Drs H Afrizal MM Bertekad Jadikan MAN Tembilahan Sekolah Yang Berkualitas

Tembilahan (www.detikriau.org) — Kepala Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Tembilahan,  Drs H Afrizal MM mengungkapkan tekadnya untuk  menjadikan MAN Tembilahan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang handal dan berkualitas di Inhil. Untuk itu ia terus melakukan berbagai langkah inovasi, mulai peningkatan kualitas guru,melengkapi sarana dan prasarana sekolah hingga langkah-langkah yang dianggap penting dalam mencapai tujuan yang dimaksud.

“Salah satu tekad saya selama menjabat sebagai Kepala Sekolah di MAN Tembilahan adalah menjadikan MAN sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkualitas. Makanya sata terus melakukan langkah-langkah yang dianggap penting dalam mencapai tujuan yang saya inginkan,” ujarnya saat ditemui detikriau.org diruang kerjanya, Rabu (14/3).

Dalam kesempatan tersebut ia juga menceritakan berbagai prestasi yang telah dicapai oleh MAN Tembilahan untuk berbagai kegiatan yang diikuiti. Mulai dari olahraga, untuk tahun 2011 yang lalu atlit tenis meja MAN berhasil menjadi yang terbaik pada Kemnas Provinsi Riau. Sebenarnya masih banyak lagi prestasi yang telah diraih baik yang skala Kabupaten maupun Provinsi Riau.

Untuk kesenian juga banyak prestasi yang sudah diraih, bahkan pada tahun ini utusan dari MAN berhasil meraih peringkat I dan II untuk lomba Nasydid di Provinsi Riau. Begitu juga dengan lomba Pramuka dan MTQ, MAN selalu berhasil menjadi yang terbaik. Termasuk dengan bidang lainnya seperti bidang ilmu pengetahuan dan sebagainya.

“Terus terang apa yang telah dicapai selama ini tidak membuat saya merasa berpuas hati. Malah makin melecut semangat saya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi untuk kepentingan MAN Tembilahan,” katanya.

Ketika disinggung dengan persiapan MAN dalam menghadapi UN yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Afrizal mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari sudah mempersiapkan siswa-siswi. Dengan memberikan bimbingan belajar dan belajar tambahan yang dibutuhkan. Sehingga pada saat UN nantinya, para siswa benar-benar siap dan mampu untuk menjawab soal-soal yang akan diujikan.

“Kita tentunya mempersiapkan siswa sebaik mungkin, hingga nantinya mencapai hasil yang memuaskan. Karena pada tahun sebelumnya untuk bidang Matematika dan Kimia siswa kita ada yang mencapai nilai 10,00,”terangnya. (Suf)




URUSAN IMB TERBENGKALAI. LCKI ANCAM POLISIKAN SEKCAM

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Kecamatan Keritang mengeluh, pasalnya, pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang mereka urus melalui Sekretaris Kecamatan Reteh, Kaharudin sejak tahun 2008 yang lalu sampai hari ini belum juga selesai, padahal mereka sudah melunasi seluruh biaya yang dimintakan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dewan Penasehat Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Indragiri Hilir, Aminrulah ketika bertemu  di Tembilahan, Rabu (14/3). Diakuinya, pengaduan tersebut diterimanya dari beberapa orang warga Kecamatan Reteh kepada dirinya.”Dua orang yang pengurusan ijinnya sampai hari ini belum juga diselesaikan yakni, Ihok dan Saharudin masih termasuk keluarga saya, untuk pengurusan IMB, mereka sudah menyerahkan uang tunai masing-masing sebesar Rp. 6jt, namun sampai detik ini, IMB yang dijanjikan itu belum juga selesai,”Tutur Aminrulah.

Sebelumnya, ditambahkan Aminrulah, karena terus didesak, Kaharudin sempat berjanji akan menyelesaikan pengurusan IMB paling lambat pada bulan April  2011 yang lalu dan kesanggupan itu dibuat dalam bentuk surat tertulis. Namun setelah waktu terlewat dan sampai saat ini, apa yang dijanjikan itu tidak juga terpenuhi.”Pengurusan IMB yang terbengkalai ini bukan hanya milik dua saudara saja tapi masih banyak, mungkin  puluhan warga Kecamatan Reteh lainnya yang juga mengalami nasib yang sama.  Masyarakat saat ini merasa tertipu. Kalau memang dalam waktu dekat ini tidak juga ada penyelesaian, kita akan selesaikan kasus ini melalui jalur hukum,” Ancam Aminrulah.

