SEKILAS TENTANG PT.RIAU BARA HARUM.

RBH merupakan  sebuah perusahaan batubara berkalori 6.100-6.300 kkal yang berlokasi di Riau Tenggara di atas lahan seluas 24.450 hektar.  Berdiri sejak Tahun 1990, dimana pekerjaan eksplorasi awal sudah dilakukan sejak Tahun 1992. Perusahaan ini dimiliki oleh Kiki Barki, Herry Beng Koestanto dan Aria Sulhan Witoelar.

Struktur pemegang saham RBH adalah PT Sumber Bara Lestari (SBL) 47,5%, PT Karunia Tambang Mandiri (KTM) 2,5% dan PT Permata Energy Resources (PER) 50%.

SBL dan KTM merupakan dua perusahaan milik Kiki Barki sedangkan PER merupakan konsorsium antara grup Tiga Pilar melalui PT Permata Handrawina yang dipimpin Herry Beng Koestanto dengan grup Watala melalui PT Arya Watala Capital milik Aria Sulhan Witoelar.

Perusahaan ini memiliki Areal konsesi seluas 24.450 ha di Siberida, Batang Gangsal dan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (92,68%) serta di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (7.32%). Provinsi Riau. Kuasa Pertambangan adalah di Kawasan Keritang, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pengapalan / Informasi Pelabuhan:

  1. Dari pertambangan, Batu bara diangkut menggunakan truk kepabrik pengolahan di Mumpa, Kecamatan Tempuling, yaitu sekitar 11 dan 88 kilometer dari  Teluk Kelasa dan Rantau Langsat. Setelah diproses, batubara tersebut akan dimuat ke ban berjalan yang akan mengangkut batubara ke tongkang dengan kapasitas 5.500 ton. Kapal tersebut akan mengambil batubara lebih dari jarak sekitar 105 kilometer ke kapal berlabuh di lepas pantai Muara Bangkong. Kemudian kapal akan membawa batubara ke pembeli.
  2. Fasilitas pelabuhan adalah di sisi Sungai Indragiri.
  3. Lokasi pelabuhan bongkar di Kawasan Gantang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten.

Sumber:  (rbhcoal.com/ financeindonesia.org/dro)




HMKI AGENDAKAN DEMON PT. RBH DAN PT.ASI

HMKI saat mengadakan Demonstrasi terkait PT. RBH ke Gedung DPRD Inhil Belum lama ini.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Himpunan Mahasiswa Keritang Inhil (HMKI), melalui ketuanya, Supriadi mengemukakan bahwa mereka kembali akan melaksanakan aksi demontrasi. Demonstrasi kali ini mereka langsung akan turun bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat. Diagendakan akan diadakan 2 aksi demo.

“Benar, hari senin mendatang (5/3/2012 red), HMKI bersama-sama masyarakat akan menggelar aksi demontrasi di desa pengalihan Kecamatan Keritang terkait persoalan PT. Riau Bara Harum (PT.RBH) kemudian pada hari selasa demontrasi kembali akan dilakukan dengan tujuan PT. Agro Sarimas Indonesia (PT ASI) yang beroperasi di Kecamatan Kempas. Untuk rencana aksi demontrasi ini, kita sudah memasukkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian,”Jelas Supriadi, ketika dikomfirmasi www.detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (2/3/2012).

Dijelaskan Supriadi kemudian, demontrasi hari senin mendatang di desa pengalihan ditujukan untuk menindaklanjuti keputusan sementara hasil rapat komisi III DPRD Provinsi Riau pada tanggal 28/2/2012 yang lalu. Dimana dalam keputusan rapat tersebut, karena dinilai telah lalai  dengan MoU yang telah disepakati, Dewan melarang tranportasi PT.RBH untuk melintasi jalan Provinsi.” Tapi dari pantauan, mereka sampai hari ini tetap masih mempergunakan ruas jalan tersebut. Makanya kita akan turun bersama-sama masyarakat untuk mencegat Truk PT.RBH yang masih berani melintasi jalur ini,” Jelas Supriadi.

Kembali dijelaskan Supriadi, untuk agenda demontrasi pada hari selasanya terkait persoalan penyerobotan lahan masyarakat oleh PT.ASI karena menurut penilaian mereka, persoalan yang sudah berjalan hampir selama 8 tahun itu tidak juga ada penyelesaian yang jelas.”berbagai upaya mediasi baik melalui pemerintahan Desa, Kecamatan dan pihak-pihak berkompeten lainnya tidak juga terlihat adanya penyelesaian. Terus terang, masyarakat sudah mulai tidak sabar dan kita akan terus melakukan pressure sampai persoalan ini disikapi dan diselesaikan.” Pungkas Supriadi sambil mengatakan lahan masyarakat yang diduga diserobot PT.ASI berjumlah sebanyak 60 Hektar.

