FPI INHIL BUKA PUASA BERSAMA ANAK PANTI ASUHAN PURI KASIH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Indragiri Hilir, jum’at (17/8) melaksanakan acara buka bersama bertempat di Panti Asuhan Puri Kasih Jalan Subrantas Tembilahan. Dalam kesempatan ini, FPI juga berkesempatan memberikan santunan yang pemberiannya diwakili oleh Ketua Dewan Tanfizs FPI Inhil, Asmadi Dubli didampingi Ketua laskar FPI Inhil, Margono serta Ketua Panitia, Comel Suhandri.

Menurut Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, Ustadz Ali Azhar yang saat itu  didampingi oleh beberapa jajaran pengurus dan anggota FPI Inhil menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan rasa ingin berbagi FPI khususnya kepada anak-anak yatim.

Dalam tausiyahnya, Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, Ustadz Ali Azhar menyatakan bahwa salah satu makna kewajiban ibadah puasa adalah sebagai bentuk pengakuan bahwa semua kaum muslim mendapat kedudukan yang sama dihadapan Allah.” Saat berpuasa, baik si kaya ataupun miskin, Orang berpangkat maupun melarat diharuskan untuk bersama-sama menahan diri dari segala yang membatalkan terutama makan dan minum.

Salah seorang pengurus panti asuhan puri kasih, Syafriadi mendo’akan semoga apa yang diberikan FPI Inhil hari ini mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT.”Kita ucapkan terimakasih atas bentuk kepedulian yang diwujudkan FPI Inhil. Kami mendo’akan semoga FPI selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalankan missi amar makruf nahi mungkar,” Ungkap Syafriadi.

Menurut Ketua Panitia, seluruh dana yang terkumpul merupakan sumbangan dari seluruh anggota FPI Inhil.”Saya mengucapkan rasa terimakasih yang takterhingga kepada seluruh anggota FPI inhil yang telah secara iklas menyisihkan sedikit rezkynya untuk berbagai termasuk ucapan terimakasih atas kesediaan meluangkan waktu, tenaga serta pikiran demi terselenggaranya kegiatan ini,” Ungkap Comel panggilan akrab Ketua panitia Buka bersama FPI Inhil ini. (fsl)




PERINGATAN HUT RI KE 67 DI KAB.INHIL BERLANGSUNG KHIDMAT

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil), H. Indra Muchlis Adnan memimpin acara Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-67 yang diselenggarakan melalui upacara pengibaran bendera merah putih di lapangan upacara jalan Gadjah Mada, Tembilahan. Acara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.

Dalam acara peringatan hari kelahiran RI ini juga tampak dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan sejumlah pejabat teras dilingkungan Pemkab Inhil.

Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke 67 ini pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh 31 orang Pelajar dari 20 Kecamatan di Kab. Inhil yang terpilih melalui proses penyaringan yang ketat yang seleksinya telah dilaksanakan pada bulan Mei 2012 yang lalu.

Ke 31 pelajar ini diberikan pelatihan dasar baris berbaris, pelatihan formasi khusus barisan 17 dan 8 dan selanjutnya digabungkan dengan barisan 45.

Pelatihan secara rutin dan ketat ini membuahkan kerja kelompok yang maksimal dengan suksesnya tugas yang diembankan kepada mereka sebagai pasukan pengibar bendera merah putih.(fsl)

 

 

 




PASANGAN KAKEK DAN NENEK JADI KORBAN TINDAK PEMBUNUHAN.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Janji sehidup semati sepasang kekasih inipun telah terbukti. Sayangnya, rabu (15/8) pasangan kekasih lanjut usia ini menghembuskan nafas dengan cara tidak wajar. Mereka ditemukan sudah tidak bernyawa dengan darah bersimbah. Diduga pasangan sejoli ini menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil. AKBP Dedi Rahman Dayan SIK M.Si melalui Perwira Humas, Ipda Agus Sihombing, kejadian diperkirakan terjadi dinihari sekira pukul 04.00 Wib. “Tewasnya kedua pasangan sumai istri, Masrani Bin Dahlan (65) dan Rugayah Binti Ahad (50) warga jalan artanum RT 5 RW 01 Dusun Lalak Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) ini baru diketahui sekira pukul 09.00 Wib tadi pagi.” Jelas Paur Humas.

Pagi itu, terang Paur Humas, tetangga korban,  Ramlah merasa heran karena rumah tetangganya itu sejak tadi pagi tidak terbuka. Ia merasa ada sesuatu yang tidak wajar. Karena ingin tahu, Ramlahpun mendatangi rumah tetangganya itu dan setelah dipanggil-panggil tidak juga ada yang menyahut, Ramlah memberanikan diri untuk membuka pintu untuk memeriksa. Didalam rumah, Ramlah langsung melihat pasangan suami ini telah terbujur dilantai dan disekelilingnya memerah oleh genangan darah.

Setelah mengetahui kondisi tetangganya ini, Ramlahpun langsung meminta bantuan keponakannya untuk segera memberitahukan kepada anak korban. M. Apip Binti Masrani (44). Begitu mendapatkan berita mengenai nasib kedua orangtuanya, M. Apip langsung mendatangan kantor Polsek GAS untuk membuatkan laporan.