Terkait hal ini, Sekcam Kecamatan Reteh, Kaharudin ketika dikomfirmasi  melalui sambungan telepon selularnya tidak menyangkal. Menurutnya, keterlambatan ini bukan disengaja tapi dikarenakan adanya beberapa permasalahan eksternal yang tidak bisa ia hindari.” Kewajiban untuk menyelesaikan IMB milik masyarakat itu memang menjadi tanggungjawab saya. Saya tidak akan lari.” Keterlambatan ini semata hanya dikarenakan adanya perobahan pengurusan aparatur di Kecamatan dan Badan Perijinan di Tembilahan,”Ujarnya berdalih.

Ketika kembali dipertanyakan  apakah untuk biaya pengurusan IMB biaya yang dibebankan memang mencapai Rp.6jt. Kaharudin membenarkan.” Ya benar, tapi itu keseluruhan biaya. Termasuk untuk biaya pengurusan gambar bangunan yang dipersyaratkan di Tembilahan, tentu perlu biaya cukup besar,”Katanya kembali berdalih tanpa bisa merincikan untuk apa saja peruntukan pengenaan biaya sebesar itu.(fsl)




BUPATI: SEMUA AKTIFITAS PENAMBANGAN HARUS KANTONGI IJIN.

“apabila ada oknum kepolisian yang membeking kegiatan ini, itu juga bisa dikategorikan telah melakukan korupsi”

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, DR. Indra Muchlis Adnan mengatakan bahwa semua aktifitas penambangan harus mengantongi ijin. Termasuk penambangan pasir disepanjang perairan sungai Indragiri. Melanggar ketentuan ini juga bisa diartikan telah melakukan tindak pidana korupsi.

Pernyataan ini disampaikan Bupati ketika dimintai komfirmasi oleh wartawan seusai kegiatan Bimbingan Teknis dalam rangka mewujudkan Good Governance and Clean Government yang ditaja oleh Universitas Islam Indragiri (UNISI), bertempat di Fakultas Hukum UNISI jalan Subrantas Tembilahan, Senin (12/3) yang saat itu Bupati hadir sebagai salah satu Narasumber.

“Setiap kegiatan penambangan harus mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, mereka harus memiliki ijin. Apabila mereka melanggar, itu dikategorikan illegal dan bisa juga disebut korupsi, termasuk apabila ada oknum kepolisian yang membeking kegiatan ini, itu juga bisa dikategorikan ia telah melakukan korupsi,” Jawab Bupati dengan tegas.

Terkait masalah ijin, masih menurut Bupati, untuk penambang skala besar tentu perijinannya berbeda dengan penambang rakyat. Untuk penambang kecil atau istilahnya penambang rakyat, ditegaskannya tentunya juga harus memiliki ijin penambangan, hanya saja ijinnya hanya sebatas ijin yang dikeluarkan oleh Camat setempat,” Jelas Bupati.

Untuk perairan sungai Indragiri yang terbilang cukup dangkal disebut Bupati, aktifitas penambangan pasir sungai juga akan memberikan efek positif terutama untuk mencegah terjadinya pendangkalan, hanya saja semua aktifitas penambangan harus mematuhi ketentuan peraturan yang ada “salah satu tujuan pemberian ijin adalah untuk mempermudah melakukan pengawasan agar aktifitas ini tidak malah menjadi penyebab rusaknya lingkungan.”Pungkas Bupati (fsl)




Kemenag Minta Peran Tokoh Agama Cegah Berkembangnya Ajaran Sesat

Gambar AnimasiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Anshari Nor SH.MH, mengharapkan peran semua pihak, terutama tokoh agama dalam menangkal masuknya aliran sesat di daerah masing-masing. Karena diakuinya, saat ini sudah banyak aliran sesat yang masuk ke Riau.

“Kita mengharapkan peran semua pihak, terutama tokoh-tokoh agama setempat untuk mengawal aqidah umat Islam. Kalau memang menemukan ada sekolompok orang yang mengamalkan ajaran Islam yang tidak lazim sebagimana biasanya, untuk segera melaporkan dengan pihak terkait dan berwenang,” ujarnya.