Terkait persoalan rencana demontrasi ke PT.RBH  ini, Wakil Ketua DPRD Inhil, Dani M.Nursalam, S.Pi kemudian kembali diperkuat oleh Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edy Gunawan,SE ketika dikomfirmasi www.detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (2/3/2012) menyatakan tidak benar adanya keputusan mengenai larangan mempergunakan ruas jalan Provinsi bagi angkutan batubara milik PT.RBH. Hasil keputusan rapat itu menurut dua politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini hanya menekankan pada dua hal, pertama, Komisi C DPRD Provinsi Riau, Dinas Perhubungan serta Dinas PU akan segera turun langsung melihat ke PT. RBH dan yang kedua, terkait masalah MoU yang akan dibicarakan lebih lanjut.”Kita sudah mendapat undangan dari DPRD Provinsi untuk kembali melanjutkan pertemuan terkait PT. RBH ini pada senin mendatang (5/3/2012. Red).” Ujar Dani.(fsl)




45 PEJABAT ESELON II dan III DILANTIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Pengangkatan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berlangsung di Balai Utama Kantor Bupati, Jum’at ( 2/3/2012). Sebanyak 10 pejabat esselon II dan 35 pejabat esselon III dilantik oleh Bupati DR. H. Indra Muclis Adnan.

Untuk pejabat esselon II yakni, Kepala Dinas PU, diisi oleh Ir. H. Tengku Eddy Efrizal, MP yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH). Sedangkan Ir.H.M.Nasir M.Eg, MT, MH, Kadis PU sebelumnya, dikabarkan akan pindah ke Kabupaten Bengkalis yang nantinya juga akan menduduki posisi Kepala Dinas PU Kabupaten dengan APBD tertinggi di Provinsi Riau itu. kemudian, Kepala Dinas Pendidikan digantikan oleh H. Fauzar, SE, MP yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Bappeda. Sementara kadisdik lama, Drs. H. Anwar Nawang MH menempati posisi baru sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggantikan Dra. Upik Hariani Abbas yang menjabat diposisi baru sebagai staff ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Selanjutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), diisi oleh Drs. Rudiansyah M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai staff ahli Bupati Bidang Ekonomi  dan Keuangan. Sementara Kepala Disperindag sebelumnya, Drs.H. Fahrolrozy menduduki posisi baru sebagai kepala dinas perhubungan dan informatika (Kadishubkominfo) menggantikan posisi Drs. H.M. Thaher, MM yang bergeser ke posisi baru sebagai kepala dinas kehutanan.

Kemudian, Kepala dinas kehutanan sebelumnya, Drs. Darussalam MH menduduki posisi baru sebagai kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH). posisi kosong kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) diisi oleh wajah baru, DR. Alvi Furwanti Alwie, SE.,MM yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II Pasca Sarjana Universitas Riau (UR) yang juga merupakan putra kelahiran Inhil. Terakhir untuk pejabat pada esselon II B adalah, Drs. H. Eddiwan Shasby, MM yang semula menjabat sebagai Kasi Perhubungan Udara pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika menduduki tempat barunya sebagai Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.

Untuk Pejabat Esselon III. A yakni: H.Ijmi s.sos, menjabat sebagai Camat Kecamatan kuala Indragiri, Sutarna S.Sos.MH menjabat sebagai Camat Kecamatan Pelangiran, H. Dwi Budianto, S.Sos. menjabat sebagai Camat Kecamatan Kempas. M.azar s.sos, menjabat sebagai Camat Kecamatan Mandah. Kemudian R. Arliansah, S.St,MT menjabat sebagai Camat Kecamatan Kemuning.

Selanjutnya, Ritawati menjabat sebagai Kepala Kantor perpustakaan, H. Muammar Gaddafi SAg MA menjabat Kabag Adm Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan pada Setdakab inhil, H.Suharta S.Sos.MH menjabat sebagai  sekretaris Badan Lingkungan Hidup, Drs Tuah Muhammad Syaifullah MM, Sekretaris Dishubkominfo, Sugianto,S.Sos, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BKBP), Drs. Lukman Hakim MH, Sekretaris Dinas Kehutanan (Dishut), Asnawi,SE, Kabag TU RSUD Puri Husada, Jumari RS S.Sos, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan pada Dinas Perkebunan.

