Tegaskan Bentrok Batam Bukan Perang Suku

 

BATAM  – Pascabentrokan antara dua kelompok di Batam, beredar informasi bahwa insiden yang terjadi di Planet Holiday itu melibatkan dua kelompok etnis. Namun spekulasi yang beredar itu langsung dibantah oleh pejabat di Batam maupun tokoh masyarakat NTT dan Sumatera Utara.

Kapolda Kepri dengan tegas mengatakan kalau kerusuhan tersebut ulah dari dua kelompok masyarakat. “Dengan tegas saya katakan kalau ini tidak ada hubungannya dengan SARA,” kata Kapolda.

Hal yang sama juga diungkapkan Walikota Batam, Ahmad Dahlan. Ia mengatakan, isu yang menyebut ada perang suku antara Batak dengan Flores adalah ulah oknum tertentu yang ingin membuat kerusuhan di Batam.

“Ini adalah perselisihan antara dua kelompok yang dilatarbelakangi masalah sengketa lahan. Jadi kalau ada yang mengatakan ada perang suku, itu adalah oknum yang tidak menginkan kedamaian di Kota Batam,” katanya seperti dikutip Batam Pos.

Untuk itu Ahmad Dahlan menghimbau kepada semua warga untuk tidak mau terpancing dengan isu-isu yang berkembang baik melalui SMS ataupun media lainnya. Ia berharap semua elemen untuk sama-sama berjuang dan berusaha menciptakan kedamaian di Kota Batam.

Untuk menenangkan masyarakat Batam, perwakilan dari tokoh masyarakat juga menyampaikan pernyataan damai. Sabar Malau, tokoh masyarakat dari Suku Batak dengan tegas mengatakan, etnisnya sama sekali tidak terlibat  perselisihan dengan suku manapun, termasuk flores seperti yang beredar di masyarakat.

“Kami sudah pernah membuat kesepakatan dan itu tidak mungkin kami langgar. Ini adalah ulah oknum-oknum dari kelompok masyarakat dan tidak atas nama suku. Kita berharap tetap ada kedamaian di Batam yang kita cintai ini,” katanya.

Senada dengan Sabar Malau, ketua umum paguyuban warga NTT di Batam Rofinus Lorin juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, warga NTT tidak ada hubungannya dengan kerusuhan tersebut. Ia pun menghimbau kepada semua warga NTT untuk tidak terpancing dengan isu yang berkembang di masyarakat.

Rofinus Lorin menegaskan, kerusuhan tersebut hanya melibatkan dua kelompok masyarakat yang bertindak untuk kepentingan sendiri sehingga tidak ada hubungannya dengan SARA. Karenanya ia juga meminta kepada semua warga untuk memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian menyelesaikan masalah ini.(jpnn)




Rusuh di Batam, 32 Orang Ditangkap

 

BATAM – Sebanyak 32 orang diamankan di Mapolresta Barelang, Batam karena diduga terlibat kerusahan di Jodoh, tadi malam. Satu kubu ditempatkan di Lantai III Mapolres dengan penjagaan ketat pihak kepolisian bersenjata lengkap. Sementara kubu lainnya ditempatkan di ruang penyidik dengan penjagaan anggota Buser.

“Penangkapan kedua kubu ini untuk mengntisipasi hal yang tidak diinginkan terulang. Sehingga kejadiannya tidak meluas,” ujar salah anggota polisi di Mapolres seperti dikutip Batam Pos.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, Chrisman Panjaitan, terlihat bergerak mengamankan mereka. Ia berteriak-teriak.

“Pisahin semua kubu yang di bawah. Yang di atas kasih sama penyidik satu per satu untuk diperiksa,” teriak Chrisman.

Tadi malam, Mapolresta Barelang dijaga ketat petugas. Di pintu masuk, polisi bersenjata lengkap bersiaga. Pengunjung yang datang pun diperiksa satu per satu. “Selain anggota tidak diperbolehkan masuk ke dalam (Mapolres),” ujar salah satu petugas jaga.

Selain memeriksa puluhan orang, polisi juga mengamankan puluhan senjata tajam dan panah. Senjata itu diamankan dari lokasi kerusuhan di Hotel Planet Holiday.(jpnn)

 




CAMAT GAUNG OPTIMIS CAPAI TARGET WAKTU PENYELESAIAN e-KTP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Camat Kecamatan Gaung, Nursal mengaku disamping 5 titik posko pelayanan perekaman e-KTP yang sudah direncakan sebelumnya untuk Kecamatan Gaung berkemungkinan masih akan ditambah. Hal ini menurutnya agar target waktu penyelesaian pada 31 oktober 2012 mendatang dapat tercapai.

 

“Berdasarkan laporan bulan Mei 2012, Jumlah wajib KTP di Kecamatan Gaung sebanyak 38.707 jiwa. Saya berharap, dengan semua persiapan  yang telah kita lakukan jauh-jauh hari sebelumnya, pelaksanaan perekaman e-KTP  bisa terselesaikan sebelum target yang telah di tentukan,”Ujar Nursal saat dikomfirmasi wartawan baru-baru ini.