Masih menururutnya, dengan langkah seperti itu diharapkan agar aliran sesat itu tidak berkembang makin jauh di tengah masyarakat. Sebab kalau sudah berkembang dan mengakar di tengah para pengikutnya, sudah barang tentu akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat nantinya.

Ketika disinggung, ajaran seperti apa saja yang saat ini ditemui Kemenag di Provinsi Riau, kata Anshari seperti Ahmadiyah dan orang yang mengikuti ajaran Nabi baru. Padahal sama-sama kita ketahui, bahwa Muhammad SAW adalah nabi penutup, jadi tidak ada Nabi lagi dibelakangnya. “Kalau ada orang yang punya Nabi baru, sudah barang tentu ajaran tersebut sesat,” katanya.

Selain itu ia juga mengingatkan akan adanya sekelompok golongan yang mengharamkan peringatan Maulid Nabi dan acara Haul yang lazimnya dilaksanakan oleh umat Islam, karena dianggap perbuatan bid’ah. Padahal tujuan dari kegiatan ini sangat baik, dimana warga yang datang diajak untuk berzikir dan juga mendengarkan ayat-ayat Qur’an maupuan tausiah yang diberikan oleh penceramah. (suf)





SPACE IKLAN  !!!

450 X 220 Pixels




BARU RENCANA KENAIKAN BBM, HARGA SUDAH MELAMBUNG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rencana Pemerintah menaikkan harga BBM, akibat kenaikan minyak mentah di pasaran dunia sudah memberikan efek negatif pada harga barang-barang. Kondisi ini sudah barang tentu makin mencekik kehidupan masyarakat yang memang sudah merasakan dampak krisis ekonomi global yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.

H. Udin pedagang barang-barang kebutuhan pokok yang berlokasi dijalan Sederhana Kelurahan Tembilahan Hulu mengungkap, dirinya baru saja belanja beberapa waktu lalu di agen, ternyata hampir sebagian besar sudah terjadi perobahan harga yang cukup signifikan. Dimana sebagian besar barang mengalami kenaikan.

Kenaikan harga juga terjadi pada barang jenis obat-obatan dan kosmetik. Ia yang biasa belanja barang cukup banyak terpaksa mengurangi, karena kawatir dengan kondisi perobahan harga belakangan ini. Biasanya adanya kenaikan harga membuat pembeli enggan untuk berbelanja kecuali kondisinya memang sangat mendesak.

“Kita terpaksa menaikkan harga penjaualan, karena harga pembelian juga naik. Meski disadari kenaikan harga akan makin membuat warga menjerit. Tapi mau bagaimana lagi, kita tentunya ingin untung juga,” kata H Udin, Senin, (10/3).

Masih menurutnya, kenaikan harga barang memang dilematis. Karena berimbas pada penjualan. Apalagi saat sekarang, penjualan sudah cukup sepi ditambah dengan kenaikan harga tentu akan makin membuat omset berkurang. “Kalau seperti ini terus lama-lama kita bisa bangkrut,” jelasnya.

Ungkapan senada juga dilontarkan oleh Khairul, warga jalan Gunung Daek Kelurahan Tembilahan Kota. Ia juga mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi belakangan ini. Tapi inilah dampak yang harus ditanggung masyarakat, akibat dari kebijakan negara yang ingin menaikkan harga BBM. Hal seperti ini memang sudah terjadi berulang-ulang setiap ada kebijakan kenaikan BBM.

“Padahal kenaikan BBM belum final, tapi barang-barang sudah pada naik semua. Kita selaku pedagang mau tidak mau terpaksa menaikkan harga penjualan kalau memang tidak ingin merugi,” ungkapnya.

Sementara itu Eni salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berbincang-bincang juga mengeluhkan kenaikan harga barang-barang ini. Padahal uang belanja yang diberikan oleh suami tidak bertambah, sedangkan dirinya meski memenuhi kebutuhan barang harian seperti biasanya.

“Terus tarang saya bingung ketika sampai ke pasar mau membeli apa, sebab rata-rata terjadi kenaikan harga barang. Makanya terus terang kita sangat kecewa akan kebijakan Pemerintah yang menaikkan harga BBM,” tukasnya. (Suf)