BERKAS AMPLOP SOAL UN SD SEDERAJAT DI HITUNG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebelum melakukan pendistribusian ke daerah Kecamatan, 693 kotak berkas soal UN tingkat SD sederajat yang telah diterima sehari sebelumnya, hari ini dibuka. Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi kekurangan kelengkapan berkas soal UN sebelum pendistribusian kesejumlah daerah di Kecamatan. Apabila nantinya ditemukan kekurangan atau kelebihan berkas, akan segera diberitahukan kepada pihak provinsi.

“Pembukaan kotak sekaligus melakukan penghitungan jumlah amplop kita maksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan berkas UN. Kegiatan ini kita lakukan dibawah pengawasan pihak kepolisian Polres Inhil yang memang ditugaskan untuk mengawasi penyimpanan berkas. ”Jelas Ketua Pelaksana UN Kabupaten Indragiri Hilir, Sarlan Cahyadi, Kamis (3/5)

Sampai berita ini diturunkan, pemeriksaan amplop berkas UN masih dilakukan dan belum ditemukan adanya kekurangan ataupun kelebihan. Diperkirakan pemeriksaan akan terus berlanjut hingga malam harinya.

Jadwal pelaksanaan UN SD/MI dilaksanakan mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5), dengan tiga (3) bidang studi/mata pelajaran UN, yakni Bahasa Indonesia dilaksanakan Senin (7/5) mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, Matematika Selasa (8/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Rabu (9/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Jika nantinya terdapat siswa/i yang tidak mengikuti UN yang di mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5) mendatang, siswa/i tersebut akan mengikuti UN susulan yang telah dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 14 hingga 16 Mei 2012. (Zo/dro)




Jatah CPNS Reguler 65 Ribu

JAKARTA–Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menetapkan jatah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur reguler sebanyak 50 persen dari jumlah pensiun. Itu berarti kuotanya maksimal 65 ribu.

“Kenapa cuma 50 persen dari jumlah pensiun? Ini karena jumlah PNS kita sudah terlalu gemuk. Makanya harus dikurangi setiap tahunnya,” kata Menpan-RB Azwar Abubakar dalam diskusi dengan wartawan di Hotel Atlit Century, Jakarta, Rabu (2/5).

Dia menyebutkan, upaya pengurangan jumlah PNS sejak 2011 mulai kelihatan hasilnya. Data Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah PNS per Desember 2011 sebanyak 4,572 juta dari sebelumnya 4,7 juta.

“Karena ada moratorium, jumlah PNS bisa berkurang 200 ribuan. Tahun ini meski ada moratorium, kita tetap berikan peluang untuk melakukan pengadaan CPNS. Tapi dengan catatan harus memenuhi ketentuan terutama harus berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja,” terangnya.

Dalam penerimaan CPNS jalur reguler, Azwar mengaku mendapat beban besar. Yaitu pengangkatan honorer kategori satu (K1) yang notabene harus diangkat tanpa tes.

“Ini sudah kontrak politik, jadi saya tidak bisa apa-apa. Mau saya, CPNS yang dihasilkan lewat cara reguler agar kualitasnya bisa ketahuan. Tapi di satu sisi, beban honorer K1 yang kini menjadi tanggung jawab saya harus segera diselesaikan,” bebernya.(jpnn)




13.727 Siswa/i SD/MI Se-Inhil Ikuti UN TP 2011/2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jumlah Peserta UN SD/MI Kabupaten Inhil Tahun Pelajaran (TP) 2011/2012 sebanyak 13.727 orang siswa/i yang terdiri dari 6.839 orang siswa dan 6.888 orang siswi, terdiri dari 458 SD Negeri, 48 SD Swasta, 2 MI Negeri dan 179 MI Swasta di Kabupaten Inhil.

Hal ini di ungkapkan Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Sarlan Cahyadi. Disampaikannya, jadwal pelaksanaan UN SD/MI dilaksanakan mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5), dengan tiga (3) bidang studi/mata pelajaran UN, yakni Bahasa Indonesia dilaksanakan Seni (7/5) mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, Matematika Selasa (8/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Rabu (9/5) di mulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB.

“Jika nantinya terdapat siswa/i yang tidak mengikuti UN yang di mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5) mendatang, siswa/i tersebut akan mengikuti UN susulan yang telah dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 14 hingga 16 Mei 2012 mendatang,” ujar Sarlan, Rabu (2/5) di Tembilahan.

Selanjutnya, ditambahkannya, untuk proses menghadapi pelaksanaan UN tingkat SD/MI TP 2011/2012 ini, dilakukan sama halnya pada pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MI dan SMP/MTs sederajat lalu. “Peroses pelaksanaan UN tingkat SD/MI ini sama halnya dengan pelaksanaan UN SMA/SMK/MA dan SMP/MTs sederajat yang telah berlalu. Tetap di awasi oleh pihak keamanan dari Kepolisian dan tim pengawas Panitia UN,” sebutnya.

Disamping itu ia berharap, pada pelaksanaan UN tingakt SD/MI khusunya di Kabupaten Inhil, dapat terlaksanana dengan baik, aman dan lancar. “Kita berharap, pelaksanaan UN SD/MI ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Dan juga hasil kelulusan nantinya dapat mencapai angka kelulusan 100 persen,” harapnya.(Zo/dro)




DISDIK INHIL TERIMA 693 KOTAK BERKAS UN SD/MI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik)  Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil), Rabu (2/5) menerima sebanyak 693 Kotak berkas Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD/MI. Jumlah kotak berkas UN dihitung dan kemudian disimpan di Kantor Dinas Pendidikan dibawah pengawasan pihak kepolisian Polres Inhil.