Kemudian, H. Raja Darwis S.Sos menjabat sebagai Kabid Pemanfaatan Hutan pada Dishut, Ramdani.SP.M.Si, Kabid Operasional Penyuluhan dan Pengembangan Kelembagaan pada BP2KP. Ir. Aldi, MM, Kabid Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan pada BP2KP. Joni B S.PKP, Kabid Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan. Gordon, SE menjabat sebagai kabid perhubungan udara pada dishubkominfo,  fadillah S.PI,MT Kabid perekonomian dan pembangunan badan perizinan dan penanaman modal dan promosi daerah (BP2MPD), Ir. Yuniar, Kabid Peternakan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturadan Peternakan, Usman. S.Sos Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan.

Fahri Jauhari,SE Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial, Drs. Masril,MP Kabid Penyuluhan dan Promosi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah. Hadi Irianto,SE, Kabid Pemuda pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. Anuar, S.sos  Kabid Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. Drs. R. Indra Maulana, Kabid Kebudayaan pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. Drs. Arbain Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata.

Asnawie, S.Sos Kabid Pembinaan dan Pengembangan Sumberdaya Kesehatan pada Dinas Kesehatan, Ir.Jhon Heri Hasudungan Purba, Kabid

Kebersihan dan Pertamanan Pada Dinas PU, H.Alintar, S.Pd.I Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan pada Dinas Pendidikan, Drs. Junaidi, Sekcam Kecamatan Gaung, Nurdin S.Sos. Sekcam Kec. Gaung Anak Serka (GAS), Al Yusroni Pagta, S.STP,MH Sekcam Kecamatan Mandah, Nawawi, S.Sos Sekcam Kateman dan terakhir adalah Ricky Putra, S.STP menjabat sebagain Sekcam Kecamatan Sungai Batang.

Menurut Bupati, Rotasi dan mutasi pejabat adalah hal biasa, tidak ada yang istimewa, semua ini hanya bertujuan untuk estafet kepemimpinan sekaligus penyegaran. Bupati berharap kepada pejabat yang hari ini dilantik menduduki posisi barunya terus bekerja keras untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.”Jabatan adalah sebuah amanah yang tentunya didalamnya mengandung tanggungjawab tidak hanya kepada sesama manusia tetapi yang terpenting kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi teruslah bekerja dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”Pesan Bupati.

Dalam kata sambutannya itu, Bupati juga kembali mengingatkan bahwa sebagai seorang PNS memang harus bersedia ditempatkan pada posisi apapun dan dimanapun dan itu harus dibuktikan dengan bekerja sungguh-sungguh dan benar.”Saya juga berpesan, kepada pejabat teruslah untuk mengasah kompetensi dan kemampuan.”Ujar Bupati.(fsl)




TES KOMPETENSI HONORER, BKD AKUI BELUM MENDAPAT INFORMASI

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir, Afrizal.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemberitaan dibeberapa media cetak maupun elektronik  mengenai adanya instruksi Mentri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) Republik Indonesia (RI) tentang akan dilaksanakannya tes kompetensi bagi tenaga honorer menjadi pemberitaan hangat di masyarakat khususnya bagi tenaga honorer. Mereka bertanya-tanya kategori honorer mana yang akan dilakukan tes dan kapan pelaksanaannya. Disamping itu, tentunya tenaga tambahan pegawai di luar dua kategori tersebut seperti  tenaga kontrak apakah juga diharuskan untuk mengikuti tes kompetensi ini.

“Terus terang setelah mengetahui pemberitaan tersebut  saya jadi bertanya-tanya, apakah saya juga termasuk tenaga honorer yang diharuskan untuk mengikuti uji kompetensi ini,” Ujar pria beranak satu yang mengaku masih berstatus tenaga honorer di salah satu satker di setdakab inhil ini ketika berbincang-bincang dengan www.detikriau.org baru-baru ini di Tembilahan.

Masih menurut pengakuan pria yang enggan menyebutkan namanya ini, dari informasi yang didapatnya sekira tahun 2010 yang lalu bahwa tenaga honorer yang diharuskan untuk tes kompetensi hanya untuk tenaga honorer kategori dua sedang ia termasuk dalam tenaga honorer dalam kategori satu. ”tapi itukan hasil pendataan pegawai yang dikirimkan oleh Pemkab Inhil namun informasinya menurut orang BKD, data ini kembali diverifikasi oleh pusat namun hasilnya saya sama sekali belum mendapatkan informasi.” Ujarnya bertanya.

