Wabup Lepas Jalan Santai Bersempena Dengan Hari Kesehatan Nasional Ke -47

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) — Selasa, (20/12), bertempat di Lapangan Upacara Jalan  Gajah Mada Tembilahan, berlangsung senam bersama dan pelepasan jalan santai sempena Hari kesehatan Nasional ke – 47 Kabupaten Indragiri Hilir.

 

Acara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo SH.MH,  dan  Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah kab. Inhil, Ketua pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Sekda Kab. Inhil dan para pejabat dilingkungan Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini diikuti ribuan pelajar dan siswa serta peserta umum lainnya yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

 

Dalam sambutannya Wabup Inhil menyatakan bahwa ia atas nama Pemerintah  dan segenap masyarakat Kabupaten Inhil menyambut baik dengan diselenggaraknnya senam dan jalan santai ini. Karena kesehatan adalah salah satu faktor penting bagi kita guna mewujudkan visi dan misi Inhil berjaya dan gemilang tahun 2025.

 

Masih menurutnya pada peringatan HKN tahun ini mengambil Tema ” Indonesia Cinta Sehat” dengan sub tema “Cinta Sehat, perilaku pasti bersih dan sehat, lingkungan pasti bersih dan sehat. “Dengan kegiatan ini diharapkan melahirkan individu yang sehat, karena pada dasarnya, salah satu modal dalam kerangka pembangunan adalah terletak pada SDM yang handal. Hal itu tentunya hanya bisa digapai, kalau memang individu yang diharapkan sehat secara jasmani dan rohani,” imbuhnya.

 

Pada acara tersebut Wakil Bupati Inhil H rosman Malomo SH MH, juga diserahkan bantuan dan piagam penghargaan,dan bagi peserta jalan santai juga disediakan hadiah utama berupa kulkas dan TV, dan hadiah door prize lainnya. (Nejad)




SUARA HARIMAU SERING TERDENGAR. WARGA DIHARAP BERHATI-HATI LAKUKAN AKTIFITAS

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Warga jalan Pekan Arba Tembilahan beberapa minggu belakangan ini mulai gelisah. Pasalnya, sudah beberapa warga mendengar suara auman seperti suara harimau. Suara itu sering mereka dengar dimalam hari.

“Beberapa malam lalu saya sempat terjaga dari tidur saya karena mendengar seperti suara dengkuran yang tidak asing di samping rumah saya. Saat itu sekira pukul 01.00 dinihari. Karena penasaran, sayapun membuka jendela kamar dan mengeluarkan suara membentak untuk coba mengejutkan dan mencari tahu asal suara tadi dan saat itu juga saya mendengar seperti suara geraman binatang yang tidak asing ditelinga saya dan rerimbunan semak diluar jendela kamar terlihat bergerak, ya seperti suara harimau,” Cerita Fery seorang warga Pekan Arba saat bertemu di Tembilahan baru-baru ini.

Menurutnya, takut ia salah mendengar, iapun segera membangunkan istrinya dan meminta memberikan pendapat kira-kira geraman itu suara apa.”Ketika saya kembali membentak, suara geraman itu kembali terdengar dan kembali terlihat rerimbunan semak tersebut bergerak dan sepertinya ada sosok yang bergerak lalu menjauh. Istri saya dengan nada suara gelisah berpendapat bahwa geraman binatang itu adalah suara harimau.” Ujarnya bercerita.

Selama ini, lanjutnya, disekitar rumahnya setiap hari dirinya sering melihat hewan jenis babi dimalam hari banyak berkeliaran namun sudah beberapa waktu belakangan ini sudah sangat jarang.

Utoh, warga Pekan Arba lainnya malah dengan tegas menyatakan pernah secara sepintas melihat hewan yang diyakininya adalah harimau. Hanya saja ia mengatakan tidak melihat secara utuh.” Sore itu saya baru pulang dari merawat kebun kelapa saya yang memang kebetulan lokasinya tidak jauh dari rumah. Kebun saya dibatasi dengan sebuah anakan parit yang tidak berapa lebar, kira-kira 4 meteranlah lebarnya. Saya sempat kaget karena dengan jelas dibalik semak-semak saya melihat bagian punggung hewan yang cukup besar dan ekor panjang dan begitu saya perhatikan, saya yakin itu adalah seekor harimau.” Jelas Utoh.