“melihat kondisi korban, kita menduga mereka telah menjadi korban tindak pidana pembunuhan. Kasus ini sekarang dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi sudah mengamankan satu lembar kain sarung warna hijau garis merah dan selembar kain sarung batik sebagai barang bukti,” Pungkas Paur Humas. (fsl)




PNS BOLEH PERGUNAKAN MOBIL DINAS UNTUK LEBARAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Indragiri Hilir tidak memberikan larangan bagi Pegawai Negri Sipil (PNS) yang ingin mempergunakan mobil dinas untuk keperluan berlebaran. Setda hanya meminta agar asset Negara itu dijaga dan dirawat dengan baik.

Pernyataan ini disampaikan Setda baru-baru ini di Tembilahan kepada Wartawan. “Tapi hal ini lebih saya tekankan kepada PNS yang memang tidak memiliki mobil pribadi,” Ujar Setda.

Momen lebaran ditambahkan Setda adalah momen yang paling tepat untuk menjalin silaturahmi seperti kepada orang tua, sanak family serta kerabat. Kalau memang pejabat tidak memiliki mobil pribadi tentunya tidak ada masalah jika memang mereka mau mempergunakan mobil dinas. “Saya hanya berepesan agar selalu berhati-hati. Rawatlah mobil itu sebagaimana layaknya merawat harta benda sendiri. Serta saya himbau jangan mengganti plat nomernya dengan plat hitam,” Pesan Setda.  (Am)




IDUL FITRI, PEDAGANG PAKAIAN KEBANJIRAN REZKY

Tembilahan (www.detikriau.org) – Idul Fitri 1433 H hanya tinggal menghitung jari. Sudah menjadi kebiasaan, hampir semua masyarakat merayakan hari kemenangan ini dengan sesuatu yang baru, termasuk pakaian. Kondisi seperti ini menyebabkan pedagang pakaian jadi setiap tahunnya meraup untung lebih.

Berdasarkan pantauan, dalam minggu terakhir bulan ramadhan ini, lapak pedagangan pakaian kebanjiran pengunjung. Bahkan pengunjung  rela berdesakan untuk memilih sendiri pakaian lebaran untuk keperluan mereka.

“Sudah menjadi rutinitas pak. Setiap menjelang tibanya Idul Fitri, saya menyempatkan diri untuk mencarikan pakaian baru untuk anak-anak. Kalaupun tidak bisa banyak, satu atau dua helai saja sudah cukup. Yang penting anak-anak bisa merasakan kegembiraan dalam perayaan Idul Fitri yang hanya satu kali dalam setahun ini, “Ujar Wardiah, seorang ibu yang sempat berbincang-bincang dengan detikriau.org disebuah kios pakaian.

Rian, seorang pemuda usia belasan tampaknya juga tidak mau kalah. Pemuda bertubuh putih kurus ini terlihat sibuk membolak-balik helai demi helai celana jeans. “Untuk lebaran pak. Kebetulan besok saya sudah mau pulang ke kampung. Makanya hari ini saya sempatkan untuk membeli sedikit pakaian.”Ujar bujangan tanggung yang mengaku berasal dari Mandah ini.

Budin, seorang pedagang di plaza Tembilahanpun mengakui mendapat sedikit kelebihan rezky. Walau tidak banyak namun iapun mensyukuri rezky yang diberikan Tuhan kepada dirinya.” Alhamdulillah. Dibandingkan hari biasa, memang setiap menjelang lebaran kita ada sedikit kelebihan rezky dari hasil dagangan. Walau tidak terlalu besar tapi Alhamdulillah keuntungan ini paling tidak juga dapat memenuhi kebutuhan lebaran saya dan keluarga,” Ucapnya dengan tersenyum (Am)




PAWAI TAKBIRAN KEMBALI AKAN DIMERIAHKAN FESTIVAL FLOWER

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Seperti tahun sebelumnya, untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kembali akan melaksanakan pawai takbiran dan festival flower.

Pernyataan ini disampikan oleh Asisten II Setdakab Inhil, H. Syafrinal Hedy yang juga menjabat sebagai Ketua PHBI Kab. Inhil dalam rapat terkait dib alai Utama Kantor Bupati Inhil, kemaren. Menurut Asisten II, pawai takbiran dan festival flower ini rencananya akan diikuti oleh perwakilan, Masjid, Surau, Dinas-dinas dan Pelajar.

“festival flower kali ini merupakan kegiatan kedua kalinya dilaksanakan di Inhil setelah perayaan Idul Fitri tahun sebelumnya. Dalam festival ini, kendaraan mobil yang menjadi peserta pawai akan dihiasi dengan rangkaian bunga.” Jelas Asisten II

Untuk pelaksanaan, rute yang sudah ditetapkan yakni diawali dari jalan jendral sudirman menuju masjid Al- Huda, jalan H. Abdul Manaf, Jalan Batang Tuaka, Jalan Telaga Biru, Jalan M boya dan berakhir di jalan Gadjah Mada. (Am)