 

Ketika di singgung mengenai peralatan perekam e-KTP untuk Kecamatan Gaung, Nursal menyebutkan bahwa pihaknya sudah menerima peralatan tersebut dengan lengkap.  “Sampai saat ini alat perekam sudah kita terima dari Pemkab Inhil, dan tidak ada masalah,” pungkasnya. (dro)




SABTU 23 JUNI 2012 MENDATANG, BUPATI BUKA LOUNCHING PEREKAMAN e-KTP.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebarkan sebanyak 510.396 undangan e-KTP keseluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Louncing perekaman e-KTP akan dibuka secara langsung oleh Bupati pada sabtu tanggal 23 juni 2012 mendatang.

Menurut penjelasan Kadisdukcapil Kab. Inhil, Dianto Mampanini kepada wartawan, Undangan yang telah disebarkan ke semua Kecamatan se-Kab. Inhil itu saat ini sedang dalam tahap pendistribusian ke seluruh Kelurahan. Ia juga berharap Jadwal lengkap dan berbagai hal teknis yang sedang disusun Tim Pelaksana Program Perekaman e-KTP tidak lagi terjadinya penundaan agar target penyelesaian pada oktober mendatang dapat tercapai.

“Pelaksanaan perekaman e-KTP di Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu sebenarnya sudah kita mulai sejak Jum’at (15/6) yang lalu mengingat daerah tersebut merupakan wilayah yang paling terdekat dengan Ibu Kota Kabupaten,” Jelas Dianto.

Namun menurut pengakuan Dianto, hingga saat ini belum semua peralatan yang dibutuhkan dapat dipenuhi seperti alat perekam data di Dinas.  “ e-KTP akan dilakukan resmi di buka dan dilakukan pada 23 Juni mendatang, di Dinas alat masih kurang, tapi secara teknis perekaman e-KTP di kecamatan tetap harus sudah berjalan nantinya. Untuk teknis atas kekurangan alat perekam di Dinas, tentunya akan tetap kita upayakan,” pungkasnya.(dro)




PIALA EROPA JUGA DIGANDRUNGI WARGA DESA

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  — Kesemarakan kejuaran piala Eropa tampaknya bukan hanya merasuki masyarakat perkotaan. Bahkan di desa seperti Desa Sebatu Kecamatan Bantang Tuaka antusiasme pencinta bola juga sangat terasa. Mereka rela harus menyusuri jalan yang sepi hanya sekedar untuk menyaksikan klub kesayangannya berlaga.

“Hampir semua masyarakat desa mendapatkan siaran televisi mengandalkan anthena parabola. Sayangnya, untuk kejuaran eropa tahun ini kita tidak bisa menyaksikan karena chanelnya diacak. Karena tidak mau ketinggalan, kita terpaksa harus mencari tempat untuk menoton bahkan ada yang sampai ke Kota Tembilahan,” Ujar Tahang (40) seorang warga Desa Sebatu Kecamatan Batang Tuaka ketika sempat berbincang-bincang dengan detikriau.org belum lama ini.

Dijelaskan Tahang, karena jadwal pertandingan kebanyakan tayang dimalam hari, mereka juga harus rela menyusuri jalanan yang sepi.” Tapi biasanya kita perginya berkelompok sama kawan-kawan. Ya mau apalagi, kami memang sangat mencintai bola,” Jelas Tahang yang mengunggulkan Belanda sebagai juara piala Eropa tahun ini bercerita.

Hal inipun diamini oleh warga Desa Sebatu lainnya, Amin, warga yang mengaku pencinta Antonio Cassano dkk ini mengaku mengunggulkan Italia.” Walaupun agak kecewa karena kini posisi Italia kurang beruntung dan sedang terjepit, saya merasa cukup puas karena mereka sudah berusaha maksimal. Yang jelas saya memang suka Italia.” Ujarnya berpendapat.(fsl)




TABRAKAN MAUT, SATU NYAWA MELAYANG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tabrakan maut antara dua pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Sumatra KM 09 Desa Sincalang Kecamatan Keritang. Akibat Kecelakaan lalu lintas ini, satu pengendara kehilangan nyawa dan seorangnya lagi mengalami luka serius dibagian kepala serta  harus mendapatkan perawatan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada, Tembilahan.

Menurut penjelasan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Paur Humas, Ipda Agus Sihombing, Sebuah kendaraan roda dua merk Kanzen dengan Nopol BM 6336 V yang dikendarai Sahrudin Panjaitan (60) saat itu bergerak dari arah Sungai Akar Menuju Simpang Granit. Dari arah berlawanan, kendaraan roda dua merk Honda Supra Nopol BM 6036 GV yang dikendarai oleh Sugianto (20) juga melaju dengan kencang.

“Sesampainya di TKP, tanpa dapat dielakkan kedua kendaraan roda dua ini bertabrakan. Akibatnya, pengendara motor kanzen, Sahrudin Panjaitan yang bertempat tinggal di parit 2 Desa Sincalang Kecamatan Keritang meninggal dunia sedangkan lawannya, Sugianto warga KM 8 Desa Sincalang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius dibagian kepala,” Ujar paur Humas kepada detikriau.org, senin (18/6)

Dijelaskan Paur Humas, kasus laka lantas ini kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. (fsl)