34 Siswa Lulus Seleksi Tim Paskibraka Tingkat Kabupaten

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –– 34 Pelajar setingkat SMA yang tersebar di berbagai sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) lulus seleksi menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Hari Ulang Tahun (HUT-RI) ke 67 tahun 2012 mendatang .

Kepala Dinas Pemuda Olahaga Budaya dan Pariwisata (Kadisporabutpar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Muktar T, menyatakan 34 siswa tersebut terdiri dari 18 laki-laki dan 16 perempuan. Mereka akan memasuki pemusatan latihan untuk membentuk karater dibidang PBB dan mental pada tanggal 1 Agustus 2012 mendatng. Disana mereka akan dimasukan ke asrama selama 15 hingga 17 hari. “Melalui pemusatan latihan nanti mereka diharapkan dapat benar-benar menjalankan petunjuk dan materi latihan sesuai petunjuk para instruktur,” katanya Kamis (3/5).

Selain itu dikatakan Muktar T, dari 34 siswa/i  yang lulus seleksi itu 5 diantara, 3 laki-laki dan 2 perempuan akan dipersiapkan menjadi Tim Paskibraka tingkat Peovinsi Riau di Pekanbaru. “Mudah-mudahan mereka lulus seleksi disana, sebagai mana para senior mereka tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya berharap.

Tidak hanya memiliki fisik dan kemampuan PBB peserta juga diharapkan memilki talenta dibidang seni dan budaya, sehingga bisa menjadi duta Inhil, Riau dan seterusnya.  Karena, orang yang memilki pengetahuan tentang itu, lebih memiliki peluang untuk lulus menjadi Tim Paskibraka tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional sekalipun.

Biasanya materi seleksi meliputi pengetahuan umum dan wawasan kebangsaan, psikotes, tes kesehatan, anatomi tubuh, peraturan baris berbaris (PBB), disiplin individu serta dan sejumlah materi lainnya. Sedangkan tim penyeleksi terdiri dari pihak kepolsian, TNI,  tenaga kesehatan, Psikolog dan tim seleksi lainnya.

“Mereka yang lulus nantinya akan dibimbing dan dibina secara khusus dengan cara di karantina agar pembentukan karakter masing-masing peserta dapat terwujud,” Pungkas Muchtar. (fen)




LJUN BELUM TIBA, DIKHAWATIRKAN AKAN HAMBAT PELAKSANAAN UN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) untuk tingkat SD Sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil) belum tiba di Tembilahan, sementara waktu pelaksanaan UN semakin dekat. Dengan kondisi letak 20 kecamatan di Inhil yang cukup jauh dan sebahagian besar terpisahkan oleh sungai tentu semakin mempersulit proses penditribusian dan dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaan UN.

‘Kita temui di dalam kotak berkas UN yang kita terima yang ada hanya berkas amplop soalnya saja sedangkan LJUN belum disertakan. Kita khawatir kalau LJUN ini terlambat di kirim, tentu akan menghambat proses pendistribusian dan akibatnya akan mengganggu kelancaran pelaksanaan UN.” Jelas Ketua pelaksana UN Sarlan Cahyadi, Kamis (3/5)

Ditambahkan Sarlan, pendistribusian berkas UN direncanakan akan dilakukan pada sabtu (5/5) mendatang.”Ujian Nasional tingkat SD Sederajat akan dimulai secara serentak pada senin (7/5) mendatang. Makanya pendistribusian kita rencanakan akan dilakukan pada hari Sabtu minggu ini juga. Sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah pelaksana UN, berkas terlebih dahulu akan disimpan di Kantor Mapolsek dan atau Pos Polisi terdekat dengan sekolah-sekolah.”Pungkas Sarlan. (Zo)




BERKAS AMPLOP SOAL UN SD SEDERAJAT DI HITUNG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebelum melakukan pendistribusian ke daerah Kecamatan, 693 kotak berkas soal UN tingkat SD sederajat yang telah diterima sehari sebelumnya, hari ini dibuka. Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi kekurangan kelengkapan berkas soal UN sebelum pendistribusian kesejumlah daerah di Kecamatan. Apabila nantinya ditemukan kekurangan atau kelebihan berkas, akan segera diberitahukan kepada pihak provinsi.

“Pembukaan kotak sekaligus melakukan penghitungan jumlah amplop kita maksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan berkas UN. Kegiatan ini kita lakukan dibawah pengawasan pihak kepolisian Polres Inhil yang memang ditugaskan untuk mengawasi penyimpanan berkas. ”Jelas Ketua Pelaksana UN Kabupaten Indragiri Hilir, Sarlan Cahyadi, Kamis (3/5)

Sampai berita ini diturunkan, pemeriksaan amplop berkas UN masih dilakukan dan belum ditemukan adanya kekurangan ataupun kelebihan. Diperkirakan pemeriksaan akan terus berlanjut hingga malam harinya.

Jadwal pelaksanaan UN SD/MI dilaksanakan mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5), dengan tiga (3) bidang studi/mata pelajaran UN, yakni Bahasa Indonesia dilaksanakan Senin (7/5) mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, Matematika Selasa (8/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Rabu (9/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Jika nantinya terdapat siswa/i yang tidak mengikuti UN yang di mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5) mendatang, siswa/i tersebut akan mengikuti UN susulan yang telah dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 14 hingga 16 Mei 2012. (Zo/dro)




Jatah CPNS Reguler 65 Ribu

JAKARTA–Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menetapkan jatah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur reguler sebanyak 50 persen dari jumlah pensiun. Itu berarti kuotanya maksimal 65 ribu.

