Pemda Wajib Awasi Penggunaan BBM Subsidi

 

JAKARTA — PEMERINTAH daerah (pemda) diwajibkan mengawasi pelarangan kendaraan operasional pertambangan dan perkebunan yang memakai bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Bukan hanya itu, mereka juga diharuskan menjaga konsumsi BBM subsidi agar sesuai dengan kuota.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menegaskan hal itu di Jakarta, kemarin. “Gubernur dan bupati harus jaga kuota BBM tersebut, harus ikut bertanggung jawab. Terutama jangan sampai BBM subsidi diselundupkan ke pertambangan dan perkebunan.”

Jero menambahkan, kuota BBM subsidi daerah sudah disepakati bersama dan dialokasikan secara adil. Jadi, pemda harus menjaga sesuai dengan kuota yang telah disepakati.

“Sebanyak 40 juta kiloliter sudah dibagi-bagi adil. Ada daerah yang dapat banyak. Ada pula yang sedikit. Tapi, itu adil. Kalau disamakan, tidak mungkin. Misalnya di Papua, kendaraannya sedikit, masak kuotanya sama dengan yang di Jawa,” kata Jero.

Pembatasan BBM subsidi bagi kendaraan operasional pertambangan dan perkebunan dianggap tidak akan mengganggu perekonomian daerah walaupun kedua sektor itu merupakan sumber pendapatan asli daerah. “Karena tidak mengganggu, kita wajibkan saja kendaraan pertambangan dan perkebunan pakai BBM nonsubsidi,” ujar Jero.

Terkait dengan penerapan pembatasan BBM subsidi di lingkungan pemerintah, Jero mengungkapkan hal itu akan dilakukan menggunakan kupon. Setiap kementerian dan lembaga (K/L) akan menentukan jatah kupon sesuai dengan kebutuhan. Jatah kupon tidak boleh melebihi jatah yang diberikan sebelumnya walaupun jenis BBM-nya diubah dari premium menjadi pertamax.

Tambahan kuota
Jero mengatakan pihaknya juga sudah bertemu dengan empat gubernur Kalimantan yang mengancam menghentikan pasokan batu bara dan hasil tambang ke Jawa jika kuota BBM tidak ditambah. Mereka akhirnya diberi tambahan kuota oleh pemerintah pusat.

“Kemarin sudah ketemu, dari BPH Migas yang mengurus. Hasilnya ditambah sedikit (kuotanya),” papar Jero. Ia mengharapkan keempat gubernur mengerti dan menghentikan ancaman mereka.

Sebelum itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kalimantan Timur Slamet Brotosiswoyo, kemarin, menyatakan mendukung penghentian pengiriman hasil tambang dan migas ke Pulau Jawa yang disepakati empat gubernur.

Sementara itu, instruksi pembatasan BBM di Kalteng dilaporkan efektif mengurangi antrean kendaraan di SPBU. Di Gresik, 70 nakhoda dalam kurun waktu hampir dua bulan tertahan di pelabuhan akibat pasokan BBM terhambat.

Dari Maumere, NTT, dilaporkan, warga Timor Leste ternyata leluasa menikmati BBM bersubsidi Indonesia dengan membeli melalui perbatasan Atambua, NTT. Kepala Depot Pertamina Maumere Virgo mengatakan, “Di perbatasan Atambua, banyak mobil berpelat nomor Timor Leste keluar masuk wilayah perbatasan Indonesia dan membeli BBM bersubsidi kita.”(Micom)




Rasyid :”Jika Ada Pengganti, Saya Siap Mundur Dari Ketua PERSIH”

“kalau PERSIH minim pretasi jangan ditanyakan sekarang, kenapa tidak dari dulu ketika masih menggunakan anggaran APBD yang dananya cukup besar?”

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Menanggapi tuntutan pencinta sepakbola Kabupaten Indragiri Hilir, terkait dengan keberadaan Club PERSIH yang dinilai sudah sangat minim akan prestasi. Ketua PERSIH Tembilahan M.Rasyid nyatakan siap untuk mengundurkan diri dari kepengurusan jika memang itu diminta dan jalan yang paling terbaik.