Pengakuan senada datang dari seorang pria lainnya yang juga tidak bersedia untuk menyebutkan namanya. pria berkulit gelap ini mengaku hanya berstatus sebagai guru kontrak. Iapun bertanya-tanya apakah ia juga diharuskan untuk mengikuti tes kompetensi ini.”Tenaga kontrak, gimana bang? Tes juga ya?.” Tanyanya singkat dengan dahi berkerut.

Terkait permasalahan ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Inhil, Afrizal,  ketika dikomfirmasi www.detikriau.org diruang kerjanya juga mengaku baru mengetahui kabar ini dari pemberitaan beberapa media. Menurut Afrizal lagi, sebagai satker yang membidangi langsung hal ini tentu mereka juga telah bersiap-siap kalau memang benar hal itu diberlakukan.

“yang jelas sampai hari ini kita memang belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi terkait rencana itu.” Kata Afrizal, Kamis (1/3).

Diakui Afrizal, sekira tahun 2010 yang lalu memang BKD sudah melakukan pendataan ulang kepegawaian dan hasilnya sudah dikirimkan ke pusat. Data itu menurutnya benar diverifikasi lagi oleh pemerintah pusat, apa hasilnya pihak BKD juga belum mendapatkan komfirmasi.” Saat itu memang jelas dikatakan bahwa yang akan dilakukan tes kompetensi hanya untuk tenaga honorer kategori 2. Tapi itu saat kepemimpinan Menpan sebelumnya, untuk saat ini apakah memang ada perobahan kita juga belum mendapatkan informasi secara resmi.” Jawab Afrizal mengakhiri. (fsl)




Satu Ibujari Tangan Seharga Rp. 6o juta plus 1 Mayam Emas.

gambar ilustrasi ibu jari tangan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tindak pencurian dengan kekerasan kembali terjadi, kali ini, walaupun berhasil melarikan 1 tas berisi uang tunai Rp. 60 juta beserta  1 kalung emas 24 Karat seberat 1 mayam, 1 dari 5 kawanan pelaku terpaksa harus meninggalkan ibu jari tangannya sebagai pengganti. Peristiwa ini terjadi diparit sinar bone desa saka rotan Kecamatan Telok Belengkong, Kamis (1/3) dinihari sekira pukul 01.00 Wib.

Skenarionya, malam kejadian, korban, bahtiar alias daeng bin salidek 32 saat sedang terlelap tidur didalam kamarnya,  tiba-tiba saja dikagetkan dengan suara berisik akibat hantaman benda tumpul ke arah pintu masuk rumahnya dan menyebabkan pintu terbuka.

Mendengar suara ribut diruang tamu yang menandakan pelaku telah berhasil memasuki rumah, korbanpun langsung menyambar sebilah samurai sambil menunggu dengan kondisi lampu kamar dalam keadaan mati dan begitu pintu kamar kembali di dobrak, serta kawanan pelaku berhasil menerobos masuk, korban langsung mengayunkan senjata khas negeri samurai itu secara membabi buta.

Sayangnya samurai milik korban berhasil ditangkap dan salah seorang dari pelaku langsung melayangkan sebilah benda tumpul kearah kepala yang mengakibatkan kepala korban berdarah.

Setelah tidak berdaya serta dibawah ancaman senjata tajam kearah bagian leher, korbanpun tidak lagi bisa berbuat banyak. Apalagi saat itu, istri korban kondisinya juga tidak jauh berbeda, disandera oleh dua pelaku juga sambil meletakkan sebilah parang panjang kearah bagian lehernya juga.