Lanjut Utoh, karena kaget dan tidak mau mengambil resiko, dirinyapun bergegas meninggalkan lokasi dan segera pulang ke rumah. Dirinya meminta agar mempublikasikan hal ini agar warga yang akan melakukan aktivitas di lahan kebun mereka dapat lebih berhati-hati.” Tolong beritakan aja bang. Paling tidak warga bisa bersiap-siap dan tentunya lebih berhati-hati kalau akan beraktivitas di kebun mereka,” Ujar Utoh. (fsl)




BUSER POLRES INHIL RINGKUS “DAN” DI BATAM CENTRE

Rekan Penjarah Gaji Guru 700-an juta di Pulau Kijang.

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) –- Setelah meringkus Adi taggal 14 Desember lalu, sabtu (17/12) kemaren tim  Buser Polres Inhil kembali berhasil mengamankan DAN (30) di kawasan Batam Centre Provinsi Kepulauan Riau. Adi dan DAN adalah dua orang rekan Iwan Setiawan (31), pegawai kantor pos pembantu Pulau Kijang Kecamatan Reteh yang diduga membawa kabur uang gaji guru sekitar 700an juta beberapa waktu lalu. Dari keterangan DAN, kuat dugaan Iwan Setiawan saat ini sudah melarikan diri ke Pulau Jawa.

 

 

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Reteh AKP Suryadi Ningrat saat dihubungi membenarkan telah ditangkapnya DAN yang juga ikut  menikmati uang curian itu di Batam Centre.

 

“ya, DAN ini juga ikut menemani tersangka melarikan diri ke pulau Jawa. Dari keterangan DAN, mereka akhirnya berpisah di Jakarta karena DAN takut membawa tersangka Iwan ke Batam sebab dia sudah menjadi DPO. Selama menemani tersangka, DAN telah menikmati uang curian sebesar Rp 10 juta,” kata Kapolsek.

 

DAN yang bekerja sebagai security koperasi Telkomsel di Batam, lanjut Kapolsek, saat ditangkap mengaku akan menyerahkan diri ke Polsek Batam Kota. Namun sebelum itu dilakukan, tim Buser sudah duluan menangkapnya.

 

“Dari DAN kita berhasil menyita barang bukti dua unit Handphone Blackberry Gemini yang dibeli dari uang curian saat dikasih tersangka, dan uang itu dikirim melalui rekening,” kata Kapolsek.

 

Pada 15 Desember lalu, tim Buser juga berhasil menangkap sepupu tersangka, Adi di daerah Sungai Piring Kabupaten Inhil.

 

“Si Adi ini merupakan sepupu tersangka yang disuruh untuk menemaninya melarikan diri ke Jawa Barat. Mereka bertemu di Jambi, setelah tersangka menghubungi Adi yang saat itu berada di Pekanbaru, sehari setelah kejadian,” kata Kapolsek.

 

Dari keterangan yang disampaikan Adi, lanjut Kapolsek, dirinya baru mengetahui setelah berada di Cilegon bahwa tersangka Iwan telah mengelapkan gaji guru sebesar Rp 700 juta. Selama perjalanan dari Jambi menuju Cilegon, Adi dan tersangka Iwan menggunakan jasa penerbangan Batavia Air dari Jambi.

 

“Saya baru tahu kalau dia (Iwan,red) telah mengelapkan uang di tempat dia bekerja, saya diajak menemaninya untuk pergi ke rumah keluarga yang ada di Cirebon. Saat saya tanya kenapa berani betul kau mencuri uang, dia terpaksa melakukan ini karena dililit hutang,” kata Kapolsek mengulangi kalimat Adi.

 

Tersangka Iwan Kurniawan (31) merupakan salah seorang pegawai Kantor Pos Pembantu Pulau Kijang, Kecamatan Reteh yang telah membawa kabur uang gaji guru sekitar Rp 700 juta pada 5 Desember lalu. Raibnya uang gaji para guru tersebut diketahui setelah para guru di Kecamatan Reteh mendatangi Kantor Pos Pembantu Pulau Kijang awal Desember lalu untuk mempertanyakan terkait keterlambatan pembayaran gaji mereka.

