April Ini Lelang Proyek PU Dimulai

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Proses pelelangan proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan segera dimulai yakni pada bulan April 2012 ini juga. tujuanya dalam rangka pencapaian target menyelesaikan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran ini.

Demikian disampaikan Kepala Dinas PU Inhil, H T Edy Efrizal, Rabu (11/4). Menurutnya, untuk pelaksanaan proses lelang kegiatan Dinas PU tahun 2012 ini, akan segera dilaksanakan dalam bulan April 2012.

“Yang jelas pasti kita ingin yang terbaik. Dan diupayakan semua proyek yang ada pada instansi kami agar dapat dilelang bulan-bulan ini juga,” sebut mantan Kepala BLH Inhil ini.

Jika pelaksanaan pelelangan proyek di Dinas PU nantinya telah di lelang pada bulan April, lanjutnya, dengan demikian tentunya dapat mempercepat proses pelaksanaan kegiatan, sehingga selesai sesuai dengan batas waktu yang sudah di tentukan. Agar semuanya tercapai sesuai target.

Ketika ditanya, berapa total paket yang akan di lelang, diakuinya belum diketahui secara pasti. Sebab jika berbicara masalah data harus berdasarkan fakta yang akurat, supaya tidak terjadi kekeliruan.

“Berapan jumlah pasti kegiatan yang akan di lelang nantinya, saya tidak ingat. Tapi yang jelas, untuk pelaksanaan lelang kegiatan akan di usahakan di laksanakan pada bulan April ini juga,”tandasnya.(Fen)




KPPBC Tembilahan Amankan 238.800 Batang Rokok

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rabu, (11/4/2012) bertempat dihalaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe A3 Jalan Jendral Sudirman Tembilahan dilaksanakan Press Release penegahan Barang Kena Cukai sebanyak 238.000 batang tembakau jenis rokok. Pelanggaran atas pita cukai yang tidak sesuai peruntukan ini menyebabkan kerugian Negara senilai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan penjelasan Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuluhan, F. Qittory Iwari didamping Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan), M. Arfah, kronologis penegahan (menghentikan sarana pengangkut untuk melakukan pemeriksaan. Red) berawal dari informasi intelejen yang kemudian dikembangkan oleh Tim P2.

“Dari informasi intelejen, kita menduga disekitar Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Kab. Inhu) ada aktifitas peredaran rokok yang melanggar peraturan. Atas informasi tersebut, Tim P2  segera melakukan monitoring.” Ujarnya memulai keterangan kronologis penegahan. Rabu (11/4/2012).

Dilanjutkan F. Qittory Iwari, Hasil monitoring, Pada jum’at tanggal 30 Maret 2012, Tim mencurigai sebuah kendaraan mobil yang meluncur kearah kota Rengat Kab.Inhu. Setiba di Kota Peranap Kab. Inhu sekira pukul 11.00 Wib, Tim segera melakukan penegahan.  Dari hasil pemeriksaan, ditemukan rokok dengan merk Gudang Cengkeh sebanyak 14.040 Bungkus atau 234.640 batang dan rokok dengan merk Spago Mild sebanyak 260 Bungkus atau 4.160 batang yang pita cukainya tidak sesuai dengan peruntukan.

“Pita cukai yang dipergunakan untuk kedua jenis rokok buatan mesin ini seharusnya dengan kode SKM tapi pita cukai yang terpasang adalah SKT (untuk jenis rokok buatan tangan, contoh seperti rokok kretek. red). Akibat perbuatan ini, Negara dirugikan kurang lebih sekira Rp. 168.354.000,”Jelasnya.

Selanjutnya, kendaraan mobil dan barang bukti bibawa Tim ke KPPBC Tembilahan untuk diproses lebih lanjut sesuai pelanggaran Pasal 29 ayat (2a) UU No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No.11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Sesuai aturan, seluruh barang bukti harus dikirim ke daerah dimana rokok tersebut diproduksi dan proses dilanjutkan oleh pihak Bea dan Cukai setempat.” Karena tindak pelanggaran ini bukan sebagai tindakan pidana maka kepada pelaku hanya akan dikenakan Cukai dan sanksi administrasi paling sedikit 2 kali nilai cukai yang harus disetorkan ke Negara.”Pungkasnya mengakhiri.(Fsl)




ACEH DIHANTAM GEMPA BERKEKUATAN 8,9 SR

Aceh (www.detikriau.org) — Gempa berkekuatan 8.9 SR melanda Kabupaten Simeulue, Nangroe Aceh Darusalam, pada pukul 15:38:29 WIB dengan kedalaman 10 Km. Menyusul gempa tersebut, peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan untuk wilayah Bengkulu, Lampung, NAD, Sumbar, dan Sumut. Namun, BMKG kemudian meralat bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Lokasi pusat gempa, menurut data BMKG, tercatat di 2.31LU dan 92.67 BT. Kedalaman gempa sekitar 10 kilometer. Lokasinya di perairan pesesir barat Aceh(Antara/ republika/dro)




Mahasiswi Akbid Husada Gemilang Tembilahan Hilang Dari Asrama

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Fiqidhil (20),  perempuan, mahasiswi semester II Akademi Kebidanan (Akbid) Husada Gemilang Tembilahan, sudah hampir satu bulan hilang dari asramanya, sampai saat ini tidak diketahui dimana keberadaannya.