Dari 693 kotak terdiri daritiga bidang study yakni,Mate-Matika, Bahasa Indonesia dan IPA dengan rincian,  Untuk Kecamatan Kemuning 21 Kotak,  Kateman 34 Kotak, Keritang 67 Kotak, Reteh 63 Kotak, Concong 15 Kotak, Kuindra 25 Kotak, Tembilahan 40 Kotak, Tembilahan Hulu 24 Kotak, Kempas 25 Kotak, Tempuling 33 Kotak, Batang Tuaka 32 Kotak, Gaung 49 Kotak, Gas 25 Kotak, Tanah Merah 24 Kotak, Enok 43 Kotak,  Sei Batang 17 Kotak, Pelangiran 45 Kotak, Pulau Burung 22 Kotak, Teluk Belengkong 18 Kotak dan Terakhir Kecamatan Mandah 69 Kotak.

setiap kotaknya memiliki masing-masing cadangan  (P3) 1 dan Susulan (P2) 1. Berkas UN ini tiba di Disdik Inhil Sekira Pukul 11.35 Wib mempergunakan Truk diesel BM 9080 TH. Menurut penjelasan Ketua UN Kab. Inhil, Sarlan, seluruh berkas UN diterima cukup dan dalam kondisi baik.

“Seluruh berkas kita terima cukup yakni sebanyak 693 kotak. Besok seluruh berkas akan kita periksa dengan pengawasan petugas kepolisian untuk mencocokan apakah jumlah sampul yang terdapat didalam setiap kotaknya sesuai dengan catatan yang tertera.” Sebut Sarlan.

Setelah semua berkas tersimpan rapi, ruang penyimpanan langsung dikunci dengan kunci ganda. 1 kunci dipegang oleh petugas kepolisian dan 1 kunci lainnya dipegang oleh ketua UN. (fsl)




PEMKAB INHIL GELAR UPACARA PERINGATI HARDIKNAS

Tembilahan (Www.detikriau.org) — Rabu (2/5), bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Inhil dilangsungkan upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo tampil sebagai Pembina Upacara. Upacara juga turut dihadiri oleh Unsur Muspida, Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir serta  beberapa perwakilan Pelajar se-kab. Inhil.

Dalam amanatnya, Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, M. Nuh  yang dibacakan oleh Wakil Bupati Inhil, mengajak bersyukur atas kembalinya bidang kebudayaan ke Kementerian Pendidikan. Sebab,  menurut Kemendikbud, memang sejatinya kebudayaan dan pendidikan tidak bisa dipisahkan.

“Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, kita patut bersyukur karena bidang kebudayaan telah kembali ke “rumah besar” pendidikan setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun. Kementerian ini, terhitung sejak 20 Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011, tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara.”Pesan Kemendikbud RI

Sejatinya,Ditambahkan Kemendikbud dalam amanatnya, kebudayaan memang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan. Demikian pula sebaliknya, pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. Ibarat dua keping mata uang. Yang satu dengan lainnya memiliki makna dan nilai yang sama; tidak bisa dipisahkan karena di dalam proses pendidikan ada penanaman nilai-nilai budaya menyertainya.

Sudah tentu tambahan amanah ini jangan diartikan sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk menyempurnakan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Hari Pendidikan Nasional Tahun 2012 ini mengambil Tema “Bangkitnya Generasi Emas Indonesia”. Tema ini sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita, yaitu Ki Hajar Dewantoro, yang pada hari ini kita peringati hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.(fsl)




Forum RT/RW se Mandah Dilantik

MANDAH (www.detikriau.org) – Rabu (02/4) pagi, bertempat di Gedung Serbaguna Kecamatan Mandah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemrintah Desa (BPMPD) Indragiri Hilir (Inhil) H Edy Syafwannur, mengukuhkan Forum RT/RW se Kecamatan Madah.

Pengukuhan ini dihadiri segenap tokoh masyarakat dan warga kecamatan tua di Inhil itu. Adapun susunan RT/RW Mandah itu diketuai Firdaus, Sekretaris, Umar K, dan Bendahar, H Ibrahim. Organisasi yang menaungi ujung tombak pelayanan kepada warga tersebut diminta bisa memfasilitasi semua anggotanya dan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan antar sesama RT maupun RW.

“Tugas RTdan RW demikian berat dan mulia, kita sangat memahami hal itu. Karena itu adanya forum yang sudah dikukuhkan ini kita harapkan mampu menjembatani kepentingan semua anggotanya,” kata Edy Syafwannur.

Kepada semua RT dan RW Edy Syafwannur meminta mereka tetap ikhlas dalam pengabdian dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah menurutnya tetap berupaya memberikan perhatian kepada semua ujung tombak pelayanan ini, karena peran mereka dinilai sangat besar dalam kehidupan.

“Jika kita berbuat dengan ikhlas, maka Insya Allah, Tuhan akan membalasanya dengan beribu kebaikan. Namun apabila sebuah pekerjaan kita kerjakan dengan tanpa rasa keikhlasan maka sudah tentu akan menjadi beban dan sia-sia.”Pungkasnya mengakhiri. (fen)