KOMISI IV DPRD INHIL GELAR RDP TENTANG SEKOLAH UNGGULAN.

TEMBILAHAN (detikriau.org) –Komisi IV DPRD Inhil, Senin (25/6) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan beberapa Kepala Sekolah Unggulan di Kota Tembilahan dan Komite. RDP ini menurut Dewan diagendakan untuk mencarikan solusi agar dunia pendidikan khususnya Kab. Inhil tidak lagi carut marut.

Dalam RDP yang dilaksanakan di ruang Rapat Komisi IV DPRD Inhil jalan R. Subrantas Tembilahan, persoalan yang menjadi pembahasan pokok terkait dengan penerapan sekolah unggulan yang kini tengah dilaksanakan pemerintah.

“Kita ingin memintakan penjelasan mengenai sekolah unggulan  termasuk besaran biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa. Hal ini harus kita perjelas agar Amanat UUD 45 bahwa semua warga Negara berhak untuk mendapatkan pendidikan itu benar-benar wujud tanpa adanya perbedaan. Sesuai amanat UUD 45, seharusnya Negara dan atau Daerah yang harus bertanggungjawab untuk menjamin warganegaranya mendapatkan pendidikan yang layak.”Ujar Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H. Maryanto.

Dalam kesempatan itu juga, Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Surya Lesmana  mengkritik bahwa sekolah unggulan di Inhil yang sedang terjadi saat ini dinilainya lebih mengarah kepada penciptaan sekolah eklusif bagi orang tua murid yang dinilai memiliki kelebihan dari sisi ekonomi.

“Sekolah unggulan semestinya unggul dari sisi kualitas output yang dihasilkan bukannya malah terkesan hanya sebagai sebuah sekolah eklusif.” Ujar Surya Lesmana.

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Kartika Roni juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya tenaga pengajar disekolah unggulan bukanlah tenaga pengajar pilihan tetapi hanya sebatas dipilih-pilih untuk kalangan tertentu.

Kepala Sekolah Menegah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Indrapraja, Haskandar menerangkan bahwa dari pelaksanaan sekolah unggulan yang sudah mulai dilaksanakan sekolah pada tahun 2009 yang kemudian dilaksanakan oleh Pemerintah Kab. Inhil tahun 2010, memang belum ada bukti keunggulan jika dinilai dari prestasi nilai Ujian Nasional. Karena sampai saat ini siswa sekolah unggulan belum ada yang mengikuti UN. “Tapi dari hasil evaluasi yang baru-baru ini kita lakukanmenunjukkan bukti bahwa siswa kelas unggulan menunjukkan prestasi nilai jauh lebih tinggi dari siswa kelas regular.” Jawab Haskandar.

Terkait persoalan pengenaan tambahan biaya sebesar Rp. 200 ribu per siswa per bulannya untuk sekolah unggulan menurut Haskandar adalah untuk berbagai pembiayaan. Salah satunya tambahan biaya bimbingan belajar murid-murid sekolah  unggulan.”Tambahan jam belajarnya diluar jam sekolah, pembiayaannya tentu tidak bisa kita gunakan dari dana BOS.  Makanya untuk honor tenaga pengajar dan berbagai kebutuhan siswa, sesuai kesepakatan dengan komite sekolah dibebankan kepada orang tua murid. Saya nilai ini masih dalam batas kewajaran jika dibandingkan orang tua sendiri yang memberikan tambahan bimbingan belajar bagi anak-anak mereka  ” Jelasnya.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 1 Indra Praja, Yusnan menerangkan bahwa perekrutan tenaga pengajar untuk sekolah unggulan diakuinya benar dipilih-pilih,” Saya tidak membantah hal ini. Kita memang pilih-pilih. Yang kita pilih tentunya dari catatan prestasi tenaga pengajar. Kalau yang kita nilai tidak disiplin misalnya, tentu tidak akan kita gunakan sebagai tenaga pengajar dikelas unggulan.” Jelas Yusnan.

Dalam RDP ini, Menurut Dewan, agar kelak sekolah unggulan ini tidak terkesan adanya pengkastaan dari sisi strata ekonomi, Dewan mengusulkan agar tambahan biaya tersebut sebaiknya dibiayai melalui pendanaan APBD. Siapapun orangnya, baik anak orang berada ataupun tidak, mereka seharusnyaa mendapatkan kesempatan yang sama untuk dididik di kelas unggulan dengan catatan tentunya siswa juga memberikan bukti lebih unggul jika dibandingkan dengan siswa lainnya.(fsl)




Kasus Suap PON, KPK akan Kembali Periksa Pejabat Pemrov & DPRD Riau

Pekanbaru — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direncanakan Senin (25/6/2012) besok, akan melanjutkan pemeriksaan terkait kasus korupsi venue PON. Pemeriksaan dilakukan ke pejabat Pemprov dan DPRD Riau.