“Kenapa cuma 50 persen dari jumlah pensiun? Ini karena jumlah PNS kita sudah terlalu gemuk. Makanya harus dikurangi setiap tahunnya,” kata Menpan-RB Azwar Abubakar dalam diskusi dengan wartawan di Hotel Atlit Century, Jakarta, Rabu (2/5).

Dia menyebutkan, upaya pengurangan jumlah PNS sejak 2011 mulai kelihatan hasilnya. Data Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah PNS per Desember 2011 sebanyak 4,572 juta dari sebelumnya 4,7 juta.

“Karena ada moratorium, jumlah PNS bisa berkurang 200 ribuan. Tahun ini meski ada moratorium, kita tetap berikan peluang untuk melakukan pengadaan CPNS. Tapi dengan catatan harus memenuhi ketentuan terutama harus berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja,” terangnya.

Dalam penerimaan CPNS jalur reguler, Azwar mengaku mendapat beban besar. Yaitu pengangkatan honorer kategori satu (K1) yang notabene harus diangkat tanpa tes.

“Ini sudah kontrak politik, jadi saya tidak bisa apa-apa. Mau saya, CPNS yang dihasilkan lewat cara reguler agar kualitasnya bisa ketahuan. Tapi di satu sisi, beban honorer K1 yang kini menjadi tanggung jawab saya harus segera diselesaikan,” bebernya.(jpnn)




13.727 Siswa/i SD/MI Se-Inhil Ikuti UN TP 2011/2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jumlah Peserta UN SD/MI Kabupaten Inhil Tahun Pelajaran (TP) 2011/2012 sebanyak 13.727 orang siswa/i yang terdiri dari 6.839 orang siswa dan 6.888 orang siswi, terdiri dari 458 SD Negeri, 48 SD Swasta, 2 MI Negeri dan 179 MI Swasta di Kabupaten Inhil.

Hal ini di ungkapkan Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Sarlan Cahyadi. Disampaikannya, jadwal pelaksanaan UN SD/MI dilaksanakan mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5), dengan tiga (3) bidang studi/mata pelajaran UN, yakni Bahasa Indonesia dilaksanakan Seni (7/5) mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, Matematika Selasa (8/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Rabu (9/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB.

“Jika nantinya terdapat siswa/i yang tidak mengikuti UN yang di mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5) mendatang, siswa/i tersebut akan mengikuti UN susulan yang telah dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 14 hingga 16 Mei 2012 mendatang,” ujar Sarlan, Rabu (2/5) di Tembilahan.

Selanjutnya, ditambahkannya, untuk proses menghadapi pelaksanaan UN tingkat SD/MI TP 2011/2012 ini, dilakukan sama halnya pada pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MI dan SMP/MTs sederajat lalu. “Peroses pelaksanaan UN tingkat SD/MI ini sama halnya dengan pelaksanaan UN SMA/SMK/MA dan SMP/MTs sederajat yang telah berlalu. Tetap di awasi oleh pihak keamanan dari Kepolisian dan tim pengawas Panitia UN,” sebutnya.

Disamping itu ia berharap, pada pelaksanaan UN tingakt SD/MI khusunya di Kabupaten Inhil, dapat terlaksanana dengan baik, aman dan lancar. “Kita berharap, pelaksanaan UN SD/MI ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Dan juga hasil kelulusan nantinya dapat mencapai angka kelulusan 100 persen,” harapnya.(Zo/dro)




DISDIK INHIL TERIMA 693 KOTAK BERKAS UN SD/MI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik)  Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil), Rabu (2/5) menerima sebanyak 693 Kotak berkas Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD/MI. Jumlah kotak berkas UN dihitung dan kemudian disimpan di Kantor Dinas Pendidikan dibawah pengawasan pihak kepolisian Polres Inhil.

Dari 693 kotak terdiri daritiga bidang study yakni,Mate-Matika, Bahasa Indonesia dan IPA dengan rincian,  Untuk Kecamatan Kemuning 21 Kotak,  Kateman 34 Kotak, Keritang 67 Kotak, Reteh 63 Kotak, Concong 15 Kotak, Kuindra 25 Kotak, Tembilahan 40 Kotak, Tembilahan Hulu 24 Kotak, Kempas 25 Kotak, Tempuling 33 Kotak, Batang Tuaka 32 Kotak, Gaung 49 Kotak, Gas 25 Kotak, Tanah Merah 24 Kotak, Enok 43 Kotak,  Sei Batang 17 Kotak, Pelangiran 45 Kotak, Pulau Burung 22 Kotak, Teluk Belengkong 18 Kotak dan Terakhir Kecamatan Mandah 69 Kotak.

setiap kotaknya memiliki masing-masing cadangan  (P3) 1 dan Susulan (P2) 1. Berkas UN ini tiba di Disdik Inhil Sekira Pukul 11.35 Wib mempergunakan Truk diesel BM 9080 TH. Menurut penjelasan Ketua UN Kab. Inhil, Sarlan, seluruh berkas UN diterima cukup dan dalam kondisi baik.

“Seluruh berkas kita terima cukup yakni sebanyak 693 kotak. Besok seluruh berkas akan kita periksa dengan pengawasan petugas kepolisian untuk mencocokan apakah jumlah sampul yang terdapat didalam setiap kotaknya sesuai dengan catatan yang tertera.” Sebut Sarlan.

Setelah semua berkas tersimpan rapi, ruang penyimpanan langsung dikunci dengan kunci ganda. 1 kunci dipegang oleh petugas kepolisian dan 1 kunci lainnya dipegang oleh ketua UN. (fsl)