurutnya  persiapan telah berjalan dengan baik. Panitia berharap, warga Tembilahan dapat beramai-ramai datang memeriahkan peringatan Maulid Nabi tersebut.

 

“Tidak setiap waktu dalam peringatan Maulid atau Isra’ mikraj kita mampu menghadirkan dai kondang seperti Habid, makanya ketika ada kesempatan seperti ini sudah sepantasnya warga Tembilahan untuk datang mendengarkan tausiah yang ia berikan guna menambah ilmu Agama dalam rangka mengarungi kehidupan dunia saat sekarang ini,” paparnya.

 

Pengamatan Www.detikriau.org, sama seperti tahun-tahun sebelumnya setiap datang bulan Rabiul Awwal bulan ketiga dalam kelender Hijriah tersebut, kota Tembilahan selalu meriah menyambut bulan kelahiran Nabi besar ini. Hampir disetiap mesjid maupun surau ataupun perkeumpulan majelis zikir turut memperingati.

 

Selain itu, para penceramah yang diundang untuk memberikan siraman rohani datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia. Ada yang dari Jakarta, Kalimantan Selatan, Kuala Tungkal Provinsi Jambi dan sebagainya. Biasanya mesjid maupun surau yang mengundang penceramah dari luar kota akan dipadati oleh pengunjung.

 

Dalam peringatan Maulid nabi yang dilaksanakan, selain para hadirin yang hadir dapat mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh Ustad, selesai acara juga ada makanan yang disediakan oleh pantia dan biasanya langsung dimakan di lokasi acara. Hingga makin mempererat rasa persaudaraan sesama muslim.

 

“Rasanya rugi kalau kita tidak datang apalagi kalau memang penceramah yang didatangkan adalah da’i kondang seperti Habib Alaydrus,” kata Misran salah seorang PNS yang bertugas di kantor DPRD Inhil. (Suf)





KETUA PSMTI KECAMATAN CONCONG TERBUJUR KAKU DIKAMAR PENGINAPAN.

Usai diselenggaran ritual keagamaan di kamar mayat RSUD Puri Husada Tembilahan., Jenajah Almarhum langsung dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah duka.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Paguyuban Sosial Marga Tiogha Indonesia (PSMTI) Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir, Kho Liang Mong (54), Rabu (1/2) sekira pukul 09.30 Wib ditemukan telah menjadi mayat disebuah kamar penginapan. Teman-teman korban mengaku merasa curiga setelah dihubungi beberapa kali melalui handphone, korban tidak juga menjawab.

Menurut penuturan teman-teman korban, kemaren malam (selasa (31/1) mereka, termasuk A’O panggilan akrab almarhum sama-sama mengikuti perayaan imlek. Almarhum terkahir diketahui pulang ke penginapan sekira pukul 00.00 Wib.”Malam itu kita sudah buat janji untuk kembali bertemu besok paginya. Makanya pagi harinya kita coba menghubungi melalui telepon selularnya. Walaupun panggilan masuk, handphone tidak juga diangkat,”Cerita seorang teman almarhum yang enggan menyebutkan namanya ketika ditemui Www.detikriau.org di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan, Rabu (1/2)

Masih menurut pengakuannya, karena ingin mencari tau, salah seorang teman mendatangi penginapan.”Saat kita ketuk beberapa kali kamar 404 di penginapan tersebut tidak juga ada jawaban dan akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan pihak pengelola penginapan membuka pintu kamar almarhum dan disitulah baru kita ketahui alamrhum dengan posisi terduduk dilantai dan kepala terbaring di tempat pembaringan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,”Paparnya.

Ketua PSMTI Cabang Kabupaten Indragiri Hilir, Alex Chandra, S.Sos ketika sempat dimintai komfirmasi oleh Www.detikriau.org ditempat yang sama menuturkan bahwa korban memang sudah cukup lama memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.”Saya merasa sangat kehilangan teman dekat. Selama ini saya selalu berkomunikasi dengan almarhum apalagi ia juga selaku Ketua PSMTI Kecamatan Concong. Mungkin saja korban meninggal diakibatkan penyakit jantung dan juga diabetes yang sudah cukup lama dideritanya,”Jawab Alex memberikan komfirmasi.

Dari pantauan Www.detikriau.org, setelah tiba di RSUD Puri Husada sekira pukul 11.00 Wib, almarhum langsung dibawa ke kamar mayat. Atas permintaan pihak keluarga, korban tidak dilakukan visum. Usai lakukan beberapa ritual keagamaan, jenajah almarhum langsung dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah almarhum di Kecamatan Concong menggunakan kendaraan air speedboat.

“karena permintaan pihak keluarga, kita memang tidak lakukan Visum keluarga hanya memintakan surat keterangan kematian pada pihak rumah sakit,”Jawab Singkat Dr. Meri

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kasad Reskrim, AKP Efendi membenarkan adanya penemuan mayat ini, “Pihak keluarga menolak untuk kita lakukan visum, untuk sementara berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhum meninggal akibat serangan jantung tapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” Jawab Kasad Reskrim.(fsl)