Informasi kehilangan mahasiswi Akbid ini disampaikan orangtuanya, M Juddal Damru (48), warga Kecamatan Keritang,  Rabu (11/4). Menurut M Juddal kehilangan putrinya ia berawal dari keterangan dari sekuriti yang menjaga asrama Akbid di Jalan Bunga Tembilahan. Padahal sebelumnya tidak ada persoalan.

”Kabar itu saya terima melalui telepon pada Selasa (13/3) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB,”ungkapnya.
Setelah mendapatkan kabar itu, sambung M Juddal, pada malam itu juga dirinya berangkat ke Tembilahan dan mengeceknya ke asrama, menurut pengakuan seorang pengasuh di asrama tersebut anaknya hilang Senin (12/3/12) lalu sekitar pukul 21.00 WIB setelah pulang dari praktek di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Pihak Asrama meminta M Juddal untuk bersabar, sebab katanya mereka berjanji akan mengusahakan untuk dapat menemukan anaknya itu. Namun setelah menunggu beberapa hari, kabar gembira tidak juga diterima M Juddal, padahal puterinya itu merupakan anak perempuan semata wayang dari buah perkawaninya.

Hal yang amat disesalkan menurut M Juddal, terkait kehilangan anaknya itu, adalah kelalaian pihak yayasan, sebab saat itu puterinya di bawah pengawasan mereka. “Selama ini anak saya kan dititipkan di asrama dan tidak pernah telat membayar uang yang dibebankan, tapi saat anak saya hilang seolah-olah dianggap biasa saja,” ujar M Juddal dengan nada kesal, sambil mengatakan sejak kejadin itu isterinya sering sakit-sakitan memikirkan nasib anaknya.

Dikatakanya, selama ini Fiqidhil tidak pernah ada permasalahan di keluarganya, bahkan ia sangat disayang, karena Fiqidhil merupakan anak perempuan satu-satunya dari tiga bersaudara. Saat ini M Juddal sudah melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwajib Polres Inhil pada Kamis (29/3) lalu.

“Mohon bantuan siapa saja yang mengetahui keberadaan putri saya yang ciri-cirinya itu rambut panjang hitam lurus, tinggi sekitar 160 centi meter dan memiliki tanda lahir seperti bekas luka yang dijahit di bagian belakang telinga kirinya,” harap bapak beranak tiga ini.

Nomor telepon yang bisa dihubungi nomor HP 081276608548 (orangtua Fiqidhil) dan Jon Akbar (paman Fiqidhil) dengan Nomor HP 081365610427, atau Mapolres Inhil.(Fen)




UAS Ditargetkan Lulus 97 Persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dinas Pendidikan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mentargetkan dalam pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 14 April dengan tingkat kelulusan 97 persen.

Saat ini sebanyak 29.384 siswa se- Inhil yang akan mengikuti UN, diantaranya terdiri dari  13.727 sisiwa kelas VI SD/MI Negeri dan Swasta. Adapun yang sedang mengikuti UAS, sebanyak 9.618 siswa kelas IX  MTs/SMP, serta 6.039 siswa kelas III SMA sederajad.

“ada sebanyak 13.727 siswa SD/MI yang tengah mengikuti UAS, yang berasal dari 458 SD Negeri, 48 SD Swasta, 2 MI Negeri, dan 179 MI Swasta. Dari hasil UAS nantinya, kita harapkan hasil yang terbaik, setidaknya di targetkan mendapatkan hasil 97 persen,” harap Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Fauzar

Ditambahkanya, sesuai dengan ketetapan Menteri Pendidikan Nasional atas regulasi hasil Ujian Nasional (UN) yang akan berlangsung nantinya, kelulusan akan ditentukan berdasarkan perhitungan rata-rata nilai Ujian Akhir Semester (UAS) Siswa dan UN.

Hasil UAS yang nantinya akan di gabung dengan hasil UN juga sangat menentukan untuk kelulusan siswa. Dan hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang mana hasil UN sebagai tolak ukur kelulusan siswa yang banyak merugikan siswa berprestasi dan membuat siswa mengalami depresi.

Sebagai tolak ukur kelulusan siswa, maka hasil kelulusan ditentukan dari perhitungan rata-rata nilai UAS dan UN, dimana nilai rata-rata minimalnya adalah 5,5, yang di dapat dari hasil perhitungan 40 persen hasil UAS dan 60 persen dari hasil UN.

“Disini nilai semester juga menentukan kelulusan siswa,” ujarnya. Dengan adanya ketentuan yang baru saat ini, kata Fauzar, tentu akan memperbesar peluang peningkatan kelulusan siswa di daerah.(fen)




Sekda : PNS Wajib Laporkan Kekayaan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri HilGambar Ilustrasi Rekening Gendutir (Inhil) H Alimuddin. RM, mengatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib melaporkan harta kekayaanya guna mengantisipasi rekening gendut.

“Berdasarkan peraturan yang telah dikeluarkan Pemerintah, PNS semua golongan ke depan wajib melaporkan harta kekayaannya untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak bagus,” ujar Sekda, kemarin.

Hal itu menanggapi mengenai adanya wacana pemerintah untuk memperluas aturan mengenai wajib lapor harta kekayaan bagi PNS.. “Sebagai aparatur Negara tentunya kita harus mentaati ketentuan yang di keluarkan oleh pemerintah,”katanya.

Kebijakan tersebut, menurutnya Sekda, tidak hanya bertujuan untuk mengikat PNS semua golongan, melainkan juga mendukung program percepatan reformasi birokrasi yang digencarkan pemerintah sebagai upaya mengantisipasi terjadinya suatu hal yang diluar dugaan (Rekening gendut, red).(fen)