Penegasan yang dinilai mengejutkan tersebut disampaikan oleh M.Rasyid kepada wartawan, Kamis (9/5) saat ditemui diruang kerjanya. Ia menjelaskan keberadaan PERSIH yang dinahkodainya sekarang ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama dalam soal sumber pendanaan.

Ia jelaskan bahwa sesuai dengan peraturan yang sudah diberlakukan bahwa PERSIH saat ini sudah tidak boleh lagi menggunakan anggaran APBD Kabupaten Inhil seperti tahun sebelumnya, agar Club PERSIH kesebelasan yang berjuluk Pasukan Harimau Rawa, kebanggaan Kota Tembilahan tetap eksis, kini dirinya bersama pengurus lainnya diakuinya  harus pontang-panting untuk memenuhi kebutuhan Club.

“Perlu diketahui, sejak adanya peraturan bahwa PERSIH tidak diperbolehkan menggunakan dana APBD Inhil, hingga saat ini keberadaan PERSIH sepersenpun sudah tidak pernah lagi mendapat bantuan atau menggunakan dana dari APBD Kabupaten Inhil dalam semua aktifitasnya” tegas M.Rasyid sambil mempersilahkan kalau tidak percaya boleh ditanyakan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Inhil apakah PERSIH menggunakan anggaran atau tidak.

Bahkan Rasyid juga menyampaikan seharusnya dengan posisi PERSIH yang hingga saat ini masih bisa terus tampil pada Liga Divisi Utama adalah hal yang luar biasa. Bayangkan saja, ditambahkan Rasyid, untuk memenuhi kebutuhan pemain PERSIH seperti makan dan minum dalam setiap bulannya tidak kurang dibutuhkan dana sebanyak Rp. 20 juta, belum lagi gaji pemain serta pertandingan keluar daerah yang juga tidak sedikit memerlukan biaya, katanya.

Maka dari itu, dengan kondisi yang ada sekarang seluruh pengurus PERSIH harus bisa kerja ekstra keras dalam hal pencarian dana supaya bisa bertahan untuk tetap berlaga di Divisi Utama. Harusnya, terutama bagi pecinta bola, kalau PERSIH minim pretasi jangan ditanyakan sekarang, kenapa tidak dari dulu ketika masih menggunakan anggaran APBD yang dananya cukup besar.

“Kalau masih ada yang menilai bahwa keberadaan PERSIH saat ini masih jauh dari harapan masyarakat, itulah kenyataannya. Maka kalau ada yang sudah siap untuk menggantikan posisi saya sebagai Ketua PERSIH, siapapun orangnya. Hari ini juga saya siap untuk mundur” sebut M.Rasyid dengan nada tinggi.(Ed/fsl)




Pasokan Listrik Kerap Terputus Mendadak. Pelanggan Keluhkan Kerusakan Peralatan Elektronik.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Terputusnya pasokan listrik secara mendadak dan berulang-ulang sudah semakin meresahkan warga. Menurut penuturan mereka, kondisi seperti ini menjadi penyebab  kerusakan beberapa peralatan elektronik. Mereka berharap PLN Rayon Tembilahan bersedia untuk bertanggungjawab.

“Dua minggu belakangan ini saja, TV satu-satunya dirumah saya sudah dua kali harus saya bawa untuk diperbaiki di tukang servis. Kerusakan yang tentunya harus menjadi tambahan pengeluaran biaya bagi saya ini terjadi akibat beberapa kali terputusnya pasokan listrik PLN secara mendadak.”Ujar Aam, seorang warga jalan kayujati, Parit X Tembilahan menyampaikan keluhan melalui sambungan telepon selular, Kamis (9/5)

Ditambahkan Aam, disamping kerusakan peralatan elektronik, bohlam lampu dirumahnya juga sudah beberapa kali rusak dan terpaksa harus diganti.” Sebagai pelanggan, saya dituntut PLN untuk melakukan pembayaran tepat waktu. Telat, resikonya saya pasti dikenakan denda.  Kalau kita dituntut untuk taat, seharusnya pihak PLN juga harus berlaku sama. Artinya, kerugian pelanggan yang diakibatkan PLN tentu harusnya juga dipertanggungjawabkan. Jangan maunya menang sendiri,”Kritik Aam.