Menghadapi kondisi yang tidak menguntungkan ini, istri korban berpikiran lebih baik kehilangan harta daripada kehilangan nyawa. Selanjutnya ia memohon kepada pelaku agar tidak membunuh suaminya. sebagai imbalannya, sang istri mengatakan kalau mereka (kawanan perampok. Red) menginginkan uang ada di dalam tas hitam yang tergantung di dinding kamar.

begitu mendapatkan tas yang berisi uang tunai senilai Rp. 60 juta, sambil meninggalkan TKP salah seorang kawanan pelaku masih sempat menarik seuntai kalung emas dileher istri korban. Kemudian mereka pergi. Setelah kawanan pelaku pergi barulah kedua korban pasangan suami istri ini berani berteriak meminta pertolongan. Selanjutnya ditemani tatangga dan sanak keluarga melaporkan kejadian yang dialaminya ke kapolsek setempat.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, S.Ik, M,Si melalui Paur Humas, Ipda Agus Sihombing membenarkan adanya kejadian tindak pencurian dengan kekerasan ini. “Benar kita sudah menerima laporan tindak curas ini. Dari keterangan saksi, pelaku berjumlah lima orang dan saat ini masih dalam penyelidikan.

Ketika ditanyakan apakah benar satu dari ibu jari pelaku putus, Paur Humas membenarkan.”Dari laporan berdasarkan keterangan saksi, setelah lampu kamar dihidupkan barulah diketahui adanya potongan ibu jari tangan tergeletak diatas tempat tidur dengan kondisi masih berdarah. Begitu menerima laporan bernomor Pol. lp/02/III/2012, petugas kepolisian setempat langsung melakukan pengejaran sampai kebatas desa. Disamping itu, petugas juga terus menelusuri ke beberapa tempat yang diduga menjadi tempat pelarian pelaku serta menghubungi klinik-klinik mantri desa juga puskesmas untuk mencari tahu kemungkinan adanya pasien yang berobat disebabkan ibu jari tangannya putus,” Pungkas Paur Humas.(fsl)




FPI Tegaskan Komit Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

seorang muslim yang membiarkan perbuatan maksiat terus berlangsung disekitarnya dan dia mendiamkan saja, maka sama saja ia ikut dengan perbuatan maksiat tersebut

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Front Pembela Islam (FPI) menyatakan bahwa mereka tetap konsisten dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Semua pihak diminta bersama-sama memerangi kemaksiatan di tengah-tengah masyarakat.

Pernyataan ini dikemukakan Ketua DPD FPI Provinsi Riau, Ustad Zulhusni Domo dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang ditaja DPW FPI Inhil dan Majlis Ta’lim Ahlussunnah wal Jamaah, Selasa (28/2/12) malam di halaman kediaman Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar di Jalan H Hasan Tembilahan Kota.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema ‘Kita bangun kebersamaan dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar menjadikan Indragiri Hilir Negeri yang Madani’.

“Selama maksiat masih berada di tengah-tengah kita, maka Front Pembela Islam tetap konsisten dalam berjuang menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar. Jangan sampai negeri ini terus dilanda musibah, karena perbuatan maksiat yang terus merajalela ditengah-tengah umat,” tegas Ketua DPD FPI Provinsi Riau, Ustad Zulhusni Domo.

dalam pemberantasan maksiat ini, maka semua elemen, mulai dari pemerintah (umar), ulama dan umat harus menyatukan sikap dan langkah memberantas kemaksiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil yang diwakili pejabat Bagian Kesra Setdakab Inhil, Muammar Qadhafi menyatakan bahwa dalam pemberantasan kezaliman dan perbaikan akhlak pribadi umat, harus dimulai dari membangun mental dan akhlak umat terlebih dahulu.

“Kita harus mencontoh dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Mari kita berikhtiar membangun negeri ini dengan berpedoman kepada akhlak Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

KH Ahmad Ghazali Thalib, penceramah yang berasal dari Kuala Tungkal, Jambi dalam tausiyah menyampaikan bahwa memang dalam proses menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar selalu mendapatkan tantangan dan ancaman, seperti yang dialami baginda Rasulullah SAW sekitar 14 abad yang lalu.

“Maka saudara-saudara kita yang berjuang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar marilah kita dukung, minimal kita dukung dengan doa,” pesannya.

Diterangkan, seorang muslim yang membiarkan perbuatan maksiat terus berlangsung disekitarnya dan dia mendiamkan saja, maka sama saja ia ikut dengan perbuatan maksiat tersebut.

Dalam peringatan maulid ini, tampak hadir Ketua DPC PPP Inhil, Agussalim, anggota DPRD Inhil, Irwandi, Ketua Dewan Syuro FPI, Ustad HM Ali Azhar, Wakil Ketua Dewan Syuro Habib Yusrizal Syahab, Ketua DPW FPI Inhil, Asmadi Dubli dan sekitar 700 kaum muslimin yang memadati halaman dan jalan di depan kediaman Ketua Dewan Syuro FPI Inhil tersebut. (Suf)