Menurut sumber detikcom, surat undangan untuk pemeriksaan pejabat Pemprov Riau dan DPRD Riau sudah sampai pada Sabtu (23/6/2012). Tim KPK saat ini sudah berada di Pekanbaru. Ini guna pemeriksaan kasus korupsi venua PON yang telah menetapkan 6 tersangka.

Pemeriksaan para anggota dewan dan pejabat Pemprov Riau, dan Sekwan DPRD Riau masih tetap dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau. Setidaknya dalam sepekan ke depan ada 10 saksi yang harus menjalani pemeriksaan.

Juru Bicara KPK, Johan Budi, ketika dikonfirmasi detikcom, belum mengetahui adanya pemeriksaan lanjutan di Pekanbaru. “Saya belum terima laporan, nantilah saya cek dulu,” kata Johan.

Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui tentang rencana pemeriksaan itu.

“Kita belum menerima undangan pemeriksaan itu. Tapi entahlah kalau besok ada yang mengantar undangan pemeriksaan itu,” kata Johar.

DPRD Riau dan Pemprov Riau saat ini sbuk menghadapi KPK serta desakan pelaksanaan PON. Para pejabat dan dewan harus menghadapi jalannya pemeriksaan di KPK, di sisi lain, Pemprov dan DPRD Riau didesak untuk segera mengesahkan anggota APBD-P untuk menggolontorkan dana ke PON. Secara psikologis baik DPRD Riau dan Pemprov Riau tidak konsentrasi penuh dalam pelaksanaan PON mengingat pembangunan venue terbentur kasus korupsi.

Rencananya pada Rabu (27/6/201) akan digelar sidang perdada kasus suap PON dengan terdakwa Eka staf Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau dan Rahman dari staf PT Pembangunan Perumahan (PP).

Sidang akan digelar di Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dalam ini tentunya anggota dewan dan pejabat Pemprov kembali akan dimintai saksi dalam persidangan tersebut.(dtc)




FUN BIKE DAN JALAN SANTAI HUT BHAYANGKARA KE-66

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara Ke-66 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2012 mendatang,  Ahad (25/6), Polres Inhil melaksanakan kegiatan Fun Bike dan Jalan santai. Kegiatan yang dikemas dalam semangat kemitraan dengan masyarakat ini dinilai sukses dengan keikutsertaan ribuan peserta.

Dalam kata sambutannya, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si, mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan olahraga sebagai salah satu kebutuhan hidup. “Semakin sempitnya lahan yang tersedia untuk melakukan kegiatan olahraga, Fun Bike dan Jalan Santai dinilai sebagai salah satu olahraga yang cukup efektif. Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai sebuah kebiasaan dalam keseharian. Dengan olehraga tentunya akan memberikan banyak manfaat terutama untuk kesehatan tubuh.” Himbau Kapolres.

Selama ini menurut Kapolres, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Kepolisian seringkali ada keengganan dan rasa sungkan dari masyarakat untuk ikut serta mengambil bagian. Dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara Ke-66 ini, Polres Inhil sengaja mengemas berbagai kegiatan dengan berusaha menjalin kemitraan dengan masyarakat.”Dalam persiapannya, kita usahakan untuk lakukan  pendekatan dengan berbagai lapisan masayarakat terutama dari lembaga-lembaga sekolah, Lingkungan RT dan lain-lain. Alhamdulillah, hari ini kita lihat kebanyakan peserta yang ikut adalah dari lapisan masyarakat.” Syukur Kapolres.

Dari pantauan Www.detikriau.org dalam kegiatan Fun Bike dan Jalan Santai yang diberi tema” Membangun kemitraan dan mengedepankan pelayanan prima, anti kkn, anti kekerasan, memantapkan kamdagri dan supremasi hukum guna mendukung pembangunan nasional” ini terlihat rasa keakraban dari hampir seluruh peserta. Canda dan gelak tawa semakin memeriahkan suasana kegiatan.