Herman, seorang warga Tembilahan lainnya juga mengeluh, walaupun diakuinya belum ada peralatan elektroniknya yang rusak tapi putusnya pasokan listrik secara mendadak dan berulang-ulang ini diakuinya cukup membuat dirinya repot.” Memang belum ada peralatan elektronik saya yang rusak. Sejak sering terputusnya pasokan listrik secara mendadak ini, saya tidak mengoperasikan peralatan listrik saya seperti lemari pendingin secara maksimal. Artinya kalau sudah mulai listrik mati hidup, saya segera memutuskan secara total sambungan lemari pendingin dari listrik.” Ujarnya sambil menceritakan tindakan ini berdasarkan pengalamannya beberapa tahun lalu saat peristiwa yang sama sempat membuat lemari pendinginnya rusak.

Tidak beroperasionalnya lemari pendingin ini menurut Herman menyebabkan penghasilan dagangannya berkurang. “Untuk menambah pendapatan saya juga meletakkan minuman ke dalam lemari pendingin. Biasanya hasilnya lumayan untuk tambahan. Tapi sudah beberapa minggu ini kegiatan itu terpaksa tidak saya lakukan,” Ujar Herman.

Terkait persoalan ini, Kepala PLN Rayon Tembilahan, Husnul Yusmar saat dikomfirmasi wartawan melalui sambungan telepon selularnya menyatakan mati hidupnya listrik tidak akan menyebabkan peralatan rusak.”Setahu saya putusnya pasokan listrik secara mendadak tidak berapa berpengaruh pada peralatan elektronik terkeculai apabila terjadinya peningkatan daya listrik secara mendadak. Namun sepanjang kerusakan peralatan itu bisa dibuktikan disebabkan listrik PLN, ya kita akan perhatikan,” Ujar Husnul yang mengaku saat itu sedang berada dilapangan.

Ditambahkan Husnul, pada dasarnya pemadaman yang terjadi bukan dilakukan dengan sengaja, tetapi adanya kerusakan teknik pada jaringan penghubung dari sumber mesin pembangkit Listrik.

“Tidak ada unsur sengaja yang dilakukan oleh PLN untuk melakukan pemadaman, tetapi pemadaman terjadi akibat adanya gangguan jaringan serta kerusakan mesin tenaga pembangkit listrik yang ada” ujarnya.

Dari pantauan, putusnya pasokan listrik secara tiba-tiba ini sudah terjadi dalam beberapa minggu dan waktunyapun sudah tidak lagi bisa diduga. Dalam satu hari, terputusnya arus ini terjadi secara berulang-ulang. Disamping membuat repot masyarakat, aktifitas perkantoran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatpun tidak dapat berjalan secara maksimal. (fsl)




KADISBUDPAR: FESTIVAL BUJANG DARA, LESTARIKAN BUDAYA DAERAH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil), Muchtar T menyatakan bahwa kegiatan pemilihan Bujang dan Dara Bukan Hanya sekedar ajang Festival tetapi lebih dimaksudkan untuk mempertahankan budaya-budaya daerah, khususnya budaya daerah bumi melayu agar tetap dapat terpelihara dan terjaga dengan baik di masyarakat.

“Dengan tetap terjaganya budaya daerah, kita berharap hal ini dapat membendung masuknya budaya luar yang cenderung tidak sesuai dengan adat ketimuran. Melalui ajang festival bujang dan dara ini kita berupaya untuk menanamkan budaya-budaya lokal agar dapat tertanam dan terjaga dihati masyarakat yang tentunya dimulai sejak usia dini,”Ujar Muchtar T saat dimintai komfirmasi oleh wartawan disela-sela kegiatan Festival Pemilihan Bujang dan Dara bertempat di Gedung Puri Cendana Hotel Telaga Puri Jalan Lingkar Tembilahan, Kamis (10/10).