 

Setelah satu minggu menunggu, ternyata keterlambatan pembayaran gaji itu disebabkan uang gaji mereka telah dibawa kabur oknum pegawai. Uang yang dibawa kabur pegawai tersebut merupakan gaji guru SD, SMP dan SMA serta uang pensiunan , termasuk juga uang setoran PLN dari pelanggan di Kecamatan Reteh.(fsl)




DRAINASE DISEBUT DIKERJAKAN ASAL JADI. DINAS PU DIMINTA UNTUK TOLAK HASIL PEKERJAAN.

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Warga Perumnas Parit III Kecamatan Tembilahan Hulu melalui tokoh setempat, H. Ali Kurdi mengungkapkan perasaan sangat kecewa dengan pengerjaan proyek drainase yang di danai dari APBD Inhil tahun Anggaran 2011 dilingkungannya. Menurutnya, pekerjaan drainase ini terkesan dilaksanakan asal jadi serta ditenggarai tidak sesuai dengan bestek. Dirinya meminta agar Dinas PU menolak untuk menerima hasil pekerjaan ini.

“Saya terpaksa harus bicara. Kalau saya hanya duduk dan diam melihat semua ketidakberesan ini, nanti malah ada yang akan berpikiran negative kepada saya. Yang jelas, saya menilai pekerjaan ini dikerjakan hanya sekedar selesai dan tidak dikerjakan sesuai ketentuan di dalam bestek.” Ungkapnya ketika memberikan komfirmasi l, Ahad ( 18/12/2011)

Menurut bang Ali, panggilan akrab mantan Anggota DPRD tiga periode ini, dirinya menyaksikan sendiri berbagai ketidakberesan selama pengerjaan proyek drainase ini. Diantaranya bang ali menceritakan, pelaksanakan pekerjaan mengecor lantai drainase tanpa menggunakan alas serta mal yang pakai untuk mengecor dinding hanya mempergunakan mal triplek.” Hasilnya ya seperti ini, tentu draniase ini tidak akan bisa terlihat bagus karena tidak lurus yang disebabkan triplek sangat tipis dan tentunya tidak akan mampu menahan tekanan campuran semen”Ujarnya lagi.

Masih menurut bang ali, seharusnya, dalam jarak-jarak tertentu di dinding drainase dibuatkan lubang rembesan sehingga air yang naik saat pasang tinggi dan curah hujan yang menggenangi pekarangan rumah warga bisa dengan cepat mengalir ke dalam got saat pasang mulai turun.

Dirinya menuding pekerjaan ini hanya sebatas pekerjaan membuat got bukan saluran pembuangan air.”Kalau ini saluran pembuangan air, seharusnya saat pasang turun, air akan berkurang karena secara otomatis akan mengalir kembali ke sungai-sungai. Tapi ini kok sama saja? Drainase ini kini malah terlihat tidak lebih dari sebuah kolam,” Kata bang Ali sambil membawa detikriau melihat beberapa bagian drainase dilingkungan perumnas yang kini malah dimanfaatkan warga untuk beternak ikan.

“Untuk itu, saya meminta agar Dinas PU jangan hanya asal menerima hasil pekerjaan ini. Tolong di periksa dulu dengan benar. Kasihan masyarakat. Kalau ditengah kota saja rekanan kontraktor berani bermain seperti ini, entah bagaimana nasib proyek-proyek bagi masyarakat yang berada dipinggiran dan jauh dari pantauan,” Pungkasnya sambil menggeleng-gelengkan kepala. (fsl)




DPC GERINDRA INHIL GELAR KONSOLIDASI

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Sebanyak 45 orang yang terdiri dari Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta seluruh pimpinan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se Kabupaten Indragiri Hilir Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), melaksanakan Rapat Konsolidasi. Rapat yang dilaksanakan di Wisma Indah Sari, Jalan M. Boya Tembilahan, sekaligus dirangkai dengan kegiatan sosialisasi RUU Pemilu 2014 ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Riau, H. Marwan Johanes, S.Sos beserta rombongan.