Usai pelaksanaan Fun Bike dan Jalan Santai, kemudian acara dilanjutkan dengan penarikan kupon undian yang sengaja diberikan panitia kepada seluruh peserta dengan sekali-kali diselingi dengan pentas musik. Pemenang hadiah utama sebuah sepeda motor merk Honda berhasil didapatkan oleh Febri Adriadi, anggota Intelpam Polres Inhil. (fsl)




PEMBANGUNAN MASJID ISLAMIC CENTRE DIMULAI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pembangunan Masjid Islamic Centre dirancang untuk menjadi sebuah Masjid yang nantinya dapat mengakomodir berbagai kegiatan islam. Masjid yang dibangun dengan daya tampung 6000 jamaah ini kedepannya diharapkan akan dapat menjadi sebuah Masjid kebanggaan masyarakat Inhil.

Bupati Inhil, H. Indra M. Adnan menjelaskan bahwa Pembangunan Majid Islamic Centre ini dikarenakan Masjid Agung Al-Huda dirasakan sudah semakin tidak representative lagi guna mendukung berbagai kegiatan umat islam dikarenakan adanya desakan kemajuan kawasan perekonomian perkotaan.

“Sebenarnya sudah lama ada pemikiran para ulama dan para pemimpin di Kabupaten Indragiri Hilir untuk memindahkan Masjid Agung Al-Huda ke kawasan yang lebih representatif. Tetapi untuk memindakan itu selalu  mendapati tantangan karena memang harus diakui Masjid Al Huda  memiliki nilai sejarah. Dengan memindahkan Masjid Agung Al-Huda tentunya akan menyebabkan hilangnya nilai sejarah. Akhirnya pemerintah mengambil sebuah kebijakan untuk kembali membangunkan sebuah Masjid yang sengaja dirancang agar kedepannya mampu mejadi pusat berbagai kegiatan keislaman dan dapat menjadi sebuah masjid kebanggan masyarakat Inhil. Masjid itulah yang kita namai Masjid Islamic Centre yang pada hari ini kita telah lakukan pemancangan tiang pertamanya,” Ujar Bupati.

Disamping Masjid, dikawasan ini kata Bupati juga akan dibangun sebuh fasilitas pendidikan mulai dari tingkat Usia dini sampai Sekolah lanjutan atas. Masjid nantinya akan menjadi pusat dari kawasan Islamic Centre.

Masjid Islamic Centre ini dijelaskan Bupati lebih jauh dibangun untuk mampu menampung sebanyak 6000 jamaah dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Aula yang nantinya dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti seminar dan diskusi-diskusi ilmiah keislaman.

Masjid Ismic Centre juga dibangun dengan 6 buah bangunan pelengkap yang salah satunya adalah perpustakaan 6 lantai. Bupati menyatakan apabila gedung perpustakaan islmic centre ini selesai dibangun maka akan mampu mengalahkan gedung perpustakaan di Pekanbaru.

“Kedepan kita berharap Inhil juga akan mampu menjelma menjadi miniaturnya Indonesia, untuk mendukung semua itu tentunya harus ditopang dengan berbagai fasilitas termasuk dukungan ketersediaan  informasi dan teknologi (IT).” Imbuh Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menjelaskan bahwa dikawasan Islamic Centre ini juga didirikan sebuah sekolah lanjutan tingkat atas unggulan. Sekolah Negri ini dikelola melalui sebuah yayasan.

“Prakarsa untuk melakukan pengelolaan sebuah sekolah negri melalui yayasan kini mulai bermunculan dan ternyata saya sudah lebih dahulu mewujudkan hal ini,” Pungkas Bupati. (fsl)




Zikir dan Istighosah Dalam Rangka Milad Ke-47 Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sabtu (24/6) lalu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab, Inhil) melaksanakan kegiatan Istighosah. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Milad Ke 47 Kab. Inhil dihadiri oleh ribuan warga Inhil.

Dalam kata sambutannya, Ketua pelaksana kegiatan, H. Edy Syafwannur menyatakan bahwa kegiatan istighosah tahun ini sedikit berbeda dengan kegiatan istighosah tahun-tahun sebelumnya yakni tahun 2012, istighosah pertama kalinya diadakan dilungkungan Islamic Centre Jalan Pendidikan Tembilahan kemudian dalam kegiatan istighosah ini juga sekaligus dirangkai dengan kegiatan pemancangan tiang pertama pembangunan Masjid Islamic Centre yang diagendakan akan selesai pada desember tahun 2013 mendatang.

Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan menyatakan bahwa kegiatan Instighosah disebahagian daerah semakin hari semakin terlupakan. Namun untuk Inhil, Bupati berharap, setiap  memulai suatu kegiatan hendaknya selalu dimulai dengan pelaksanaan instighosah.” Saya berharap suatu hari nanti Kab. Inhil akan menjadi pusat peradaban islam. Mengawali niat itu, setiap awal tahun pelaksanaan kegiatan pembangunan kita selalu selaraskan dengan kegiatan istighosah. Kita berharap dengan doa dan zikir dalam rangkaian istighosah akan memberikan limpahan rahman dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa  dalam setiap kegiatan yang akan kita lakukan.” Ujar Bupati.

Siraman rohani dalam peringatan istighosa kali ini disampaikan oleh Habib  Abdul Mutholib Bin hasyim Alaydrus. Dalam tausyiahnya, Habib mengajak untuk memaknai peringatan Milad dengan mengibaratkan dengan kemuliaan seorang Ibu.

Menurut Habib, Milad yang diartikan sebagai Kelahiran merupakan sebuah kemuliaan yang dilimpahkan Allah kepada seorang ibu. Seorang ibu adalah keramat bagi anak-anaknya. Ibu yang memegang peran berhasil atau tidak berhasilnya seorang anak. Ridho seorang ibu adalah Ridho Allah swt.

“Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa apabila seorang anak berbakti kepada kedua orang tuanya maka Allah akan memanjangkan umurnya dan kepadanya akan diberikan keturunan yang baik. Namun jika seorang anak mendurhakai kedua orang tuanya Allah akan memendekkan umurnya dan kepadanya diberikan keturunan yang juga akan durhaka kepada dirinya,” Ungkap Habib menyampaikan betapa mulianya seorang ibu dimata Allah.

Usai pelaksanaan Istighosah, Bupati didampingi pejabat dilingkungan Setdakab Inhil menyempatkan diri untuk meninjau beberapa pembangunan yang sudah dilaksanakan dikawasan Islamic Centre. (fsl)




BUPATI TINJAU LOKASI KEBAKARAN JALAN KEMBANG.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan mengajak korban kebakaran jalan kembang Tembilahan untuk tabah dan bersabar menghadapi musibah yang tengah mereka hadapi. Dibalik sebuah musibah menurut Bupati, seringkali memberikan berjuta hikmah. Dalam kesempatan itu, Bupati juga sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

“Dengan kesabaran dan ketawakalan insyaallah akan membuat kita sabar. Saya mengucapkan turut prihatin atas musibah ini.” Ucap Bupati yang saat itu didampingi istrinya, syafni juryanti Indra, Setdakab Inhil, Alimuddin, RM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Anwar Nawang, serta Kepala dinas Sosial, Rasyid.

Menurut Bupati,apapun bentuk bantuan yang diberikan para Dermawan hendaknya janganlah dibandang dari berapa besar nilai dari bantuan itu, tetapi pandanglah sebagai sebuah bentuk rasa saling peduli serta ikut berbagai kesusahan yang terjadi antara sesama. “Kita do’akan semoga para Dermawan juga selalu dilimpahi berkah dan rezky yang luas dari Tuhan yang Maha Esa,” Do’a Bupati.

Dalam kesempatan itu, seorang perwakilan korban musibah kebakaran jalan kembang, Ijai berharap agar selain bantuan berupa bahan panganan, sebaiknya mereka dapat diberikan bantuan berupa bahan bangunan dan pakaian untuk anak-anak sekolah.”Bantuan seperti itu tentunya dapat memberikan keringanan kepada masyarakat yang ingin kembali membangun rumahnya dan kepada para korban yang memiliki anak-anak yang sedang bersekolah, bantuan perlengkapan sekolah juga sangat berarti,” Ujar Ijai.

Atas permintaan ini Bupati meminta Kepala Dinas Sosial untuk melakkukan pendataan dan sekaligus dinyatakan akan berusaha untuk memenuhi.

“Insyaallah, mudah-mudahan akan kita usahakan untuk merealisaikan. Tapi kalau tidak penuh keatas ya penuh kebawah,” Ujar Bupati menggapi permintaan masyarkatnya.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban kebakaran, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri untuk meninjau secara langsung lokasi bekas kebakaran yang telah menganguskan 44 Rumah warga dan 15 Rusak berat itu. Bupati berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati agar musibah serupa ini dapat dihindari.(Am)