Dalam kesempatan itu, Muchtar T juga memberikan apresiasi positif kepada Dewan Kesenian dengan terselenggaranya kegiatan ini dan sekaligus ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat terutama orang tua.” Dari tahun ketahun kegiatan serupa ini semakin dibanjiri oleh peserta dan tentunya ini tidak terlepas dari dorongan para orang tua. Dalam ajang pemilihan bujang dan dara tahun ini,kita tidak hanya menampilkan dari segi pakaian tetapi akan kita tingkatkan ke wawasan dan kemampuan lain, seperti kemampuan menari,menyanyi dan lainnya. Untuk anak-anak, nanti kita juga akan bawa untuk berkunjung ke beberapa Dinas yang utamanya ditujukan untuk melatih mental mereka dan tentunya juga untuk memberikan tambahan wawasan mereka terhadap daerah Inhil.” Tambah Muchtar.

Ketua Dewan Kesenian Rakyat (DKR) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Syamsurizal Awi berharap pada festival Bujang dan Dara tahun ini terutama untuk tingkat Dewasa dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.”Mereka yang nantinya terpilih sebagai Duta Inhil diajang Festival Bujang dan Dara ke tingkat Provinsi di Pekanbaru, sebelum diberangkatkan akan kita berikan pembekalan terutama dari sisi pembekalan wawasan dan bahasa. Intinya, apa yang akan dijadikan penilaian dalam ajang Bujang dan Dara di Tingkat Provinsi, Duta kita akan kita berikan pembekalan dengan lebih baik terlebih dahulu.”Ujar Mantan Asisten III Setdakab Inhil yang kini sudah dalam masa pensiun ini mengakhiri.

Festival Pemilihan Bujang dan Dara Sri Gemilang 2012 ini dibagi dalam tiga kategori, yakni Anak-Anak, Remaja dan Dewasa dengan masing-masing jumlah peserta sebanyak 140, 94 dan 90 peserta. Malam Final akan dilaksanakan pada tanggal 12/5/2012 bertempat di Puri Cendana Hotel Telaga Puri Tembilahan. (fsl)




Pendaftaran Masuk PTN Dibuka Malam Ini

JAKARTA – Pelajar kelas 3 SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri (PTN) bisa bersiap-siap. Mulai pukul 00.00 nanti malam, pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dibuka secara online.

Ketua Panitia Pusat SNMPTN Akhmaloka menuturkan, metode pendaftaran tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. “Tahun ini pendaftaran bisa dilakukan sendiri oleh calon peserta SNMPTN secara online. Jika sebelumnya, pendaftaran diproses oleh teller bank bersamaan dengan biaya ujian,” jelasnya dalam konferensi pers di gedung Kemendikbud, tadi malam.

Koordinator Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Prof Tri Yogi Yuwono memaparkan prosedur pendaftaran SNMPTN 2012. Yakni, calon peserta membayar uang pendaftaran ke Bank Mandiri. Setelah itu, calon peserta mendapat “Personal Identification Number” (PIN) dan Kode Akses Pendaftaran (KAP). Keduanya digunakan untuk mendaftar ke website SNMPTN.

“Kenapa sekarang menggunakan sistem pendaftaran seperti ini? Karena pengalaman tahun lalu, terjadi banyak kesalahan dalam pengisian data calon peserta SNMPTN. Ya, kan tidak semua customer service bank itu tahu semuanya, soal jurusan dan sebagainya,” ujarnya.

Soal jumlah kuota, Akhmaloka menuturkan, terdapat peningkatan dibanding tahun lalu. Alasannya, ada beberapa universitas yang menambah jumlah prodi dan dibangunnya satu universitas baru. “Tahun lalu jumlahnya 118.233.000, tahun ini sekitar 120 ribu kuotanya,” guru besar ITS itu. Dari jalur undangan, lanjut dia, disediakan 58.329.000 kursi.