Dihadapan seluruh peserta, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Riau, memberikan penghargaan yang tinggi atas kerja keras dan komitmen seluruh pengurus dalam membesarkan partai.”Kabupaten Inhil adalah Kabupaten yang pertama kali menyelesaikan verifikasi Partai Gerindra dari seluruh Kabupaten/Kota se-Riau dan Kabupaten kedua yang melaksankan rapat Konsolidasi setelah Kabupaten Siak. Sikap ragu saya saat pertama kali menerima mandat untuk mengembangkan partai ini di bumi Riau kini semakin memudar. Semua telah berubah dengan sikap optimis dan kepercayaan tinggi setelah melihat sikap dan komitmen yang diperlihatkan seluruh kader khususnya Kabupaten Inhil,” Puji Marwan dan disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Marwan berharap, komitmen dan keras keras seluruh jajaran pimpinan dan kader Partai Gerindra ini dapat terus dipertahankan agar gerindra semakin jaya.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indragiri Hilir, Baharuddin L Abbas menilai bahwa apa yang telah diraih DPC saat ini seluruhnya merupakan buah kerja keras PAC.”DPC tidak akan pernah memiliki nilai apa-apa tanpa kerja keras saudara-saudara di PAC. Salam hormat dan penghargaan tinggi saya juga untuk kerja keras yang telah dibuktikan oleh saudara-saudara di PAC. Saya yakin dengan kebersamaan dan semangat tinggi, kita akan mampu memenangkan Partai Gerindra dan mengantarkan Prabowo sebagai Presiden.” Ucap Baharuddin dengan penuh semangat.
Acara pembukaan konsolidasi Partai Gerindra ini disamping dihadiri oleh ketua DPD Riau, juga tampak dihadiri oleh beberapa orang pengurus teras di DPD Partai Gerindra Riau, yakni, Juprian,SE (Ketua Bidang OKK), Tikomohlizar, ST Wakil Ketua DPD Riau sekaligus Korwil Inhil, Ir. Leonard (Korda Inhil), Irwansyah (Wakil Ketua DPD Riau sekaligus Sekretaris Gardu Prabowo Riau.(fsl)




RED CROSS SINGAPURA, BANTU 1000 KK WARGA TEMBILAHAN.

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Sabtu, 17 Desember 2011 bertempat di Lapangan Upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan, Palang Merah Singapura bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Cabang Inhil menggelar acara bhakti sosial. Bhakti sosial ini diwujudkan dalam bentuk pemberian sembako gratis bagi 1000 kepala keluarga kurang mampu.

dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Indra M Adnan yang dibacakan oleh Asisten II Setdakab Inhil, H. Syafrinal Hedy menyampaikan bahwa Bupati memberikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada Palang Merah Singapura atas bhakti sosial yang diadakan di Kabupaten Indragiri Hilir. Bupati juga mengharapkan agar persaudaraan dan kerjasama antara Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Singapura dapat terus terjalin serta semakin erat.
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan bhakti sosial yang memang sudah diagendakan Organisasi palang Merah Indonesia dalam kunjunganannya ke Bumi Srigemilang.
Pada Kamis 15 Desember 2011 yang lalu telah diadakan acara temu ramah antara Pemerintah Kab. Inhil bersama dengan Palang Merah Indonesia Kab. Inhil dan Palang Merah Singapura, di Pondok makan Moro Kangen Tembilahan.

di hari berikutnya, Jum’at 16 Desember 2011, rombongan Palang Merah Singapura yang didampingi oleh Palang Merah Indonesia melakukan kunjungan ke Desa Sungai Buluh, Kecamatan Kuindra. Di Desa ini, diberikan bantuan kepada pelajar SD diantaranya berupa alat-alat tulis. rombongan juga memberikan bantuan ke Sekolah Dasar Negeri 06 Desa Sungai Buluh kecamatan kuindra, berupa buku paket dan 1 unit laptop.

Rombongan Palang Merah Singapura akan kembali bertolak ke negaranya pada hari Minggu, 18 Desember 2011.(fsl)