Sementara itu, kuota bagi peserta beasiswa bidik misi mencapai 30 ribu orang di seluruh Indonesia. Namun, menurut Bendahara Panitia Pusat SNMPTN 2012 Rochmat Wahab, seleksi beasiswa bidik misi tahun ini bakal lebih sulit dibanding tahun lalu. Selain jumlahnya meningkat, para peserta bidik misi tidak lagi dibatasi wilayah. “Kalau dulu kan beasiswa bidik misi itu pesertanya berasal dari daerah sekitar universitas itu sendiri,” jelasnya.

Karena itu, sekarang  pihak PTN harus bekerja keras melakukan verifikasi.  Jika sebelumnya PTN bisa langsung melakukan kunjungan ke rumah calon mahasiswa untuk mengecek kebenaran kondisi keuangan keluarga, saat ini, hanya bermodalkan kepercayaan.

Pendaftaran tes tulis akan berlangsung pada 10- 31 Mei. Pelaksanaan ujian tulis dilakukan pada 12-13 Juni, sementara pengumuman kelulusan pada 7 Juli. Untuk jalur undangan, pengumuman kelulusan dilakukan pada 28 Mei. Pendaftaran atau verifikasi jalur undangan pada 12-13 Juni.(jpnn/dro)




6 Rumah 5 Kios dan 1 Pelabuhan Terjun Kelaut, 45 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Lonsor

TANAH MERAH (www.detikriau.org)– Enam unit rumah warga RT 01/ RW 01, Jalan Yosudarso Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan TanahMerah, terjun ke laut akibat bencana longsor yang terjadi Rabu (9/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya, 45 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi akibat abrasi patai. Total kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan sekitar Rp 300 juta. Namun bersyukur musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa, dikarenakan warga telah mengetahui bahwa akan terjadi bahaya longsor. Sebab, terdapat tanda-tanda seperti keretakan permukaan tanah dan banyak rumah-rumah yang goyang.

Camat Tanah Merah, Nurmansyah, saat dikomfirmasi detikriau.org, terkait musibah tanah longsor itu, membenarkan. Menurutnya, tidak terdapat korban jiwa, sebab sebelum terjadinya musibah, warga sudah meihat tanda-tanda akan terjadi bencana longsor, sehingga warga berhasil mengugsikan barang-barang berharga.

“Benar telah terjadi bencana longsor, namun tidak sampai menelan korban jiwa. Sebelum kejadian warga sudah mengamankan barang-barang serta benda berharganya ke ruamh-rumah tetangga dan sanak famili terdekat,” sebut Nurmansyah.

Laporan terjadinya musibah tanah longsor itu, lanjut Nurmansyah, merupakan laporan sementara. Sebab, petugas masih mengumpulkan  data-data dilapangan. ”Berdasarakan data sementara yang kita terima, ada 3 unit rumah yang terjun ke sungai, sedangkan 3 unit lainnya  terpaksa dibongkar, karena sudah nyaris terjatuh pula,” tandasnya.

Adapun nama-nama korban adalah, Nurdin, Acai dan H Nandi. Rumah  yang dibongkar yakni rumah milik Robert, Yadi, dan H Ratini. Selain 6 unit rumah yang terkena musibah longsor, terdapat juga didalamnya 5 kios dan 1 pasar ikan, serta 1 unit pelabuhan rakyat. Setidaknya musibah tersebut membuat 45 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Menurut salah seorang masyarakat Kuala Enok, Asmi Achil’b, daerah aliran sungai tepi laut pasar Kuala Enok memang merupakan daerah rawan longsor. Setikdaknya tempat itu, memang kerab menjadi langganan bencana tanah longsor.

“Lokasi itu memang kerab terjadi longsor. Saya rasa musibah kali ini, lanjutan dari musibah yang pernah terjadi beberapa waktu lalu,”katanya.

Sebelumnya, November 2011 silam musibah serupa juga pernah terjadi, seanyak 6 unit rumah ambruk kelaut dan 4 unit dirusak. 36 jiwa kehilangan tempat tinggal(Am)